k. Menarikan tari kecak.

Kembali Gideon perbincangkan kekuatan Tuhan yang sungguh luar biasa. Namun kebahagiaan yang mulai mereka rasakan mendadak tenggelam ketika Samuel menampakkan gejala mendapat serangan lagi. Mereka segera bersatu hati berdoa menengking kuasa setan di dalam Nama Tuhan Yesus Kristus. Proses ini berlangsung kurang lebih 30 menit. Samuel kembali sadar. Namun tidak lama kemudian Samuel mengatakan dia mau tidur, karena merasa lelah sekali.

Samuel mengambil posisi tidur di kursi panjang ruang tamu. Tidak sampai 1 menit Samuel meletakkan badannya ia nampak tidur demikian nyenyaknya, sepertinya ia sangat lelah sekali. Ayahnya senantiasa bergantian dengan istri menunggu Samuel disampingnya, menggunakan kursi yang di letakkan di kursi dimana anaknya tidur.

Dan ternyata dalam kondisi tidurpun, roh setan masih berusaha mengusiknya. Beberapa kali muncul manifestasi dengan beraneka ragam gaya dan bentuknya. Berkali kali Gideon beserta istrinya bergandeng tangan menengking kuasa setan. Mulut Samuel tidak henti-hentinya mengeluarkan kata-kata ancaman kepada Gideon sekeluarga. Ada yang mengaku roh yang menyenangi kakak ipar anak ini (Tiwi), yang telah lama menempati tubuh Samuel. Dan masih banyak lagi.

Tiba-tiba Samuel bangkit berdiri dan akan mengeluarkan kemaluannya seperti akan buang air kecil. Ayahnya segera tanggap dan membimbing Samuel yang dalam keadaan mata terpejam, ke kamar mandi. Dan benar memang Samuel pipis disitu. Dan setelah selesai, dibimbing ke tempat dimana dia tidur.

Dua meter sebelum sampai ke tempat dia akan tidur kembali, tiba-tiba kedua tangannya digerakkan dengan gaya tari kecak ( tari Bali ) sambil tubuhnya berlenggang lenggok dan dari mulutnya keluar,.. cak,.. cak,.. cak dst. Gideon segera bergandeng tangan bersama istri dan Wilbert berdoa menengking roh apapun yang mengganggu anak ini di dalam nama Tuhan Yesus, yang telah menebus dengan darah-Nya di kayu salib 2004 tahun yang lalu.

Tidak lama kemudian Samuel membuka mata lalu berkata, “ wah enak banget tidurku” . Gideon kaget dengan ucapannya. Ia tanyakan apakah tadi pipis ?. Samuel menggelengkan kepalanya.
Ayahnya sungguh kasihan dan prihatin dengan fisik Samuel yang menjadi ajang permainan kuasa setan. Dan segera ayahnya melarang Samuel tidur sebelum ibu Joko datang. Berbagai upaya di lakukan agar Samuel tidak tertidur. Karena dalam kondisi tidurpun setan masih mengusiknya.

Terus bergantian mereka ajak ngobrol tentang apa saja, agar Samuel tidak tertidur. Sampai – sampai dicabut bulu kakinya bila didapati Samuel akan tertidur. Wilbert-pun telah mempersiapkan selendang yang siang tadi digunakan untuk mengikat kakaknya kalau sampai ia kemasukan lagi. Hanya Stevanie yang berteriak, “ jangan ikat mas Samuel lagi, kasihan khan “ katanya memelas.
Waktu telah menunjukkan pukul 21.00 ibu Joko belum juga datang. Mereka tetap pertahankan agar Samuel tidak tertidur. Dan 15 menit kemudian mereka mendengar suara mobil berhenti di depan rumah mereka. Benar, yang mereka tunggu-tunggu sudah datang. Ibu Joko dan bapak Joko dan mbak Arta ( anak keluarga bapak Joko ) dan juga seorang pria yang kemungkinan adalah pasangan mbak Arta. Mereka segera sambut beliau dengan hangat dan sukacita yang besar. Mereka persilahkan masuk dan disampaikan apa yang terjadi sepanjang sore setelah Gideon pulang dari rumah ibu Joko.

Segera dimulai nyanyian puji pujian dan nyanyian penyembahan. Samuel menampakkan kegelisahan yang luar biasa. Kemudian menutup kedua telinganya dengan kedua tangannya. Ibu Joko menggunakan otoritas Tuhan Yesus untuk menghentikan aktivitas setan di dalam tubuh Samuel sementara yang lain terus menyanyikan nyanyian peperangan.

Kembali dimunculkan secara ekstrim bagaimana kuasa setan bermanisfestasi di dalam tubuh jasmani Samuel. Berlari dan meloncat kian kemari, terkadang nampak lembut sambil menggeram dan gerakan tangan mencakar-cakar. Berusaha mencekik siapapun didekatnya. Stevanie lari kian kemari ketakutan sambil memasukkan ibu jari tangan kirinya. Yang lain terus bernyanyi sementara ayahnya terus mengawal tiap langkah Samuel yang semakin brutal.

Beberapa menit berlangsung dengan ketegangan yang luar biasa. Tangan – tangan yang terulur untuk menghancurkan kuasa kegelapan sengaja diraih tangan Samuel dan akan menggigitnya yang tentu saja yang punya tangan mengadakan perlawanan dengan menahan dada Samuel bagian atas untuk menghentikan pergerakannya. Samuel meronta-ronta akan melepaskan diri. Dan begitu lepas dari kawalan ayahnya, segera Samuel berlari ke pintu depan mendobrak pintu yang dikunci dengan membabi buta.

Ibu Joko dan bapak Joko serta mbak Arta tidak henti-hentinya menengking di dalam Nama Tuhan Yesus dan juga sambil menggunakan bahasa roh yang tidak bisa Gideon mengerti apa maksudnya. Merasa gagal mendapatkan jalan keluar ruangan, kembali Samuel memutar tubuh dan berlari ke ruang dalam. Segera dikejar dan di tahan pergerakannya.

Dari mulut Samuel terdengar suara besar dan parau penuh ancaman, “ Hai, kalian semua di ruangan ini,.. kalian tidak tahu dengan siapa kalian berhadapan, kalian nanti akan menyesal. Kami adalah roh yang dikirim olah Pnde “ ( eks atasan Gideon di tempat pekerjaan )
Mereka semua tidak gentar, karena Roh yang ada di dalam diri mereka lebih besar dan lebih kuat dari roh apapun dari dunia ini. Kejadian ini berlangsung lebih dari satu jam. Akhirnya dengan teriakan parau tubuh Samuel jatuh kebelakang dengan telentang seperti tonggak kayu yang kering yang roboh tertiup angin. Segera bapak Joko menopang dari belakang sehingga tidak membuat tubuh Samuel cidera.

Samuel membuka mata perlahan, berusaha mengulurkan tangan kanannya minta dibantu agar bisa bangkit berdiri. Segera Gideon sambut tangannya, dibantu bangkit berdiri. Setelah pak Joko juga membantu memegang tangan kirinya, Samuel berhasil bangkit berdiri. Tetapi ketika dicoba berjalan, kembali akan jatuh terjerembab. Samuel mengeluh,.. “ wah kaki saya masih banyak rantenya “ dan segera ibu Joko menengking semua ikatan kuasa kegelapan di dalam nama Tuhan Yesus. Saat itu juga Samuel bisa menggerakkan kedua kakinya dengan leluasa.

Tiba-tiba pandangan Samuel menjadi gelap, Samuel mohon ibu Joko melenyapkan kabut di kedua mata Samuel. Kembali ibu Joko menggunakan otoritas Tuhan Yesus Kristus menguraikan kabut yang menutupi kedua mata Samuel, dan saat itu pula mata Samuel menjadi terang kembali seperti sedia kala.

Kemudian mereka semua duduk membentuk lingkaran di lantai, akan berdoa mengucap syukur kepada Tuhan, atas kasih sayang Tuhan kepada mereka semua, terutama keluarga Gideon yang lasung merasakan betapa besar kuasa Tuhan dinyatakan didepan mata keluarga ini. Posisi Samuel diapit ibu Joko dan ayahnya. Saat akan menyanyikan lagu pujian, Samuel mengatakan, “ bu dhe,.. suara disini kok kecil sekali sih, sepertinya jauh banget.”

Tahulah ibu Joko bahwa telinga Samuel masih di halangi oleh kuasa kegelapan. Segera ibu Joko menumpangkan tangan di telinga kiri Samuel, menghancurkan penghalang apapun di telinga Samuel dan membuka kembali di dalam Nama Tuhan Yesus.
“ Bagaimana Samuel, sudah bisa mendengar dengan baik ? “ tanya ibu Joko.
“ Sudah jelas, tetapi yang sebelah kanan masih ada sumbatan “ jawab Samuel
Kemudian ibu Joko mempersilahkan Gideon melepas tutup telinga sebelah kanannya. Segera ia lakukan di dalam nama Tuhan Yesus. Dan saat itu juga kedua telinga Samuel kembali normal.

Tiba-tiba ibu Joko menanyakan ayat-ayat dari Alkitab dari Lukas 10:19 yang harus Samuel hafalkan. Samuel mengerutkan kening sepertinya sedang berfikir keras, tiba-tiba mengatakan, “ wah memory otak Samuel hilang, “

Kembali ibu Joko mempersilahkan Gideon menggunakan otoritas Tuhan Yesus Kristus, mengembalikan memory otak Samuel. Tanpa ragu-ragu segera ia lakukan, di dalam nama Tuhan Yesus. Saat itu juga memory yang hilang kembali normal. Dan dengan lancar sekali Samuel mengatakan bunyi Lukas 10 : 19 dengan cepat dan benar.

“ Wah, lancar sekali “ mbak Arta memberi komentar.

Setelah puji-pujian dan doa ucap syukur, dibacakan kepada mereka yang hadir mengenai firman Allah di dalam :
~1 Korintus 6:19-20 ( Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah,- dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri ? Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu ! ).
~ Roma 10:9-10 ( Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan. )
~ Yehezkiel 11:14-21 (……………………….., Aku akan memberikan mereka hati yang lain dan roh yang baru di dalam batin mereka; juga Aku akan menjauhkan dari tubuh mereka hati yang keras dan memberikan mereka hati yang taat, supaya mereka hidup menurut segala ketetapan-Ku dan peraturan-peraturan-Ku dengan setia; maka mereka akanmenjadi umat-Ku dan Aku akan menjadi Allah mereka. ……………….. )
~ Yehezkiel 36:26-27 ( Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat. Roh-Ku akan Kuberikan diam di dalam batinmu dan Aku akan membuat kamu hidup menurut segala ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada peraturan-peraturan-Ku dan melakukannya ).

Ibu Joko memberikan pesan khususnya kepada Samuel agar melupakan semua peristiwa kelam yang baru saja dialaminya. Hidup dengan pikiran baru, telinga baru dan penglihatan yang baru. Kubur semua kenangan dan masa lalu yang penuh dengan penderitaan.

Aneh,.. bagaikan khayalan. Tetapi faktanya memang demikian.
Ikuti terus,.. kisah kelanjutannya.

Tuhan Yesus memberkati.

Iklan

Satu Tanggapan

  1. dimanakah alamat bapak Gideon Agus Sudarwanto yang bisa saya hubungi, karena saat ini saya betul-betul membutuhkan pertolongan dari Tuhan melalui bapak Agus. Trimakasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: