Menyongsong Akhir Zaman

Waktu terus berjalan,.. seiring dengan terjadinya tanda-tanda akhir zaman yang semakin jelas. Peperangan bukan semakin padam tetapi semakin meluas. Kerusuhan ada di berbagai negara, termasuk Indonesia. Kemana mata memandang, di situ terdapat hamparan ketidak pastian. Hanya yang senantiasa menggelayut di lengan Tuhan yang bisa menangkap tanda-tanda akhir dunia, dengan mimik wajah penyerahan diri secara total.

Peta akhir zaman sudah mulai menapaki lembaran-lembaran terakhir. Tidak ada yang bisa menghentikan program Tuhan, tidak ada yang bisa lepas dari tangan Tuhan, apalagi atas kehidupan seseorang. Matius pasal 24 dan 25 sangat jelas dan gamblang, ketika Tuhan Yesus membahas tentang apa yang akan terjadi pada akhir zaman. Apalagi kalau dilanjutkan dengan membaca kitab Wahyu, akan membuka wawasan tentang akhir zaman yang tidak mungkin tidak terjadi. Siapakah yang akan mengalami peristiwa ketika materai-materai dibukakan ? Atau yang mengalami ketika sangkakala mulai dibunyikan ? Atau justru mengalami penumpahan cawan murka Tuhan ?

Apakah dalam generasi kita sekarang ini dimana chip sudah mulai disosialisasikan di berbagai negara, akan mengalami masa berkuasanya antikristus dengan 666 nya ?. Alkitab berkata bahwa hanya yang memiliki tanda 666 saja yang dapat melakukan transaksi/jual-beli. Artinya akan terjadi kekacauan yang luar biasa ketika orang tidak mau menerima tanda antikristus.

Apapun yang akan terjadi dengan dunia ini, sekalipun yang jahat akan semakin jahat, yang sudah bergelimang dosa akan terus menambah-nambahkan dosanya, tetapi yang senantiasa melakukan hidup kudus akan semakin kudus. Karena ia tahu bahwa tanpa kekudusan tidak mungkin berkenan di hati Tuhan. Dan orang-orang kudus inilah yang mendapat jaminan mutlak mendapatkan perlindungan Tuhan dengan sangat sempurna. Boleh jadi terjadi kekacauan di seluruh permukaan bumi, tetapi Tuhan sanggup mengevakuasi para milik-Nya agar selamat dalam perlindungan-Nya, sama seperti zamanya Nuh, Tuhan mengevakuasi umat yang percaya kepada-Nya, begitu juga pada waktu Sodom dan Gomora dihancurkan dengan api dan belerang, Tuhan mengevakuasi orang yang percaya kepada-Nya.

Saudara,.. jangan pernah berkata bahwa Tuhan lalai menepati janji-Nya, jangan pernah berkata bahwa Tuhan tidak akan pernah datang lagi, dan jangan pernah berkata bahwa dunia dan seisinya ini tidak akan dihancurkan. Alkitab adalah firman Tuhan, firman Tuhan berlaku abadi. Ada saatnya semua yang tertulis dalam alkitab akan digenapi.

Kawan saya seorang pilot sebuah maskapai penerbangan yang cukup ternama pernah mengemukakan bahwa dalam sebuah kebijakan penerbangan di  maskapai  suatu negara bagian  di Amerika, di minta agar salah satu pilot ataupun co pilotnya agar jangan orang Kristen, ini dimaksudkan agar ketika terjadi pengangkatan, pesawat tetap ada yang mengendalikan. Juga ia kemukakan bahwa penggunaan chip yang besarnya seperti sebutir beras sudah mulai digunakan di beberapa negara untuk orang-orang tertentu. Yang tak terpikirkan sekarang ini adalah banyak yang tidak tahu tentang efek penggunaan chip itu sendiri. Siapa dibelakang penggunaan chip dan tujuan akhirnya apa. Saya percaya banyak orang Kritsten yang juga belum tahu tentang program iblis, khususnya tentang tanda 666 ini. Itulah pentingnya pemahaman tenang firman Tuhan.

Yang terpenting adalah bagaimana saudara dan saya siap sedia kapanpun Tuhan datang.

Tuhan Yesus memberkati.

 

Kembali ke Halaman Utama

Waspada pada ranjau iblis

Saudara……

Siapa yang menyangka bahwa ketika melakukan perbuatan daging tidak dapat masuk sorga ? Siapa yang menyangka bahwa karena tidak adil tidak dapat masuk sorga ? Dan siapa yang menyangka bahwa hanya karena namanya tidak tercatat dalam buku kehidupan maka ia tidak dapat masuk sorga ?. Bukankah Adam dan Hawapun boleh memiliki sikap yang sama dimana mereka tidak menyangka hanya karena tidak taat pada perintah Tuhan yang demikian sederhana dan sangat bisa mereka lakukan, berakibat sangat fatal yaitu harus diusir dari Taman Firdaus. Demikian juga dengan istri Lot, yang hanya karena menengok ke belakang ia menjadi tiang garam.

Ingatlah akan ranjau iblis yang memang bagaikan bayang-bayang yang sangat tersamar.

Saudara,…

Alkitab dengan sangat jelas memuat berbagai pengajaran yang sangat penting untuk dapat diketahui oleh semua manusia. Dari pengajaran yang dimaksud manusia akan menjadi lebih mengerti saat ini ia ada di posisi yang mana. Ambil contoh dalam Galatia 5:19-21 (Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu — seperti yang telah kubuat dahulu — bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.)
Perbuatan daging adalah bagian kecil dari ranjau iblis, yang kalau tidak dipedulikan akan menjadi hal yang biasa yang ternyata berujung pada api neraka selama-lamanya. Belajar pada bidang sekuler itu baik adanya, dan sah-sah saja, tetapi jangan lupakan Alkitab. Alkitab adalah firman Tuhan yang menuntun pada pengetahuan akan kebenaran yang berujung pada keselamatan kekal.
Apa bentuk ranjau-ranjau iblis yang lain ? Sangat banyak saudara,.. di antaranya adalah pendapat yang mengatakan bahwa kedatangan Tuhan Yesus yang ke dua kali masih lama, pendapat ini akan membawa seseorang untuk menunda-nunda waktu pertobatannya. Ia tidak menyadari bahwa program iblis adalah membuat manusia terlambat bertobat. Selanjutnya mengenai perilaku seseorang yang menggunakan jasa paranormal, alternatif, pemasangan susuk (kecuali susuk KB), percaya akan hari-hari tertentu yang dianggap lebih baik dari hari yang lain, percaya akan tahayul, mengikuti budaya yang bertentangan dengan firman Tuhan, percaya dengan perbintangan (zodiac), percaya pada kekutan magis pada benda-benda tertentu, percaya pada fengsui, percaya pada angka-angka tertentu dengan arti tertentu, yang melakukan okultisme dll,  kesemua ini juga bagian dari tipu daya iblis.
Jangan berikan jari saudara untuk diberikan kepada iblis, karena iblis akan meminta seluruh tangan saudara. Jangan berikan tangan saudara pada iblis, karena iblis akan meminta seluruh tubuh saudara. Jangan berikan tubuh saudara kepada iblis, karena iblis akan meminta roh saudara untuk menjadi budaknya. Hati-hati ketika meminta pertolongan pada iblis dan para begundalnya, karena ia akan meminta imbalannya berikut bunganya. Ribuan tahun pengalaman iblis untuk dapat menjatuhkan manusia, sementara manusia baru puluhan tahun menapaki kehidupannya. Dan secara hirarki manusia memang ada pada level di bawah iblis, kecuali manusia yang sudah ada di dalam Kristus, maka ia karena Kristus menjadi lebih tinggi dari iblis, karena itu ia dapat mengalahkan iblis.
Mau lepas dari ranjau-ranjau iblis ? Gunakan otoritas yang levelnya lebih tinggi dari iblis, yaitu Tuhan Yesus Kristus. Jadilah bijak sebelum semuanya terlambat dan penyesalan tidak lagi ada maknanya. Jadilah milik kepunyaan Yesus Kristus yang jelas-jelas sudah mengalahkan iblis di kayu salib, agar ada dalam proteksi-Nya.

Tuhan Yesus memberkati.

Kerinduan Membukukan.

Adalah menjadi kerinduan penulis untuk membukukan kisah kesaksian ini untuk menjadi beberapa buah buku, dengan maksud agar dapat dibaca oleh saudara-saudari yang tidak bisa mengakses komputer/internet. Kami sadari bahwa tidak sedikit biaya untuk dapat merealisasikannya. Kami tidak bermaksud untuk meminta-minta, karena penulis percaya sekali dengan berkat Tuhan lebih dari cukup untuk sekedar mencetak beberapa buah buku. Sekalipun demikian kalau ada saudara/saudari yang tergerak menjadi kepanjangan tangan Tuhan untuk mempercepat proses percetakannya, kami sangat hargai berapapun dana yang disalurkan. Kalau diperlukan ini adalah rekening kami :
Bank Mandiri, atas nama Agus Sudarwanto. A.c : 125.00000.19703.
Tuhan Yesus memberkat saudara/saudari.

Mau maju dan mau tahu ?

Setelah sekian lama tangan diam tidak menulis di media ini, sore ini saya tergerak untuk menorehkan sesuatu dengan tujuan bukan mau menggurui, menanamkan doktrin, apalagi menebar polemik, melainkan melempar beberapa opini dari beberapa orang yang saya jumpai. Silahkan saudara mengambil sikap yang sesuai dengan hati nurani saudara, sekali lagi yang sesuai dengan hati nurani saja. Kali ini tentang penggunaan nama Allah dan nama Yahweh.

Gideon sedikit mengerutkan kening ketika membaca kamus di bagian belakang Alkitab khususnya yang menjelaskan tentang TUHAN. Di situ dijelaskan bahwa TUHAN adalah salinan dari nama Allah Israel, yaitu Yahweh (Kel. 3:14). Alkitab terbitan LAI menjelaskan bahwa nama Allah Israel adalah Yahweh. Mengapa di dalam Alkitab sendiri tidak ada nama Yahweh ? Gideon kali ini bertanya-tanya meskipun hanya di dalam hati. Adakah nama seseorang atau nama siapapun bisa diganti-ganti sesuai dengan keadaan dan waktu tertentu ?

” Hai Gideon,.. sedang memikirkan sesuatu ? ” sapa mas Yo, sahabat Gideon.
” Iya,.. tentang nama Allahnya bangsa Israel ” jawab Gideon sambil mempersilahkan kawannya untuk duduk lebih dekat.
” Lagi rame dibicarakan banyak orang kristen,.. bahkan hamba-hamba Tuhan ” mas Yo, memberi komentar sambil tersenyum.
” Menurut saya,.. nich menurut saya sich,.. LAI ni aneh mas,.. Mengapa nama Allahnya orang Israel yang dijelaskannya sendiri di kamus Alkitab adalah Yahweh kok dalam Alkitab diganti dengan TUHAN-lah, Tuhan, Allah. Memang nama bisa digonta-ganti gitu ?”
” Gideon nggak usah heran,… yang sekarang terjadi justru stempel sesat bagi siapapun yang mengatakan bahwa nama Tuhan adalah Yahweh,.. apa nggak kacau! ” mas Yo,.. memberi komentar dengan semangat.
” Sttt,.. jangan keras-keras mas,.. nanti kedengaran yang lewat bisa berabe ” Gideon mengingatkan.
” Biar saja,.. tetapi kebenaran ini harus di publikasikan,.. mereka mau terima atau tidak itu urusan mereka masing-masing.”

” Mas Yo,.. kenal pak Suradi ? ” Gideon mencoba mengalihkan pembicaraan.
” Kenal,.. kenapa ? ” mas Yo memandang Gideon seakan menyelidik.
” Apa beliau sudah di Indonesia ? ” Gideon melanjutkan pertanyaan.
” Sudah,.. ” jawab mas Yo singkat.

Suasana agak kaku, bahkan sedikit hening,.. namun sambil menarik nafas panjang, mas Yo menjelaskan sebagai berikut:
Mengapa orang kristen memanggil Allah ? Berawal dari adanya orang-orang Kristen yang pergi ke berbagai daerah Arab. Sebelum orang-orang Kristen pergi ke Arab sudah lama orang-orang Arab menyembah Tuhan yang bernama Allah, di samping juga menyembah ilah-ilah yang lain. Kemudian iman orang-orang Kristen yang ada di Arab terkontaminasi dengan sinkritisme sehingga ikut-ikutan memanggil Tuhan dengan sebutan Allah”
” Bukankah gereja mula-mula yang berpusat di Yerusalem tidak pernah memanggil Tuhan dengan sebutan Allah ? “
” Ya,.. benar. Gereja mula-mula kalau ditilik dari fakta sejarah tidak ada satu ayatpun kata Allah/ALLAH dalam bahasa asli Ibrani, Aram, dan Yunani untuk kata sesembahan atau yang disembah, melainkan kata El, Eloah, Elohim, Elah, Alaha, dan Theos.”
” Kalau di Indonesia khususnya Alkitab terbitan LAI gimana ceritanya ikut-ikutan menggunakan Allah sebagai kata ganti Yahweh ? “
” Ajaran kristen dibawa oleh missionaris ke Indonesia salah satunya. Waktu para misionaris datang ke Indonesia Alkitab yang ada berbahasa Inggris, sedangkan waktu itu banyak masyarakat yang tidak bisa berbahasa Inggris. Akhirnya para misionaris menterjemahkan Alkitab dari bahasa Inggris ke bahasa Melayu/Indonesia. Pada proses penterjemahan Alkitab, para misionaris dibantu oleh penterjemah yang bernama Abdullah Bin Abdul Kadir Munsyi yang beragama Muslim dan tidak tahu menahu tentang Theologia Kristologi, sehingga ketika menterjemahkan kata “God” diterjemahkan menjadi kata “Allah”.”
” Wah gitu to mas ceritanya,.. ” Gideon memotong.
” Anehnya ketika ada orang yang mencoba mengingatkan bahwa kata Allah di Alkitab terbitan LAI perlu diluruskan, justru banyak dimusuhi “
” Alasan mereka memusuhi ? ” Gideon kali ini ingin tahu lebih jauh.
” Pasti mereka yang paling tahu jawabannya, tetapi pada umumnya mereka mengatakan bahwa ketika ia memanggil Allah yang dimaksud adalah Allahnya Israel yang bernama Yahweh”
” Nama kok diganti sich “
” Namanya salah kaprah,.. salah berjamaah. Gini deh,.. misalnya Gideon ke Amerika apakah namanya diganti ?. Kemudian ke Israel,.. apa namanya diganti juga. Kalau begitu perlu pasport berapa buku ? Nggak bisa begitu. Namanya Gideon ya tetap Gideon dimanapun berada, kapanpun jamannya.”
” Tapi kenyataannya nama yang menciptakan langit dan bumi ini, yang menciptakan kita, yang memiliki sorga, yang menurut orang yang menguasai bahasa asli Alkitab yaitu Ibrani suatu nama pribadi yaitu Yahweh diganti menjadi Allah. Kalau dipikir-pikir aneh sekali, karena nama Allah adalah nama Tuhannya orang yang beragama Islam.”
” Itu yang membuat saya sedih, Tuhannya sendiri yang bernama Yahweh tidak mau menyebut, malah senengnya nyebut nama Tuhannya agama lain yang bernama Allah “

” Mas,.. apa kata Alkitab tentang pemanggilan nama Yahweh dan kaitannya,.. ? ” Gideon mulai ingin tahu lebih banyak lagi.
” Dalam Ulangan 5:11 Lo tissa et-shem Yahweh Eloheika lashawe ki lo Yenaqqe Yahweh et asher-yissa et shemo lashawe (” Jangan menyebut Nama Yahweh, Elohimmu dengan sembarangan, sebab dipandang bersalah orang menyebut nama Yahweh dengan sembarangan”). Kemudian perhatikan juga 1 Tawarih 16:8 Hodu IaYahweh qir’u vish’mo hodiau vaamim a’lilotaiw (Bersyukurlah kepada Yahweh, panggillah namaNya, perkenalkan lah perbuatanNya diantara bangsa-bangsa”), Simak juga dengan baik Keluaran 23:13 Uv’kol a’sher-amar’ti a’leikem tishameru we’shem e’lohim a’kherim lo taz’kiru lo yishama al-pikha (” Dalam segala hal yang Kufirmankan kepadamu haruslah kamu berawas-awas; nama Tuhan lain janganlah kamu panggil, janganlah nama itu kedengaran dari mulutmu” ). Dalam Roma 10:13 ki-kol a’sher-yiq’ra v’shem Yahweh yimalet ( Sebab barang siapa berseru dalam nama Yahweh, akan diselamatkan “)”

” Sudah dulu ya mas,.. ngantuk nich ” suara Gideon lirih.
” Besok mau lanjut ” mas Yo sedikit mengerling.
Gideon hanya mengangguk, kemudian mencari tempat meluruskan badan.

Menuju Gerbang Kekekalan

Yang percaya adanya kehidupan setelah kematian, yang percaya akan adanya alam roh, yang percaya adanya sorga dan neraka, pasti percaya juga akan adanya kematian. Kematian adalah suatu keadaan yang banyak dihindari orang. Orang merangsek dengan sekuat tenaga untuk sekedar menghindari adanya kematian. Orang mau keluarkan dana sebanyak-banyaknya untuk lepas dari kematian. Bahkan orang mau membunuh untuk tidak sampai pada kematian.

Kematian,… suatu fase yang tidak bisa dihindari dengan cara apapun. Kematian itu sendiri merupakan gerbang yang harus dilewati oleh setiap orang sebelum mengalami tubuh yang disempurnakan. Saya mengajak pembaca untuk konsentrasi sejenak pada titik yang bernama kematian. Banyak cara untuk sampai pada kematian. Bisa dengan cara bunuh diri, bisa dibunuh ketika masih dalam kandungan, bisa terjadi ketika baru saja lahir, bisa juga terjadi ketika sudah mulai menempel pada dinding rahim tetapi kemudian mati karena adanya benda asing di leher rahim. Bisa karena jatuh dari pohon dan kemudian mati, bisa karena kecelakaan lalu lintas, bisa karena berkelahi berebut pacar atau harta warisan, dan banyak lagi cara-cara atau jalan yang berakibat seseorang atau beberapa orang masuk pada gerbang kematian.

Gerbang kematian bisa cepat dan bisa juga lambat, tetapi akan tetap sampai. Apa yang terjadi ketika sampai pada kematian. Bisakah kita katakan, nanti dulu aku belum siap. Atau nanti dulu keluargaku belum semua diselamatkan. Kalaupun ada yang bisa hidup kembali itu karena kasus khusus dimana Tuhan memiliki tujuan tersendiri, tetapi pada umumnya, tidak ada yang mati kemudian hidup kembali hanya karena memang belum mau mati.

Yang mungkin selama ini tidak pernah terpikirkn oleh banyak orang adalah. Kematian ini ternyata seperti ini. Lukas 16 berbicara mengenai kematian yang dialami orang kaya dan Lazarus. Orang kaya yang masuk dalam siksaan itu pasti tidak akan menduga bahwa ia akan mengalami siksaan yang demikian berat.  Mungkin ia tahu mengenai kematian,  tetapi ia tidak peduli dengan kematian yang akan ia alami. Ia sepertinya tidak yakin akan mengalami siksaan, ia tidak mementingkan kehidupan setelah mati. Kalau ia yakin, kalau ia  tahu persis, pasti ia akan mempersiapkan diri  sebaik-baiknya agar ia bisa berada dalam pangkuan bapa Abraham sebagaimana Lazarus.

Penyesalan ketika sudah melewati gerbang kematian adalah kesia-siaan. Adakah yang bisa dilakukan orang ketika sudah mengalami kematian ?. Hanya pasrah, berserah, dan mengikuti apa yang akan dilakukan oleh “yang berwenang”. Ia tidak bisa lagi bertolak pinggang menyuruh-nyuruh orang agar membawanya ke pangkuan Abraham, sekalipun ketika masih hidup uangnya melimpah, rumahnya besar dan mewah, mobilnya banyak semuanya ber AC.  Kalau “yang berwenang” akan membawanya ke tempat siksaan yang sarat dengan penderitaan, ia bisa apa ?. Paling-paling hanya bisa mengumpat, dan kemudian menyalahkan orang lain, atau bahkan menghujat Tuhan. Dan itu kekal, artinya selama-lamanya. Kalau ia hidup di dunia dengan semua kemewahannya, kemegahannya, pesta poranya, keangkuhannya paling-paling hanya 100 tahun. Dia tukar dengan derita selama-lamana.

Artinya simple dan sederhana. Upayakan terlebih dahulu yang abadi, agar ketika masuk gerbang kematian yang tidak dapat diprediksi, kapanpun waktunya tiba, dengan cara apapun, dapat dituntun oleh “yang berwenang” ke firdaus Tuhan atau ke pangkuan Abraham. Kemudian siapakah yang dimaksud dengan “yang berwenang” ?. Ia adalah yang sudah mengalahkan neraka dan kematian, telah mengalahkan maut dan sengat maut. Siapa Dia ?. Tuhan Yesus Kristus.

Ada sekelompok orang yang disebut sebagai orang-orang di luar Kristus. Bagi mereka dunia adalah satu-satunya sorga yang pernah dikenalnya.  Sementara kelompok yang lain yaitu yang dikenal dengan orang-orang di dalam Kristus, justru merasakan bahwa dunia dan kehidupannya adalah satu-satunya neraka yang pernah dikenalnya. Hidup bukanlah perjudian, selembar nyawa tidak seharusnya dipertaruhkan. Kematian akan membawa kekekalan dengan dua tujuan. Yang pertama kekal dalam sukacita bersama Tuhan Yesus Kristus di dalam sorga, dan yang kedua adalah kekal bersama iblis dan kawan-kawannya dalam api yang tidak pernah padam.

Saudara silahkan ambil keputusan sebelum semuanya terlambat.

Tuhan Yesus memberkati.

Langkah-langkah menuju ke rumah Bapa Sorgawi

Saudara dan saudariku,.. para sahabat dan teman-temanku semua, serta siapapun yang pernah mengenal diriku. Saat ini, saya adalah seorang hamba, seorang hamba yang telah terikat dan telah mengikatkan diri dengan Roh Kristus selama lamanya.

Oleh karena kasih Kristus semata saya telah menjadi milik-Nya, telah menjadi anak-Nya dan menjadi pewaris kerajaan sorga. Saat ini saya sangat bangga dan sangat berbahagia karena saya sadar betul bahwa ketika saya tinggalkan dunia ini, saya akan bersama-sama dengan milik Tuhan yang lain berkumpul bersama di sorga dalam kurun waktu yang tidak terbatas atau selama-lamanya. Saya sangat menjaga diri agar keberadaan saya di bumi yang hanya sekitar 70 tahun tidak menjadikan saya terlempar ke neraka. Saya demikian rindu membawa banyak orang sebanyak-banyaknya untuk menjadi warga surga, karena memang adalah kehendak Tuhan untuk menyelamatkan semua orang ( 2 Petrus 3:9 Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.)

Langkah Pertama :

Sadari bahwa hidup di bumi hanya sekali, tidak ada waktu yang bisa di ulang. Saat mengakhiri hidup di bumi tidak bisa diprediksi, tidak bisa diduga, tidak bisa di planning, tidak bisa direncanakan, dan saat terakhir manusia hidup di bumi sangat menentukan kemana akan sampai. Ada dua tujuan yang harus dipilih salah satu. Ada yang ke sorga dan ada yang ke neraka. Kedua tujuan yang berbeda namun ada kesamaannya yaitu tidak ada batas waktu atau kekal adanya.

Langkah kedua:

Kenali siapakah yang menentukan seseorang masuk ke sorga atau ke neraka. Cari tahu sampai dapat. Karena hanya dengan cara demikian manusia dapat berharap dapat masuk ke sorga berdasarkan petunjuk dari pengambil keputusan antara sorga dan neraka. Alkitab berkata bahwa Yesus Kristuslah satu-satunya yang mengatakan bahwa Dia lah jalan menuju sorga ( Yohanes 14:6 ~> Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.)

Langkah ketiga:

Ikuti ajaran Yesus Kristus dan pengajaran-Nya secara konsisten dan kontinoe sampai akhir hayat, dengan cara hidup dalam pertobatan, hidup dalam kekudusan dan menjadi pelaku firman Tuhan.

Langkah ke empat :

Terima dengan kasih pribadi Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat satu-satunya, ini berarti sudah menapaki hidup yang baru, lahir baru dan sudah mematikan manusia yang lama. Kemudian berlanjut dengan menjadi pengikut Kristus dengan konsekuensi memikul salib dan menyangkal diri sendiri. Setelah itu komitmen melayani Tuhan Yesus dengan konsekuensi menyerahkan segala-galanya kepada Tuhan Yesus.

Langkah ke lima :

Setelah menerima berkat dari Tuhan, berkatilah orang-orang disekitarnya dimulai dari seisi rumah berlanjut ke luar rumah sampai ke ujung dunia.

Kalau sudah demikian, kita akan bertemu di dalam kerajaan sorga. Ayo jangan berlambatan, selagi ada kesempatan dan peluang sebelum kata terlambat keluar dari mulut Tuhan Yesus.

Apa kata hati saudara ?,…

Perihal : Matius 7:22-23 ~> Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!”

Ada yang berpendapat :

1. Mengapa mereka tidak dikenal Tuhan dan bahkan mereka dikatagorikan sebagai pembuat kejahatan ?. Sedangkan yang mereka lakukan adalah perbuatan yang dahsyat luar biasa, bahkan biasa dilakukan oleh hamba-hamba Tuhan yang penuh urapan, sehingga dapat bernubuat demi nama Tuhan, mengadakan mujizat demi nama Tuhan bahkan dapat mengusir setan demi nama Tuhan.

Ada yang berpendapat karena mereka tidak memiliki buah-buah roh, tidak menjadi pelaku firman Tuhan, hanya bisa berbicara tetapi tidak mau melakukan apa yang sering dikhotbahkan.

2. Pendapat yang lain mengatakan bahwa kejahatan mereka adalah karena mereka tidak mengakui para Rasul yang hidup sekarang ini.

3. Sementara yang lain lagi berpendapat bahwa mereka tidak dikenal Tuhan, karena mereka tidak mengasihi Tuhan, sebab kalau mereka mengasihi Tuhan pasti mereka dikenal oleh Tuhan (1 Korintus 8:3 ~> Tetapi orang yang mengasihi Allah, ia dikenal oleh Allah.). Bahkan ketika mereka tidak mengasihi Tuhan ia berada dalam kutuk ( 1 Korintus 16:22 ~>  Siapa yang tidak mengasihi Tuhan, terkutuklah ia. Maranata! ).

Perihal : Matius 11:11 ~> Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis, namun yang terkecil dalam Kerajaan Sorga lebih besar dari padanya.

Ada yang berpendapat :

1. Ayat ini berbicara tentang Yohanes Pembaptis. Dari ayat yang dimaksud menerangkan bahwa Yohanes Pembaptis tidak masuk sorga. Sehebat apapun pekerjaan dia tetapi tidak masuk dalam kerajaan sorga. Karena yang terkecil dalam kerajaan sorga saja masih lebih besar dari Yohanes Pembaptis.

2. Pendapat yang lain mengatakan bahwa tidak mungkin Yohanes Pembaptis tidak masuk sorga, karena ialah yang membaptis Tuhan Yesus Kristus, ia dilahirkan sebagai orang besar. Kalau Yohanes Pembaptis saja tidak masuk sorga, bagaimana dengan kita-kita ini ?.

3. Yang lain lagi berpendapat bahwa perkataan itu memang dikatakan oleh Tuhan Yesus sendiri, tetapi saat itu Tuhan Yesus belum selesai mengemban misinya di bumi ini. Artinya Tuhan Yesus belum di salib, mati dan kemudian bangkit. Saat itu Yohanes belum masuk sorga, masih berada di firdaus Tuhan. Baru ketika Tuhan Yesus mati, Tuhan Yesus membawa orang-orang yang mati di dalam Tuhan ke sorga. Sehingga sekarang ini Yohanes Pembaptis sudah berada di sorga.

Perihal : Ulangan  18:14 ~> ( Sebab bangsa-bangsa yang daerahnya akan kaududuki ini mendengarkan kepada peramal atau petenung, tetapi engkau ini tidak diizinkan TUHAN, Allahmu, melakukan yang demikian. )

Ada yang berpendapat :

1. Orang Kristen atau pengikut Kristus kalau mau taat kepada Tuhan, hendaklah ia tidak lagi ke paranormal, jangan ke alternatif atau dukun yang berbau mistis, karena akan mendukakan Tuhan. Tuhan jijik melihat perilaku yang demikian. Dan pasti Tuhan tidak akan berkenan.

2. Bahwa ada juga yang membiaskan kebenaran firman Tuhan, bahkan ada orang yang biasa memberitakan firman Tuhan atau kalau boleh disebut sebagai hamba Tuhan, tetapi membiarkan perilaku ke perdukunan berjalan dengan leluasa. Alasannya biasanya klasik, Tuhan bisa memakai perantara siapa saja untuk melakukan kesembuhan, untuk mendapatkan jodoh, untuk mendapatkan berkat sekalipun melalui ”orang pintar”, atau melalui alternatif, bahkan bisa melalui dukun.

3. Tidak ada toleransi untuk mereka yang ke peramal atau petenung. Mereka jelas sudah masuk dalam jebakan kuasa kegelapan. Iblis bisa lakukan yang Tuhan Yesus bisa lakukan kecuali, mengasihi dan menyelamatkan. Keselamatan kekal di dalam sorga iblis tidak bisa berikan. Kasih agape juga iblis tidak bisa berikan. Yang lain sangat bisa iblis lakukan, termasuk berkat jasmani, pangkat, ”sorga dunia”.

Catatan khusus :

Setelah saudara membaca blog ini dan diberkati,… informasikan pada sahabat dan kerabat saudara, tetapi kalau sebaliknya dan ada yang mau ditanyakan kepada kami,… silakan informasikan pada alamat yang sudah kami sediakan. 

Gema Akhir Zaman

Salah satu dari program Tuhan adalah mengakhiri zaman ini. Mengacu pada Wahyu 20:11 ~>Lalu aku melihat suatu takhta putih yang besar dan Dia, yang duduk di atasnya. Dari hadapan-Nya lenyaplah bumi dan langit dan tidak ditemukan lagi tempatnya. Dan hal ini pasti akan terjadi sesuai dengan Matius 24:35 ~>Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.

Kapan waktu itu terjadi ? Alkitab berkata segera, seperti yang tertulis dalam Wahyu 22:12 ~> “Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya.  Berbahagialah manusia yang menantikan kedatangan-Nya kembali, mereka yang merindukan Tuhan Yesus Kristus. Dan mereka adalah orang-orang yang tidak pernah meragukan janji Tuhan. Mereka percaya bahwa janji Tuhan pasti akan digenapi.

Tuhan Yesus pernah mengemukakan janji-Nya pada para murid-Nya waktu itu yang tertulis dalam Yohanes 14:2-3 ~> Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamu pun berada. Janji inipun berlaku bagi murid-murid Tuhan saat ini, sekarang ini. Janji ini termasuk untuk saudara dan saya.

Suasana kedatangan Tuhan digambarkan oleh rasul Paulus dalam 1 Tesalonika 4:16-17 ~>Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit; sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan. Mengacu pada ayat ini, seyogyanya untuk orang-orang yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus, memiliki ketetapan hati untuk tidak takut menghadapi apapun juga, termasuk kematian itu sendiri, termasuk ketika mnghadapi akhir zaman, karena mati ataupun hidup sepanjang di dalam Tuhan Yesus Kristus, maka yang ditemui adalah kesukaan bersama Tuhan Yesus di dalam sorga selama-lamanya. Apa ini kurang cukup wahai orang-orang percaya ?. Yang penting adalah setia kepada-Nya dan taat sampai titik darah penghabisan. Jangan pernah menyerah pada iblis.

Tuhan Yesus memberkati.

 

Di ambang,.. Akhir Zaman.

Serie : Pertama

Haleluya,…. akhir zaman sungguh akan segera menjadi kenyataan, suka atau tidak suka, siap atau tidak siap. Penulis akan menyajikan beberapa referensi dari berbagai sumber yang peduli akan datangnya akhir zaman. Motivasi penulis adalah agar setiap pembaca siap sedia kapanpun akhir zaman itu datang.

Ketika Yesus duduk di atas Bukit Zaitun, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya untuk bercakap-cakap sendirian dengan Dia. Kata mereka: ” Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia? “  Jawab Yesus kepada mereka: “Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu! ( Matius 24:3-4 )

Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang. Kamu akan mendengar deru perang atau kabar-kabar tentang perang. Namun berawas-awaslah jangan kamu gelisah; sebab semuanya itu harus terjadi, tetapi itu belum kesudahannya. Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan. Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat. Akan tetapi semuanya itu barulah permulaan penderitaan menjelang zaman baru ( Matius 24:5-8 )

Banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak orang. Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin. Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat. Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya.” ( Matius 24:11-14 )

Pada waktu itu jika orang berkata kepada kamu: Lihat, Mesias ada di sini, atau Mesias ada di sana, jangan kamu percaya. Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga.Camkanlah, Aku sudah mengatakannya terlebih dahulu kepadamu. ( Matius 24:23-25 )

“Segera sesudah siksaan pada masa itu, matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit dan kuasa-kuasa langit akan goncang. Pada waktu itu akan tampak tanda Anak Manusia di langit dan semua bangsa di bumi akan meratap dan mereka akan melihat Anak Manusia itu datang di atas awan-awan di langit dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya. Dan Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya dengan meniup sangkakala yang dahsyat bunyinya dan mereka akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari keempat penjuru bumi, dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain ( Matius 24:29-31 )

Demikian juga, jika kamu melihat semuanya ini, ketahuilah, bahwa waktunya sudah dekat, sudah di ambang pintu. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya angkatan ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya ini terjadi. Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu. Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa sendiri.” ( Matius 24:33-36 )

Yang terutama harus kita ketahui ialah, bahwa pada hari-hari zaman akhir akan tampil pengejek-pengejek dengan ejekan-ejekannya, yaitu orang-orang yang hidup menuruti hawa nafsunya.

Dalam 2 Petrus 3:4 dikatakan,.. Kata mereka:  “Di manakah janji tentang kedatangan-Nya itu? Sebab sejak bapa-bapa leluhur kita meninggal, segala sesuatu tetap seperti semula, pada waktu dunia diciptakan.” Petrus meramalkan bahwa keadaan pada zaman akhir adalah kebimbangan secara umum tentang kedatangan Kristus. Hal ini benar telah terjadi pada zaman ini. Setiap PENGEJEK modern adalah suatu tanda yang berjalan dan bicara tentang kedatangan Tuhan. Umat Kristen boleh berkata pada PENGEJEK itu: “Saudara, Petrus telah meramalkan tentang Anda. Andalah tanda yang paling mutakhir yang pernah saya lihat.”

MESIAS PALSU DAN NABI PALSU ( Matius 24:5,24 )

“Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang.
Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga”.

Tanda – tanda ini meliputi tanda-tanda umum seperti yang tertera dalam Matius 24:3-14 dan tanda-tanda khusus yang dinubuatkan dalam berbagai ayat. Bahkan Alkitab menjelaskan tentang adanya tanda yang sangat khusus, dan tanda ini identik dengan kondisi pada masa Lot dan Nuh ( Matius 24:37-38; Lukas 17:26-33 )

Tanda-tanda Umum :

Munculnya Mesias Palsu ( Matius 24:5 )

Tidak kurang dari 4 orang yang menyatakan dirinya sebagai mesias, titisan Kristus.  Ke empat orang tersebut  mempunyai pengikut yang besar dan dapat melakukan mujizat.

Mesias palsu I. ~> St. Germain, dia mengajarkan bahwa manusia dapat menjadi Allah dan Kristus bagi dirinya.

Mesias palsu II.~> Rev. Sun Moon Soong. “ Yesus pertama dari Israel, maka Yesus kedua dari Korea Selatan “ Dia seorang  pendeta dan konglomerat kaya dan memiliki pengikut kira-kira 5 juta orang.

Mesias palsu III~> Sai Baba tokoh dari India “ Setiap perkataan Sai Baba adalah perkataan Kristus, Sai Baba adalah Avatar, titisan allah,” pengikutnya umumnya berlatar  belakang Hindu dan Budha, melakukan banyak mujizat dan kesembuhan fisik.

Mesias palsu IV~> Lord Maltreya “ saya adalah titisan Kristus “ berasal dari Arab dan menetap di Inggris dan dia banyak melakukan  mujizat.

Pada tahun 1978, seorang pendeta di California bernama Jim Jones mengaku, “Aku Mesias, lebih populer dari Yesus Kristus”.  Ternyata Jim Jones mempunyai karisma yang luar biasa. Dia membawa 914 pengikutnya untuk mengadakan bunuh diri masal di rimba raya Guyana, Amerika Serikat.

Beberapa tahun lalu, seorang bernama Kyriat Hotzkin, di Haifa, Yerusalem, yang mengatakan, “Saya adalah Mesias, dan saya akan memberi kelepasan kepada orang Israel.”

Salah satu yang menggemparkan dunia pada tahun 1993 ialah peristiwa di Waco, Texas, yang dipimpin oleh Vernon Howell, yang lebih dikenal dengan nama David Koresh. Sebagai seorang yang murtad dari Gereja Masehi Advent Ketujuh, ia kemudian memimpin kelompok Davidian. Pada saat pembakaran markas Davidian tersebut, FBI melaporkan bahwa ada 95 orang pengikut David Koresh. Ternyata ke 95 orang tersebut telah bertahan selama 51 hari dan rela untuk “mati syahid”, tidak ada seorangpun yang berusaha menyelamatkan diri pada saat terjadi pembakaran. Dari daftar nama korban, ternyata mereka datang dari berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Australia, Filipina, dengan profesi antara lain, dokter, pengacara dan banyak tamatan perguruan tinggi. Sangat menyedihkan bahwa orang berpendidikan pun dapat dipengaruhi oleh Mesias palsu.

PEPERANGAN ( Matius 24:6,7 ).

“Kamu akan mendengar deru perang atau kabar-kabar tentang perang. Namun berawas-awaslah jangan kamu gelisah; sebab semuanya itu harus terjadi, tetapi itu belum kesudahannya. Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan. Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat.”

Pada abad kedua puluh ini kita telah menyaksikan dua perang dunia yang paling banyak merusak dalam sejarah (1914 – 1918 dan 1939-1945). Jumlah korban perang keseluruhan mencapai 70 juta yang terbunuh, termasuk luka luka, atau hilang. Tetapi 40 tahun belakangan ini tidak ada antara yang benar-benar bebas dari perselisihan di dunia ini, sejak Perang Dunia Kedua berakhir. Memang rasanya tidak enak, namun suatu fakta yang tidak dapat dipungkiri bahwa peperangan sudah menjadi penyakit kronis dalam masyarakat modern yang sudah beradab ini. Tahun-tahun 1900 sampai dengan tahun 1985 adalah zaman pertumpahan darah yang paling tinggi dalam sejarah.

Pada Perang Dunia Pertama, 7/8 dari semua negara terlibat, 60 juta tentara berperang, lebih dari 10 juta gugur. Penduduk sipil yang meninggal kurang lebih berjumlah sama. Jutaan wanita menjadi janda dan anak menjadi yatim piatu. Dua puluh tahun kemudian terjadi Perang Dunia II, memakan korban lebih dari 20 juta tentara.

Salah satu yang banyak dikhawatirkan adalah bila terjadi perang nuklir. Sisa-sisa peninggalan yang mengerikan akibat bom atom yang dijatuhkan di Nagasaki dan Hiroshima tanggal 6 Agustus 1945, masih terpampang dan diabadikan di museum Hiroshima. Badan yang melumer, tubuh yang terbakar, sisa-sisa bangunan, batu yang hancur terbakar, atau kendaraan yang berubah bentuk. Padahal bom atom yang digunakan hanyalah yang berkekuatan 100 megaton, yang sama sekali tidak banyak berarti dengan tenaga nuklir yang ada sekarang ini. Amerika saja mempunyai 12.081 bom dan peluru nuklir yang terdiri atas, Bom Atom, Bom Hidrogen dan Bom Neutron. Ketika negara Uni Sovyet bubar, dunia terperangah dengan kekuatan nuklir Negeri Beruang itu. Ternyata ada 27.000 senjata berhulu ledak nuklir di sana. Semua persenjataan yang ada sudah lebih dari cukup untuk meratakan dunia!

Di samping Perang Dunia Pertama dan Perang Dunia Kedua, perang lokal yang kelihatan tidak bisa diakhiri sangat memilukan hati. Betapa sering kita dengar tentang gencatan senjata; negara-negara telah berdamai! Namun Alkitab berkata, “karena kamu sendiri tahu benar, bahwa hari Tuhan datang seperti pencuri pada malam. Apabila mereka mengatakan : Semuanya damai dan aman — maka tiba-tiba mereka ditimpa oleh kebinasaan …”.   Berita “damai” adalah berita sementara, kita akan tetap mendengar peperangan. Bila Anda dengar semua itu, ingatlah Alkitab telah mengatakannya; agar kita mengetahui bahwa waktu kedatanganNya sudah dekat.

Serie : Ke dua.

AKAN TERJADI KELAPARAN ( Matius 24:7b ).

” … Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat”

Pada abad ini kita telah menyaksikan empat kali bencana kelaparan yang paling besar tercatat dalam sejarah (Rusia 1921 dan 1933; Cina 1928-1930, Benggali 1943-1944. Selama bencana kelaparan ini telah tercatat korban kelaparan sebanyak 20 juta jiwa)-

Tambahan dari bencana kelaparan tersebut, sejarah juga mencatat pada pergantian tahun tujuh puluhan ke tahun delapan puluhan telah terjadi juga bencana kekeringan dan kelaparan di Afrika Tengah den Afrika Utara di mana ancaman kematian (pada tahun 1985) telah mencapai puncaknya. Catatan statistik tentang kematian belum diperoleh, namun pada taraf permulaan bencana kelaparan itu, Persatuan Bangsa-bangsa telah mengumumkan bahwa 120 juta jiwa berada dalam keadaan bahaya. Ledakan pertumbuhan penduduk yang meroket dan tak terkendali hanya menambah ancaman kekurangan pangan yang berkepanjangan. Kecuali angka kelahiran dapat ditekan secara drastis, ancaman kelaparan kelihatannya akan membengkak sampai pada malapetaka besar secara global.

Setiap pagi ada tambahan rata-rata 200.000 jiwa harus diberi makan. Dari perkiraan PBB yang sudah diumumkan di media massa, penduduk dunia ini akan bertambah menjadi lima milyar pada tahun 1988, Dan 6,25 milyar pada tahun 2000. Sekarang ini sudah lebih dari satu milyar penduduk dunia ini yang kurang gizi dan separuh dari jumlah itu berada dalam kelaparan.

BALA SAMPAR”/WABAH PENYAKIT (Lukas 21:11).

” … di berbagai tempat akan ada penyakit sampar dan kelaparan, …”

Pada tahun-tahun pertama dalam abad kita ini, kita telah menyaksikan satu bala sampar yang paling besar dalam catatan sejarah (Penyakit menular Influenza Spanyol pada tahun 1918, yang memakan korban kurang lebih 21 juta orang. Dan sekarang ini pada tahun 1980-an, Dan yang dianggap sebagai penghinaan pada ilmu penyembuhan modern, satu penyakit yang cepat beraksi, sangat mematikan, dan satu penyakit yang menurunkan derajat menusia telah muncul menjadi berita utama di media massa. Dengan kecepatan yang luar biasa, AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) telah melanda penduduk homo seks dan telah mengancam dalam penularannya melalui pelaku biseksual dan pemakai obat bius kepada masyarakat yang heteroseksual.

Dari beberapa kasus yang nampak pada beberapa pria homo-seksual pada musim panas tahun 1981, pada waktu penyakit pembunuhan itu didiagnosis pertama kali, AIDS yang disebabkan oleh VIRUS itu telah meledak menjadi penyakit menular nomor satu, dan menjadi “salah satu dari penyakit pembunuh di antara penyakit infeksi pada abad ini atau abad mana pun”. AIDS merusak sistem immunitas tubuh. Berkembang 1000 kali lebih cepat dari virus mana pun yang sudah dikenal, penyakit ini akan membuat korbannya menjadi mangsa dari banyak penyebab infeksi. Belum ada obat atau penyembuhan untuk penyakit “Bala Sampar Homo” yang sudah diketahui dalam ilmu pengobatan, den penyakit ini telah dijuluki dengan “Kusta Baru” oleh karena takut tercemar oleh kontaminasi.
Dewasa ini kita menyaksikan suatu “ledakan ilmu pengetahuan” yang tidak terimbangi. Manusia telah membuat kemajuan mencolok dalam ilmu pengetahuan, penemuan, obat obatan, transportasi, komunikasi, dan dalam hampir semua bidang ilmu pengetahuan selama abad ini melebihi hasil penemuan selama berabad-abad sebelumnya.

AKAN TERJADI GEMPA BUMI (Matius 24:7b).

” … Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat”

Dalam abad ini kite telah menyaksikan due gempa bumi yang terbesar yang pernah dicatat (Cina, 1920 menelan 180.000 jiwa, Jepang, 1923, Korban 1.500.000; 200,000 di antaranya meninggal). Gempa bumi Jepang pada waktu itu disebut sebagai “Bencana tunggal terbesar sesudah air bah.”.   Belum pernah terjadi kekuatan bawah tanah seperti itu yang membawa banyak kerusakan pada abad ini. Kita harus mengakui bahwa gempa bumi membawa bencana secara sporadis sepanjang sejarah. Tetapi pada zaman kita ini, gempa bumi besar dan letupan gunung berapi telah menggoncangkan bumi ini dengan murka yang tak dapat diramalkan sebelumnya.

British Association for the Advencement of Science (Persatuan Pengembangan Ilmiah Inggris) telah mengeluarkan sebuah hasil penyelidikan John Milne mengenai gempa bumi yang membinasakan sejak abad pertama Masehi. Ternyata dari abad ke abad, jumlah gempa bumi tersebut meningkat terus.

Abad pertama : 15 gempa bumi
Abad kedua    : 11 gempa bumi
Abad ketiga    : 18 gempa bumi
Abad ke-10    : 32 gempa bumi
Abad ke-13    : 115 gempa bumi
Abad ke-18    : 640 gempa bumi
Abad ke-19    : 2119 gempa bumi
Abad ke-20    : rata-rata 30.000 gempa bumi setiap tahun

AKAN ADA TANDA-TANDA DI LANGIT ( Lukas 21:11 )

” …  dan akan terjadi juga hal-hal yang mengejutkan dan tanda-tanda yang dahsyat dari langit”

Meteor dan penglihatan-penglihatan ajaib lainnya semakin lebih sering terlihat di langit. Cahaya-cahaya memancar dengan berbagai warna. Ada yang berbentuk piring terbang, dan ada pula yang berbentuk sebatang rokok atau cerutu. Sampai hari ini belum ada yang benar-benar dapat menentukan apakah piring terbang yang tampak itu. Piring terbang yaitu benda terang ganjil dan bercahaya, yang menurut kabar, pertama kali kelihatan pada tahun 1762.

Pada tanggal 19 Mei 1780, kegelapan menimpa di waktu pagi. Bukan gerhana matahari. Orang tidak dapat membaca sampai tengah malam dari malam berikutnya. Malam itu bukan seperti darah warnanya, sesuai dengan apa yang tertulis dalam Matius 24:29, “matahari akan menjadi gelap dan bukan tidak bercahaya dan bintang-bintang akan berjatuhan…” Tanggal lain yang dicatat dalam sejarah ialah 13 November 1833. Pada saat itu meteor, dan terbakar pada saat jatuh, yang jumlahnya ribuan. Banyak orang yang melihatnya, dan menuliskan peristiwa tersebut, dan memberikan catatan sejarah bahwa nubuatan tentang tanda-tanda di langit ini telah digenapi dan bukan mustahil akan terjadi yang lebih dahsyat.

PENGETAHUAN  BERTAMBAH-TAMBAH (Daniel 12:4).

” … meteraikanlah Kitab itu sampai pada akhir zaman; banyak orang akan menyelidikinya, dan pengetahuan akan bertambah.”

Tidak pernah ada dalam sejarah begitu banyak orang yang mengadakan perjalanan kian ke mari seperti sekarang ini. Dahulu, diperlukan waktu hampir 6000 tahun bagi manusia untuk menaikkan kecepatan kendaraan dari 50 km per jam menjadi 300 km per jam. Namun diperlukan hanya 25 tahun bagi manusia untuk menambah kecepatan kendaraan dari 300 km per jam menjadi 27.000 km per jam yaitu pesawat ulang alik pada dewasa ini.

Coba kita menilai kemajuan dan keajaiban yang terkandung dalam katakata berikut ini: “Angkutan Bermotor”, “Aerodinamik”, “Mesin Perang Berteknologi Tinggi”, “Telekomunikasi”, “Satelit”, “Perkembangan Nuklir”, “Elektronik”, “Komputerisasi”. Internet, Compuserve atau program surat elektronika lainnya telah digunakan secara meluas di seluruh dunia. Melakukan obrolan dan tatap muka jarak jauh, juga mengadakan rapat melalui tele/video conferensing. Dan semua keajaiban penemuan ini terjadi pada abad kita ini. Ini adalah bagian dari ledakan ilmu pengetahuan yang menandai abad kita ini.

KEMEROSOTAN MORAL (II Timotius 3:1-4).

“Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar. Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama, tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik, suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah.”

Walaupun alat-alat paling mahal dan mutakhir digunakan untuk memberantas kejahatan, kekerasan, pembunuhan, perampokan, dan perkosaan, namun kejahatan tersebut semakin meningkat. Alat-alat penegak hukum dapat menahan kejahatan tetapi tidak mampu untuk mengobatinya. Mereka sama saja seperti orang yang berdiri di tepi pantai dengan sapu di tangan untuk menahan dan mengusir air pasang yang sedang naik. Yang paling gigih di antara alat penegak hukum itu ialah badan pengendali obat-obat bius yang melaporkan korban narkoba yang kian bertambah, khususnya di antara remaja. Begitu kuatnya pengaruh penyalahgunaan narkotik sehingga banyak pemikir meragukan kemampuan kita untuk memberantasnya.

Dalam jangka waktu 20 tahun dari 1960 – 1980, angka kejahatan besar (pembunuhan, pemerkosaan, perampokan) untuk setiap 100.000 penduduk di Amerika Serikat naik 360 %. Angka kejahatan pencurian naik 308 %. Angka kejahatan terorisme internasional pun naik dari 36 kali pada tahun 1071, menjadi 9729 pada tahun 1983.

Dosa-dosa zaman Nabi Nuh sekarang sedang terulang, seperti dinubuatkan oleh Yesus (Matius 24:37-39). Pada zaman Nabi Nuh, peradaban yang sudah tinggi dan pengetahuan yang sudah maju telah ternoda oleh kekerasan dan kebejatan akhlak yang sudah merajalela. Demikian juga pada zaman kita ini. Tetapi aspek yang paling menakutkan mengenai menurunnya akhlak moral manusia ialah bahwa hal ini tetap saja terjadi walaupun badan-badan penerangan dan peradaban manusia selalu memberi penyuluhan bagi manusia.

Serie : Ke tiga

TANDA “PENCEMARAN” ( Wahyu 8:10-11 ).

“Lalu malaikat yang ketiga meniup sangkakalanya dan jatuhlah dari langit sebuah bintang besar, menyala-nyala seperti obor, dan ia menimpa sepertiga dari sungai-sungai dan mata-mata air. Nama bintang itu ialah Apsintus. Dan sepertiga dari semua air menjadi apsintus, dan banyak orang mati karena air itu, sebab sudah menjadi pahit.”

Sejak tahun 1950 umat manusia tersentak dengan bahaya global yang baru clan berbahaya–”POLUSI LINGKUNGAN”–barang yang sangat mahal sebagai akibat dari penerapan kemajuan teknologi yang ticlak bertanggung jawab. “Polusi” telah menjadi ancaman kematian yang kedua sesudah perang nuklir dalam ukuran clan kengerian yang amat besar. Sampah nuklir, sampah kimia, racun serangga, obat pemberantas jamur, clan obat penggugur daun, semuanya meracuni lingkungan hidup manusia dengan tiada harapan perbaikan. Danau dan sungai-sungai di daratan sudah tercemar.  Lautan dengan kuasa untuk memurnikan sendiri dan planktonnya yang menghasilkan oksigen sudah berada dalam keadaan bahaya. Dengan runtuhnya sistem penunjang hidup di bumi ini, maka sekarang keadaan sudah dalam tingkat menakutkan. Banyak hutan yang pohon-pohonnya sudah mati karena air hujan yang mengandung zat asam lapisan Ozon yang melindungi kita sekarang sudah semakin tipis dan membahayakan.

Ternyata berkurangnya lapisan ozone adalah sebagai akibat zat kimia buatan manusia; telah lebih cepat dari yang diramalkan oleh para ilmuwan. Akibatnya cukup fatal! Bumi ini kekurangan tameng pertahanan dari cahaya ultraviolet matahari; bukan hanya masa mendatang; tetapi juga sekarang ini. Penelitian menunjukkan bahwa pengurangan lapisan ozone tersebut bisa mencapai 5%. Untuk perbandingan, penelitian para ilmuwan menunjukkan bahwa pengurangan 1% dari lapisan ozone (yang dapat menyerap radiasi ultraviolet dari matahari) dapat -menyebabkan bertambahnya 20.000 penderita  penyakit kanker kulit di Amerika Serikat saja. Anda ingat Konferensi Lingkungan Hidup di Brazil yang membahas masalah ini, bila saja tidak ada penjagaan yang baik dalam mencegah polusi udara, dunia ini tidak bisa lagi dihuni pada tahun 2020!

PENGABARAN INJIL KE SELURUH DUNIA (Matius 24:14)

“Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya.”
Bila kita melihat sejarah pengabaran Injil ke seluruh dunia, pemberitaan ini baru lebih intensif pada dua ratus tahun yang terakhir. Sebagai contoh kita lihat bagaimana pengiriman misionaris terjadi dan lembaga-lembaga Alkitab berdiri.

1792 – Berangkatnya William Carey ke India, ini merupakan permulaan dari pengiriman misionaris di zaman modern.
1795 – Berdirinya Persatuan Misionaris London 1797 – Pengiriman Misionaris ke Afrika.
1804 – Berdirinya Lembaga Alkitab Inggris dan Bahasa Asing
1807 – Robert Morrison menjadi Misionaris ke Cina
1812 – Lebih Banyak Misionaris Dikirim, Termasuk Judson ke India dan Terus ke Burma.
1815 – Joseph Kam Tiba di Ambon
1816 – Mulainya Lembaga Alkitab Amerika.

Walaupun Kekristenan telah dimulai pada abad pertama, dan Paulus telah membawanya ke Eropa, serta pada abad-abad permulaan kabar Injil telah memasuki Afrika dan Asia, namun tidak ada pengabaran segencar yang terjadi pada dua ratus tahun terakhir ini. Kita ambil contohnya Indonesia, walaupun kabar Injil telah memasuki kawasan Indonesia pada tahun 1525, kabar Injil tersebut dibawa dengan alasan perdagangan. Tidak heran sampai pada tahun 1800, dilaporkan bahwa untuk seluruh Indonesia, keadaan gereja sangatlah menyedihkan. Sampai tahun 1810, hanya ada empat pendeta saja, dengan keanggotaan yang tidak bertambah dalam 200 tahun (Van den End, Harta dalam Bejana, hal 242).

Saat ini Injil Kerajaan bebas diberitakan dimana-mana. Kebangunan Rohani yang melanda dunia dan tehnologi komunikasi yang canggih mempercepat arus informasi yang mengabarkan bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat dunia. Salah satu usaha penyebaran Injil adalah tersebarnya Alkitab yang meningkat dari tahun ketahun, dengan terjemahan/alih bahasa yang terus meningkat.

~ Tahun 1500 Alkitab tersebar dalam               14 bahasa

~ Tahun 1800 Alkitab tersebar dalam               71 bahasa

~ Tahun 1930 Alkitab tersebar dalam             900 bahasa

~ Tahun 1957 Alkitab tersebar dalam          1.100 bahasa

~ Tahun 1968 sudah mencapai                   1.326 bahasa

~ Tahun 1975 bertujuan mencapai              1.600 bahasa

Dalam tahun 1930 diseluruh dunia terjual 30 juta Alkitab. Menurut laporan lembaga-lembaga Alkitab, kurang lebih 99% dunia telah tercapai dengan Alkitab. Menurut laporan LAI antara tahun 1968 – 1975 telah terjual satu edisi PB “ Good News for Modern Man “ sebanyak 50 juta exemplar. Maka dunia tidak hanya disiapkan bagi kedatangan antikristus saja, melainkan lebih lagi bagi kedatangan Kristus sendiri.

Tuhan Yesus memberkati.

Saya dan keluarga saya,…

Pertengahan tahun 1975,.. saya masih ingat, seorang Priester yang dengan rajin membaca Berita Jawatan. Waktu itu saya mencoba mengintip apa sich yang dibaca ayah saya. Spontan ayah saya “menghardik” dan kemudian menjelaskan bahwa itu bukan bacaan sembarangan.

Bertahun-tahun kemudian, saya menjadi Diaken, dan akhirnya boleh membaca buku kecil yang berjudul berita jawatan. Kakakku juga seorang Priester di daerah Jetis Jogjakarta, dan beberapa tahun kemudian adikku juga mengemban jawatan Priester bahkan menjadi Priester Penghantar. Adik iparku juga seorang Preister dan bahkan menjadi Penghantar di Lirap, Banjarwinangun, Petanahan, Kebumen, Jawa Tengah – Indonesia. Sedangkan adik ipar dari istri juga seorang pemangku jawatan dengan panggilan Priester Penghantar untuk wilayah Bekasi. Dan adik ipar dari istri memiliki suami yang juga menjadi pemangku jawatan dengan panggilan Evangelis untuk daerah Pekalongan. 

Kakek kandungku bernama mBah Atmo domisili di Lampung adalah hamba Tuhan dengan Evangelis sebagai jabatan terakhirnya di Gereja Kerasulan Baru. Saya memiliki mertua yang bernama bapak Wiyono yang juga seorang hamba Tuhan dengan panggilan Herder. Rasul Yusak adalah masih urutan pak de dan sekaligus kakek saya. 

Saya berasal dari keluarga Gereja Kerasulan Baru. Saya mengeyam pengajaran Gereja Kerasulan Baru sejak kecil. Saya mengenal  ” seluk beluk ” Gereja Kerasulan Baru. Dan akhirnya saya berterimakasih pada Tuhan karena saya memiliki kedua orang tua yang adalah dari Gereja Kerasulan Baru.

Tuhan Yesus memberkati.

Maukah melayani Tuhan ?

Saudara,..
Andai saudara masih bimbang dan ragu, bahkan masih belum yakin akan kemana saudara berada ketika yang namanya kematian menghampiri saudara. Andai saudara ingin tahu kemana saudara berada saat saudara akhiri hidup ini,.. Andai saudara mau tahu nilai hidup saudara,.. dan yang terakhir andai saudara rindu dengan yang namanya keselamatan, ketentraman, kebahagiaan yang kesemuanya bersifat kekal,.. saya mengajak saudara menyimak dengan bijak apa yang kami sajikan pada blog yang tengah saudara baca secara menyeluruh. Namun ada baiknya saudara mulai meniti langkah demi langkah.

Langkah awal menuju keselamatan kekal adalah menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Langkah kedua setelah menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat adalah mengikut Tuhan Yesus. Untuk mengikut Tuhan Yesus memang ada harga yang harus dibayar yaitu sangkal diri dan memikul salib. Setelah mengikut Tuhan Yesus kemudian melayani Tuhan.

Mengapa melayani Tuhan Yesus ? Mengapa mengikuti Tuhan Yesus ? Dan mengapa harus menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat ?..

Alkitab menyajikan tulisan dalam Yohanes 14:6 dengan sangat jelas yang dikatakan bahwa hanya Tuhan Yesuslah yang merupakan jalan kebenaran dan hidup. Dan jalan itu yang menuju ke tempat dimana Tuhan berada, yaitu kerajaan surga.

Dalam Yohanes 12:26 dikatakan, ” Barangsiapa melayani Aku, ia harus mengikut Aku dan di mana Aku berada, di situ pun pelayan-Ku akan berada. Barangsiapa melayani Aku, ia akan dihormati Bapa. ” Ini berarti bahwa yang akan melayani Tuhan adalah mereka sebagai pengikut Kristus, dan sebagai pengikut Kristus pasti telah siap bayar harga. Sebagai pelayan Tuhan ada jaminan berada dalam kerajaan sorga, karena disitulah Tuhan Yesus berada. Dan Bapa menghormati para pelayan Tuhan.

Bagaimana manifestasi penyangkalan diri dan memikul salib ?,.. Mari ikuti tulisan kami selanjutnya,…..

Tuhan Yesus memberkati.

Siapakah yang diselamatkan ?

Target terutama adalah saya.

Kalau setiap orang berkata demikian, bahkan dengan suara lantang, maka akan terjadi kegoncangan yang hebat, akan terjadi pergumulan yang sengit di dalam diri kita masing-masing. Kita akan pilih dan pilah mana yang bisa menyelamatkan dan yang tidak bisa menyelamatkan. Ketika kita sadar bahwa diri kitalah yang diselamatkan tidak berarti bahwa cukup sampai disitu dan kemudian berhenti.

Di luar sana,.. masih begitu banyak mereka yang tidak yakin, bahwa dirinya akan selamat. Di luar sana masih banyak yang hidup dalam keraguan, dalam kebimbangan dan bahkan dalam bayang-bayang kebinasaan.

Bisakah kita tidur nyenyak sementara saudara ataupun saudari kita berada dalam antrian menuju neraka ?. Bisakah kita tinggal diam sementara kawan – kawan kita tanpa mereka sadari mereka berada dalam perangkap iblis dan kawan-kawannya ?.

Iblis menawarkan kekayaan yang begitu menggiurkan, iblis menjajakan permainan dengan berbagai aktifitas mulai dari perjudian, narkoba, dugem bahkan kupu-kupu malam. Iblis begitu pakar dalam memperdaya korbannya. Bahkan Alkitab mencatat bahwa iblis menyamar sebagai malaikat terang. Pada mulanya sepertinya begitu tersamar. ” Saya hanya menolong ” hal biasa yang terucap ketika iblis menawarkan jasanya.

Ucapan iblis yang lembut bukanlah tidak berbahaya melainkan sangat harus diwaspadai, karena itulah jerat yang begitu kuat. Jerat yang tidak mudah untuk melepaskannya. Contoh sederhana,.. jerat dalam bentuk minuman keras, dalam bentuk narkoba, dalam bentuk rokok, dalam bentuk keinginan daging, dalam bentuk WIL/PIL. 

Siapakah yang diselamatkan ?. Seharusnya kita bersama-sama menjawab : SAYA pribadi yang diselamatkan beserta dengan semua saudara/saudari yang mau.

Siapa yang Menyelamatkan ?

Saudara,…
Mungkin telah sekian lama kita menjadi orang yang beragama Kristen. Atau bisa jadi baru beberapa hari yang lalu, bahkan belum menjadi orang yang beragama Kristen. Satu hal yang ingin saya sampaikan bahwa agama Kristen bukanlah jaminan bahwa pasti akan sampai ke sorga. Mengapa demikian ?.. Mari kita renungkan dengan hati yang paling dalam. Terus renungkan tanpa syak wasangka, kalau perlu tutup mata sejenak untuk membayangkan orang-orang yang mengaku sebagai orang Kristen yang masih tega melukai hati Tuhan, yang masih membuat Tuhan menangis, yang masih terus menerus berbuat dosa. Renungkan saudara/saudari kita yang menjadi penghuni lembaga pemasyarakatan. Sedikit lagi renungkan dengan hati yang bersih.

Kalau saudara mau menyisihkan waktu untuk memastikan benarkah yang saya sampaikan di atas, mari buka Alkitab. Jangan lupa berdoa terlebih dahulu minta tuntunan Roh Kudus. Buka Galatia 5:19-21,.. baca berulang kali dan telaah apa maksud firman Tuhan. Setelah itu lanjutkan dengan 1 Korintus 6:9-10,.. juga dibaca berulang kali perlahan-lahan saja,.. renungkan dengan hati yang bijak. Setelah itu lanjutkan dengan Efesus 5:5,.. camkan baik-baik apa kata firman Tuhan. Langkah selanjutnya silahkan baca Wahyu 21:8,.. renungkan baik-baik dan sebagai acuan mengapa kita mempercayai injil adalah sikap dan pandangan Paulus yang tertera dalam Galatia 1:11,.. ternyata Injil yang kita baca bukanlah injil manusia, tetapi Injil Kerajaan sorga. Bahkan dalam Roma 1:16-17 jelas-jelas dikatakan bahwa Injil inilah yang menyelamatkan bagi orang yang percaya.

Muncul pertanyaan baru,.. bukankah orang Kristen mempercayai Injil ?,.. Mengapa agama Kristen tidak identik dengan jaminan masuk sorga ?.  Ilustrasinya sebagai berikut: Saat orang haus, dia percaya bahwa segelas air putih bisa menghilangkan rasa hausnya. Tetapi akankah hilang rasa hausnya kalau hanya sekedar percaya tanpa mau meraih gelas yang berisi air itu dan meminumnya. Percaya firman Tuhan itu baik,..tetapi apa artinya kalau tidak menjadi pelaku firman Tuhan ?.

Adakah orang Kristen yang menjadi pelaku seperti apa yang terbaca pada ayat-ayat yang tertera diatas ?.

Sangat berbeda ketika kita hidup di dalam Tuhan, hidup berdasarkan firman Tuhan. Paulus memiliki sikap yang layak di contoh, dimana sekalipun Paulus hidup, bukan diri Paulus lagi yang hidup, melainkan Kristus yang hidup dalam dirinya. Mungkinkah ketika Tuhan hidup dalam pribadi seseorang, sanggup berbuat dosa ?.  

Mau masuk sorga ?,.. jangan hanya sekedar menjadi orang yang beragama Kristen,.. tetapi lakukan firman Tuhan, hiduplah di dalam Tuhan, sadari hal ini terus menerus dan jangan pernah lupakan. Maka dosa tidak lagi menguasai saudara,.. dan kerajaan sorga di depan mata. Mari berlomba,.. sekarang juga. Tuhan Yesus memberkati.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.