d. Kesaksian,.. meluas.

Rabu, 20 April 2005, secara khusus Pdt. D. Malangkay meminta Gideon dan Samuel agar datang pada kebaktian Rabu petang di Menteng Prada menyampaikan kesaksian dari rangkaian peristiwa yang dialami Samuel belum lama ini. Dan seperti yang direncanakan semula maka mereka berdua mengisahkan peristiwa yang di alami Samuel sampai akhirnya menemukan “ ahli jiwa “ di G.T.I, dihadapan jemaat yang berjumlah kurang lebih 1.500 orang.

Kesaksian bagaimana perjamuan kudus dan anggur serta minyak urapan memiliki kuasa untuk menyembuhkan yang sakit dan mematahkan kuasa kegelapan. Tetapi itu semua bisa terjadi sepanjang menjaga hidup senantiasa kudus. Jangan berbuat dosa, karena saat dosa di lakukan maka kuasa kegelapan kembali merasa memiliki hak untuk menguasainya kembali. Se usai kebaktian Pdt. D. Malangkay mengatakan, bahwa nanti dari pihak TV akan ke rumah untuk wawancara khusus.

Ada sekelumit kejadian yang terjadi ketika Gideon dan Samuel duduk di ruang kebaktian menjelang kebaktian dimulai. Seorang dengan nama Frans yang ditemui Gideon Rabu yang lalu nampak mencari tempat duduk di depan mereka. Segera dipanggil namanya dan diajak duduk diantara mereka. Gideon memperkenalkan Samuel anaknya kepada Frans yang memang ingin bertemu anaknya, yang sedikit banyak telah mendengar cerita mengenai kejadian yang dialami Samuel.

Awalnya hanya berbincang biasa-biasa saja, namun kemudian Frans tergerak mengoleskan minyak urapan pada dahi Samuel di dalam nama Yesus Kristus. Sesudah itu Frans bertanya kepada Samuel apa yang dirasakannya saat minyak urapan menyentuh dahinya. Samuel mengatakan seperti ada getaran halus masuk dari ujung rambutnya sampai ke telapak kakinya. Ada perasaan nyaman masuk ke sanubarinya.

Sesudah itu mereka berdua terlibat dalam pembicaraan yang sangat serius. Gideon lebih banyak sebagai pendengar yang baik. Hanya sesekali mengangguk-anggukkan kepala dan mengiyakan apa yang ditanyakan Frans untuk konfirmasi.

Pembicaraan mereka semakin menarik perhatian orang-orang disekitarnya. Ini terlihat dari sikap beberapa orang yang senantiasa memperhatikan pembicaraan mereka bahkan sampai menengok ke belakang dan beberapa kali mengangguk anggukkan kepala juga.

Apalagi ketika Frans bertanya kepada Samuel demikian,
“ Samuel, apa yang kamu lihat sekarang ? “
“ Ada beberapa malaikat didepan kita, dan sebagian lagi ada di belakang kita “ jawab
Samuel dengan yakin sambil mengulum senyum.

Frans menggamit lengan Gideon yang duduk disebelah kirinya sambil berbisik perlahan, “ Pak Gideon, memang benar apa yang dikatakan anak ini, karena sayapun melihat malaikat – malaikat itu. “ Gideon karena tidak mendapat karunia penglihatan alam roh hanya mengangguk-angguk penuh kekaguman.

Orang-orang disekitarnya semakin memperhatikan mereka dengan tatapan takjub, sehingga ada seorang pria mengatakan, “ Jujur pak, selama saya mengikuti kebaktian, baru kali ini saya merasakan kesejukan yang luar biasa “

“ Itu urapan Roh Kudus “ jawab Samuel dengan tenang.
“ Ya, benar urapan Roh Kudus “ kata Frans menguatkan.
“ Wah semakin banyak malaikat datang ke ruangan ini “ kata Samuel sambil
memperhatikan sekeliling ruangan dengan tatapan kagum, takjub dan tetap sambil
tersenyum. Sampai-sampai seorang wanita yang selalu memperhatikan Samuel
berbisik, “ tuh, lihat dia tersenyum kepada malaikat “
“ Tanyakan kepada para malaikat siapakah saya sebenarnya “ tanya Frans ditelinga
Samuel.
“ Utusan dari sorga “ jawab Samuel dengan cepat.
“ Utusan dari sorga ? “ kata Frans seperti tidak percaya dengan pendengaran
telinganya.
“ Malaikat mengatakan begitu “ jawab Samuel santai.

Demikian sekelumit kejadian menjelang kebaktian dimulai.

Jum’at 29 April 2005, team Tiberias Media yang dipimpin oleh bapak E. Sirait melakukan Shoting atas kesaksian keluarga Gideon. Beberapa pertanyaan disampaikan oleh team, dan juga beberapa adegan kembali diperagakan oleh Samuel. Dari ketika ia manifestasi kemasukan roh vampir, roh siluman ular naga, pocong dan ketika ia kesakitan membentur-benturkan kepala di tembok sampai ketika ia naik pohon dibelakang rumah. Acara kesaksian dirumah juga dihadiri ibu dan bapak Joko sebagai orang tua rokhani keluarga Gideon. Rencana akan ditayangkan pada hari Sabtu jam 10.00 ( tanggalnya belum diketahui ) berbareng dengan acara Bpk. G. Lumoindong dan Pdt. Y. Pariaji.

Ikuti terus kisah ini,..

Tuhan Yesus memberkati.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: