Begitu sulitkah untuk taat ?

Susan sedikit kesal ketika Cindy tak henti-hentinya mengatakan bahwa dirinya tegar tengkuk, nggak mau dengar nasehat orang lain, nggak mau tahu pendapat orang lain, bahkan dikatakan ngeyel. ” Tiada pilihan lain, aku harus bersikap demikian, demi nama baik keluarga” kata Susan dalam hati. ” Dia nggak bisa suka-suka ngomong se-enak udelnya sendiri ” Susan masih menggerutu sekalipun hanya dalam hati.

Sementara Susan sedang mengikuti kata hati, Cindy tiba-tiba muncul sambil menggamit lengan Susan sahabatnya.

” Ikut aku yok !,.. ” bisik Cindy lembut.

” Ke,.. ? ” Susan agak malas menanggapi ajakan Cindy.

” Ke belakang, tepatnya di bawah pohon kamboja ” jawab Cindy sambil menarik lengan Susan.

” Mengapa pohon kamboja ?,.. Apa nggak ada pohon yang lebih baik dari pohon kamboja  ” ?

” Nanti kamu akan tahu mengapa aku mengajakmu ke pohon kamboja ! ” kali ini Cindy bicara dengan mimik serius,.. dan Susan dengan perlahan mengikuti ajakan Cindy.

” Pohon ini biasa ditanam orang di tempat pemakaman, walaupun banyak juga orang yang menanam di depan rumah sebagai peneduh, atau mungkin hanya sekedar untuk keindahan disebuah taman.” Cindy diam sejenak lalu meneruskan, ” tahukah kamu bahwa tidak selamanya kamu hidup, ada masanya jazadmu akan terbaring kaku, tertanam ditanah yang diatasnya ada bertebaran bunga kamboja. “

” Iya semua orang akan mati memang, lantas apa hubungannya dengan aku ?” Susan dengan polos mengajukan suatu pertanyaan.

” Hubungannya dengan kamu ? ” Cindy menatap tajam sahabatnya,.. lalu, ” Kamu juga akan mati seperti banyak orang yang lain termasuk saya “

” Saya masih lama matinya, saya masih muda dan saya belum menikah,.. iya khan Cindy ? ” Susan sepertinya tidak mau tahu apa yang dkatakan sahabatnya.

” Kamu yakin kematianmu masih lama ?,.. setahu saya tidak ada seorangpun yang tahu matinya kapan,.. dan realita membuktikan bahwa kematian bukan hanya dialami oleh orang yang sudah bau tanah alias sudah tua. Anak yang masih ada dalam kandungan ada yang mati, bahkan ada yang digugurkan oleh maknya yang tidak takut neraka. Ada juga yang masih bayi, belum sempat berbuat dosa mengalami kematian. Ada yang masih remaja kayak kamu mengalami kematian dengan berbagai sebab. Nah artinya kematian itu bukan hanya dominasi orang yang sudah renta, tetapi dihadapi juga oleh berbagai kalangan, dan berbagai usia. Pendek kata yang namanya kematian akan sampai kepada setiap orang, cepat atau lambat, siap atau tidak siap, suka atau tidak suka “

” Kamu sudah pernah ngomong yang kayak gitu sama aku ” Susan memotong.

” Lantas mengapa kamu sepertinya nggak mau tahu ! “

” Nggak mau tahu bagaimana ? ” Susan mulai sengit.

” Mengapa kamu tinggalkankan Yesus yang sudah mati bagimu, demi seorang pria “

” Untuk sementara Cindy,.. secara formalitas memang aku keluar dari Kristen, tetapi hati saya tetap Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat saya.” Mata Susan mulai berkaca-kaca, sambil memperhatikan perutnya yang nampak mulai membesar ia meneruskan, : ” Cindy,.. anak dalam kandunganku memerlukan ayah, posisi saya lemah Cindy,.. mau tidak mau aku harus menjaga nama baik keluargaku, sekalipun aku sementara masuk dalam agama yang lain “

” Sampai berapa lama lagi kamu mendukakan hati Tuhan ? ” Cindy mencoba memperingatkan, lalu ” Kamu sudah melakukan zinah,.. akibat pergaulan bebasmu, ditambah kamu akan meninggalkan Tuhan Yesusmu yang sudah menanggung dosa-dosamu di kayu salib. Andai ketika kamu tinggalkan Dia dan kamu sampai pada ajalmu, apakah bisa kamu bayangkan penyesalanmu kelak ? Ingat Susan bahwa di luar Tuhan Yesus maka secara pribadi akan mempertanggung jawabkan setiap perbuatanmu. Saat ini belum terlambat Susan untuk mengurungkan rencanamu meninggalkan Dia. Ingatlah Susan ketika kamu meninggalkan Dia, Dia hanya kehilangan kamu, tetapi kamu akan kehilangan segala-galanya.”

Kisah di atas banyak kita dapatkan di sekitar kita, mungkin menimpa kerabat kita. Bermula ketika terjebak dalam sebuah permainan yang dianggap biasa, kok enak mungkin begitu anggapannya kemudian berlanjut sampai akhirnya terbentur pada pilihan yang beresiko. Resiko menggugurkan kandungan, resiko berdusta untuk menutupi dosa dan resiko meninggalkan iman. Sehingga muncul pertanyaan, begitu sulitkah untuk taat ?………..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: