Siapa yang Menyelamatkan ?

Saudara,…
Mungkin telah sekian lama kita menjadi orang yang beragama Kristen. Atau bisa jadi baru beberapa hari yang lalu, bahkan belum menjadi orang yang beragama Kristen. Satu hal yang ingin saya sampaikan bahwa agama Kristen bukanlah jaminan bahwa pasti akan sampai ke sorga. Mengapa demikian ?.. Mari kita renungkan dengan hati yang paling dalam. Terus renungkan tanpa syak wasangka, kalau perlu tutup mata sejenak untuk membayangkan orang-orang yang mengaku sebagai orang Kristen yang masih tega melukai hati Tuhan, yang masih membuat Tuhan menangis, yang masih terus menerus berbuat dosa. Renungkan saudara/saudari kita yang menjadi penghuni lembaga pemasyarakatan. Sedikit lagi renungkan dengan hati yang bersih.

Kalau saudara mau menyisihkan waktu untuk memastikan benarkah yang saya sampaikan di atas, mari buka Alkitab. Jangan lupa berdoa terlebih dahulu minta tuntunan Roh Kudus. Buka Galatia 5:19-21,.. baca berulang kali dan telaah apa maksud firman Tuhan. Setelah itu lanjutkan dengan 1 Korintus 6:9-10,.. juga dibaca berulang kali perlahan-lahan saja,.. renungkan dengan hati yang bijak. Setelah itu lanjutkan dengan Efesus 5:5,.. camkan baik-baik apa kata firman Tuhan. Langkah selanjutnya silahkan baca Wahyu 21:8,.. renungkan baik-baik dan sebagai acuan mengapa kita mempercayai injil adalah sikap dan pandangan Paulus yang tertera dalam Galatia 1:11,.. ternyata Injil yang kita baca bukanlah injil manusia, tetapi Injil Kerajaan sorga. Bahkan dalam Roma 1:16-17 jelas-jelas dikatakan bahwa Injil inilah yang menyelamatkan bagi orang yang percaya.

Muncul pertanyaan baru,.. bukankah orang Kristen mempercayai Injil ?,.. Mengapa agama Kristen tidak identik dengan jaminan masuk sorga ?.  Ilustrasinya sebagai berikut: Saat orang haus, dia percaya bahwa segelas air putih bisa menghilangkan rasa hausnya. Tetapi akankah hilang rasa hausnya kalau hanya sekedar percaya tanpa mau meraih gelas yang berisi air itu dan meminumnya. Percaya firman Tuhan itu baik,..tetapi apa artinya kalau tidak menjadi pelaku firman Tuhan ?.

Adakah orang Kristen yang menjadi pelaku seperti apa yang terbaca pada ayat-ayat yang tertera diatas ?.

Sangat berbeda ketika kita hidup di dalam Tuhan, hidup berdasarkan firman Tuhan. Paulus memiliki sikap yang layak di contoh, dimana sekalipun Paulus hidup, bukan diri Paulus lagi yang hidup, melainkan Kristus yang hidup dalam dirinya. Mungkinkah ketika Tuhan hidup dalam pribadi seseorang, sanggup berbuat dosa ?.  

Mau masuk sorga ?,.. jangan hanya sekedar menjadi orang yang beragama Kristen,.. tetapi lakukan firman Tuhan, hiduplah di dalam Tuhan, sadari hal ini terus menerus dan jangan pernah lupakan. Maka dosa tidak lagi menguasai saudara,.. dan kerajaan sorga di depan mata. Mari berlomba,.. sekarang juga. Tuhan Yesus memberkati.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: