Yang paling Berbahagia dan yang paling Menderita

Ketika orang bertanya, saat kapan manusia dikatakan sebagai yang paling berbahagia ?, dan saat kapan manusia dikatakan yang paling menderita ?. Dikatakan sebagai yang paling berbahagia adalah ketika hidupnya senantiasa di dalam Dia, di dalam Yesus Kristus, karena dimanapun adanya sepanjang bersama dengan Tuhan Yesus yang ada hanya sukacita. Sebaliknya dikatakan sebagai yang paling menderita adalah ketika ditolak Tuhan, ketika di enyahkan oleh Tuhan, ketika tidak dikenal oleh Tuhan, ketika Tuhan tidak berkenan, apapun yang dilakukannya. Kedua hal yang sangat kontradiksi memiliki waktu yang sama yaitu kekekalan, artinya tanpa batas waktu.  Kalau menderita ya menderita selama-lamanya,.. kalau bersukacita juga selama-lamanya.

Pilihan ini sepenuhnya hak bebas setiap manusia, artinya Tuhan memberikan kebebasan manusia untuk memilih sesuai apa kata hatinya. Mau sengsara kekal,.. atau berbahagia kekal. Kalau sengsara kekal bersama-sama dengan iblis dan kawan-kawannya di neraka,.. sedangkan kebahagiaan kekal bersama Tuhan Yesus Kristus di sorga adanya.

Kapan pilihan tidak bisa berubah ?.. Yaitu saat kematian tiba. Saat itu manusia hanya memetik hasil. Sorga atau neraka. Tidak ada yang bisa protes, tidak ada yang bisa mau-maunya sendiri, tidak ada yang bisa lolos dari hukuman.

Lantas apa maksud tulisan ini dibuat ?.

1. Ingat bahwa saat hidup adalah saat yang paling menentukan kemana setelah mati.

2. Setelah kematian terjadi, tidak ada penyelamatan lagi ( Ibrani 9:27).

3. Jangan main-main dengan hidup, karena tidak ada seorangpun yang tahu kapan kematian menjemput.

4. Camkan baik-baik. Tuhan Yesus mau menjadi manusia, mati, menderita, disalibkan karena kita, karena mau menyelamatkan kita, mau menolong kita dari kematian kekal, dan mau menggantikan hukuman yang sebenarnya untuk kita. Kesempatan yang sangat indah untuk setiap manusia yang mau berbahagia selama-lamanya, sudah Tuhan berikan. Pertolongan sebagai langkah penyelamatan manusia sudah Tuhan berikan seluas-luasnya, berlaku untuk setiap orang yang mau. Sekali lagi yang mau.

Saudara mau diselamatkan ?,.. mau lepas dari bahaya api yang kekal ?,.. Jangan sia-siakan kesempatan emas dalam hidup saudara.  Hanya Dia, hanya Yesus Kristus sebagai jalan, kebenaran dan hidup yang sanggup, yang bisa, yang mau menyelamatkan saudara dari kematian kekal. Hanya Yesus yang mampu memindahkan arah dari maut kepada hidup.

Mari,.. jangan sia-siakan pengorbanan-Nya,  jangan sia-siakan kesempatan emas yang Tuhan berikan. Mari raih kebahagiaan kekal bersama-sama dengan Yesus Kristus dengan mengundang Dia, menerima Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi.

Tuhan Yesus memberkati.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: