Menggapai Kebenaran

Sample

WOW,.. SUDAH SEMAKIN DEKAT

56Seorang pembicara dari German dalam sebuah seminar tentang akhir zaman mengatakan bahwa ia harus menyampaikan pesan Tuhan padanya bahwa waktu kedatangan Tuhan tidak akan lama lagi. Tanda-tanda sudah semakin jelas dan telanjang di mana-mana. Pergerakan ISIS yang disinyalir sebagian dari tanda-tanda akhir zaman, nyaris tak terbendung. Yang tertulis dalam Alkitab tidak boleh tidak harus terjadi.

Ada yang percaya,.. ada yang ragu-ragu dan ada yang menolak. Hidup ini pilihan,.. sama sekali tidak ada paksaan ataupun ancaman. Alkitab menyatakan bahwa suasana akhir zaman seperti pada jaman Nuh yang terkenal dengan ditenggelamkannya bumi dengan air bah. Perhatikan Matius 24:37-39,.. “Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia. Sebab sebagaimana mereka pada zaman sebelum air bah itu makan dan minum, kawin dan mengawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera, dan mereka tidak tahu akan sesuatu, sebelum air bah itu datang dan melenyapkan mereka semua, demikian pulalah halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia.

Ketika Tuhan sudah perintahkan Nuh untuk membuat bahtera, Nuh taat. Saat mulai mengerjakan pekerjaan yang begitu besar, di sekeliling Nuh bukan hutan belantara yang tak berpenghuni, tetapi banyak manusia yang beraktivitas normal. Mereka bangun membangun, bercocok tanam, kawin dan mengawinkan. Ada komunitas yang demikian komplek dan beragam. Dan kejahatan manusia pada waktu itu sudah keterlaluan yang mengusik keinginan Tuhan menghukum manusia dengan air bah.

Terjadilah bencana global yang sebelumnya belum pernah terjadi, bumi direndam di dalam air berhari-hari.

Apakah Nuh tidak mensosialisasikan pesan Tuhan kepada khalayak ramai, kepada tetangga kanan kirinya, kepada sanak familinya, kepada bangsa-bangsa yang ada disekitarnya ? Penulis yakin, sosok Nuh adalah seorang yang bergaul erat dengan Tuhan, bukan orang yang egois, maunya selamat sendirian. Nuh,.. pasti rindu banyak orang diselamatkan,.. tetapi Nuh tidak mungkin memaksa orang untuk diselamatkan.

Di tengah-tengah pekerjaannya membuat bahtera, Nuh bukan dengan tenang mengerjakan pekerjaannya, mungkin saja sarat dengan celotehan, omongan orang-orang disekitarnya. Perkiraan penulis, Nuh mendapat :

  1. Tuduhan menjadi orang yang sesat, membagun perahu normalnya di pantai bukan digunung. Sikap Nuh,.. tetap taat pada perintah Tuhan.
  2. Tuduhan Nuh sok rokani,.. siapa Nuh,.. kok Tuhan mau ngomong sama Nuh, memang tidak ada orang yang lebih hebat, lebih pandai dari Nuh ? Sikap Nuh,.. tetap taat pada perintah Tuhan.
  3. Serangan dari banyak orang yang tidak percaya,.. “ Kami ini banyak Nuh,.. kamu hanya satu keluarga, masa Tuhan mau menghancurkan yang banyak ini ?” Sikap Nuh tidak bergeming,.. tetap taat pada perintah Tuhan. Akhirnya terbukti Tuhan menghancurkan yang mayoritas dan menyelamatkan yang taat, sekalipun jumlahnya sangat kecil hanya 8 orang.

Kalau ditarik garis ketentuan Tuhan pada masa Nuh dan masa sekarang, ada korelasinya. Pada masa Nuh, Tuhan yang bernama pribadi YHWH tidak memandang jumlah, tetapi yang Tuhan lihat adalah siapa yang taat. Silakan ambil resiko ngeyel tetap memanggil Tuhan orang lain, sekalipun jumlahnya banyak. Ingat bahwa Tuhan tidak memandang jumlah, tetapi hanya memandang yang taat pada kehendak Nya saja yang diselamatkan.

TV,.. menyiarkan telah terjadi fenomena di daratan benua Eropa dan juga Amerika. Secara meluas terdengar suara sepert bunyi terompet raksasa, seperti sangkakala. Banyak komentar terlontar. Ada yang langsung menyatakan bahwa kiamat sudah dekat,.. akhir jaman sudah datang, ada juga yang mensikapi dengan tenang. Kalau memang itu adalah bunyi sangkakala, memang sesuai dengan apa yang tertulis dalam Kitab Wahyu,..

Persiapkan diri saudara untuk menghadapi saat yang paling dinanti oleh orang percaya, yaitu terjadinya pengangkatan.

Siapa yang akan terangkat ?. Apakah setiap orang Kristen ?. Mari,.. perhatikan dengan cermat,.. Peristiwa besar seputar pengangkatan merupakan salah satu pusat pengharapan eskalotogis orang-orang percaya. Keyakinan tersebut berhubungan dengan pengajaran tentang kedatangan Kristus yang kedua. Kedatangan Tuhan Yesus yang kedua pada prinsipnya akan terjadi dua tahap. Tahap yang pertama, Kristus akan hadir di antara awan-awan atau di udara untuk mengangkat mempelaiNya atau gereja-Nya. Pada tahap kedua Kristus akan menginjakkan kaki-Nya ke bumi bersama-sama dengan orang-orang kudusnya yaitu umat-Nya yang taat dan setia.

Tanda Kedatangan Kristus.

Kedatangan Kristus ditandai dengan tiupan sangkakala malaikat dan seruan yang nyaring, :

  1. 1 Tesalonika 4:16,.. Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Elohim berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit;
  2. Wahyu 1:10,.. Pada hari Tuhan aku dikuasai oleh Roh dan aku mendengar dari belakangku suatu suara yang nyaring, seperti bunyi sangkakala,
  3. Yohanes 5:25,.. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya saatnya akan tiba dan sudah tiba, bahwa orang-orang mati akan mendengar suara Anak Elohim, dan mereka yang mendengarnya, akan hidup.
  4. Yohanes 5:28,.. Janganlah kamu heran akan hal itu, sebab saatnya akan tiba, bahwa semua orang yang di dalam kuburan akan mendengar suara-Nya,

Kemudian di ikuti dengan kehadiran Tuhan Yesus di angkasa, namun tidak menginjakkan kaki-Nya di bumi. Pada saat itulah pengangkatan akan terjadi.

Dalam 1 Tesalonika 4:6 tidak secara konkrit memberitahukan lokasi keberadaan Yesus ketika rapture (pengangkatan). Namun dalam ayat selanjutnya diuraikan secara jelas bahwa perjumpaan Kristus dan mempelai-Nya secara pasti akan terjadi di angkasa, bukan di bumi atau di tempat yang tidak dapat dijangkau oleh indera manusia. Apabila Kristus datang kembali, semua orang yang percaya akan diangkat untuk bertemu kembali dengan jemaat atau keluarga yang lain di sorga bersama Yesus.

Pemberian Tubuh Baru bagi Jemaat.

Anugerah dan keajaibanlah yang akan terjadi dalam peristiwa rapture, dimana Kristus akan memberikan tubuh yang baru kepada setiap orang yang percaya, seperti tubuh-Nya yang mulia.

  1. Filipi 3:20-21,…Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat, yang akan mengubah tubuh kita yang hina ini, sehingga serupa dengan tubuh-Nya yang mulia, menurut kuasa-Nya yang dapat menaklukkan segala sesuatu kepada diri-Nya.
  2. 1 Yohanes 3:2,.. Saudara-saudaraku yang kekasih, sekarang kita adalah anak-anak Elohim, tetapi belum nyata apa keadaan kita kelak; akan tetapi kita tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan diri-Nya, kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya yang sebenarnya.

Pemberian tubuh yang sempurna kepada orang-orang percaya sangatlah beralasan, karena mereka akan bersama tinggal dengan Tuhan Yesus di sorga.

Tubuh Baru bagi Orang-orang percaya.

Gereja adalah satu-satunya kelompok orang percaya yang mendapat bagian dalam pengangkatan melalui peristiwa repture, bukan Israel atau bangsa-bangsa yang lain. Keyakinan ini berdasarkan pada keyakinan Alkitab yang menjelaskan bahwa konsep pengangkatan dan pengubahan tubuh pada saat kedatangan Kristus yang kedua hanya mengacu pada gereja sebagai jemaat-Nya, tidak menunjuk pada Israel

  1. Yohanes 14:2-3,..Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamu pun berada.
  2. 1 Korintus 15:51-52,.. Sesungguhnya aku menyatakan kepadamu suatu rahasia: kita tidak akan mati semuanya, tetapi kita semuanya akan diubah, dalam sekejap mata, pada waktu bunyi nafiri yang terakhir. Sebab nafiri akan berbunyi dan orang-orang mati akan dibangkitkan dalam keadaan yang tidak dapat binasa dan kita semua akan diubah
  3. 1 Tesalonika 4:16-17,.. Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Elohim berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit; sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan.
  4. Wahyu 20:4-5,.. Lalu aku melihat takhta-takhta dan orang-orang yang duduk di atasnya; kepada mereka diserahkan kuasa untuk menghakimi. Aku juga melihat jiwa-jiwa mereka, yang telah dipenggal kepalanya karena kesaksian tentang Yesus dan karena firman Allah; yang tidak menyembah binatang itu dan patungnya dan yang tidak juga menerima tandanya pada dahi dan tangan mereka; dan mereka hidup kembali dan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Kristus untuk masa seribu tahun. Tetapi orang-orang mati yang lain tidak bangkit sebelum berakhir masa yang seribu tahun itu. Inilah kebangkitan pertama.

Kedatangan-Nya Secara Tiba-Tiba.

Alkitab menegaskan bahwa tidak seorangpun tahu kapan kedatangan-Nya, bisa saja datang secara tiba-tiba sesuai kehendak-Nya. Saat kedatangan Kristus ditetapkan menurut keputusan ilahi dan kedaulatan Bapa di sorga yang tidak dapat dipahami oleh siapapun ( Matius 24:36,..Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa sendiri.” ).

Tujuan Kedatangan Kristus.

Gagasan tentang “tribulasi” , yaitu hari Tuhan yang ditekankan di dalam 1 Tesalonika 5:1-8,.. Tetapi tentang zaman dan masa, saudara-saudara, tidak perlu dituliskan kepadamu, karena kamu sendiri tahu benar-benar, bahwa hari Tuhan datang seperti pencuri pada malam. Apabila mereka mengatakan: Semuanya damai dan aman — maka tiba-tiba mereka ditimpa oleh kebinasaan, seperti seorang perempuan yang hamil ditimpa oleh sakit bersalin — mereka pasti tidak akan luput. Tetapi kamu, saudara-saudara, kamu tidak hidup di dalam kegelapan, sehingga hari itu tiba-tiba mendatangi kamu seperti pencuri, karena kamu semua adalah anak-anak terang dan anak-anak siang. Kita bukanlah orang-orang malam atau orang-orang kegelapan. Sebab itu baiklah jangan kita tidur seperti orang-orang lain, tetapi berjaga-jaga dan sadar. Sebab mereka yang tidur, tidur waktu malam dan mereka yang mabuk, mabuk waktu malam. Tetapi kita, yang adalah orang-orang siang, baiklah kita sadar, berbajuzirahkan iman dan kasih, dan berketopongkan pengharapan keselamatan. dimunculkan kembali secara menonjol dalam ayat 1 Tesalonika 9-10,.. Karena Elohim tidak menetapkan kita untuk ditimpa murka, tetapi untuk beroleh keselamatan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, yang sudah mati untuk kita, supaya entah kita berjaga-jaga, entah kita tidur, kita hidup bersama-sama dengan Dia. sebagai salah satu isu utama sehubungan dengan keberadaan gereja. Kaum parcial lebih menekankan pada faktor kemungkinan, yakni bagi orang Kristen yang hidup secara kudus, pasti mengalami pengangkatan, tetapi orang-orang percaya yang cenderung jatuh ke dalam dosa, akan masuk kedalam masa kesengsaraan tersebut. Penganiayaan yang dimaksud ialah tindakan Antikristus yang bejad dan tidak berperikemanusiaan kepada manusia di bumi.

Saudara sudah siap ? Apakah Bapa YHWH akan menunggu apabila saudara sudah siap ?. Kapan saudara siap ?. Bagaimana kalau Tuhan tidak lagi menunggu saudara siap ? Terbayangkah peristiwa yang akan terjadi yang akan menimpa siapapun yang tidak terangkat ?

Memasuki Masa Tribulasi.

Tribulasi berasal dari kata tribulum, yaitu suatu alat untuk memisahkan jagung dari kulit arinya. Pengertian ini mengandung gagasan yang menyatakan keadaan yang penuh dengan kesukaran, penderitaan dan penindasan yang dalam bahasa Inggris disebut tribulation, “kesengsaraan” . Tribulasi adalah masa kesengsaraan yang dahsyat sebagai akibat dari tindakan Antikristus dan murka Tuhan yang sangat mengerikan yang menimpa semua umat manusia yang diam di bumi pada saat itu (Wahyu 3:10,.. Karena engkau menuruti firman-Ku, untuk tekun menantikan Aku, maka Aku pun akan melindungi engkau dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi.).

Alkitab mencatat sebutan lain dari tribulasi, misalnya,

  1. Hari Tuhan, perhatikan Yoel 2:1,.. Tiuplah sangkakala di Sion dan berteriaklah di gunung-Ku yang kudus! Biarlah gemetar seluruh penduduk negeri, sebab hari TUHAN datang, sebab hari itu sudah dekat; juga tertulis dalam 1 Tesalonika 5:2,.. karena kamu sendiri tahu benar-benar, bahwa hari Tuhan datang seperti pencuri pada malam.
  2. Amarah Tuhan, simak dalam Yesaya 26:21,..Sebab sesungguhnya, TUHAN mau keluar dari tempat-Nya untuk menghukum penduduk bumi karena kesalahannya, dan bumi tidak lagi menyembunyikan darah yang tertumpah di atasnya, tidak lagi menutupi orang-orang yang mati terbunuh di sana. Kemudian lihat juga Yesaya 34:2,.. Sebab TUHAN murka atas segala bangsa, dan hati-Nya panas atas segenap tentara mereka. Ia telah mengkhususkan mereka untuk ditumpas dan menyerahkan mereka untuk dibantai.
  3. Hari pembalasan Tuhan, lihat dala Yesaya 34:8,.. Sebab TUHAN mendatangkan hari pembalasan dan tahun pengganjaran karena perkara Sion.
  4. Waktu kesusahan bagi Yakub, lihat dalam Yeremia 30:7,.. Hai, alangkah hebatnya hari itu, tidak ada taranya; itulah waktu kesusahan bagi Yakub, tetapi ia akan diselamatkan dari padanya.
  5. Sayap kekejian , perhatikan Daniel 9:27,.. Raja itu akan membuat perjanjian itu menjadi berat bagi banyak orang selama satu kali tujuh masa. Pada pertengahan tujuh masa itu ia akan menghentikan korban sembelihan dan korban santapan; dan di atas sayap kekejian akan datang yang membinasakan, sampai pemusnahan yang telah ditetapkan menimpa yang membinasakan itu.”
  6. Masa kesesakan besar, yang ditulis dalam Daniel 12:1,.. “Pada waktu itu juga akan muncul Mikhael, pemimpin besar itu, yang akan mendampingi anak-anak bangsamu; dan akan ada suatu waktu kesesakan yang besar, seperti yang belum pernah terjadi sejak ada bangsa-bangsa sampai pada waktu itu. Tetapi pada waktu itu bangsamu akan terluput, yakni barangsiapa yang didapati namanya tertulis dalam Kitab itu.
  7. Masa yang ketujuh puluh, seperti tertulis dalam Daniel 9:24-27,.. Tujuh puluh kali tujuh masa telah ditetapkan atas bangsamu dan atas kotamu yang kudus, untuk melenyapkan kefasikan, untuk mengakhiri dosa, untuk menghapuskan kesalahan, untuk mendatangkan keadilan yang kekal, untuk menggenapkan penglihatan dan nabi, dan untuk mengurapi yang maha kudus. Maka ketahuilah dan pahamilah: dari saat firman itu keluar, yakni bahwa Yerusalem akan dipulihkan dan dibangun kembali, sampai pada kedatangan seorang yang diurapi, seorang raja, ada tujuh kali tujuh masa; dan enam puluh dua kali tujuh masa lamanya kota itu akan dibangun kembali dengan tanah lapang dan paritnya, tetapi di tengah-tengah kesulitan. Sesudah keenam puluh dua kali tujuh masa itu akan disingkirkan seorang yang telah diurapi, padahal tidak ada salahnya apa-apa. Maka datanglah rakyat seorang raja memusnahkan kota dan tempat kudus itu, tetapi raja itu akan menemui ajalnya dalam air bah; dan sampai pada akhir zaman akan ada peperangan dan pemusnahan, seperti yang telah ditetapkan. Raja itu akan membuat perjanjian itu menjadi berat bagi banyak orang selama satu kali tujuh masa. Pada pertengahan tujuh masa itu ia akan menghentikan korban sembelihan dan korban santapan; dan di atas sayap kekejian akan datang yang membinasakan, sampai pemusnahan yang telah ditetapkan menimpa yang membinasakan itu.”
  8. Akhir zaman, sebagaimana tertulis dalam Matius.13:40,..Maka seperti lalang itu dikumpulkan dan dibakar dalam api, demikian juga pada akhir zaman. Serta perhatikan Matius 13:49,..Demikianlah juga pada akhir zaman: Malaikat-malaikat akan datang memisahkan orang jahat dari orang benar,
  9. Masa siksaan, seperti ditulis oleh Matius 24:21,..Sebab pada masa itu akan terjadi siksaan yang dahsyat seperti yang belum pernah terjadi sejak awal dunia sampai sekarang dan yang tidak akan terjadi lagi. Dan Matius 24:29,..“Segera sesudah siksaan pada masa itu, matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit dan kuasa-kuasa langit akan goncang.
  10. Hari pencobaan, seperti tertulis dalam Wahyu 3:10,.. Karena engkau menuruti firman-Ku, untuk tekun menantikan Aku, maka Aku pun akan melindungi engkau dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi.

Begitu sulitkah untuk taat ?

Susan sedikit kesal ketika Cindy tak henti-hentinya mengatakan bahwa dirinya tegar tengkuk, nggak mau dengar nasehat orang lain, nggak mau tahu pendapat orang lain, bahkan dikatakan ngeyel. ” Tiada pilihan lain, aku harus bersikap demikian, demi nama baik keluarga” kata Susan dalam hati. ” Dia nggak bisa suka-suka ngomong se-enak udelnya sendiri ” Susan masih menggerutu sekalipun hanya dalam hati.

Sementara Susan sedang mengikuti kata hati, Cindy tiba-tiba muncul sambil menggamit lengan Susan sahabatnya.

” Ikut aku yok !,.. ” bisik Cindy lembut.

” Ke,.. ? ” Susan agak malas menanggapi ajakan Cindy.

” Ke belakang, tepatnya di bawah pohon kamboja ” jawab Cindy sambil menarik lengan Susan.

” Mengapa pohon kamboja ?,.. Apa nggak ada pohon yang lebih baik dari pohon kamboja  ” ?

” Nanti kamu akan tahu mengapa aku mengajakmu ke pohon kamboja ! ” kali ini Cindy bicara dengan mimik serius,.. dan Susan dengan perlahan mengikuti ajakan Cindy.

” Pohon ini biasa ditanam orang di tempat pemakaman, walaupun banyak juga orang yang menanam di depan rumah sebagai peneduh, atau mungkin hanya sekedar untuk keindahan disebuah taman.” Cindy diam sejenak lalu meneruskan, ” tahukah kamu bahwa tidak selamanya kamu hidup, ada masanya jazadmu akan terbaring kaku, tertanam ditanah yang diatasnya ada bertebaran bunga kamboja. “

” Iya semua orang akan mati memang, lantas apa hubungannya dengan aku ?” Susan dengan polos mengajukan suatu pertanyaan.

” Hubungannya dengan kamu ? ” Cindy menatap tajam sahabatnya,.. lalu, ” Kamu juga akan mati seperti banyak orang yang lain termasuk saya “

” Saya masih lama matinya, saya masih muda dan saya belum menikah,.. iya khan Cindy ? ” Susan sepertinya tidak mau tahu apa yang dkatakan sahabatnya.

” Kamu yakin kematianmu masih lama ?,.. setahu saya tidak ada seorangpun yang tahu matinya kapan,.. dan realita membuktikan bahwa kematian bukan hanya dialami oleh orang yang sudah bau tanah alias sudah tua. Anak yang masih ada dalam kandungan ada yang mati, bahkan ada yang digugurkan oleh maknya yang tidak takut neraka. Ada juga yang masih bayi, belum sempat berbuat dosa mengalami kematian. Ada yang masih remaja kayak kamu mengalami kematian dengan berbagai sebab. Nah artinya kematian itu bukan hanya dominasi orang yang sudah renta, tetapi dihadapi juga oleh berbagai kalangan, dan berbagai usia. Pendek kata yang namanya kematian akan sampai kepada setiap orang, cepat atau lambat, siap atau tidak siap, suka atau tidak suka “

” Kamu sudah pernah ngomong yang kayak gitu sama aku ” Susan memotong.

” Lantas mengapa kamu sepertinya nggak mau tahu ! “

” Nggak mau tahu bagaimana ? ” Susan mulai sengit.

” Mengapa kamu tinggalkankan Yesus yang sudah mati bagimu, demi seorang pria “

” Untuk sementara Cindy,.. secara formalitas memang aku keluar dari Kristen, tetapi hati saya tetap Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat saya.” Mata Susan mulai berkaca-kaca, sambil memperhatikan perutnya yang nampak mulai membesar ia meneruskan, : ” Cindy,.. anak dalam kandunganku memerlukan ayah, posisi saya lemah Cindy,.. mau tidak mau aku harus menjaga nama baik keluargaku, sekalipun aku sementara masuk dalam agama yang lain “

” Sampai berapa lama lagi kamu mendukakan hati Tuhan ? ” Cindy mencoba memperingatkan, lalu ” Kamu sudah melakukan zinah,.. akibat pergaulan bebasmu, ditambah kamu akan meninggalkan Tuhan Yesusmu yang sudah menanggung dosa-dosamu di kayu salib. Andai ketika kamu tinggalkan Dia dan kamu sampai pada ajalmu, apakah bisa kamu bayangkan penyesalanmu kelak ? Ingat Susan bahwa di luar Tuhan Yesus maka secara pribadi akan mempertanggung jawabkan setiap perbuatanmu. Saat ini belum terlambat Susan untuk mengurungkan rencanamu meninggalkan Dia. Ingatlah Susan ketika kamu meninggalkan Dia, Dia hanya kehilangan kamu, tetapi kamu akan kehilangan segala-galanya.”

Kisah di atas banyak kita dapatkan di sekitar kita, mungkin menimpa kerabat kita. Bermula ketika terjebak dalam sebuah permainan yang dianggap biasa, kok enak mungkin begitu anggapannya kemudian berlanjut sampai akhirnya terbentur pada pilihan yang beresiko. Resiko menggugurkan kandungan, resiko berdusta untuk menutupi dosa dan resiko meninggalkan iman. Sehingga muncul pertanyaan, begitu sulitkah untuk taat ?………..

Waspada pada saat-saat terakhir,..

Sepenggal kisah penulis ingin bagikan, sebagai upaya memberikan informasi bahwa alam roh itu benar-benar ada dan dapat dirasakan, dialami oleh beberapa orang.

Hampir larut dalam tidurnya ketika hp., Gideon berdering. Ternyata Clify yang menelpon, dia berujar dengan nada khawatir.

” Pak,.. Yoseph besok mau dibaptis pak,.. sekarang ia sedang manifestasi pak, tolong bantu dalam doa pak, agar tidak terjadi apa-apa “

” Ya pak Clify,.. saya akan berdoa untuk Yoseph,.. ” Gideon berhenti sejenak lalu kembali ia melanjutkan, ” yang dialami Yoseph bukan hal yang luar biasa, itu hal yang biasa dialami oleh mereka yang memiliki komitmen mau menjadi anak Tuhan dengan sungguh-sungguh”

” Oh,.. begitu ya pak,.. tolong doakan Yoseph ya pak “

” Tentu saja, pak Clify sedang di mana ?  “

” Dalam perjalanan dari Tegal ke Bekasi pak “

Gideon menghela nafas dalam-dalam karena ia dapat rasakan kegalauan hati keluarga Yoseph, namun keluarga ini juga layak bersyukur kepada Tuhan karena Tuhan sangat peduli dengan keluarga ini, walaupun melalui terpaan badai rumah tangga yang tidak ringan. Karena tanpa peristiwa ini, mungkinkah keluarga Yoseph mengenal campur tangan Tuhan yang luar biasa ?.

Saat-saat terakhir ketika seseorang akan masuk dalam pertobatan yang sungguh-sungguh, iblis tidak akan tinggal diam. Ia akan selalu dan selalu berusaha agar mata rohani siapapun termasuk orang-orang kristen tetap tertutup untuk sebuah kebenaran yang berlaku dihadapan Tuhan. Realita terbuka sangat jelas, betapa tidak semua orang kristen mau membaca Markus 16:17-18 apalagi mempercayai ayat itu. Atau mungkin terhenyak ketika membaca ayat itu sekalipun mungkin hanya ada dalam hati.

Saat-saat terakhir menjadi begitu penting untuk kita sikapi dengan bijak. Tuhan Yesus memberkati saudara dan juga saya.

Never Give Up

Jangan pernah menyerah,… itulah suatu prinsip ketika menghadapi kuasa kegelapan.

Sore itu Gideon dan Wilbert melayani seorang pemuda yang bernama Yoseph di daerah Bekasi. Beberapa hari terakhir ini sering manifestasi kuasa kegelapan dengan berbagai macam bentuk. Terkadang berlarian di dalam rumah, mengamuk tanpa bisa dikendalikan. Yoseph tinggal bersama ayahnya dan ibunya telah meninggal dunia. Beberapa informasi disampaikan oleh ayahnya Yoseph, awal mula bagaimana Yoseph manifestasi kuasa kegelapan, dan penanganan yang sudah dilakukan terhadap Yoseph, serta kemungkinan penyebab mengapa Yoseph sampai demikian.

Gideon dapat merasakan apa yang dirasakan oleh ayahnya Yoseph, karena beberapa tahun yang silam Gideon mengalami perasaan yang sama ketika menghadapi Samuel. Dengan pengandalan diri sepenuhnya kepada Tuhan, Gideon mendatangi Yoseph yang saat itu sedang mengerang kesakitan. Yoseph meringkuk seperti udang menahan sakit di punggungnya.

” Yoseph,.. Yoseph,.. lihat kemari ” Gideon memanggil dengan lembut. Yoseph mengerling, merespon suara yang didengarnya tetapi tiba-tiba menutup mata dan kembali ke posisi semula menghadap tembok.
Gideon berdoa kepada Tuhan mohon otoritas Tuhan, mohon hikmat Tuhan, mohon agar Yoseph tidak manifestasi yang liar tidak terkendali. Dan beberapa saat setelah selesai Gideon berdoa Yoseph menjadi tenang, bahkan nampak seperti tidur.

Gideon kemudian dibawa oleh Clify yaitu kakaknya Yoseph untuk melihat kamar yang dianggap misterius dimana Yoseph sangat terikat dengan kamar itu. Gideon mengajak Wilbert untuk memperhatikan kamar yang dimaksud dengan seksama.
” Kamar ini pernah di urapi ? ” Gideon bertanya pada Clify.
” Sepengetahuan saya belum, bahkan kalau tidak salah pernah ada orang pintar yang memberi sesuatu pada kamar ini ” Clify mencoba memberikan penjelasan. Kemudian Gideon mengajak yang ada di kamar itu bergandeng tangan berdoa bersama-sama. Gideon menyanyikan nyanyian penyerahan diri pada Tuhan dan berdoa agar Tuhan singkapkan segala sesuatu yang tersembunyi. Selesai berdoa terdengar suara cekikikan yang datangnya dari kamar dimana Yoseph terbaring. Segera Gideon, Wilbert serta Clify bergegas mendatangi sumber suara itu. Yoseph manifestasi lagi.
” Hi,.. hi,.., hi,..” suara perempuan dari mulut Yoseph,.. kemudian kembali terdengar suara, ” saya disuruh orang untuk kesini,.. dan saya dibayar ”
” Siapa yang membayar kamu ” hardik seseorang di samping Gideon.
” Kamu tidak perlu tahu siapa yang mengirim aku ” jawab roh yang ada dalam diri Yoseph sengit.
” Siapa yang mengirim kamu kesini ? ” kembali bentakan ditujukan pada roh itu.
” Memang siapa kamu, mau tahu siapa yang menyuruh aku,.. hi,..hi,..hi,… ” tertawanya membuat suasana semakin menyeramkan.

Tidak lama berselang Gideon memimpin puji-pujian seperti yang biasa ia lakukan ketika Samuel manifestasi. Tidak lupa menyanyikan nyanyian peperangan dan kembali meminta otoritas Tuhan untuk menghadapi kuasa kegelapan yang ada di tubuh Yoseph. Akhirnya Yosep lunglai, tidak lagi menyeringai,.. dan menjadi tenang. Gideon dan beberapa orang di ruangan itu kembali mengucap syukur kepada Tuhan yang telah menolong Yoseph. Akhirnya mereka bersama-sama ke ruang tamu, sambil menunggu nasi goreng yang dipesan di depan rumah, terjadilah pembicaraan yang cukup hangat di antara mereka.

” Apa Yoseph sudah dibaptis selam ? “

” Belum pak,.. dan bapaknya juga belum “

” Ada baiknya ikuti perintah Tuhan yang sangat simple ini “

” Iya pak “

” Isi hidup Yoseph dengan Firman Tuhan, buka mesbah doa keluarga, renungkan Firman Tuhan siang dan malam, jadi pelaku Firman Tuhan, hidup dalam kekudusan, maka Yoseph akan segera dipulihkan Tuhan”.

Perbincangan berhenti sejenak, karena pesanan nasi goreng sudah siap disantap.

” Wilbert,.. apa pesan Tuhan untuk keluarga kami, agar Yoseph segera di pulihkan ” Clife tiba-tiba bertanya pada Wilbert.

” Ikuti proses Tuhan,.. jangan menyimpang ke kanan atau ke kiri,.. percaya hanya pada pertolongan Tuhan saja, jangan pada yang lain ” lalu kembali Wilber menjelaskan, ” kalau tidak taat pada Tuhan, Tuhan akan ulangi proses dari awal, kasihan Yoseph “

Hampir tengah malam Gideon dan Wilbert sampai di rumah, Tuhan Yesus sungguh luar biasa dan dahsyat.

Sekilas Melintas di Tapal Batas

Seorang yang sebut saja nona Anna (bukan nama sebenarnya) konon kabarnya sekarang ini tengah tergeletak di tempat pembaringannya tanpa bisa berbuat banyak, karena ia mengalami kelumpuhan. Ia terdaftar sebagai anggota dari sebuah gereja. Nona ini membuat penulis tertarik bukan karena masih berstatus nona, tetapi karena masih bersifat kanak-kanak meskipun usianya sudah sekitar 60 tahun.

Dalam kesendiriannya ia tidak menyadari bahwa ia sudah mendekati tapal batas, yang semestinya sebagai anak-anak Tuhan disikapi dengan sukacita karena ada kesempatan lebih cepat untuk berkumpul dengan anak-anak Tuhan yang lain yang telah lebih dahulu pulang ke rumah Bapa di sorga.

Namun yang terjadi justru membuat kening berkerut, karena masa-masa tuanya di isi bahkan dipenuhi dengan sifat dan perilaku kedagingan yang Alkitab katakan tidak memiliki tempat dalam kerajaan Sorga, bahkan menurut penuturan saudara dekatnya, ada usaha tidak terpuji yang menginginkan kebinasaan orang lain demi ambisinya.

Andai itu benar demikian, inilah pembuktian nubuat Tuhan Yesus yang mengatakan bahwa kasih terhadap sesama menjadi dingin.

Akhir dunia benar-benar semakin dekat.
Terkait kisah di atas, seorang yang tidak lagi termasuk remaja, berulang kali mengalami manifestasi kuasa kegelapan. Manifestasi demi manifestasi di alami oleh pria ini, dan tentu membuat ayahnya bahkan saudara-saudaranya resah, gelisah, dan risau serta galau. Pemuda ini dari keluarga kristen yang percaya bahwa mereka semua ada yang memiliki yaitu Tuhan Yesus Kristus. Tetapi realita yang mereka hadapi seakan akan Tuhan tidak memberikan proteksi kepada pemuda ini sehingga ia bisa kemasukan kuasa si jahat. Apa lagi dengan pengakuan pemuda saat manifestasi yang mengumbar suara bahwa roh yang masuk pemuda ini karena dikirim oleh seseorang.

Apa yang sudah terjadi, yang sedang terjadi dan akan terjadi dapat terjadi karena Tuhan ijinkan untuk dapat terjadi, artinya adalah segala sesuatu dalam kuasa dan pengawasan Tuhan. Tuhan memiliki maksud tertentu untuk setiap manusia, Tuhan memiliki rencana untuk setiap manusia, Tuhan mampu melakukan segala sesuatu kepada setiap manusia, Tuhan mampu menolong setiap manusia apapun masalahnya, dan jawabannya satu dan sangat jelas adalah ya, dengan catatan ia percaya kepada Tuhan Yesus sebagai Juruselamat pribadinya.

Tanpa Dia, Tanpa percaya kepada Dia, tanpa melekat kepada Dia, tanpa kasihNya, tanpa pengorbanan-Nya di kayu salib, tanpa pengampunan yang Tuhan berikan kepada setiap manusia yang percaya, maka tapal batas akhir hidup manusia menjadi awal kesengsaraan kekal di api neraka.

Kesempatan terakhir dan satu-satunya bagi setiap manusia untuk dapat masuk sorga adalah ketika hayat masih di kandung badan. Setelah melewati kehidupannya di bumi, ia hanya penunggu jemputan. Malaikat Tuhankah yang akan membawanya ke Sorga, atau yang lain yang akan membawanya ke api neraka. Dan saat itu ia tidak lagi bisa memilih, ia tidak bisa lagi berkelit ataupun berdalih, ia hanya memetik hasil apa yang ia tanam semasa hidupnya.

Mari para pembaca semuanya saja, penulis mengajak untuk menggunakan hidup ini secara bijaksana dan effektif dengan sasaran utama adalah diri sendiri memperoleh kepastian masuk sorga, sasaran berikutnya adalah orang-orang terdekat termasuk keluarga, kemudian tetangga baik yang dekat maupun yang jauh termasuk teman-teman atau para sahabat dan selanjutnya menjangkau bangsa-bangsa di bumi yang masih belum mendengar Injil Kerajaan Sorga.

Data dari misi dunia ada 6.900 suku bangsa di dunia yang belum pernah mendengar Injil Kerajaan Sorga dan di antara mereka sebanyak 323 suku bangsa ada di Indonesia.

Dari data missi dunia penulis mendapatkan informasi ada kurang lebih 100.000 orang tiap hari meninggalkan dunia tanpa mendengar sekalipun tentang Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat semua manusia yang percaya kepadaNya.

Adakah dampak dari kehadiran setiap anak Tuhan di manapun berada ?. Apa peran kita atas Amanat Agung Tuhan Yesus seperti yang tertulis dalam Matius 28:18-19 ?

Sebagai sarana korespondensi dan memudahkan alur informasi yang mungkin diperlukan, penulis sampaikan tulisan berikut. Nama tidak ada perubahan, No. Hp. 082123781410. Alamat tempat tinggal sekarang ini (Th.2012) di Kp. Pasir Tonjong, kelurahan Jagabaya, kecamatan Parung Panjang – Bogor. Pelayanan di GBI – Ciresek, Jagabaya – Parungpanjang Bogor.

Mau maju dan mau tahu ?

Setelah sekian lama tangan diam tidak menulis di media ini, sore ini saya tergerak untuk menorehkan sesuatu dengan tujuan bukan mau menggurui, menanamkan doktrin, apalagi menebar polemik, melainkan melempar beberapa opini dari beberapa orang yang saya jumpai. Silahkan saudara mengambil sikap yang sesuai dengan hati nurani saudara, sekali lagi yang sesuai dengan hati nurani saja. Kali ini tentang penggunaan nama Allah dan nama Yahweh.

Gideon sedikit mengerutkan kening ketika membaca kamus di bagian belakang Alkitab khususnya yang menjelaskan tentang TUHAN. Di situ dijelaskan bahwa TUHAN adalah salinan dari nama Allah Israel, yaitu Yahweh (Kel. 3:14). Alkitab terbitan LAI menjelaskan bahwa nama Allah Israel adalah Yahweh. Mengapa di dalam Alkitab sendiri tidak ada nama Yahweh ? Gideon kali ini bertanya-tanya meskipun hanya di dalam hati. Adakah nama seseorang atau nama siapapun bisa diganti-ganti sesuai dengan keadaan dan waktu tertentu ?

” Hai Gideon,.. sedang memikirkan sesuatu ? ” sapa mas Yo, sahabat Gideon.
” Iya,.. tentang nama Allahnya bangsa Israel ” jawab Gideon sambil mempersilahkan kawannya untuk duduk lebih dekat.
” Lagi rame dibicarakan banyak orang kristen,.. bahkan hamba-hamba Tuhan ” mas Yo, memberi komentar sambil tersenyum.
” Menurut saya,.. nich menurut saya sich,.. LAI ni aneh mas,.. Mengapa nama Allahnya orang Israel yang dijelaskannya sendiri di kamus Alkitab adalah Yahweh kok dalam Alkitab diganti dengan TUHAN-lah, Tuhan, Allah. Memang nama bisa digonta-ganti gitu ?”
” Gideon nggak usah heran,… yang sekarang terjadi justru stempel sesat bagi siapapun yang mengatakan bahwa nama Tuhan adalah Yahweh,.. apa nggak kacau! ” mas Yo,.. memberi komentar dengan semangat.
” Sttt,.. jangan keras-keras mas,.. nanti kedengaran yang lewat bisa berabe ” Gideon mengingatkan.
” Biar saja,.. tetapi kebenaran ini harus di publikasikan,.. mereka mau terima atau tidak itu urusan mereka masing-masing.”

” Mas Yo,.. kenal pak Suradi ? ” Gideon mencoba mengalihkan pembicaraan.
” Kenal,.. kenapa ? ” mas Yo memandang Gideon seakan menyelidik.
” Apa beliau sudah di Indonesia ? ” Gideon melanjutkan pertanyaan.
” Sudah,.. ” jawab mas Yo singkat.

Suasana agak kaku, bahkan sedikit hening,.. namun sambil menarik nafas panjang, mas Yo menjelaskan sebagai berikut:
Mengapa orang kristen memanggil Allah ? Berawal dari adanya orang-orang Kristen yang pergi ke berbagai daerah Arab. Sebelum orang-orang Kristen pergi ke Arab sudah lama orang-orang Arab menyembah Tuhan yang bernama Allah, di samping juga menyembah ilah-ilah yang lain. Kemudian iman orang-orang Kristen yang ada di Arab terkontaminasi dengan sinkritisme sehingga ikut-ikutan memanggil Tuhan dengan sebutan Allah”
” Bukankah gereja mula-mula yang berpusat di Yerusalem tidak pernah memanggil Tuhan dengan sebutan Allah ? ”
” Ya,.. benar. Gereja mula-mula kalau ditilik dari fakta sejarah tidak ada satu ayatpun kata Allah/ALLAH dalam bahasa asli Ibrani, Aram, dan Yunani untuk kata sesembahan atau yang disembah, melainkan kata El, Eloah, Elohim, Elah, Alaha, dan Theos.”
” Kalau di Indonesia khususnya Alkitab terbitan LAI gimana ceritanya ikut-ikutan menggunakan Allah sebagai kata ganti Yahweh ? ”
” Ajaran kristen dibawa oleh missionaris ke Indonesia salah satunya. Waktu para misionaris datang ke Indonesia Alkitab yang ada berbahasa Inggris, sedangkan waktu itu banyak masyarakat yang tidak bisa berbahasa Inggris. Akhirnya para misionaris menterjemahkan Alkitab dari bahasa Inggris ke bahasa Melayu/Indonesia. Pada proses penterjemahan Alkitab, para misionaris dibantu oleh penterjemah yang bernama Abdullah Bin Abdul Kadir Munsyi yang beragama Muslim dan tidak tahu menahu tentang Theologia Kristologi, sehingga ketika menterjemahkan kata “God” diterjemahkan menjadi kata “Allah”.”
” Wah gitu to mas ceritanya,.. ” Gideon memotong.
” Anehnya ketika ada orang yang mencoba mengingatkan bahwa kata Allah di Alkitab terbitan LAI perlu diluruskan, justru banyak dimusuhi ”
” Alasan mereka memusuhi ? ” Gideon kali ini ingin tahu lebih jauh.
” Pasti mereka yang paling tahu jawabannya, tetapi pada umumnya mereka mengatakan bahwa ketika ia memanggil Allah yang dimaksud adalah Allahnya Israel yang bernama Yahweh”
” Nama kok diganti sich ”
” Namanya salah kaprah,.. salah berjamaah. Gini deh,.. misalnya Gideon ke Amerika apakah namanya diganti ?. Kemudian ke Israel,.. apa namanya diganti juga. Kalau begitu perlu pasport berapa buku ? Nggak bisa begitu. Namanya Gideon ya tetap Gideon dimanapun berada, kapanpun jamannya.”
” Tapi kenyataannya nama yang menciptakan langit dan bumi ini, yang menciptakan kita, yang memiliki sorga, yang menurut orang yang menguasai bahasa asli Alkitab yaitu Ibrani suatu nama pribadi yaitu Yahweh diganti menjadi Allah. Kalau dipikir-pikir aneh sekali, karena nama Allah adalah nama Tuhannya orang yang beragama Islam.”
” Itu yang membuat saya sedih, Tuhannya sendiri yang bernama Yahweh tidak mau menyebut, malah senengnya nyebut nama Tuhannya agama lain yang bernama Allah “

” Mas,.. apa kata Alkitab tentang pemanggilan nama Yahweh dan kaitannya,.. ? ” Gideon mulai ingin tahu lebih banyak lagi.
” Dalam Ulangan 5:11 Lo tissa et-shem Yahweh Eloheika lashawe ki lo Yenaqqe Yahweh et asher-yissa et shemo lashawe (” Jangan menyebut Nama Yahweh, Elohimmu dengan sembarangan, sebab dipandang bersalah orang menyebut nama Yahweh dengan sembarangan”). Kemudian perhatikan juga 1 Tawarih 16:8 Hodu IaYahweh qir’u vish’mo hodiau vaamim a’lilotaiw (Bersyukurlah kepada Yahweh, panggillah namaNya, perkenalkan lah perbuatanNya diantara bangsa-bangsa”), Simak juga dengan baik Keluaran 23:13 Uv’kol a’sher-amar’ti a’leikem tishameru we’shem e’lohim a’kherim lo taz’kiru lo yishama al-pikha (” Dalam segala hal yang Kufirmankan kepadamu haruslah kamu berawas-awas; nama Tuhan lain janganlah kamu panggil, janganlah nama itu kedengaran dari mulutmu” ). Dalam Roma 10:13 ki-kol a’sher-yiq’ra v’shem Yahweh yimalet ( Sebab barang siapa berseru dalam nama Yahweh, akan diselamatkan “)”

” Sudah dulu ya mas,.. ngantuk nich ” suara Gideon lirih.
” Besok mau lanjut ” mas Yo sedikit mengerling.
Gideon hanya mengangguk, kemudian mencari tempat meluruskan badan.