q. Never Give Up !!

1 Desember 2004 pukul 14.00 Gideon di tempat pekerjaannya, merasa ada sesuatu yang kurang enak. Ingin telpon kerumah. Maka ketika ia menghubungi rumah yang menjawab anaknya yang ke 3 Ragil. Terburu-buru ia mengatakan bahwa Samuel sedang kemasukan roh jahat. Maka Gideon mengatakan bahwa akan segera pulang. Akhirnya ia bergegas membereskan pekerjaannya dan segera pulang. Jarak dari kantor ke rumah kira-kira 20 km, biasa ditempuh 1 jam kalau pas lancar.

Pukul 15.00 sampai di rumah. Dia mendapati mereka sedang menyanyikan nyanyian peperangan, sementara itu Samuel dalam keadaan terikat kedua kaki dan tangannya serta ditelungkupkan ke lantai. Sepanjang perjalanan Gideon senantiasa berdoa kepada Tuhan agar memberikan pemeliharaan dan perlindungan yang istimewa baginya dan keluarganya, khususnya Samuel.

Tidak lama kemudian Gideon menanyakan kepada istrinya mengapa sampai di ikat demikian. Istrinya mengatakan bahwa Samuel menyerang adik-adiknya terutama yang paling kecil Adik-adiknya diminta menyembah ke Samuel semuanya, sehingga dengan sangat terpaksa mamanya dan kedua adiknya melumpuhkannya dengan mengikat kedua tangan dan kedua kakinya.

Kemudian Gideon memohon hikmat surgawi dan merenung sebentar kemudian menggunakan minyak urapan, dan berdoa di dalam nama Tuhan Yesus mengikat, mematahkan dan menghancurkan kuasa kegelapan yang masuk ke dalam tubuh Samuel, mengusir keluar di dalam nama Tuhan Yesus dan memerintahkan agar tidak kembali lagi. Dalam hitungan detik kuasa Tuhan benar-benar dinyatakan, Samuel segera sadar dan dengan mengucap syukur kepada Tuhan minta agar ikatannya segera dilepaskan.

Setelah Samuel terbebas dan sadar kembali, Gideon kemudian memohon hikmat surgawi kembali agar bisa diberikan pengertian dari mana pintu masuknya kuasa kegelapan. Tuhan memberikan tuntunan sehingga Tuhan menyingkapkan segala sesuatu yang terselubung. Samuel dengan air mata bercucuran mengisahkan perilakunya yang selama ini mendukakan Roh Kudus. Segera Ayahnya mengajak Samuel berlutut di hadapan Tuhan memohon ampun atas perilaku anaknya yang mendukakan Roh Kudus dan berusaha tidak melakukannya lagi.

Gideon kemudian mengatakan bahwa ia sangat berharap itulah pintu terakhir kuasa kegelapan yang harus ditutupnya di dalam nama Tuhan. Kemudian Gideon memberikan penjelasan sekaligus pengertian kepada istrinya dan juga anak-anaknya termasuk Samuel, bagaimana membedakan pekerjaan Roh Kudus dan ulah roh-roh jahat. Dengan harapan dengan mengenali masing-masing karakter, maka tidak lagi bimbang menghadapi tipuan-tipuan kuasa kegelapan.

Jumat’ 4 Desember 2004 selepas doa malam, istri Gideon mengatakan pada suaminya, bahwa ia mendengar beberapa kali tawa cekikikan, kemudian memejamkan mata dan muncul gambaran-gambaran yang mengerikan dan menakutkan. Kemudian segera mengusir di dalam Nama Tuhan Yesus dan seketika itu juga suara dan penglihatan dari kuasa kegelapan hilang. Puji Tuhan, kembali Tuhan menyatakan kekuasaan-Nya melalui Yulia istri Gideon.

Sabtu 5 Desember 2004 waktu keluarga Gideon doa pagi bersama, ada ungkapan yang sangat menarik. Apapun yang terjadi dalam kehidupan kita khususnya sesuatu yang kurang mengenakkan, membuat repot, membuat sedih, membuat susah dan membuat menderita, kesemua itu pasti sudah dalam izin atau sepengetahuan Tuhan. Tuhan Maha melihat, Maha mengetahui, sehingga tidak ada yang tersembunyi bagi Tuhan. Dibalik peristiwa apapun, ada maksud – maksud tertentu dari Tuhan untuk kita. Bagaimana kita mensikapinya ?,..

Jangan pernah menyerah. Kuncinya adalah Iman. Sekali lagi iman. Tuhan tidak pernah terlambat memberikan pertolongan kepada para milik-Nya yang sudah menyerahkan hidupnya kepada Tuhan Yesus Kristus. Kemudian Gideon mengatakan kepada anak dan istrinya, bahwa agar layak dihadapan Tuhan haruslah memikul salibnya masing-masing dan mengikut Tuhan. Agar layak dihadapan Tuhan harus melalui ujian dan penderitaan. Anak Allah sejati tidak bebas dari penderitaan dan ujian-ujian. Saat hampir-hampir tidak tahan lagi, hampir-hampir tidak kuat lagi, mohonlah kekuatan yang baru kepada Tuhan dengan tenaga Roh Kudus

Jangan pernah menyerah kepada iblis dan kawan-kawannya. Ikuti terus kelanjutan kisah ini,…

Tuhan Yesus memberkati.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: