f. Menemukan ahli jiwa.

Minggu 19 Desember 2004 pagi-pagi sekali Gideon bersama Samuel menyusuri Jakarta. Mereka mencari ahli jiwa untuk Samuel seperti yang pernah disarankan Priester Penghantar. Dan mereka berhenti pada kawasan Duta Merlin Carefur lantai 4.

Kurang lebih pukul 8.00 ada kebaktian di tempat tersebut yaitu dari GTI. Sepertinya ini ahli jiwa yang tepat untuk Samuel. Kebaktian pertama dimulai pukul 08.00 dipimpin oleh bapak pendeta G. Lumoindong Sth. Kurang lebih dua jam kebaktian berjalan dengan antusias dari para jemaat.

Gideon dan Samuel tidak mengantuk sama sekali. Hati mereka terhibur setelah sekian hari bergumul melawan kuasa kegelapan. Setelah kebaktian pertama Gideon dan Samuel ternyata tidak beranjak dari tempat duduknya. Ingin mengikuti kebaktian yang kedua. Kebaktian kedua dipimpin oleh gembala sidang yaitu bapak Pariaji. Beliau memiliki kesaksian ketika “dipaksa” menjadi pendeta oleh Tuhan Yesus.

Ketika beliau menolak maka telah disediakan neraka. Maka beliau akhirnya emban tugas dari Tuhan Yesus menjadi pengkotbah dan mempersiapkan sidang jemaat yang kudus dan penuh berkat untuk menyongsong harinya Tuhan yang semakin dekat.

Pdt. G.Lumoindong menyoroti bagaimana sikap orang Kristen yang baik dimata Tuhan. Adalah sikap yang tidak terpuji bila merayakan Natal di Nite Club atau ditempat remang-remang sekalipun sambil mendengarkan lagu Natal. Atau merayakan Natal bersama teman selingkuhannya. Itu menghina Tuhan. Apalagi kalau sampai mabuk minum-minuman keras. Sangat memalukan mengaku menjadi orang Kristen.

Bapak Pariaji menyoroti kuasa yang ada pada orang-orang yang percaya. Bagaimana bisa mengusir setan demi nama Tuhan, tumpang tangan pada orang sakit dan orang itu menjadi sembuh. Dan hanya yang kudus dimata Tuhan yang memiliki kuasa tersebut. Kalau masih suka berselingkuh, masih suka berbohong, suka berdusta, menjadi istri simpanan, mendukakan Roh Kudus, jangan harap memiliki kuasa untuk mengusir kuasa kegelapan. Harus bersih dahulu dimata Tuhan barulah ada kuasa yang berasal dari Tuhan.

Setelah selesai mengikuti kebaktian di Duta Merlin, Gideon dan Samuel masih haus akan firman Tuhan dan kebenaran, sehingga melanjutkan perjalanan ke Kelapa Gading. Mereka menuju ke Gedung Tiberias. Dan pada pukul 13.00 mengikuti kebaktian yang ketiga pada hari itu. Dipimpin oleh pendeta T. Tabaraka.

Beliau lebih banyak mengupas mengenai sikap orang Kristen yang masih kental dengan okultisme. Misalnya saat akan merayakan hari Natal mengunjungi makam leluhurnya. Itu tidak benar di mata Tuhan. Kemudian beliau juga mengatakan bahwa dua puluh lima tahun telah ditipu iblis, sehingga sekarang ini paling senang kalau diminta memerangi iblis.

Gideon sangat tertarik akan penjelasan beliau mengenai peperangan dengan kuasa kegelapan, sehingga ketika beliau selesai khotbah, Gideon menyusul dari belakang.
Kemudian Gideon mohon waktu sedikit untuk membicarakan anaknya yaitu Samuel yang sering kemasukkan roh jahat. Beliau tidak keberatan. Dan ketika beliau melihat Samuel, beliau mengatakan,
“ Wah ya,.. benar. Terlihat dari matanya “ kata beliau singkat. Lalu kembali beliau bertanya, “ Apa sudah baptis selam ? “
“ Belum “ jawab Gideon jujur.
“ Wah,.. ini kalau mau tuntas harus baptis selam dan bapaknya harus mohon ampun sama Tuhan, serta rumahnya harus dibersihkan “ kata bapak pendeta sambil melihat dengan tajam ke arah Samuel.

Kemudian beliau memberikan tas kecilnya untuk dipegang Gideon. Lalu menangani Samuel, menengking kuasa kegelapan di dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Metode yang beliau gunakan adalah dengan memasukkan jari tangan ke lubang telinga kanan maupun kiri dengan jari tangan yang berbeda. Samuel nampak terguncang, dan menurut penuturan Samuel yang dirasakan saat itu adalah teriakan dari kuasa kegelapan di dalam dirinya, serta rasa kesemutan dari ujung rambut sampai keujung kaki.

Setelah selesai Gideon bertanya, “ Mengenai pembersihan rumah bagaimana pak pendeta ? “
“ Baptis selam dulu rame-rame satu keluarga, baru nanti saya akan datang kerumah untuk membersihkan “ kata beliau sambil berlalu menangani jemaat yang lain dengan persoalan yang berbeda.

Beliau juga menjelaskan mengenai apa saja sebagai bekal saat menghadapi kematian, yaitu harta surgawi yang tidak hancur oleh ngengat. Dalam bentuk memahami serta melakukan firman Tuhan, menyampaikan puji-pujian kepada Tuhan, senantiasa berdoa kepada Tuhan, rajin mengikuti kebaktian yang diadakan oleh hamba-hamba Tuhan yang diurapi oleh Tuhan, dan yang terakhir adalah implementasi mengasihi sesama manusia dengan memberikan pertolongan kepada orang-orang disekitar kita baik jasmani maupun rokhani.

Mengenai baptis selam berarti merupakan kunci. Sudah empat orang yang menganjurkan untuk baptis selam. Yang pertama adalah saat konseling di GTI Grand Mall, kemudian ibu Joko, kalau tidak salah keterangan dari Samuel ketika menelpon pendeta G. Lumoindong, beliau juga menganjurkan demikian dan pendeta T. Tabaraka. Dan Alkitab memang mengatakan demikian. Baptis selam. Seperti yang diteladani oleh Tuhan Yesus pribadi. Dan yang dilakukan Tuhan Yesus, Allah Bapa berkenan. Mengapa kita tidak mencari perkenan Allah juga ?.

Hari ini harinya Tuhan, demikian suatu acara di Radio Pelita Kasih yang sering Samuel setel setiap pagi pukul 04.30. Semula Gideon dan istrinya tidak terlalu peduli dan memperhatikan mengenai apa dan bagaimana hamba Allah berkata-kata pada acara tersebut, tetapi semakin lama “ dipaksa “ mendengar acara tersebut tergelitik juga untuk mendengarkan apa yang disampaikan pendeta G. Lumoindong. Bahkan terkadang Samuel masih tidur pulas tetapi kedua orang tuanya sudah mendekati radio. Sarapan pagi dengan firman Tuhan.

Senin, 20 Desember 2004 bisa dikatakan Samuel “ aman “ . Memang ada kerikil-kerikil tajam yang mengganggu, tetapi di dalam Tuhan semua teratasi dengan baik. Menjelang pukul 18.30 Tiba-tiba Samuel menengking di dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Ia berteriak dengan keras mengusir kuasa kegelapan di dalam nama Yesus Kristus. “ Darah Yesus, darah Yesus,.. “ demikian diteriakkan berkali-kali sambil tangannya terus dilipat berdoa. Mamanya membantu di dalam menengking hawa yang terasa tidak nyaman.

Tidak lama kemudian ada suara motor berhenti didepan rumah. Gideon melihat keluar, ingin tahu siapa yang datang, ternyata tamu yang pernah datang beberapa hari yang lalu, yang dengan terus terang bahwa ia menggunakan penguasa jin. Ia datang bersama istrinya. Tentu Gideon tidak mungkin mengusirnya begitu saja, tetap menerima dengan mimik biasa-biasa saja.

Karena tamu suami istri inipun bersikap sangat sopan, dan kedatangannya karena urusan bisnis. Gideon mendengar peperangan di ruang dimana ada Samuel bersama mamanya semakin keras dan dengan jelas terdengar dari ruang tamu. Bahkan sampai terdengar nyanyian peperangan. Tidak lama kemudian peperangan terdengar selesai. Gideon dipanggil istrinya agar ke kamar menemui Samuel sebentar. Dan ketika Gideon menemui Samuel, ia nampak sudah bisa menguasai diri. Gideon kemudian menengking mengusir keluar kuasa kegelapan apapun bentuk dan manifestasinya di dalam nama Tuhan Yesus Kristus, dan segera nampak Samuel terbebas dari kuasa kegelapam.

Saat tamunya sudah pulang, barulah Gideon mengadakan doa malam sekaligus membahas kejadian yang baru mereka alami. Kembali kuasa Tuhan dinyatakan dikeluarga ini, penguasa jin yang dibawa tamunya, tidak bisa mengoyak pertahanan Roh Kudus. Haleluya Puji Tuhan.

Gideon beberapa kali merenung, berapa kali Tuhan memberikan “pengertian“ baginya ?.. Berapa kali Tuhan memberikan “ mimpi “ yang bukan sekedar mimpi ?. Berapa kali Tuhan mengijinkan Samuel kemasukkan kuasa kegelapan justru saat sedang mengikuti kebaktian ?,..

Sepanjang ingatan Gideon. Dalam kurun waktu 4 bulan terakhir ini, Samuel kemasukan kuasa kegelapan di pelbagai tempat :
~ Di rumah 27 kali
~ Di Htl. Santosa ( tempat kebaktian ) 6 kali
~ Di Depsos ( tempat kebaktian ) 5 kali
~ Di jalan 6 kali

Roh yang keluar dari tubuh Samuel :
~ Vampir
~ Ular naga
~ Tari kecak
~ Hantu dari Belanda
~ Bencong/banci
~ Babi
~ Harimau
~ Gorilla
~ Yesus Palsu
~ Rsl. Yohanes Palsu
~ Roh Kudus Palsu
~ Pocong
~ Hantu Cina
~ Kuntilanak
~ Glundung Pringis
~ Jin
~ Bahasa Roh Palsu
~ Dusta
~ Cabul
~ Ketakutan
~ dll.

Methode dalam mengalahkan kuasa kegelapan, dilakukan dengan iman dan di dalam nama Tuhan Yesus Kristus :
~ Tumpang tangan di dahi
~ Mengusir keluar dengan tunjuk tangan
~ Membaca ayat Alkitab
~ Nyanyian peperangan
~ Urapan : – minyak goreng
– minyak zaitun
– air minum
– air bak kamar mandi
– air kran

Adakah karunia Allah sudah ada di dalam kehidupan orang-orang yang percaya ?
Inilah rupa-rupa karunia :
Pernyataan Roh untuk kepentingan bersama  tiap-tiap orang
~ Berkata kata dengan hikmat
~ Berkata kata dengan pengetahuan
~ Iman
~ Untuk kesembuhan
~ Untuk mengadakan mujizat
~ Untuk bernubuat
~ Untuk membedakan bermacam-macam roh
~ Untuk berkata-kata dengan bahasa roh
~ Untuk menafsirkan bahasa roh

Pada sisi lain Gideon-pun masih ingat siapa saja yang melihat saat Samuel mendapat gangguan dari kuasa kegelapan selain seisi rumahnya : ~ Andi, Hari, Pr. Ptr, Pr. Bdi, Diaken Stry, Diaken Sdm, Diaken Str, Prister Msk, dan beberapa saudara gereja lainnya. Kemudian ibu/bapak Joko, bapak Desianto, keluarga Patrianto R, Sdr. Deni dan istri, Bp. Bambang, Sdr. Arta dan calon suaminya.

Walaupun masih diperlukan pengujian, namun beberapa nama disebut Samuel saat tubuhnya dikuasai kuasa kegelapan. Diantaranya : Pnd, Jsm, Grd, dll.

Tulisan ini bukan untuk mencari kesalahan melainkan justru untuk mendapatkan kebenaran. Sekali lagi untuk yang ingin mengetahui kebenaran dan mencari perkenan Tuhan. Bukan mencari perkenan manusia.

Penulis memiliki rencana membawa kisah ini ke percetakan setelah dilakukan editing secukupnya dengan tujuan kemuliaan Tuhan semata. Mengabarkan kepada siapapun yang tergerak, terpanggil, dan terpaksa perang melawan kuasa kegelapan.

Terpujilah nama Tuhan, Allah yang perkasa, Allah yang panjang sabar, Allah yang tidak pernah terlambat dalam memberikan pertolongan. Tuhan yang Maha Kuasa. Penguasa di Sorga dan dibumi. Penguasa alam semesta. Pencipta segala makhluk. Kemuliaan bagi Tuhan.

Tuhan Yesus memberkati.

Iklan

Satu Tanggapan

  1. PAK GIDEON TOLONG ADIK SAYA SAMPAI SEKARANG DIA SERING MENGALAMI HAL YANG SAMA BAGAIMANA SAYA BISA KETEMU PAK GIDEON INI NO SAYA 081902053100

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: