c. Pro dan Kontra.

Tidak tahu mengapa, tetapi ibu Mike justru lebih banyak mencurahkan perhatiannya pada Samuel, yang ketika pertama kali dilihatnya, berkomentar ada sesuatu di dalam anak ini. Apalagi ketika memperhatikan kelopak mata bawah kanan dan kiri yang cenderung menghitam. Sangat tidak bagus ujarnya terus terang. Kemudian Ibu Mike mengeluarkan lembaran pertanyaan yang sudah dipersiapkan, yang kemudian berdasarkan pertanyaan-pertanyaan dalam lembaran itu ia tanyakan banyak hal kepada Samuel.

Ujung dari pertanyaan yang cukup banyak adalah sebuah kesimpulan yang menganjurkan agar Samuel segera lahir baru, kemudian menerima Yesus dengan sesunguh sungguhnya, dan berikrar menolak kuasa kegelapan dalam bentuk apapun juga di dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Samuel agak terpukul dengan pernyataan ini sehingga ia pergi ke kamar sebelah diruang komputer, di mana Rachel dan Louis juga ada disitu.

Sepeninggal Samuel, Ibu Mike menjelaskan kepada Gideon dan istrinya, juga disitu ada kedua orang tua Rachel bahwa ada sesuatu di dalam pribadi Samuel. Juga dilontarkan berbagai pertanyaan yang tidak jauh beda dengan yang ditanyakan pada Samuel.

Ibu Mike menjelaskan bahwa didalam diri Samuel ada kepribadian ganda. Yang satu menarik yang lain, saling mengadu kuat. Siapa lengah maka identitasnya berganti dengan identitas yang menjadi saingannya. Demikian silih berganti. Dan siapakah dua kepridian itu ? Yang pertama adalah Roh Kudus itu sendiri. Yang lain adalah roh kudus palsu atau lebih tepatnya adalah setan yang berpura-pura menjadi malaikat terang.

Pengendali kedua roh itu adalah firman Tuhan baik yang disampaikan hamba-hamba Tuhan maupun yang tertuang didalam Alkitab. Dan setan tidak akan berkuasa atas dirinya saat ia bergaul mesra dengan Tuhan Yesus Kristus, dan rajin memakan firman Tuhan, tetapi saat ia lemah di dalam iman, kurang menyukai firman kebenaran, maka saat itulah setan yang berkedok malaikat terang menyatakan eksistensinya.

Ibu Mike ternyata menghendaki agar Gideon dibersihkan lebih dahulu. Dan Gideon siap untuk itu, sambil memohon hikmat surgawi agar langkah yang diambilnya tidak salah dimata Tuhan. Kalau pusing katakan terus terang, demikian ibu Mike sampaikan pada Gideon sebelum doa dimulai. Dan tidak lama kemudian doa selesai dan beliau mengatakan bahwa untuk pelepasan Samuel akan dilakukan lain waktu karena beliau harus persiapkan teamnya lebih dahulu, karena sepertinya perlu persiapan khusus dan puasa lebih dahulu.

Sudah lewat tengah malam, ketika Gideon menyampaikan bahwa anak keduanya yaitu Wilbert juga mengalami pengalaman luar biasa didalam Tuhan. Ibu Mike ternyata ingin bertemu dengan Wilbert sehingga Gideon memanggil Wilbert yang hampir terlelap di tempat tidurnya.

Secara garis besar Gideon sampaikan pengalaman Wilbert dan peristiwa yang mengiringinya, termasuk ketika pertama kali Wilbert mendapat karunia melihat alam roh, ketika diajak Tuhan Yesus melihat Firdaus Allah, ketika dibawa ke alam maut, ke kaki neraka bagian kiri, kaki neraka bagian kanan dan karunia yang bisa mendengarkan langsung suara Roh Kudus didalam batinnya dengan jelas sampai sekarang.

Kemudian dengan keterbatasan informasi yang ada, Ibu Mike memandang Wilbert dengan seksama, kemudian beliau mengatakan kepada Wilbert agar menanyakan kepada Roh Kudus, apa yang terjadi pada kakaknya yaitu Samuel mohon jawaban melalui ayat Alkitab dan besok agar menghubungi melalui telepon.

“ Mengapa tidak sekarang saja ? “ Gideon memberikan pendapat.
“ Bisa sekarang ? “ Ibu Mike balik bertanya. Wilbert mengangguk perlahan.
Kemudian Ibu Mike mengajak penyembahan lebih dahulu sebelum Wilbert menanyakan segala sesuatunya pada Roh Kudus. Setelah nyanyian penyembahan Ibu Mike menyatakan permohonannya kepada Tuhan, sekiranya Tuhan berkenan menggunakan Wilbert sebagai saluran komunikasi langsung dengan Roh Kudus, biarlah Tuhan berkenan menyatakan melalui Firman, tetapi bila bukan berasal dari Tuhan, biarlah segala sesuatunya dihancurkan dan dipatahkan didalam nama Tuhan Yesus Kristus.

Setelah permohonan selesai terjadilah keheningan yang luar biasa. Disamping memang sudah dini hari, kira-kira waktu sudah melewati pukul 01.00,.. dan beberapa saat kemudian dari mulut Wilbert terdengar sapaan dengan suara sedang, demikian, “ Syaloom,.. Apakah bapak Gideon sebagai imam masih mengingat buah-buah Roh, tolong sebutkan “

Kemudian Gideon sampaikan mengenai buah-buah roh. Tetapi ternyata tidak tepat seperti yang ada di dalam Alkitab, ada beberapa kekurangannya. Kemudian kembali dari mulut Wilbert mengatakan,
“ Kurang tepat “ jawab suara dari mulut Wilbert kemudian dari mulut Wilbert mengatakan apa itu buah-buah roh secara lengkap.

Ketika Gideon membuka mata sebentar, ia diminta ibu Mike menanyakan apa saja kepada Wilbert, Gideon segera tanggap, kemudian ia bertanya,
“ Terdapat dimana ayat-ayat mengenai buah roh itu ? “
“ Galatia “ jawab suara dari mulut Wilbert, singkat.
“ Pasal berapa ? “ terus Gideon meminta secara detail
“ Pasal 5 ,.. dan jangan tanya ayatnya karena pasti kalian mudah mencarinya. “

( Pada siang harinya di cek di Alkitab, ada dalam Galatia 5:22-23 )

Kembali terjadi keheningan. Tiba-tiba Gideon bertanya,
“ Apakah tante yang duduk didepanmu ( Ibu Mike ) dipakai Tuhan ? “ Hening
sejenak lalu, terdengar jawaban,
“ Iya benar sekali, sangat dipakai Tuhan “
“ Apakah mas Samuel hidup dalam kekudusan ? “
“ Iya benar,.. ia berusaha hidup kudus, karena bukankah keluarga disini sudah berikrar kalau tidak hidup kudus telah siap diberikan sakit selama 3 hari bahkan siap mati, jadi kalau sekarang ini ia tidak ada dalam kekudusan ia sudah sakit bahkan mungkin sudah menemui kematian “
“ Roh siapa yang menolak ketika akan diadakan pelepasan mas Samuel ? “
“ Roh dirinya sendiri yang senantiasa ingin menguji, mencari kebenaran yang
berasal dari Tuhan Yesus Kristus “

Kembali terjadi ketenangan yang demikian hening, dan dari mulut Wilbert menanyakan, “ Apakah sudah selesai ?”
“ Sudah,….., terima kasih “
“ Syaloom,.. Tuhan memberkati “
Dan tidak lama kemudian kepala Wilbert, yang semula tegak mendadak lunglai tak berdaya tergantung di lehernya. Beberapa detik kemudian barulah ia sadar.

Barulah Ibu Mike mengangguk anggukkan kepala serta memperolah keyakinan bahwa benar Roh Kudus yang selama ini berkomunikasi dua arah dengan Wilbert, bahkan beliau berpesan agar Wilbert menjaga kekudusan se-umur hidupnya, agar karunia Tuhan tetap mengiringi hidupnya. Juga beliau katakan bahwa berbaha-gialah keluarga Gideon, satu sisi anak pertamanya terkadang membuat duka cita tetapi pada sisi yang lain Tuhan memberikan penghiburan melalui karunia yang diberikan Tuhan pada anak ke duanya.

Secara tidak diduga Ibu Mike melontarkan beberapa pertanyaan pada Rachel, dan dari satu pertanyaan satu ke pertanyaan yang lain dijawab dengan lancar, namun dibalik jawaban yang diberikan Rachel tersembunyi sikap yang tidak terpuji. Misalnya kesombongan, mau menang sendiri, berbohong ( ayahnya mengatakan demikian ), dan masih banyak lagi.

Namun yang cukup membuat ibu Mike terkejut dan juga kedua orang tuanya tidak kalah kaget, ketika Rachel berterus terang bahwa belum lama ini, ia pernah berusaha untuk bunuh diri karena suatu permasalahan yang sulit dipecahkan.
“ Pelepasan !! “ potong ibu Mike seketika, kemudian, : “ Kau tidak lagi bisa menghindar !,.. tunggu waktunya,… tante akan siapkan team khusus “

Sebenarnya masih banyak hal yang ingin diperbincangkan, tetapi karena waktunya sudah mendekati pukul 02.00 maka Ibu Mike dan kedua orang tua Rachel beserta kedua anaknya pamit mohon diri.

Sepeninggal para tamu, Samuel mendekati ayahnya dan menyampaikan perasaannya yang merasa tidak ada damai sejahtera. Ayahnya menjawab, agar apa yang terjadi direnungkan terlebih dahulu, memohon hikmat dan makrifat dan melihat buah-buahnya. Samuel yang benar atau sebaliknya, demikian Gideon mengakhiri percakapan malam itu sambil pamit tidur lebih dahulu. “ Beberapa jam lagi papah harus kerja,.”. kata ayahnya sambil berlalu.

Kurang lebih pukul 06.00 Gideon terbangun dan langsung membersihkan diri. Dan ketika kembali masuk ke kamar, Yulia yang baru saja selesai berdoa mengatakan bahwa semalaman Samuel menangis, dan ia mendapat masukan dari Ibu Joko agar jangan memaksakan kehendak.

Gideon dengarkan baik-baik apa yang disampaikan istrinya, kemudian berkomentar seperlunya, katanya :
“ Renungkan lebih dahulu, minta hikmat dan makrifat, cari perkenan Tuhan, bukan perkenan manusia. Lihat buah-buah roh dalam kehidupan anak-anak kita.
Dari buahnya terlihat dengan jelas apakah dari Tuhan atau dari kuasa kegelapan.
Ingat setan bisa menyerupai malaikat terang.”
“ Iya,.. memang benar kita harus mencari perkenan Tuhan “ jawab Yulia seakan mengerti apa yang dimaksud suaminya.

Bahkan ketika dikantor Gideon dihubungi seseorang yang mengingatkan agar waspada dan hati-hati bila kedatangan tamu. Jangan mudah percaya dengan apa yang dikatakannya. Bahkan secara tersirat ia sepertinya minta agar keluarga Gideon tidak menemuinya lagi. Dan Gideon tidak terlalu memikirkan apa yang disampaikannya, karena kembali ia punya prinsip bahwa segala perkara yang terjadi atas dirinya dan keluarganya di ijinkan Tuhan terjadi, dalam rangka mendidik keluarga Gideon menjadi lebih dewasa dalam iman, dan pengandalannya hanya kepada Tuhan Yesus Kristus saja.

Pro dan kontra adalah hal yang biasa. Tergantung bagaimana mensikapinya. Kedewasaan jasmani seseorang cenderung hanya dilihat dari lahiriahnya saja, tetapi kedewasaan secara rokhani, Tuhan jauh melihat dari hati seseorang dan buah-buah yang dihasilkannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: