Sekilas Melintas di Tapal Batas

Seorang yang sebut saja nona Anna (bukan nama sebenarnya) konon kabarnya sekarang ini tengah tergeletak di tempat pembaringannya tanpa bisa berbuat banyak, karena ia mengalami kelumpuhan. Ia terdaftar sebagai anggota dari sebuah gereja. Nona ini membuat penulis tertarik bukan karena masih berstatus nona, tetapi karena masih bersifat kanak-kanak meskipun usianya sudah sekitar 60 tahun.

Dalam kesendiriannya ia tidak menyadari bahwa ia sudah mendekati tapal batas, yang semestinya sebagai anak-anak Tuhan disikapi dengan sukacita karena ada kesempatan lebih cepat untuk berkumpul dengan anak-anak Tuhan yang lain yang telah lebih dahulu pulang ke rumah Bapa di sorga.

Namun yang terjadi justru membuat kening berkerut, karena masa-masa tuanya di isi bahkan dipenuhi dengan sifat dan perilaku kedagingan yang Alkitab katakan tidak memiliki tempat dalam kerajaan Sorga, bahkan menurut penuturan saudara dekatnya, ada usaha tidak terpuji yang menginginkan kebinasaan orang lain demi ambisinya.

Andai itu benar demikian, inilah pembuktian nubuat Tuhan Yesus yang mengatakan bahwa kasih terhadap sesama menjadi dingin.

Akhir dunia benar-benar semakin dekat.
Terkait kisah di atas, seorang yang tidak lagi termasuk remaja, berulang kali mengalami manifestasi kuasa kegelapan. Manifestasi demi manifestasi di alami oleh pria ini, dan tentu membuat ayahnya bahkan saudara-saudaranya resah, gelisah, dan risau serta galau. Pemuda ini dari keluarga kristen yang percaya bahwa mereka semua ada yang memiliki yaitu Tuhan Yesus Kristus. Tetapi realita yang mereka hadapi seakan akan Tuhan tidak memberikan proteksi kepada pemuda ini sehingga ia bisa kemasukan kuasa si jahat. Apa lagi dengan pengakuan pemuda saat manifestasi yang mengumbar suara bahwa roh yang masuk pemuda ini karena dikirim oleh seseorang.

Apa yang sudah terjadi, yang sedang terjadi dan akan terjadi dapat terjadi karena Tuhan ijinkan untuk dapat terjadi, artinya adalah segala sesuatu dalam kuasa dan pengawasan Tuhan. Tuhan memiliki maksud tertentu untuk setiap manusia, Tuhan memiliki rencana untuk setiap manusia, Tuhan mampu melakukan segala sesuatu kepada setiap manusia, Tuhan mampu menolong setiap manusia apapun masalahnya, dan jawabannya satu dan sangat jelas adalah ya, dengan catatan ia percaya kepada Tuhan Yesus sebagai Juruselamat pribadinya.

Tanpa Dia, Tanpa percaya kepada Dia, tanpa melekat kepada Dia, tanpa kasihNya, tanpa pengorbanan-Nya di kayu salib, tanpa pengampunan yang Tuhan berikan kepada setiap manusia yang percaya, maka tapal batas akhir hidup manusia menjadi awal kesengsaraan kekal di api neraka.

Kesempatan terakhir dan satu-satunya bagi setiap manusia untuk dapat masuk sorga adalah ketika hayat masih di kandung badan. Setelah melewati kehidupannya di bumi, ia hanya penunggu jemputan. Malaikat Tuhankah yang akan membawanya ke Sorga, atau yang lain yang akan membawanya ke api neraka. Dan saat itu ia tidak lagi bisa memilih, ia tidak bisa lagi berkelit ataupun berdalih, ia hanya memetik hasil apa yang ia tanam semasa hidupnya.

Mari para pembaca semuanya saja, penulis mengajak untuk menggunakan hidup ini secara bijaksana dan effektif dengan sasaran utama adalah diri sendiri memperoleh kepastian masuk sorga, sasaran berikutnya adalah orang-orang terdekat termasuk keluarga, kemudian tetangga baik yang dekat maupun yang jauh termasuk teman-teman atau para sahabat dan selanjutnya menjangkau bangsa-bangsa di bumi yang masih belum mendengar Injil Kerajaan Sorga.

Data dari misi dunia ada 6.900 suku bangsa di dunia yang belum pernah mendengar Injil Kerajaan Sorga dan di antara mereka sebanyak 323 suku bangsa ada di Indonesia.

Dari data missi dunia penulis mendapatkan informasi ada kurang lebih 100.000 orang tiap hari meninggalkan dunia tanpa mendengar sekalipun tentang Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat semua manusia yang percaya kepadaNya.

Adakah dampak dari kehadiran setiap anak Tuhan di manapun berada ?. Apa peran kita atas Amanat Agung Tuhan Yesus seperti yang tertulis dalam Matius 28:18-19 ?

Sebagai sarana korespondensi dan memudahkan alur informasi yang mungkin diperlukan, penulis sampaikan tulisan berikut. Nama tidak ada perubahan, No. Hp. 082123781410. Alamat tempat tinggal sekarang ini (Th.2012) di Kp. Pasir Tonjong, kelurahan Jagabaya, kecamatan Parung Panjang – Bogor. Pelayanan di GBI – Ciresek, Jagabaya – Parungpanjang Bogor.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: