k. Siap di hukum.

Senin, 16 Mei 2005 ketika Gideon akan berangkat bekerja beberapa kali ia ingatkan Yulia istrinya, ia tekankan ada kemungkinan Tuhan akan memberikan ujian padanya. Ujiannya dalam bentuk apa, hanya Tuhan yang tahu. Bersiap-siap sajalah. Tetapi apapun bentuk ujiannya Tuhan tidak akan memberikan ujian lebih dari kemampuan kita.

Sore harinya ketika Gideon pulang dari bekerja, sudah disuguhi dengan suasana yang penuh teka-teki. Masing-masing orang sepertinya ingin segera menyampaikan apa yang terjadi dirumah sepanjang Gideon tidak ada dirumah. Tetapi ternyata semuanya masih sanggup menahan diri sehingga masing-masing baru menceritakan apa yang di alami, dilihat, dan dirasakan setelah selesai doa malam. Sengaja Gideon membuka semacam forum komunikasi. Saat yang satu berbicara, yang lain mendengarkan dengan seksama. Tidak ada saling berebut ingin lebih dahulu berbicara.

Ketika doa malam, saat itu Samuel dalam kondisi seperti tidur. Kondisinya yang demikian tidak dibangunkan. Gideon, Yulia dan Wilbert memulai menaikkan puji-pujian beberapa lagu. Dilanjutkan dengan doa oleh imam keluarga, Wilbert dan terakhir Yulia. Ketika akan ditutup dengan doa “ Bapa Kami “ tiba-tiba Wilbert berbicara dengan lantang memberkati roti dan anggur untuk perjamuan kudus. Gideon segera sadar akan kesalahannya sehingga doa “ Bapa Kami “ yang sudah dimulainya dihentikan menunggu Wilbert selesai memberkati roti dan anggur untuk perjamuan. Setelah selesai di ulang lagi doa “ Bapa Kami “. Begitu selesai dan menyanyikan nyanyian Trimaksih kepada Tuhan, masing-masing mengangkat roti perjamuan. Tetapi tiba-tiba Wilbert mengatakan, “ Kok, roti dan anggurnya tidak diberkati lebih dahulu ? “ kata Wilbert sungguh – sungguh.

Gideon dan Yulia tertegun sejenak. Kemudian Gideon mengatakan, “ Wilbert bukankah tadi Wilbert yang memotong doa “ Bapa Kami “ dan memberkati roti dan anggur ini dengan lantang ? ! “

“ Saya memberkati roti perjamuan dan anggur ? “ Wilbert yang balik bertanya dengan wajah kebingungan karena tidak merasa melakukan hal yang demikian.
“ Kamu tidak berdusta ? “ tanya ayahnya sangat serius.
“ Kalau Wilbert dusta, bukan hanya saya siap sakit selama tiga hari, tetapi saya siap dipanggil Tuhan sekarang juga “

Gideon segera sadari bahwa Roh Kudus langsung campur tangan dalam peristiwa itu. Ia yakini bahwa Roh Kudus sendirilah yang memberkati roti dan anggur perjamuan melalui tubuh Wilbert tanpa Wilbert sadari. Roh Kudus berkati roti dan anggur karena Gideon lupa tidak memberkati roti dan anggur untuk perjamuan kudus. Terpujilah nama Tuhan Yesus Kristus.

Tiba saat masing-masing mengutarakan suara hatinya. Tetapi Samuel dalam kondisi belum siap sepenuhnya. Gideon menggamit Yulia agar “ membereskan “ Samuel. Tetapi nampak ada semacam penolakan kasar dari Samuel, dengan mengatakan dengan keras, “ jangan bangunkan saya bila tidak kudus “ Gideon kemudian bangkit berdiri. Berdoa memohon otoritas Tuhan Yesus Kristus untuk menyingkapkan segala sesuatu yang tersembunyi.

Kemudian berdoa menolak keluar dengan segera, roh apapun yang bukan berasal dari Tuhan Yesus Kristus. Menolak roh menghakimi, roh sombong, roh pemecah, roh mau menang sendiri, roh kasar, roh tinggi hati, roh meminta-minta, roh pengemis, roh marah di dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Dan biarlah Tuhan memberikan roh rendah hati, roh lemah lembut, roh mengampuni di dalam nama Tuhan Yesus Kristus.

Setelah selesai berdoa, Gideon kembali duduk bersama-sama dengan Yulia dan Wilbert, Samuel kemudian bangkit berdiri kemudian berdoa berlutut menyembah Tuhan beberapa menit. Kemudian bergabung dengan yang lain, dengan duduk diantara Wilbert, dan ayahnya.

Samuel berbicara

Pagi tadi Wilbert pamit akan ke kolam renang, kemudian saya susul ternyata disitu tidak ada. Berarti dia sudah berdusta.

Yulia berbicara

Pagi tadi beberapa kali Wlb., meminta uang. Yang pertama meminta 25.000,. tidak diberikan, kemudian minta lagi dalam jumlah yang berbeda. Juga pamit ke kolam renang. Rio beberapa kali marah-marah ketika menonton TV., Rio dan Wlb., saling berebut kebenaran. Yang satu menuduh, yang lain menolak tuduhan, demikian yang terjadi sampai siang tadi.

Wilbert., berbicara

Ingat ketika pagi-pagi sekali mama mengajak doa pagi, Papa bilang,.. apa tuh di celana ? Dan Wilbert., bilang bahwa saya mau pipis. Tetapi ketika di kamar mandi roh saya terangkat dan diajak Roh Kudus berperang di rumah Matias. Di sana Wilbert berhadapan dengan banyak kuasa kegelapan. Ketika mencabut pedang roh, pedang Wilbert mulai agak panjang dan agak besar tetapi masih kalah panjang dengan pedangnya Roh Kudus. Tiba-tiba Wilbert tukeran pedang dengan Roh Kudus, Wilbert pakai yang panjang. Wah,.. berat banget pedangnya Roh Kudus, tapi Wilbert kuat juga ngangkatnya. Terus perang melawan kuasa-kuasa kegelapan dirumah Matias. Dan baru sore roh saya masuk kembali ke tubuh saya dan kaos baju saya ditarik-tarik Stevanie, Jadi saya bingung mendengar cerita mama dan mas Samuel tentang diri saya.

Gideon kemudian menjadi penengah bagaikan “ hakim “ diantara mereka. Di katakan demikian,
“ Apa yang terjadi adalah dibawah kendali Tuhan. Tuhan yang memiliki scenario besar bagi keluarga kita. Percayalah Tuhan bermaksud mendidik kita. Agar kita semakin dewasa dan jeli, dan senantiasa hanya bersandar kepada kehendak Tuhan saja, bukan berpaling kepada yang lain. Apa yang dikatakan Yulia, Rio maupun Wilbert semuanya benar. Tidak ada yang salah. Juga saat tubuh Wilbert ditinggal
rohnya, maka Tuhan ijinkan di isi oleh roh lain. Bisa roh boros, roh mau menang sendiri, roh pemecah, roh dusta, roh berbicara keras dan kasar, roh menghakimi dll. “

Semuanya nampak merenungi apa yang dikatakan imamnya. Masing-masing berkemas mempersiapkan diri istirahat. Esok apa yang akan terjadi ? Tidak lagi perlu dirisaukan, karena sepanjang di dalam rencana Tuhan, maka finisnya adalah kebahagiaan sepanjang tidak mendukakan Tuhan itu sendiri.

Ketika kisah ini di tulis, kondisi keluarga Gideon bukanlah type keluarga yang serba kekurangan, walaupun tidak juga termasuk yang berlebihan. Wajar-wajar saja.
Apakah tidak ada kekhawatiran ? Tentu saja sebagai manusia yang masih berdaging, dan berdarah tidak luput dari rasa tersebut. Hanya perasaan itu terkikis dengan sendirinya oleh pengandalan yang demikian kuat kepada Sang Pemilik yaitu Yesus Kristus.

Bagaimana tanggapan atau sikap saudara-saudarinya ketika tahu bahwa baju yang dikenakan sudah tidak sama dengan pakaiannya yang terdahulu ?. Ternyata beragam tanggapan dan kesan mereka. Sebagian bersikap netral, karena itu adalah urusan pribadi antara individu setiap orang dengan Penciptanya. Ada yang mendukung karena memiliki perasaan yang sama, dan ada pula yang menyesali dan menangisi dengan berbagai alasan.

Sebagian mengatakan bahwa jalan yang ditempuh keluarga Gideon adalah jalan yang sesat. Tidak sesuai dengan makna sebuah ayat Alkitab yang mereka yakini sebuah kebenaran yang hakiki. ( Matius 7:22-23 ~> Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga ? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata : Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan !” ). Pembuat kejahatan itu adalah dimaksudkan untuk siapapun yang tidak mangakui para Rasul yang masih hidup/sekarang ( Ini pengajaran yang mereka terima sampai hari ini ). Tetapi bandingkan juga dengan Kisah Para Rasul 2 : 17-18 ( Akan tetapi terjadi pada hari-hari terakhir demikian firman Allah – bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku keatas semua manusia; maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat ; dan teruna – terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan dan orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi, Juga keatas hamba-hambaKu laki-laki dan perempuan akan Kucurahkan RohKu pada hari – hari itu dan mereka akan bernubuat. )

Para Rasul adalah seorang manusia, baik dahulu maupun sekarang. Artinya kalau kita mengandalkan diri pada manusia kita tidak layak dihadapan Tuhan ( Yeremia 17 : 5 ~> Beginilah firman Tuhan : “ Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada Tuhan ! ).

Siapakah rasul yang dipakai Tuhan ? Adalah Rasul atas pilihan Tuhan sendiri, bukan pilihan manusia. Setiap Rasul yang dipakai Tuhan maka akan dipenuhi dengan Roh Kudus. Tanpa Roh Kudus, maka ajaran sesat yang tersebar melalui rasul rasul tsb.

Setiap Rasul yang dipakai Tuhan pasti memiliki iman/kepercayaan kepada Tuhan.
Boleh saja siapapun mengaku memiliki iman/kepercayaan. Tetapi jangan lupa bahwa ada tanda-tanda yang menyertai orang percaya. ( Markus 16 : 17-18 ~> Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya : mereka akan mengusir setan – setan demi namaKu, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka ; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh “. )

Mereka yang memiliki tanda-tanda orang percaya, sangat percaya kepada Injil Kristus ( Roma 1 : 16 – 17 . ~> Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama tama orang Yahudi tetapi juga orang Yunani. Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis : “ Orang benar akan hidup oleh iman : ).

Apabila ada orang yang mengaku memiliki Roh Kudus di dalam diri dan kehidupannya, apalagi seorang yang mengaku sebagai hamba Allah, tetapi justru ketakutan saat menghadapi kuasa kegelapan maka layak dipertanyakan roh kudus palsu atau Roh Kudus asli yang ada didalam dirinya ( 1 Yohanes 4 : 4 ~> Kamu berasal dari Allah, anak-anakku, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu; sebab Roh yang ada didalam kamu lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia )

Siapakah Tuhan bagi diri kita ? Belum tentu sama jawabnya. Tetapi bagi keluaga Gideon Tuhan adalah sangat luar biasa. Tuhan sungguh baik dan sangat baik. Rangkaian peristiwa yang dialami oleh keluarga Gideon membuktikan bahwa Tuhan itu sangat baik. Uluran tangan-Nya bukan sekedar teori tetapi sangat nyata.

SuaraNya sangat jelas terdengar, pengajarannya begitu indah dan menakjubkan sekaligus mendebarkan. Dan akhirnya Gideon bisa rasakan bahwa Tuhan bukanlah Tuhan yang jauh, melainkan Tuhan yang sangat dekat. Tuhan ada di hati manusia yang dikasihi-Nya. Justru karena dikasihi, maka Tuhan memberikan didikan yang luar biasa.

Akhirnya Gideon menemukan kunci agar senantiasa dekat di hati-Nya.
Jangan pernah berhenti mencari perkenan Tuhan jangan pernah merasa bahwa Tuhan itu jauh Jangan pernah meragukan kasih dan karunia-Nya
Jangan pernah berusaha mendukakan-Nya Jangan pernah berkata bahwa Tuhan itu membuatmu sengsara
Jangan pernah pikirkan bahwa Tuhan itu tidak adil
Jangan pernah lupakan pengorbanan Tuhan di kayu salib
Jangan ragukan kebaikan dan kecintaan Tuhan bagi manusia

Beberapa ungkapan mengatakan bahwa hidup itu indah, tetapi tidak semua orang mengalami keindahan yang dimaksud. Tetapi hidup didalam Tuhan benar-benar indah yang sesungguhnya, karena bersifat kekal. Hanya apakah kita mau meraih kebahagiaan itu atau kita justru men sia-siakannya.

Jangan biarkan Roh Kudus menangisi kepergian manusia yang dikasihinya ke alam kesengsaraan kekal selama lamanya. Mari lakukan sesuatu, sebelum semuanya terlambat. Sebelum semua jerih payah menjadi sia-sia hanya karena tidak mengerti, hanya karena ajaran-ajaran yang menyesatkan. Jangan pernah berhenti mencari kehendak-Nya, mencari perkenan-Nya. Dan jangan pernah berusaha mencari perkenan manusia. Karena itu hanya kesia-siaan belaka.

Mari, kita berkemas menghadapi hari-Nya Tuhan yang Alkitab katakan tidak akan lama lagi. Bila hari itu tiba, masihkan kita bisa saling menyapa ? Masihkah kita bisa saling mengasihi ? Ya,.. hari itu akan segera tiba. Masing-masing akan menjadi diri sendiri di hadapan-Nya. Tidak lagi bisa mengatakan oleh karena ini dan itu. Masing-masing manusia tidak lagi bisa berlindung dibalik orang-orang yang selama ini menjadi pengandalannya.

Tuhan Yesus memberkati.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: