i. Ujian yang di ulang.

Waktu sudah kurang lebih pukul 03.00 Gideon mempersilakan yang mengantuk agar tidur saja. Tetapi ternyata tidak satupun diantara mereka yang mengantuk. Banyak yang mereka perbincangkan khususnya mengenai karunia demi karunia yang Tuhan limpahkan atas diri mereka. Pengajaran-demi pengajaran Tuhan berikan sebagai bukti bahwa Tuhan mengasihi mereka. Pertolongan Tuhan mereka rasakan tidak pernah terlambat.

“ Masih bisa komunikasi dengan Tuhan Yesus Kristus dan mendapat jawaban
langsung ? “ tiba-tiba Gideon bertanya pada Wilbert. Yang ditanya lantas menggeleng perlahan tetapi kemudian ia mengatakan,
“ Suara yang lembut ditelinga tidak bisa lagi Wilbert dengar, tetapi suara Roh Kudus bisa Wilbert dengar melalui hati juga sangat jelas. Wilbert uji dengan 5 pertanyaan melalui hati Wilbert dan jawaban Roh Kudus juga melalui hati Wilbert sangat tepat.
Sehingga Wilbert sangat yakin bahwa itulah suara Roh Kudus asli yang Wilbert dengar melalui hati. “

Menjelang pukul 04.00 tidak ada satupun yang tidur. Aneh memang, serangan ngantuk hilang sama sekali. Gideon ingat mengenai sekolah Wilbert, kemudian ia mengajukan pertanyaan, “ Wilbert tanya pada Roh Kudus, apakah hari ini kamu sekolah apa tidak ? “ Kemudian Wilbert berdoa dengan sangat khidmat dan hormat. Saat membuka mata ia mengatakan dengan kesungguhan hati. Ia menjelaskan demikian, “ Roh Kudus mengatakan sebaiknya hari ini jangan sekolah dulu. Dan juga Roh Kudus mengatakan, “ Lihat apa yang akan terjadi kalau kamu nekat berangkat sekolah “ . Kemudian Wilbert diperlihatkan suatu gambar seperti TV., Wilbert melihat ketika Wilbert ada di sekolahan langsung disambut kuasa-kuasa kegelapan banyak sekali. Ia kesurupan, mengamuk menghancurkan benda-benda disekitarnya. Kemudian ia dibawa ke Rumah Sakit Jiwa. Dan setelah semuanya berakhir, Wilbert harus mengganti semua kerusakan disekolahan. “

Tepat pukul 05.00 perbincangan mulai kehabisan bahan, sehingga masing-masing merebahkan diri untuk mengasokan badan walaupun tidak terlampau lama.

Jum’at 13 Mei 2005. Gideon mengundang beberapa orang untuk datang kerumah mengikuti persekutuan doa. Diantara yang diundang adalah Andi., adiknya yang tinggal di Cililitan. Bukan secara kebetulan Andi datang bersama istrinya yaitu Erin berikut Luverne anaknya. Demikian juga ibu dan bapak Joko.

Menjelang pukul 20.30 hari itu Andi datang lebih dahulu, dan kira-kira sepuluh menit kemudian datang juga bapak dan ibu Joko. Sedangkan bapak Frans dan ibu Risma yang juga diundang, masing-masing berhalangan hadir. Sebagai ungkapan selamat datang Gideon mengatakan kepada Andi, perihal karunia Tuhan bagi Wilbert dimana diperkenankan melihat Firdaus Allah dan juga alam maut. Dalam “ perjalanannya “ ia prihatin dan menaruh belas kasihan saat melihat embah kakung dan juga embah putri ada dimana dan dalam kondisi apa. Keprihatinan itulah yang mendorong Gideon mengabarkan kepada adiknya. Dengan harapan menimbulkan sebuah renungan yang layak diuji kebenarannya.

Pujian dan doa serta penyembahan berjalan demikian lancar, bahkan Luverne begitu tenang, tidak melakukan move apapun apalagi Stevanie., telah terbiasa dengan PD ( persekutuan doa ) keluarga. Ia tahu kapan bebas, dan kapan mengekang perilakunya agar tetap terjaga ketenangan ditengah-tengah PD. Demikianlah maka PD berlangsung tanpa gangguan apapun. Beberapa pertanyaan terlontar khususnya dari Andi untuk ibu Joko. Dan Wilbert diminta ayahnya mengisahkan “ kepergiannya “ ke alam maut dan juga Firdaus Allah. Bukan hanya itu melainkan juga pengalaman pertama ketika mendengar suara Tuhan langsung melalui telinganya, serta bagaimana Roh Kudus senantiasa menjawab pertanyaan Wilbert bila ia hidup dalam kekudusan.

Tidak terasa waktu sudah mendekati pukul 23.00. Masing-masing dengan berbagai “ oleh-oleh “ pulang dengan bermacam-macam pertanyaan berkecamuk didalam setiap hati. Bagi Andi dan Erin bisa jadi perasaan yang “ aneh “ ketika mulai yang pertama mengikuti PD, sedangkan bagi Ibu dan bapak Joko adalah mengenai pergumulan benar atau tidaknya “ malaikat “ yang berbicara melalui mulut Samuel dan Wilbert dan kekhawatiran ibu Joko sangat beralasan karena tidak alkitabiah. Gideon sendiri belum bisa mengambil garis kesimpulan, benar dari malaikat yang kudus atau salah satu bentuk tipu daya iblis.

Saat para tamu sudah pulang, barulah Roh Kudus singkapkan sebuah kebenaran persis seperti yang Wilbert pernah katakan hari sebelumnya, bahwa Tuhan akan singkapkan suatu misteri pada hari Jum’at.

Samuel seperti biasa membantu mobil yang akan pulang, termasuk mobil Andi dan juga ibu Joko. Dan ketika kembali masuk ruang tamu, mulai nampak tanda-tanda yang membuat Gideon mengerutkan kening. Mengapa dengan anak ini ? demikian berkecamuk didalam pikirannya. Ia masih belum memahami mengapa Tuhan ijinkan itu terjadi. Beberapa kali dari mulutnya keluar ungkapan rasa kecewa dengan Tuhan Yesus, dengan para malaikat dan kecewa pada diri sendiri. Manifestasi mulai nampak. Gideon, Yulia dan Wilbert bersatu padu menengking kuasa kegelapan di dalam diri Samuel di dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Tetap tidak bergeming. Dengan minyak urapan hampir sekujur tubuhnya beberapa kali tubuhnya terguncang, apalagi ketika punggungnya ditetesi minyak urapan ia menolak habis-habisan.

Puji Tuhan tidak lama kemudian ia kembali sadar, Wilbert menguji dengan membaca Wahyu 20:10 beberapa kali. Dan dalam ujian itu Samuel dinyatakan lulus. Apa yang terjadi ? Yang ia ingat adalah kondisi 5 hari yang lalu, sedangkan selebihnya ia katakan bahwa rohnya dibawa Roh Kudus ke berbagai tempat yang belum ia kunjungi sebelumnya. Tahu-tahu ia kembali dan bingung ketika diberitahu bahwa sekarang sudah hari Sabtu 14 Mei 2005. Gideon kemudian konfirmasi kepada Roh Kudus melalui Wilbert tentang yang di alami kakaknya sekaligus juga menanyakan mengapa tidak terdeteksi sejak awal.

Beberapa saat Wilbert tundukkan kepala dan bertanya kepada Tuhan, dan ia mendapat jawaban demikian,
“ Yang terjadi adalah dikehendaki Tuhan sendiri, untuk menguji apakah keluarga ini cukup peka membedakan roh yang menguasai tubuh mas Samuel. Tetapi ternyata bahwa keluarga ini masih bisa tertipu dengan kelicikan kuasa kegelapan. Tuhan ijinkan roh itu menguasai mas Samuel berhari-hari dengan tipu dayanya agar keluarga ini semakin peka. Sengaja Tuhan tutup dari pengawasan ibu Joko sehingga ibu Jokopun tidak merasakannya sekalipun masih ada didalam pergumulan mengenai suara malaikat melalui mulut Samuel. Tuhan juga menegur papah yang terkadang lupa menguji roh yang ada didalam Wilbert dan juga mas Samuel. Papa belum berhasil dalam pengujian ini, sehingga siap-siaplah dengan pengujian berikutnya. “ papar Wilbert sangat serius.

Gideon renungi apa yang disampaikan anaknya, sampai pada suatu kesimpulan sederhana bahwa ia belum “ lulus “ dalam pengujian Tuhan.

Yulia sudah masuk kamar untuk istirahat karena waktu sudah menjelang pagi. Gideon juga sudah memeluk bantal kecilnya dan entah sedang mimpi apa. Sedangkan Gideon dan Wilbert masih ngobrol santai sambil tidur-tiduran di kamar menunggu rasa kantuk. Mereka katakan satu sama lain bahwa sesungguhnya mereka belum mengantuk. Gideon perhatikan Wilbert mulai sedikit demi sedikit menutup mata. Tiba-tiba ia berguman, “ Sinar itu datang lagi pah, sepertinya mau menjemput Wilbert “
“ Katakan pada Roh Kudus, bolehkah papamu ikut ? “ Tanya ayahnya yang mulai harap-harap cemas.
“ Terserah Roh Kudus saja, tetapi nanti saya tanyakan, “ jawab Wilbert sambil mata tetap terpejam.

Belum genap satu menit kira-kira tubuh Wilbert terguncang perlahan. Gideon masih tetap mengawasi fenomena kali ini.
Setelah itu juga tiba-tiba Wilbert bermanifestasi dan di tengking dalam Nama Tuhan Yesus dan tidak lama kemudian nampak sepertinya sadar kembali, tiba-tiba Wilbert duduk dan tangannya meminta kerta dan pulpennya. Segera Gideon siapkan. Dan melalui tangannya terbaca tulisan demikian,
“ Syallom,… Saya adalah Roh Kudus. Anak ini sedang pergi ke neraka. Tadi anak ini bilang bahwa kalau dia/Saya pergi bisa engga ajak papah saya ? dan Saya mengatakan TIDAK, karena yang bisa hanya kamu karena ayah kamu belum saatnya. Berjagalah Tadi anak ini kemasukkan agar kalian semua bangun dan berjaga-jaga, sebab anak ini bisa di masuki roh jahat yang lebih susah ngusirnya daripada yang tadi. Syallom,… Tuhan memberkati.

Dan tak lama kemudian Wilbert mulai tak sadarkan diri, manifestasi lagi dengan posisi kedua tangan siap mencakar, wajah mulai menegang dan menyeringai siap-siap menerkam, kemudian ditengking lagi di dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Kemudian dengan membabi buta menyerang Gideon yang juga sudah mempersiapkan diri. Kemudian terjadilah pergulatan seru diatas tempat tidur. Gideon berusaha menguasai kedua tangan Wilbert sedangkan Wilbert berusaha melepaskan diri. Kemudian Gideon merasa memerlukan minyak urapan tetapi sepertinya tidak diberi kesempatan untuk mengambil ke ruang tengah, kemudian ditengking lebih sungguh lagi di dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Tidak lama kemudian nampak mulai melemah, lalu ia meminta alat tulis lagi diatas kertas yang digunakan untuk menulis, dan melalui tangannya terbaca tulisan demikian,
“ Anak ini akan kemasukkan roh kuasa kegelapan, kenapa ? karena Tuhan Yesus ingin mengulang pelajaran yang pernah diberikan kepada keluarga ini. Jadi ingat kembali apa yang terjadi pada saat Samuel Reka Via Caesario kemasukkan. Syallom Tuhan memberkati.”

“ Anak ini kemasukkan dari tingkat terendah sampai tersulit. Jadi usirlah setan pada cobaan/ujian ini dengan cara pertama kali Gideon Agus Sudarwanto mengenal cara mengusir setan. Syaloom,.. Tuhan memberkati. “

Belum lama ia letakkan alat tulis diatas kertas yang ia gunakan untuk menulis, muncul bentuk manifestasi yang pertama kali. Gideon ingat saat itu, ketika melakukan pengusiran kuasa kegelapan di dalam nama Tuhan Yesus berdasarkan mimpi. Dan sangat menakjubkan. Walaupun hanya berdoa demikian sederhana, tubuh Wilbert terguncang dan setan keluar ditandai dengan goncangan tubuh Wilbert.

Kemudian muncul manifestasi yang lain lagi. Gideon mulai mengenal tengking waktu itu, sehingga ditengking didalam nama Tuhan Yesus Kristus, tutup bungkus dengan kuasa darah Yesus dan dilarang kembali lagi. Saat itu juga kuasa kegelapan keluar dari tubuh Wilbert ditandai dengan guncangan hebat pada tubuhnya.

Beberapa kali silih berganti dengan berbagai bentuk manifestasi, tiba-tiba Wilbert meminta kertas dan alat tulisnya. Dari tulisan tangannya terbaca demikian,

“ Selamat Pak Gideon lulus di tingkat terendah. Sekarang mulai tingkat pertengahan.

Langsung muncul bentuk manifestasi yang sarat dengan sentuhan fisik. Dengan membabi buta kedua tangan Wilbert mengembangkan cakarnya apapun yang ada didekatnya dicakar. Saat itu di kamar Wilbert tidak ada minyak urapan sehingga Gideon mencari minyak urapan diruang tengah. Ketika ayahnya kembali dengan minyak urapan, tangan Wilbert sudah mengangkat kybord komputer dan akan dibanting. Ketika dilihat demikian spontan Gideon tengking didalam nama Tuhan Yesus Kristus. Kybord komputer berhasil dikuasai ayahnya kemudian dengan minyak urapan yang sudah ada ditangannya mulai menggempur kuasa kegelapan didalam tubuh Wilbert di dalam nama Tuhan Yesus Kristus.

Pergumulan masih berkutet di tempat tidur. Kedua kaki Wilbert menendang-nendang ayahnya yang juga sedang disibukkan dengan cakaran-cakaran kedua tangannya. Mulai terdengar gaduh di dalam kamar Wilbert. Dari mulut Wilbert mulai terdengar erangan penuh kebencian dan Gideon mulai berteriak menengking kuasa kegelapan didalam nama Tuhan Yesus Kristus.

Tidak lama kemudian Yulia terbangun mendengar kegaduhan dikamar Wilbert demikian juga Samuel. Tempat tidur acak adul tidak karu-karuan. Gempuran-gempuran nyanyian peperangan yang dinyanyikan Yulia sangat mengganggu kuasa kegelapan sehingga dari mulut Wilbert keluar kata-kata keras, “ Jangan nyanyikan nyanyian itu “ sambil kedua tangannya menutup kedua telinganya, tetapi Yulia justru lebih keras menyanyi sampai akhirnya kuasa kegelapan itu keluar dengan goncangan yang hebat dari tubuh Wilbert.

Kemudian tangan Wilbert memberi kode meminta kertas dan pulpennya, kemudian menuliskan sesuatu yang terbaca demikian,

“ Selamat, Pak Gideon Agus Sudarwanto telah lulus di ujian pertengahan, sekarang mulai di ujian tantangan tersulit. Tolong Samuel Reka Via Caesario ikut berjaga karena pada saat Samuel kemasukkan, ada 3 orang yang ngusir yaitu Gideon, Yulia dan Obaja. Jadi sekarang Samuel gantinya Obaja yang ikut membantu.

Saat itu Wilbert memberi tanda akan pipis, sehingga diantar Yulia kekamar mandi. Dan begitu keluar dari kamar mandi manifestasi roh banci seperti yang pernah memasuki Samuel kakaknya waktu itu. Segera ditengking didalam nama Tuhan Yesus Kristus. Saat itu juga roh banci keluar dari tubuh Wilbert tetapi tiba-tiba berlari ke kamar Samuel. Gideon berusaha menahan agar tidak masuk ke kamar Samuel karena dikamar itu ada Stevanie yang sedang tidur pulas. Namun lepas dari pegangan tangan sehingga meluncur demikian ke kamar Samuel. Gideon segera mengejar dan mendorong Wilbert ketika tubuhnya mulai menyentuh tubuh Stevanie,
“ Pindahkan Stevanie “ perintah Gideon pada Yulia istrinya yang segera membopong Stevanie yang sudah terbangun.
Samuel segera ambil bagian menengking kuasa kegelapan yang semakin nampak ganas dan sulit dikeluarkan dari tubuh Wilbert.

Kegaduhan berpindah ke kamar Samuel. Wilbert tiba-tiba meminta darah. Yulia segera siapkan air putih, diberkati di dalam nama Tuhan Yesus Kristus seperti yang pernah terjadi pada Samuel beberapa bulan yang lalu. Setelah diminum Wilbert menggelepar-gelepar persis seperti Samuel waktu itu. Sebentar kemudian ganti lagi dengan bermacam-macam bentuk. Ada yang bergerak seperti siluman ular, siluman harimau, gerakan pocong dan masih beberapa lagi bentuk manifestasi. Tiba-tiba Yulia memberikan anggur perjamuan. Segera diminumkan ke mulut Wilbert tetapi tiba-tiba disemprotkan keluar mengenai papa dan mamanya. Hal inipun persis pernah terjadi pada Samuel beberapa bulan yang lalu.

Masih belum terbebas dari kuasa kegelapan, Wilbert memberikan tanda minta minum, maka segera disiapkan air putih. Diberkati dan diubahkan menjadi darah Yesus. Dan air minum itu dicipratkan ke tubuh Wilbert ia nampak tersiksa dengan tetesan air itu, dan berusaha meraih cangkir yang berisi cairan itu. Tetapi oleh Gideon justru semakin banyak ditetaskan pada tubuh Wilbert., sehingga pakaian yang digunakannya menjadi basah.

Tidak lama kemudian ia meminta kertas dan pulpen. Tulisan yang dibuatnya demikian,
“ Anak ini harus ganti baju kalau engga bisa masuk angin, karena Obaja punya iman tidak mau sakit lagi, karena rohnya pergi jadi iman mengikuti roh Obaja. Jadi diganti bajunya saja.

Segera Gideon meminta kaos untuk mengganti kaos Wilbert yang memang sudah basah kuyup. Setelah itu Wilbert berjalan kearah ruang tamu diikuti oleh ayahnya dan juga Yulia mamanya. Tidak lama kemudian ia tertawa terbahak-bahak. Toronto Blessing kata Gideon dalam hati, maka segera ia gunakan minyak urapan pada kedua liang telinganya, dan segera ia menggelepar kesakitan. Tidak lama kemudian ia mulai nampak lemah kemudian ia meminta kertas dan pulpen. Tulisan yang dibuatnya demikian,

“ Pak Gideon, yang tadi itu Roh Kudus yang di ijinkan Tuhan untuk mengetes pada saat Obaja sadar, dan untuk Samuel janganlah kau bimbang karena anak ini berjanji kalau dia bohong akan diambil nyawanya dengan segera, dan juga anak ini mau tubuhnya jadi ujian bagi keluarga pak Gideon. Yang Reka Via sudah lulus sekarang yang punya tubuh ini ( Wlb., )

Kemudian segera Wilbert ke tempat tidur dimana 2 hari sebelum ia mengalami baptis selam, manifestasi kuasa kegelapan. Begitu sampai ke tempat tidur langsung menggeram dengan keras dan tangan dalam posisi mencakar-cakar. Segera Gideon tengking di dalam nama Tuhan Yesus Kristus dengan memegang bagian-bagian tubuh dengan minyak urapan. Juga menggunakan cambuk yang berlumuran darah Tuhan Yesus untuk menghancurkan kuasa kegelapan. Juga digunakan bom-bom rokhani rokhani untuk menghancurkan kuasa kegelapan. Beberapa saat kemudian ia sadar dan kemudian menceritakan perjalanannya selama rohnya diajak Roh Kudus ke neraka.

Semakin unik pengalaman yang terjadi,.. sulit masuk akal sehat. Ikuti terus kisah ini,…

Agus Sudarwanto

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: