“Semua orang telah berbuat dosa”

Rasul Paulus menulis dalam Roma 3:23,.. di mana setiap orang telah berbuat dosa. Sedangkan upah dosa adalah maut. Maut adalah product iblis yang berujung pada hukuman kekal di api neraka.
Beruntunglah mereka yang tahu bahwa ada jalan keselamatan, beruntunglah mereka yang percaya pada Juruselamat Yesus Kristus (Yohanes 14:6). Namun tidak cukup hanya percaya tetapi berlanjut dengan iman. Dan iman juga harus disertai dengan perbuatan. Akhirnya berbahagialah mereka yang tidak lagi berjalan menuju maut.

Saudara,.. kisah dalam blog ini mencatat kejadian-demi kejadian yang mengubah haluan iman seseorang, membuka tabir yang selama ini menutup mata dan telinga rokhani, sehingga kebenaran yang sejati tidak lagi berujud semu dan maya melainkan sangat bisa dirasakan, dinikmati dan bahkan di tumbuhkembangkan. Dan apapun yang terjadi adalah karena campur tangan Kuasa Tuhan Yesus Kristus yang memang berkehendak menyelamatkan manusia yang percaya. Karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat

Yang tertulis pada blog ini juga sekali lagi BUKAN fiktif, bukan hasil khayalan ataupun berdasarkan imaginasi seseorang melainkan sungguh-sungguh terjadi di tengah-tengah keluarga yang beberapa tahun terakhir ini bergumul dengan dunia roh. Diantara peristiwa yang mengikutinya salah satunya adalah ketika seorang anak yang masih sangat muda bercerita mengenai apa yang telah dialaminya.

Penulis sadari bahwa tidaklah mudah untuk mengerti, menyelami apalagi untuk memahami bahkan untuk mempercayai. Uji dulu kebenaran ceritanya, demikian beberapa orang memberikan komentar, tetapi hanya sebagian kecil yang berusaha mengujinya sendiri, dan sebagian lagi hanya diam tanpa komentar apapun. Entah menganggap itu hanya lelucon, khayalan, ataupun tipuan murahan yang tidak layak dipikirkan. Atau dianggap tidak prioritas untuk hanya sekedar direnungkan.

Harapan penulis adalah, adanya usaha maksimal dari orang-orang percaya agar semakin mendekatkan diri pada Sang Penebus, mengenali kasihNya yang sempurna, mencari dan terus mencari Kerajaan Sorga beserta dengan kebenarannya oleh karena waktu yang sudah sangat dekat, dan penggenapan nubuat di dalam Alkitab tidak lagi bisa ditutup tutupi.

Kalau berbicara yang berkaitan dengan sesuatu yang nampak, bukanlah hal yang aneh dan mengherankan, justru yang dikisahkan adalah sesuatu yang bersifat tidak kelihatan secara mata jasmani, walaupun bisa dirasakan dan dilihat dari akibat-akibatnya. Seperti angin. Ia tidak nampak, tetapi orang percaya bahwa angin itu ada dari akibat yang ditimbulkannya. Daun bisa bergerak, semilir angin sepoi-sepoi, bahkan angin putting beliung yang demikian ganas hanya nampak dari segala sesuatu yang diakibatkannya.

Apa makna dari kisah ini ? Apakah ini sebuah teguran ? Apakah ini sebuah penggenapan sebagian kecil dari rencana Tuhan ? Atau apakah ini hanya sebuah lelucon yang tidak lucu ? Atau bahkan sebuah penyesatan yang berkedok sesuatu yang tidak bisa nampak sehingga tidak bisa dibuktikan ? Siapakah kita sehingga kita terpaku pada sesuatu yang ada diantara yang tidak ada, yang tidak mudah dicerna oleh akal sehat dan pikiran jasmani. Siapakah kita sehingga waktu yang ada dilalui dengan hal-hal yang justru menambah keruwetan dan pertentangan. Tetapi siapapun kita, satu hal yang selayaknya di ingat, bahwa hidup bukanlah suatu perjudian dan bukan untuk dipertaruhkan. Hidup dibumi hanya sekali. Kesempatan hidup setelah mati juga hanya sekali.

Saat tubuh merentang dan kematian menjemput, hanya ada dua pilihan. Dan pilihan itu tidak ada satu orangpun yang bisa mengubahnya menjadi beberapa pilihan lagi. Pilihan yang pertama adalah bersama-sama dengan Tuhan Yesus yang memiliki kunci kerajaan Sorga dan pilihan yang terakhir adalah bersama-sama dengan iblis di tempat yang disediakan Tuhan baginya yaitu kesengsaraan kekal. Dan yang menentukan akan kemana setelah mati hanyalah Tuhan sendiri, bukan pemimpin agama, bukan orang tua kita dan juga bukan guru kita. Sekali lagi hanya Tuhan sendiri.

Kalau memang demikian mengapa kita tidak mencari perkenan Tuhan yang memiliki kunci kerajaan Sorga agar kita masuk kedalamnya ? Lantas apa hubungan kisah ini dengan kerajaan Sorga ? Jawabannya adalah dengan menyimak dengan seksama kisah remaja yang masih sangat muda usia namun mendapat karunia yang belum tentu didapat orang-orang dewasa. Bila kisah ini tidak benar apa yang bisa mempengaruhi kita ? Tetapi kalau kisah ini benar demikian, masih adakah waktu bagi kita membenahi diri agar bisa berdiri sebagai pemenang dan tinggal dengan Tuhan Yesus dalam Kerajaan Sorga ?

Tuhan Yesus memberkati.

Kembali ke Halaman Utama

9 Tanggapan

  1. Mas,

    Kubantu membenahi posting artikel.
    Teruslah menulis, nanti saya akan arahkan komunitas kristiani untuk masuk ke Blog ini sebagai salah satu referensi. Pengalaman Wilbert diangkat rohnya ke surga dan ke neraka saya rasa sangat menarik.
    Hi hii,… terserah mas mau mulai dari mana.

    Oh ya, kalau ada komentar masuk, biasanya dianggap spam.
    Mas periksa di dashboard mas, kalau ada comment yang memang baik, dibawahnya ada pilihan: setuju/tolak/hapus, nah itu mas klik yang “setuju”

    Hari Endarwanto

    • Apa yang baik untuk dilakukan,.. lakukanlah.

    • Saya senang, bahwa kita selalu bertaut, dan saya setuju-setuju saja kalau ada langkah-langkah perbaikan. Saya ingin selalu menjadi murid yang baik.

  2. Syalom,
    Mas Agus, hari ini blog keluarga Sem Puspowardoyo sudah diluncurkan. Mas Agus bisa kontribusi pakai username gideonagusswt.wordpress.com

    Caranya, mas agus masuk ke:

    http://puspowardojo.wordpress.com kemudian pilih Login atau Log Masuk, terus masukkan log account njenengan gideonagusswt password biasa,… dst.

    Mas, punya foto-foto Ayahanda dan Ibunda to? Syukur kalau ada nenek, kakek, dan anggota keluarga lainnya.

    Thanks,

    Hari

    • Beberapa foto sudah saya bakar, karena dibalik foto itu ada sesuatu yang harus dihancurkan. Foto yang tersisa masih tersimpan dalam album keluarga.

    • Harapan kita tentu saja, blog ini juga di akses oleh saudara-saudara kita. Dengan satu tujuan,.. untuk kemuliaan Tuhan semata. Dan,.. kita berkumpul di bumi,.. serta berkumpul di sorga. Kita senantiasa bersama-sama.

  3. Saya juga buka blog baru untuk menyemangati almamater.
    Nanti dibuka email panjenengan ya?
    agussudarwanto@yahoo.com

    Hari

  4. Syalom,
    Pak Gideon, perhatikan Jumlah Pengunjung, sudah lebih dari 136 pengunjung.
    Haleluya, lanjutkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: