c. Bergelimang darah.

Tanggal 17 Desember 2004 hari Jumat pagi setelah doa pagi bersama, Yulia istri Gideon menceritakan kejadian kemarin sore ketika suaminya belum pulang. Sewaktu Samuel beberapa kali kemasukkan kuasa kegelapan, ditengking di dalam nama Tuhan Yesus Kristus di iringi dengan nyanyian peperangan yang dinyanyikan Wilbert dan Ragil. Ketika Samuel sudah nampak tenang, dikiranya sudah terbebas dari kuasa kegelapan, ia panggil namanya.

Tetapi tiba-tiba Samuel menyeringai, kemudian tertawa-tawa, kemudian mengatakan, “ hi…, hi…, hi…, saya bukan Samuel “, sambil berjalan kian kemari, akhirnya lari kebelakang rumah dan memanjat pohon sukun. Mamanya sudah sangat lelah, pakaian basah mandi keringat, suara serak beberapa kali menengking kuasa kegelapan di dalam nama Tuhan Yesus. Wilbert dan Ragil pun sudah demikian lelah sehingga tertidur.

Dalam kondisi normal, Samuel paling takut memanjat pohon sekalipun menggunakan tangga. Tetapi sore itu ia dengan mudah memanjat pohon dengan menaiki tangga, kemudian berjalan di atap beton serta memetik buah rambutan dilempar-lemparkan ke bawah.

“ Apa yang terjadi di dalam hidup Samuel, ku tau rencana Tuhan indah baginya” inilah senandung yang sering Samuel ucapkan ketika menghadapi masa-masa sulit yang mendebarkan, khususnya yang berhubungan dengan Samuel anaknya.

Pukul 07.25 Samuel telepon ayahnya di tempat kerja, ia mengatakan bahwa pagi ini sudah mendapatkan beberapa “ kiriman “ lagi tetapi semuanya sudah di hancurkan di dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Dan Gideon segera keruang khusus, berdoa kepada Tuhan agar Roh Kudus serta malaikat surgawi membentengi Samuel.

Banyak pengajaran yang Gideon bisa petik dari beberapa kejadian yang akhir-akhir ini terjadi di dalam rumah tangganya. Puji syukur kehadirat Tuhan bahwa ada keyakinan dihati mereka, bahwa Tuhan tidak pernah terlambat memberikan pertolongan. Selalu tepat waktu. Firman Tuhan senantiasa digenapi dengan sangat sempurna.

Jumat 17 Desember 2004, pukul 07.30 Samuel ke toilet. Saat ia melihat bak kamar mandi, ia melihat bak kamar mandi berubah menjadi merah darah. Memang akhir-akhir ini bak kamar mandi sering diberkati didalam nama Tuhan Yesus agar menjadi darah Tuhan Yesus. Kemudian Samuel kemasukkan kuasa kegelapan. Ia bermanisfestasi dengan bahasa Belanda. Kemudian oleh mamanya ditengking di dalam nama Tuhan Yesus Kristus, mengusir bentuk manifestasi dan intimidasi dari kuasa kegelapan. Samuel kemudian sadar kembali.

Ia kemudian ke studio foto untuk mencetakkan beberapa lembar film. Setelah pulang sampai di rumah, Samuel kemasukkan lagi. Kali ini yang nampak menonjol adalah roh cabul dan banyak roh yang lainnya. Kemudian lari kebelakang lagi dan naik pohon sukun untuk makan rambutan. Beberapa lama kemudian turun. Sesampai di bawah ditengking beberapa kali tetapi tidak juga keluar dan tenaganya menjadi lebih kuat luar biasa.

Kemudian Samuel ke kamar mandi membuang air bak dan menyiram-nyiram air bak tersebut ke badan mamanya dan adiknya Wilbert. Kemudian mamanya masuk ke dalam kamar untuk berdoa dan juga coling down. Terasa sangat lelah sekali. Tidak lama kemudian keluar kamar menemui Samuel yang masih duduk sambil teriak-teriak memanggil roh kawan-kawannya, lalu ia duduk. Kemudian ditengking lagi di dalam nama Tuhan Yesus. Tidak lama kemudian sadar kembali.

Kemudian Samuel menggunakan motor Aan ( tamu ) jalan-jalan keluar rumah sambil jajan. Setelah pulang dari jalan-jalan kemasukkan lagi. Kali ini roh yang masuk menginginkan menangkap kucing dan akan dimakan dagingnya, tetapi segera diketahui keinginannya, sehingga kucingnya diusir. Kemudian nampak ada roh yang cukup banyak ragamnya dan kuat tenaganya. Ini nampak dari tendangan kakinya yang berhasil menjebol pintu kamar. Samuel kemudian mandi dan setelah mandi ditengking di dalam nama Tuhan, Samuel masih belum sadar. Juga nampak adanya roh cabul karena dari manifestasinya sampai dengan kasar memegang payudara mamanya. Kemudian ditengking lagi di dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Dan akhirnya sadar kembali.

Kemudian Samuel telepon ke GL Ministry bicara dengan petugas disana yang biasa dengan pelayanan doa. Kemudian Samuel berdoa bersama dengan petugas yang ditelponnya dan Samuel menjadi lebih tenang dan sadar dengan lebih baik lagi. Bisa membaca Alkitab dengan baik, dimana tadinya sulit sekali membaca Alkitab. Semula Samuel merasa selalu ada gangguan bila ingin membaca Alkitab.

Kita bukanlah anak-anak gampang,.. sehingga beda dengan orang-orang dunia,..

Ikuti terus kisahnya,…

Tuhan Yesus memberkati.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: