Langkah-langkah menuju ke rumah Bapa Sorgawi

Saudara dan saudariku,.. para sahabat dan teman-temanku semua, serta siapapun yang pernah mengenal diriku. Saat ini, saya adalah seorang hamba, seorang hamba yang telah terikat dan telah mengikatkan diri dengan Roh Kristus selama lamanya.

Oleh karena kasih Kristus semata saya telah menjadi milik-Nya, telah menjadi anak-Nya dan menjadi pewaris kerajaan sorga. Saat ini saya sangat bangga dan sangat berbahagia karena saya sadar betul bahwa ketika saya tinggalkan dunia ini, saya akan bersama-sama dengan milik Tuhan yang lain berkumpul bersama di sorga dalam kurun waktu yang tidak terbatas atau selama-lamanya. Saya sangat menjaga diri agar keberadaan saya di bumi yang hanya sekitar 70 tahun tidak menjadikan saya terlempar ke neraka. Saya demikian rindu membawa banyak orang sebanyak-banyaknya untuk menjadi warga surga, karena memang adalah kehendak Tuhan untuk menyelamatkan semua orang ( 2 Petrus 3:9 Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.)

Langkah Pertama :

Sadari bahwa hidup di bumi hanya sekali, tidak ada waktu yang bisa di ulang. Saat mengakhiri hidup di bumi tidak bisa diprediksi, tidak bisa diduga, tidak bisa di planning, tidak bisa direncanakan, dan saat terakhir manusia hidup di bumi sangat menentukan kemana akan sampai. Ada dua tujuan yang harus dipilih salah satu. Ada yang ke sorga dan ada yang ke neraka. Kedua tujuan yang berbeda namun ada kesamaannya yaitu tidak ada batas waktu atau kekal adanya.

Langkah kedua:

Kenali siapakah yang menentukan seseorang masuk ke sorga atau ke neraka. Cari tahu sampai dapat. Karena hanya dengan cara demikian manusia dapat berharap dapat masuk ke sorga berdasarkan petunjuk dari pengambil keputusan antara sorga dan neraka. Alkitab berkata bahwa Yesus Kristuslah satu-satunya yang mengatakan bahwa Dia lah jalan menuju sorga ( Yohanes 14:6 ~> Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.)

Langkah ketiga:

Ikuti ajaran Yesus Kristus dan pengajaran-Nya secara konsisten dan kontinoe sampai akhir hayat, dengan cara hidup dalam pertobatan, hidup dalam kekudusan dan menjadi pelaku firman Tuhan.

Langkah ke empat :

Terima dengan kasih pribadi Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat satu-satunya, ini berarti sudah menapaki hidup yang baru, lahir baru dan sudah mematikan manusia yang lama. Kemudian berlanjut dengan menjadi pengikut Kristus dengan konsekuensi memikul salib dan menyangkal diri sendiri. Setelah itu komitmen melayani Tuhan Yesus dengan konsekuensi menyerahkan segala-galanya kepada Tuhan Yesus.

Langkah ke lima :

Setelah menerima berkat dari Tuhan, berkatilah orang-orang disekitarnya dimulai dari seisi rumah berlanjut ke luar rumah sampai ke ujung dunia.

Kalau sudah demikian, kita akan bertemu di dalam kerajaan sorga. Ayo jangan berlambatan, selagi ada kesempatan dan peluang sebelum kata terlambat keluar dari mulut Tuhan Yesus.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: