Mau maju dan mau tahu ?

Setelah sekian lama tangan diam tidak menulis di media ini, sore ini saya tergerak untuk menorehkan sesuatu dengan tujuan bukan mau menggurui, menanamkan doktrin, apalagi menebar polemik, melainkan melempar beberapa opini dari beberapa orang yang saya jumpai. Silahkan saudara mengambil sikap yang sesuai dengan hati nurani saudara, sekali lagi yang sesuai dengan hati nurani saja. Kali ini tentang penggunaan nama Allah dan nama Yahweh.

Gideon sedikit mengerutkan kening ketika membaca kamus di bagian belakang Alkitab khususnya yang menjelaskan tentang TUHAN. Di situ dijelaskan bahwa TUHAN adalah salinan dari nama Allah Israel, yaitu Yahweh (Kel. 3:14). Alkitab terbitan LAI menjelaskan bahwa nama Allah Israel adalah Yahweh. Mengapa di dalam Alkitab sendiri tidak ada nama Yahweh ? Gideon kali ini bertanya-tanya meskipun hanya di dalam hati. Adakah nama seseorang atau nama siapapun bisa diganti-ganti sesuai dengan keadaan dan waktu tertentu ?

” Hai Gideon,.. sedang memikirkan sesuatu ? ” sapa mas Yo, sahabat Gideon.
” Iya,.. tentang nama Allahnya bangsa Israel ” jawab Gideon sambil mempersilahkan kawannya untuk duduk lebih dekat.
” Lagi rame dibicarakan banyak orang kristen,.. bahkan hamba-hamba Tuhan ” mas Yo, memberi komentar sambil tersenyum.
” Menurut saya,.. nich menurut saya sich,.. LAI ni aneh mas,.. Mengapa nama Allahnya orang Israel yang dijelaskannya sendiri di kamus Alkitab adalah Yahweh kok dalam Alkitab diganti dengan TUHAN-lah, Tuhan, Allah. Memang nama bisa digonta-ganti gitu ?”
” Gideon nggak usah heran,… yang sekarang terjadi justru stempel sesat bagi siapapun yang mengatakan bahwa nama Tuhan adalah Yahweh,.. apa nggak kacau! ” mas Yo,.. memberi komentar dengan semangat.
” Sttt,.. jangan keras-keras mas,.. nanti kedengaran yang lewat bisa berabe ” Gideon mengingatkan.
” Biar saja,.. tetapi kebenaran ini harus di publikasikan,.. mereka mau terima atau tidak itu urusan mereka masing-masing.”

” Mas Yo,.. kenal pak Suradi ? ” Gideon mencoba mengalihkan pembicaraan.
” Kenal,.. kenapa ? ” mas Yo memandang Gideon seakan menyelidik.
” Apa beliau sudah di Indonesia ? ” Gideon melanjutkan pertanyaan.
” Sudah,.. ” jawab mas Yo singkat.

Suasana agak kaku, bahkan sedikit hening,.. namun sambil menarik nafas panjang, mas Yo menjelaskan sebagai berikut:
Mengapa orang kristen memanggil Allah ? Berawal dari adanya orang-orang Kristen yang pergi ke berbagai daerah Arab. Sebelum orang-orang Kristen pergi ke Arab sudah lama orang-orang Arab menyembah Tuhan yang bernama Allah, di samping juga menyembah ilah-ilah yang lain. Kemudian iman orang-orang Kristen yang ada di Arab terkontaminasi dengan sinkritisme sehingga ikut-ikutan memanggil Tuhan dengan sebutan Allah”
” Bukankah gereja mula-mula yang berpusat di Yerusalem tidak pernah memanggil Tuhan dengan sebutan Allah ? ”
” Ya,.. benar. Gereja mula-mula kalau ditilik dari fakta sejarah tidak ada satu ayatpun kata Allah/ALLAH dalam bahasa asli Ibrani, Aram, dan Yunani untuk kata sesembahan atau yang disembah, melainkan kata El, Eloah, Elohim, Elah, Alaha, dan Theos.”
” Kalau di Indonesia khususnya Alkitab terbitan LAI gimana ceritanya ikut-ikutan menggunakan Allah sebagai kata ganti Yahweh ? ”
” Ajaran kristen dibawa oleh missionaris ke Indonesia salah satunya. Waktu para misionaris datang ke Indonesia Alkitab yang ada berbahasa Inggris, sedangkan waktu itu banyak masyarakat yang tidak bisa berbahasa Inggris. Akhirnya para misionaris menterjemahkan Alkitab dari bahasa Inggris ke bahasa Melayu/Indonesia. Pada proses penterjemahan Alkitab, para misionaris dibantu oleh penterjemah yang bernama Abdullah Bin Abdul Kadir Munsyi yang beragama Muslim dan tidak tahu menahu tentang Theologia Kristologi, sehingga ketika menterjemahkan kata “God” diterjemahkan menjadi kata “Allah”.”
” Wah gitu to mas ceritanya,.. ” Gideon memotong.
” Anehnya ketika ada orang yang mencoba mengingatkan bahwa kata Allah di Alkitab terbitan LAI perlu diluruskan, justru banyak dimusuhi ”
” Alasan mereka memusuhi ? ” Gideon kali ini ingin tahu lebih jauh.
” Pasti mereka yang paling tahu jawabannya, tetapi pada umumnya mereka mengatakan bahwa ketika ia memanggil Allah yang dimaksud adalah Allahnya Israel yang bernama Yahweh”
” Nama kok diganti sich ”
” Namanya salah kaprah,.. salah berjamaah. Gini deh,.. misalnya Gideon ke Amerika apakah namanya diganti ?. Kemudian ke Israel,.. apa namanya diganti juga. Kalau begitu perlu pasport berapa buku ? Nggak bisa begitu. Namanya Gideon ya tetap Gideon dimanapun berada, kapanpun jamannya.”
” Tapi kenyataannya nama yang menciptakan langit dan bumi ini, yang menciptakan kita, yang memiliki sorga, yang menurut orang yang menguasai bahasa asli Alkitab yaitu Ibrani suatu nama pribadi yaitu Yahweh diganti menjadi Allah. Kalau dipikir-pikir aneh sekali, karena nama Allah adalah nama Tuhannya orang yang beragama Islam.”
” Itu yang membuat saya sedih, Tuhannya sendiri yang bernama Yahweh tidak mau menyebut, malah senengnya nyebut nama Tuhannya agama lain yang bernama Allah “

” Mas,.. apa kata Alkitab tentang pemanggilan nama Yahweh dan kaitannya,.. ? ” Gideon mulai ingin tahu lebih banyak lagi.
” Dalam Ulangan 5:11 Lo tissa et-shem Yahweh Eloheika lashawe ki lo Yenaqqe Yahweh et asher-yissa et shemo lashawe (” Jangan menyebut Nama Yahweh, Elohimmu dengan sembarangan, sebab dipandang bersalah orang menyebut nama Yahweh dengan sembarangan”). Kemudian perhatikan juga 1 Tawarih 16:8 Hodu IaYahweh qir’u vish’mo hodiau vaamim a’lilotaiw (Bersyukurlah kepada Yahweh, panggillah namaNya, perkenalkan lah perbuatanNya diantara bangsa-bangsa”), Simak juga dengan baik Keluaran 23:13 Uv’kol a’sher-amar’ti a’leikem tishameru we’shem e’lohim a’kherim lo taz’kiru lo yishama al-pikha (” Dalam segala hal yang Kufirmankan kepadamu haruslah kamu berawas-awas; nama Tuhan lain janganlah kamu panggil, janganlah nama itu kedengaran dari mulutmu” ). Dalam Roma 10:13 ki-kol a’sher-yiq’ra v’shem Yahweh yimalet ( Sebab barang siapa berseru dalam nama Yahweh, akan diselamatkan “)”

” Sudah dulu ya mas,.. ngantuk nich ” suara Gideon lirih.
” Besok mau lanjut ” mas Yo sedikit mengerling.
Gideon hanya mengangguk, kemudian mencari tempat meluruskan badan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: