t. Perang tiada henti.

Pagi-pagi sekali selepas Gideon membersihkan diri, sejenak ia renungkan rangkaian peristiwa yang terfokus pada Samuel anak pertamanya. Ia sudah ikut baptis selam awal tahun ini. Ia rajin kebaktian dan menikmati tubuh dan darah Yesus didalam Perjamuan Kudus. Ia beberapa kali ikut konseling. Berdoa juga merupakan nafas kehidupan rokhaninya.

Bukan sekali dua kali ia kebaktian lebih dari satu kali dalam sehari. Ikut pelepasan dengan Pdt. S. Yunus, T. Tabaraka, pernah ia laksanakan. Hubungannya dengan Tuhan Yesus Kristus demikian mesra, bahkan bahasa roh ia lebih dulu dapatkan dibandingkan dengan ayah dan adiknya. Bahkan sampai sekarang mamanya belum mendapatkan karunia berbahasa Roh.

Kebaktian doa semalam suntuk berulang kali ia ikuti dengan sungguh-sungguh, kebaktian pemuda juga sering ia ikuti. Pendek kata kegiatan didalam Tuhan ia lakukan dengan sepenuh hati.

Apa yang kemudian terjadi di dalam kehidupannya ?. Apakah ia bebas dari pencobaan dan godaan ? Apakah ia bebas dari kesurupan atau kemasukan kuasa kegelapan ? Apakah ia bebas dari jamahan setan dan kawan-kawannya ? Apakah ia terbebas dari penyakit dan kelemahan ? Apakah ia bebas dari tipu daya kuasa kegelapan ? Jawabanya sangat jelas yaitu tidak !.

Apakah Gideon sebagai orang tuanya kecewa ? Apakah ia meragukan gereja yang sekarang ia gumuli ? Apakah merasa dipermainkan kuasa kegelapan ? Apakah ia merasa dipermainkan Tuhan ? Jawabannya juga sangat jelas tidak !!!.

Bagaimana Gideon mensikapi ini semua ? Yang pertama ia mengucap syukur kepada Tuhan Yesus Kristus, karena demikian besar kasihNya kepada keluarganya, sehingga ia dan keluarganya mendapat pengajaran yang luar biasa indahnya, sekalipun di iringi dengan debar jantung yang lebih kuat.

Yang kedua, kembali ia mengucap syukur bahwasanya melalui peristiwa langka dimana tidak setiap orang mengalaminya, ia mendapat pengajaran yang sangat luar biasa. Ia mendapat pengajaran bagaimana cara mengusir kuasa kegelapan dari tingkat rendah, pertengahan sampai tingkat yang sangat sulit. Masih ditambah dengan ujian-ujian susulan yang tidak diprediksi sebelumnya.

Yang ketiga, senantiasa ia mengucap syukur, sebab ia rasakan pertolongan Tuhan tidak pernah terlambat. Pertolongan Tuhan selalu tepat pada waktunya. Dan saat tipu daya setan bermain didepan matanya, Tuhan singkapkan secara luar biasa.

Dan kesemua ini membentuk Gideon dan keluarganya semakin dekat dan sangat dekat dengan Tuhan Yesus Kristus. Ia rasakan kemesraan yang sangat luar biasa, sehingga saat ini apapun yang terjadi semuanya disikapi dengan ucap syukur dan hanya mengucap syukur yang tiada habisnya. Ya, ia tidak pernah kecewa dengan Tuhan Yesus Kristus. Ia sangat percaya bahwa rencana Tuhan atas kehidupan keluarganya sangat indah. Sangat indah dan menakjubkan.

Apakah dari pihak keluarga menerima keadaan keluarga Gideon ? Ternyata tidak, walaupun ada beberapa saudara yang tidak terlalu peduli. Karena urusan dengan Tuhan adalah urusan jiwa lepas jiwa, masing-masing jiwa bertanggung jawab atas dirinya sendiri.

Setiap kejadian disikapi dengan tenang dan senantiasa mohon tuntunan Tuhan Yesus Kristus. Biarlah Roh Kudus menuntun setiap langkahnya karena sangat ia yakini semua pasti berakhir dengan kekalahan kuasa kegelapan, tidak peduli berapa banyak waktu yang digunakan. Tuhan Yesus Kristus ataupun Roh Kudus selalu menjadi pemenang. Dengan satu kunci, matikan manusia lama, senantiasa hidup kudus, sadari bahwa tanpa Yesus Kristus ia bukanlah apa-apa.

Masih melekat didalam ingatan Gideon, ketika doa malam. Masing-masing diurapi terlebih dahulu dengan minyak urapan. Ketika giliran Samuel, ia nampak gelisah dan berusaha menghindarkan dirinya dengan minyak urapan. Gideon mulai merasakan adanya unsur kuasa kegelapan di dalam diri Samuel.

Tepat seperti yang diperkirakan Gideon, ketika tangannya menyentuh leher Samuel, ia secara cepat mengadakan reaksi penolakan. Namun kaki seperti terkunci sehingga ia tetap duduk bersila sehingga Gideon lebih leluasa mengolesi dengan minyak urapan dengan disertai doa dan penengkingan kuasa kegelapan didalam nama Tuhan Yesus Kristus. Yulia membantu dengan mengumandangkan nyanyian peperangan.

Lontaran kata-kata hujatan dari mulut Samuel mulai mengalir, menggambarkan betapa bencinya kuasa kegelapan pada keluarga Samuel. Intimidasi berulang kali diperdengarkan dengan nada kebencian dan dendam kesumat. Dan yang seperti ini bukanlah sesuatu yang asing bagi keluarga Gideon. Musuh musuh lama di alam roh.

Dan kesemua ini disikapi dengan keyakinan bahwa Roh yang ada didalam diri Samuel dan keluarganya lebih besar, lebih kuat dari roh manapun didunia ini. Hanya soal waktu, sepanjang bersama Tuhan Yesus Kristus, kuasa kegelapan pasti kalah dan Kristus selalu menjadi pemenang.

Keyakinan Samuel tidak pernah menemui kekecewaan, ia sangat yakin ini semua bisa terjadi di ijinkan Tuhan untuk menambah “ ilmu “ yang dari Tuhan. Sekolah ilahi yang sangat luar biasa.

Secara hitungan manusia, roh yang keluar dari tubuh Samuel malam itu tidak kurang dari 10 macam roh kalau dilihat dari manifestasi saat keluar dari tubuh Samuel. Yang pertama jelas sekali adalah roh jaelangkung yang bersembunyi di ruas tangan kanan dan ruas tangan kiri. Kemudian roh siluman kucing, dan bermacam-macam roh yang bersembunyi di sela-sela punggung dari bagian atas sampai bagian bawah, kemudian di persendian lutut kanan dan kiri, kemudian roh yang bersembunyi di rahang bawah bagian kanan dan kiri, kemudian roh yang bersembunyi di tulang belikat kanan dan kiri.

Bagaimana bisa dideteksi tempat persembunyian mereka ? Karena kuasa Tuhan Yesus Kristus melalui minyak urapan yang sudah diberkati di dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Tiap-tiap bagian yang ada unsur kuasa kegelapan tidak bisa tahan terhadap olesan minyak urapan. Bila ada kuasa kegelapan di suatu tempat langsung mengadakan reaksi. Reaksinya bisa dengan langsung teriak dengan kuat sambil menggeram, bisa juga dengan langsung bergetar dengan kuat sambil mengumpat dan mengintimidasi penuh kebencian.

Terimakasih Tuhan Yesus, Engkau sungguh baik, dan sangat baik. Inilah ungkapan yang sangat khas dari Gideon ketika peperangan usai, walaupun mungkin peperangan akan kembali digelar dalam waktu dan tempat yang berbeda.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: