Selayang Pandang

Selamat datang Saudara,..
Dalam blog ini saya tuliskan bagaimana Tuhan telah membentuk saya hari lepas hari.

Namun ijinkan kami terlebih dahulu menyampaikan “sekapur sirih”,…

Puji dan syukur kami naikkan ke hadirat Allah Bapa, Allah Putra dan Allah Roh Kudus. Allah yang hidup dengan ke Maha Kekuasaan-Nya, yang telah campur tangan atas terbebasnya anak kami dari belenggu kuasa kegelapan dan rantai kutuk dari nenek moyang.

Kami ucapkan terima kasih pula teristimewa teruntuk keluarga bapak/ibu Joko yang telah banyak mencurahkan perhatiannya yang demikian besar bagi keluarga kami, terutama anak kami, sehingga kami boleh menatap esok pagi dengan senyum yang baru, dengan perasaan yang baru, harapan yang baru, tekad yang baru dan ucap syukur kepada Sang Pemilik.

Banyak pengertian yang kami dapatkan dari beliau, banyak nyanyian peperangan kami kenal dari beliau termasuk terwujudnya nyanyian seperti judul dari catatan kesaksian ini, banyak pula contoh yang beliau berikan bagaimana lebih bisa mencintai Tuhan, mengenali Tuhan dengan lebih baik lagi. Bagaimana agar Tuhan senantiasa hadir setiap waktu di dalam kehidupan kami, dan akhirnya dari proses ke proses mengenali bagaimana kami bisa rasakan Tuhan mendidik kami secara langsung, men – training kami melalui berbagai kejadian dan peristiwa yang boleh kami alami.

Khusus untuk keluarga bapak Patrianto Rahendradi, yang juga sahabat kami. Sulit kami lupakan bagaimana proses yang panjang ini dimulai, saat kami bicara dari hati ke hati, membahas bagaimana sekarang ini kuasa kegelapan telah semakin membabi buta dengan segala bentuk manifestasi serangannya dan dengan licik menutup mata rokhani orang-orang yang seharusnya peduli dengan peperangan rokhani.

Dan ternyata keluarga kami dan keluarga bapak Patrianto justru terlibat langsung, berhadapan dengan kuasa kegelapan tanpa kami sadari sebelumnya. Hampir-hampir kami tidak kuat menanggungnya, hanya berkat karunia Tuhanlah sampai saat ini kami sekeluarga masih bisa menghirup udara kehidupan dengan tenaga Roh Kudus yang luar biasa menakjubkan di dalam diri kami masing-masing. Dengan tertatih-tatih kami bangkit bersama, mengandalkan sepenuhnya kepada Allah sebagai Sang pemilik.

Rangkaian peristiwa demi peristiwa, telah mendidik kami beserta segenap keluarga kami dengan demikian cepat. Ternyata banyak karunia Surgawi yang selama ini tersimpan di dalam Alkitab tidak kami kenali dengan baik, sehingga kami tidak bisa menggunakan pada saat yang seharusnya kami pergunakan.

Teriring salam kasih, nan mesra dari hati kami, siapapun yang tengah membaca kesaksian ini, kiranya jangan gentar, jangan takut dan jangan bimbang. Dengan iman dan pengandalan sepenuhnya kepada Allah Tritunggal, maka tiada kuasa apapun dari kuasa kegelapan yang bisa mengalahkan kita. Bersama Yesus kita maju dan terus maju. Amin.

Penulis.

Kisah ini,..
Ku persembahkan bagi,
Istri tercinta,
Dan anak-anak ku tersayang
Serta siapapun yang mau kusebut Saudara.

Tuhan Yesus memberkati kita semua.
Sampai jumpa di Kerajaan Sorga,..

Kembali ke Halaman Utama

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: