n. Ia lemah lembut,..

Tuhan Yesus sendiri yang mengatakan agar kita belajar dari padaNya. Karena Ia menjelaskan perihal diriNya, bahwa Ia lemah lembut dan rendah hati. Dalam kondisi apa kita belajar daripadaNya ?. Ternyata dalam kondisi apapun !.

Jum’at 3 Juni 2005 saat menjelang doa malam. Samuel bertingkah laku seperti orang mabuk. Beberapa saat Gideon sengaja membiarkan hal itu berlangsung sambil mempersiapkan diri mengadakan “ peperangan “.

Samuel berjalan mencuri perhatian segenap keluarga dengan berjalan mondar-mandir dari ruang depan ke tengah, kemudian keluar lagi sambil berjalan sempoyongan, dengan mulut berguman, “ aku sedang mabuk, aku sedang mabuk, aku mau minum lagi “ . Dan ketika persiapan untuk perang sudah selesai, maka Samuel dituntun ke ruang tengah dan duduk diam ditempat yang sudah disiapkan.

“ Tuhan sedang memberikan pengajaran yang baru, mari kita perhatikan dengan seksama “ kata Gideon kepada seluruh keluarga yang sudah berkumpul di ruang tengah.

Nampak raut wajah masing-masing tetap berseri, sekalipun Samuel dalam kondisi kemasukkan kuasa kegelapan. Karena mereka sangat percaya bahwa yang terjadi adalah di dalam kendali Tuhan. Ya, Tuhan mengijinkan hal itu terjadi dengan maksud memberikan pengajaran pada keluarga ini.

Setelah didahului dengan doa ucap syukur serta memohon agar dikenakan perlengkapan senjata rokhani bagi segenap keluarga, Gideon selaku imam tumpang tangan ke atas kepada Samuel menengking di dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Memerintahkan roh apapun di dalam diri Samuel yang bukan berasal dari Tuhan Yesus Kristus agar keluar sekarang juga di dalam nama Tuhan Yesus Kristus.

Tidak lama kemudian manifestasi roh mabuk. Yah, baru kali ini roh mabuk menampakkan diri. Samuel berjalan terhuyung-huyung persis seperti orang mabuk disertai dengan gaya muntah-muntah sekalipun tidak ada apapun yang keluar dari dalam mulutnya. Mengangkat gelas plastik yang berisi air putih sambil meminta agar minumnya ditambah lagi. Benar-benar persis gaya orang mabuk. Kemudian tidak berlama-lama roh mabuk ditengking di dalam nama Tuhan Yesus Kristus.

Setelah roh mabuk berlalu, berganti dengan bentuk-bentuk yang berbeda, diantaranya roh Kuda. Bagaimana mungkin dari mulut Samuel keluar ringkikan kuda berkepanjangan, disusul kemudian dengan manifestasi roh kucing ditandai dengan suara meong-meong berulang-ulang sambil kedua telapak tangannya mengembangkan jari-jemarinya, kemudian mencakar cakar apapun yang dekat pada tangannya, setelah itu muncul roh harimau ditandai dengan erangannya yang tidak asing lagi dan beberapa roh yang lain.

“ Pengajaran baru lagi “ guman Samuel perlahan dengan tetap tenang sambil mempersiapkan diri menengking roh-roh yang bermanifestasi didepan mata. Ia sangat yakin bahwa roh apapun didunia ini sudah dikalahkan Tuhan Yesus Kristus. Sehingga Gideon tetap tenang, karena ia rasakan Tuhan Yesus
Kristus sangat dekat, Ia ada ditengah-tengah mereka yang sedang berbicara di dalam namaNya.

Demikianlah maka pergumulan demi pergumulan terus berlangsung sampai pada puncaknya, ketika dalam kondisi tangan dan kaki Samuel terpaksa di ikat, dari mulut Samuel keluar suara teriakan yang cukup keras terdengar, “ aku Lucifer, roh anak ini sudah aku tawan, “ kemudian disusul dengan beberapa ancaman, intimidasi dan hujatan langsung ditujukan pada Tuhan Yesus Kristus meluncur dengan derasnya.

Gideon sudah biasa mendengar intimidasi kuasa kegelapan, gertak sambal mereka dan tipu daya mereka. Mereka senang sekali berusaha menjatuhkan mental lawan dengan mengatakan bahwa wilayah ini sudah dikuasai kawan-kawan mereka, mereka membawa kawan banyak sekali diluar. Tetapi kembali Gideon tetap tidak terpengaruh ocehan mereka. Ia tidak lagi heran dengan tipuan mereka

Gideon malahan dengan tenangnya ke Toilet untuk buang air kecil, dari kamar mandi terdengar Samuel berteriak keras sekali, tetapi Gideon tidak mendengar dengan jelas kata-kata apa yang diucapkan Samuel.

“ Apa yang terjadi Wilbert,” ? tanya Gideon ketika kembali memasuki ruang tengah
“ Tuhan Yesus langsung turun tangan “ jawab Wilbert.
“ Tahu dari mana ? “
“ Saya melihat ada sinar terang sekali memasuki tubuh mas Samuel “

Sementara mereka terus memperbincangkan apa yang sedang mereka alami, Samuel nampak menggeliat mencoba melepaskan diri dari ikatan. Wilbert kemudian menguji dengan Wahyu 20:10 lima kali berturut-turut. Lulus. Kemudian membantu melepaskan ikatan tangan dan kakinya. Samuel kembali bebas. Terpujilah nama Tuhan. Apakah Samuel tahu peristiwa apa yang terjadi atas dirinya ?.. Jawabannya adalah tetap sama yaitu ia tidak ingat sama sekali peristiwa itu. Ia hanya tahu peristiwa sebelum tubuhnya dikuasai kuasa kegelapan.

Kembali terbukti bahwa pertolongan Tuhan tidak pernah terlambat, Tuhan yang sanggup menolong bukanlah Tuhan yang jauh, tetapi Tuhan yang sangat dekat sehingga sekalipun kita hanya berbicara melalui hati, Ia tetap mendengar. Saat Tuhan Yesus dihujat, maka Ia langsung turun tangan membungkam si penghujat yaitu iblis dan kawan-kawannya.

6 Juni 2005 pukul 04.00 Gideon sudah bangun, dan tengah bersiap-siap dengan doa pagi. Pagi ini ia masih memikirkan apa yang dikatakan Yulia istrinya mengenai Samuel kemarin ketika ia mau tidur. Ia perlu waktu untuk merenungkan apa sebenarnya yang terjadi dengan Samuel. Jujur ia akui, penuturan istrinya membuat ia tidak damai sejahtera, hatinya menjadi gundah gulana dan kecewa terhadap Samuel anaknya.

Apa yang sebenarnya terjadi ? Pagi ini Gideon bermaksud mendengar langsung dari mulut Samuel tentang apa yang telah dilakukannya. Yulia beberapa hari yang lalu memang menuturkan kejadian yang dialami Samuel ketika ia berkunjung ke rumah om Bd,. Di Duren Jaya ~ Bekasi.

Bermula dari kekecewaan Samuel ketika meminta ijin menginap dirumah omnya di Bekasi Duren Jaya. Entah apa alasannya, tetapi pada intinya tuan rumah tidak mengijinkan. Timbul rasa kecewa, dan saat rasa kecewa itu muncul, terbukalah pertahanan Samuel. Kuasa kegelapan yang memang senantiasa mengintai memanfaatkan peluang emas sebaik-baiknya. Masuklah roh pencuri menyelinap ke dalam tubuh Samuel. Dan ini berakibat muncul dorongan untuk mengambil Hp. Milik tante Tt, dan beberapa lembar ribuan milik om Bd. Hp., hasil curian kemudian dijual. Kejadian itu diceritakan Samuel pada mamanya kemarin sore. Dan Yulia menceritakan kembali kepada suaminya.

Sementara Gideon bermain-main dengan pikirannya yang berandai-andai, Wilbert, dan juga Yulia sudah juga bangun sehingga Gideon memulai dengan doa pagi. Dan setelah selesai doa pagi, Samuel juga ikut bangun sehingga doa pagi kembali sesi ke dua. Dan setelah selesai, secara pribadi dan sangat hati-hati Gideon meminta Samuel ungkapkan apa yang terjadi pada dirinya beberapa hari yang lalu khusus-nya kejadian seperti yang diceritakan pada mamanya.

“ Ketika saya ditolak menginap dirumah om Bd,.. rasa hati saya kecewa sekali,
dan tiba-tiba muncul perasaan ingin membalas rasa kecewa saya. Dan akhirnya terjadilah saya lakukan seperti yang saya ceritakan pada mama “ Samuel mencoba menjelaskan kepada papanya.

Kemudian Gideon membuka Wahyu 21:8 dibaca dengan seksama. Dan disitu dijelaskan siapa saja yang tidak bisa masuk sorga.

“ Jangan buka celah “ akhirnya Gideon kembali mengingatkan Samuel, kemudian kembali ia katakan , “ Nanti bila waktunya sudah tepat, datang dengan ksatria, katakan pada tante Tt, apa yang sudah kamu perbuat. Dan sampaikan padanya berapa harga Hp yang sudah kamu ambil, dan sampaikan pada papa untuk papa carikan solusi penggantiannya “
“ Iya pah, “ jawab Samuel.

Gideon kembali rasakan bahwa kuasa kegelapan mencoba dan terus mencoba menembus pertahanan keluarga Gideon dengan berbagai cara, dengan satu tujuan merampas kembali keluarga ini menjadi kawannya, namun iblis selalui menemui jalan buntu, karena selalu berbenturan dengan pemilik keluarga Gideon yakni Tuhan Yesus Kristus. Iblis tidak pernah menang. Haleluya Puji Tuhan.

Kira-kira tengah hari Bd., omnya Samuel menelpon Gideon. Ia tanyakan apakah sudah mendengar apa yang dilakukan Samuel dirumahnya. Gideon sampaikan sudah mendengar tadi malam. Lantas Bd., sedikit mengulas mengapa sampai Samuel lakukan hal seperti itu. Ada kekhawatiran kalau-kalau Samuel terjebak kedalam lingkaran hitam, sehingga sampai hati ia mencuri. Secara hati-hati GIdeon sampaikan apa yang ia dengar mengenai Samuel versi Yulia, dan menambahkan pula kejadian apa yang dialami Samuel belum lama ini. Bukan hanya itu, Gideon juga menyampaikan apa yang Wilbert alami di alam roh. Bagaimana Wilbert mendapatkan karunia dimana rohnya diajak Tuhan Yesus masuk ke Firdaus Allah, ke alam maut, ke kaki kiri neraka, dan kaki kanan neraka.

Bagaimana Wilbert bisa langsung mendengar suara Tuhan Yesus melalui telinga jasmani, dan juga langsung bisa berkomunikasi dengan Roh Kudus juga langsung melalui telinga jasmani. Kemudian juga karunia melihat alam roh, dan karunia menutup mata rokhani.

Apa yang Wilbert lihat di kaki kiri neraka, di kaki kanan neraka, juga Gideon sampaikan. Ia lihat bagaimana seseorang ketika hidupnya tidak sepenuhnya mengandalkan diri kepada Tuhan Yesus maka akan memasuki alam maut. Ia yang juga seorang hamba Allah, tetapi juga tetap pergi ke dukun-dukun, ke pengobatan alternatif/orang pintar, ia menyimpan rajah dalam bahasa Arab.

Juga Wilbert melihat hamba-hamba iblis yaitu dukun-dukun, paranormal disiksa di alam maut, bahkan melihat seorang hamba Allah masuk ke alam maut. Tuhan Yesus yang mendampingi Wilbert mengatakan bahwa memang ia adalah hamba Allah, tetapi ia hamba Allah yang cinta uang. Ia lebih mencintai uang dari pada jemaat yang menjadi tanggung jawabnya.

Cukup lama Gideon sampaikan kesaksian yang dialami keluarganya. Berbagai kejadian yang sangat menakjubkan, juga disampaikan dengan hati-hati, karena Gideon tidak mau merampas kemuliaan Tuhan. Dia boleh alami kejadian yang luar biasa bukan karena kebolehan dia, kepintaran dia, bahkan kebaikan dia, melainkan karena kasih karuniaNya belaka.

Apa yang terjadi pada Samuel, terbukti bukan salah siapa-siapa, tetapi agar kemuliaan Allah dinyatakan. Secara akal manusia memang sulit, ya teramat sulit diterima. Hanya imanlah yang bisa menembus akal manusia sehingga akan muncul pengakuan bahwa Tuhan sungguh luar biasa. Bagi-Nya tidak ada yang mustahil. Tuhan yang dahulu adalah juga Tuhan yang sekarang bahkan Tuhan yang akan datang. Tetap Yang Maha Perkasa, Maha Kuasa.

Secara akal manusia, bagaimana mungkin segala perkara yang Samuel alami sepanjang Agustus’04 sampai akhir Desember’04, terulang dalam kurun waktu antara pukul 01.00 s/d 05.00 dan kali ini yang Tuhan ijinkan bermanisfestasi adalah Wilbert adiknya ? Pada intinya kuasa kegelapan yang masuk serta cara mengalahkannya adalah sama seperti yang Samuel pernah alami.

Kalau yang terjadi ini bukan perkenan Tuhan apakah mungkin ? Dan Gideon sangat yakin sekali bahwa dibalik peristiwa demi peristiwa terkandung pengajaran yang sangat luar biasa. Hanya apakah kita masih mau tegar tengkuk ?.

Akhirnya Gideon mendapatkan pengertian bahwa yang Samuel lakukan sebagai jalan agar ia bisa menyampaikan kesaksian yang keluarga Gideon alami, karena selama ini begitu sulit untuk memulai kesaksian. Banyak cara Tuhan bisa lakukan, agar kebenaran tetap tersingkap dengan baik

Nampak mengerikan bila mendengar tentang kematian, hukuman, alam maut dan neraka. Tempat dimana dihindari oleh banyak orang, siapapun dia, apapun latar belakangnya, apapun pekerjaannya. Seorang pembunuh, pencuri, pemerkosa, pendusta, dia pun tidak mau masuk kedalam siksaan api neraka.

Tetapi siapakah yang menguasai alam maut dan kerajaan sorga ?. Siapakah yang berwenang menempatkan seseorang kedalam kematian kekal atau kehidupan kekal ? Siapakah yang sudah mengalahkan maut ? Dialah Tuhan Yesus Kristus. Ya hanya Tuhan Yesus Kristuslah jalan, kebenaran dan hidup. Dan tidak ada seorangpun sampai kedalam kerajaan Sorga tanpa melalui Dia.

Hidup di dalam Dia tidak berarti bebas dari duka, ujian, penderitaan dan peperangan. Justru semakin kita berusaha semakin dekat denganNya, maka serangan dari kuasa kegelapan semakin dahsyat. Ujian yang kita terima bukan semakin ringan melainkan semakin berat. Tetapi satu hal yang harus dipegang adalah bahwa Tuhan tidak pernah memberikan pikulan melebihi kekuatan kita.

Menjelang tengah malam, Gideon beserta Yulia dan Samuel secara khusus berdoa memohon hikmat dan makrifat agar kemelut yang terjadi diantara peristiwa pencurian Hp., terkuak ke permukaan, terjadi keterbukaan antara Samuel dan kedua orang tuanya. Masih dalam rangkaian doa malam, Gideon memohon kepada Samuel agar bersikap jujur, sejujur-jujurnya.

“ Apa yang masih kau ingat mengenai Hp., yang kau ambil ? “ Gideon menanyakan dengan perlahan.
“ Saya tidak ingat apapun mengenai Hp. Itu “ jawab Samuel sambil menundukkan kepala.
“ Kamu jual berapa ? “ ayahnya kembali bertanya.
“ Saya tidak tahu “ jawab Samuel perlahan.
“ Kamu jual kemana ? “ ayahnya kembali mencecar dengan sebuah pertanyaan.
“ Saya tidak tahu “ jawab Samuel tidak berubah.
“ Hp. Yang kamu ambil itu typenya apa ? “
“ Saya tidak tahu “
“ Seperti apa bentuk Hp. nya ? “
“ Tidak tahu “

Tiba-tiba Samuel menegakkan kepala dan berkata,
“ Kalau saya berdusta, kalau saya berbohong, roh saya siap dilempar ke neraka, dan saya siap mati, kapanpun Tuhan kehendaki. Lihat pah,.. saya siap masuk neraka kalau saya berdusta, berbohong, dan demi sebuah kebenaran kalau saya dusta, besok pagi saya akan mati. Lebih baik saya mati dari pada saya hidup dalam kebohongan dan dusta. “

Gideon tertegun sejenak mendengar kata-kata Samuel, namun ia tidak mau terkecoh dengan tipu daya setan. Kemudian ia katakan pada anaknya, “ Jangan berdalih dengan hal-hal yang sulit diterima dengan akal sehat. Sekarang mengatakan bahwa kamu tidak merasa mengambil Hp., sekalipun dalam kesempatan yang lain justru kamu mengatakan sebaliknya.

Apakah tidak tertutup kemungkinan kamu akan mencuri benda yang lain lagi, dan kamu jual. Motor misalnya, bisa saja kamu jual dan akhirnya kamu mengatakan saya tidak melakukan apa-apa. Ingat bahwa sekarang ini kita masih hidup di alam nyata, bukan di alam roh. Yang mengambil adalah tanganmu, dan kamu harus bertanggung jawab.

Dalam pengadilan manapun kamu tetap salah. Dan orang yang terbukti bersalah mendapat hukuman yang setimpal. Apakah kemudian hukuman menjadi batal hanya karena suatu alasan yang menyatakan bahwa yang menguasai adalah roh pencuri ? Tentu saja tidak. Hukuman tetap dilangsungkan sepanjang ada bukti.

Kalau kita mau telusuri mengapa kamu mengambil Hp., karena ada roh pencuri yang masuk kedalam tubuhmu. Mengapa ada roh pencuri bisa memasuki tubuhmu, karena pertahanan tubuhmu rapuh, sehingga mudah ditembus panah api sijahat.

Mengapa pertahanan tubuhmu rapuh, karena ada celah yang terbuka sehingga dicelah yang sekalipun demikian kecil, si jahat akan manfaatkan secara maksimal. Sehingga yang paling penting kamu lakukan adalah pertahanan diri. Jangan biarkan tubuhmu digunakan menjadi alat setan.

Samuel tidak bereaksi yang berlebihan, malahan nampak demikian tenang dan kembali ia sampaikan, “ Ya,.. secara manusia biasa sulit untuk menerima kondisi saya yang sebenarnya, tetapi di alam roh, yang seperti itu sangat mungkin terjadi.
Pada intinya kalau Samuel berdusta ataupun berbohong sekarangpun saya siap dihukum “

Tuhan Yesus memberkati.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: