l. Jangan keraskan hati,.

Apa yang terjadi Sabtu 16 Juli 2005 yang lalu membuka banyak mata, membuka hati yang rindu kebenaran, dan menguatkan iman mereka yang melihat, merasakan dan mengalami peristiwa yang demikian dahsyat. Tuhan Yesus Kristus nyata benar adalah Tuhan yang hidup, yang memiliki kuasa, yang sangat mengasihi para milikNya, yang ditakuti Lucifer karena ia sudah dikalahkanNya.

Kesaksian ini bukanlah rekayasa demi menyenangkan sebagian orang, atau memojokkan sebagian orang, akan tetapi kesaksian ini adalah sebuah kebenaran karena yang tertulis benar-benar terjadi sebagaimana adanya. Tanpa bumbu penyedap apapun. Ini adalah sebuah potret, rekaman kejadian yang bisa penulis ingat, sehingga kalaupun ada yang terlewat bukanlah maksud penulis untuk melewatkannya, tetapi karena keterbatasan penulis sebagai manusia biasa.

Dalam sebuah kesempatan, dari kakaknya Gideon mendapat penjelasan yang juga belum tentu benar. Bahwa keluarga Gideon bukanlah dari trah Nyai Ageng Serang melainkan dari Hamengku Buwono entah keberapa, sedangkan ayah dari Majapahit. Tetapi Gideon berpendapat siapapun leluhurnya, apalah artinya kalau keberadaan anak sulungnya justru untuk tumbal para leluhur ? Terlahir sudah dalam koridor perjanjian dengan setan. Yang seperti ini justru membuat prihatin, bukan suatu kebanggaan.

Kalau mau melihat jauh kebelakang. Apakah ayah Gideon tidak memiliki saudara ? Apakah ibu Gideon juga tidak memiliki saudara ? Sedangkan yang mereka kenal selama ini adalah bahwa ayah dan ibu mereka sama-sama anak tunggal. Kemudian meningkat ke kakek dan nenek masing-masing alur. Bukankah merekapun khususnya dari pihak ibu justru dari kalangan Ismail ? Kalau dilihat kebelakang lagi, kepada kekek dan nenek buyut ? Lalu keatasnya lagi yang sulit ditelusuri.

Apakah perilaku para leluhur ini baik dimata Tuhan ? Tidak tertutup kemungkinan mereka ini mengadakan perjanjian dengan kuasa kegelapan, penyembah berhala, memuja pusaka apapun bentuknya. Dan mereka bayar dengan keturunannya. Dan hanya dengan darah Yesus semua ikatan perjanjian dengan kuasa kegelapan diputuskan. Kutuk para leluhur dipatahkan.

Dari pengakuannya, kakak Gideon beberapa kali menyatakan bahwa ia dikatakan beberapa orang sebagai paranormal. Apakah karena ia sering tirakat, puasa ngebleng ? Atau ada kaitannya dengan posisinya sebagai anak sulung sehingga potensi mewarisi ilmu-ilmu para leluhurnya ? Tetapi bagaimana dengan akibat yang mengikutinya ?. Tidakkah hal itu disadarinya ?.

Bahkan sang kakak demikian mengagumi Nyai Ageng Serang, itu komentarnya ketika bercerita bahwa belum lama ini berkunjung ke makam Nyai Ageng Serang yang ada di daerah Samigaluh ~ Kulonprogo.

Seandainya ia tahu bahwa kesulungannya memang di klaim menjadi tumbal para leluhurnya, masihkah ia mengagumi leluhur yang dimaksud ?. Seandainya ia tahu siapa Nyai Ageng Serang sebenarnya, masihkah ia membanggakannya ? Masih maukah ia datang ke makamnya ?. Mana sikap satria yang klaim dimiliki Nyai Ageng Serang ?.  Ia bisa berdiri tegak dengan kebesarannya tetapi bertumpukan kesengsaraan keturunannya ?

Apakah bukti yang bisa dilihat kalau kakaknya mewarisi kutuk para leluhur ?. Sangat jelas dan tak terbantahkan. Alkitab yang adalah kekuatan Allah memperkuat pendapat ini. Kepercayaannya pada susuk yang dipasang pada tubuh ibunya sendiri dengan perbagai alasan yang sebenarnya adalah tipu daya setan. Kesaksian Wilbert, yang mendapat karunia Tuhan memasuki kaki neraka melihat bagaimana mbah putrinya ( ibu mereka ) dalam keadaan kedua tangan dirante karena pemasangan susuk. Juga mbah kakungnya juga dalam keadaan tangan terikat karena beberapa kali ke paranormal dan mempercayainya.

Dan kakaknya juga beberapa kali ke paranormal seperti yang pernah Gideon lakukan. Sebut saja ibu Joko.  Bedanya Gideon menyadari bahwa langkahnya salah dan memohon ampun atas kesalahannya kepada Tuhan. Ia mendapat penjelasan dari hamba-hamba Allah yang diurapi Allah, yang memiliki tanda-tanda orang percaya. Ternyata dibalik keberhasilan pengobatan paranormal, ada campur tangan kuasa kegelapan, ia menggunakan penguasa jin dan sebangsanya. ( Baca Mukendi ).

Tragisnya lagi, kalau seseorang berhasil diobati paranormal dan sembuh, ia kemudian mengiklankan kepada siapa saja yang membutuhkan pertolongan paranormal itu yang sebenarnya adalah hamba setan. Dan akan semakin banyak jasa setan tertanam pada kehidupan seseorang. Tetapi pada akhirnya setan akan menagih upahnya, yaitu ikut bersama dengan mereka dihukum pada lautan api dan belerang selama-lamanya. Mau begitukah ?.

Demikian juga dengan adik Gideon yang paling kecil yang letak kediamannya tidak jauh dari tempat tinggal kakak Gideon. Menurut penuturan kakak Gideon yaitu mas Bd., iapun memiliki ilmu kejawen yang lumayan. Ia memiliki kemampuan “ aji pameling “ bahkan ketika ia sedang makan dipanggil secara batin oleh kakak tertuanya, segera tulang ditangannya dilempar keluar, dan ternyata tulang itu sampai ke genteng rumah kakak tertuanya, sedangkan jarak rumah mereka kurang lebih 100 meter.

Seseorang yang pernah bertamu ke rumah Gideon ketika melihat Samuel mengatakan kalau Samuel berada dalam bimbingan guru yang tepat maka ia akan menjadi paranormal yang sangat hebat dan kemampuannya bisa melebihi pakdenya, demikian tamu itu mengatakan. ( Tamu ini yang pernah berterus terang menggunakan penguasa jin yang ketika meminta air putih untuk Samuel tidak disentuh sama sekali karena secara diam-diam air putih itu didoakan dulu oleh Gideon agar menjadi darah Yesus ).

Saat sangkar semut dibongkar, apa yang terjadi ? Semut itu akan menyebar ke segala arah. Kalau yang membongkar adalah tangan maka ia akan melawan sejadi-jadinya. Ia akan gigit sekalipun akhirnya binasa karena tangan yang digigit akan membinasakannya. Semut yang lain antri menggigit dari segala arah dan celah yang bisa ditembusnya. Ia panik sarangnya diobrak-abrik.

Apa yang membedakan sarang semut dan sarang setan ? Bentuknya itu pasti. Yang bernama semut sekalipun kecil tetapi kelihatan, tetapi setan sekalipun mungkin lebih besar dari semut, tetapi hanya orang-orang tertentu yang bisa melihat, selebihnya tidak bisa melihat. Setan tahu waktunya sudah dekat. Kedatangan Tuhan Yesus Kristus sudah mendekati kenyataan. Apalagi kalau memperhatikan tanda-tanda zaman. Ia panik. Ia akan terkam siapapun yang dalam kondisi lemah dan tak berdaya.

Setan senantiasa menjaga agar orang-orang yang ada dalam kekuasaannya tetap tidak tahu bahwa kehidupannya sudah dikuasainya. Ia marah kalau orang-orang yang ada dalam genggamannya lepas menjadi orang-orang kudus. Ia marah kalau sarangnya di obrak abrik oleh hamba-hamba Tuhan. Ia geram saat manusia yang selama ini terlena dan berada dalam kekuasaannya bangkit dan dengan lantang menyangkal keterikatannya dengan setan. Ia marah besar ketika orang mulai sadar bahwa hanya Yesus Kristuslah yang bisa menyelamatkan manusia. Ia berontak ketika manusia yang ditipunya selama ini menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya.

Waktunya sudah dekat, ya,… waktunya sudah dekat. Manusia sudah mulai bimbang dan bimbang. Mana Yesus yang sebenarnya ? Mana ajaran yang benar dimata Tuhan Yesus Kristus ? Mana kebenaran yang hakiki ? Dan semuanya itu memang sudah dikatakan Tuhan Yesus Krsitus jauh-jauh hari sebelumnya. Dari buahnya akan diketahui apakah itu berasal dari Yesus Kristus atau dari yang lain.

Ujilah roh yang datang. Itu perintah Tuhan Yesus Kristus. Jangan mudah percaya kepada setiap pengajaran yang datang kepada kita. Gunakan cermin yang Tuhan sediakan yaitu Firman Tuhan, baik yang disampaikan hamba-hamba yang diurapiNya terutama firman yang tertulis yaitu Alkitab.

Apa tipudaya setan yang dengan jelas terbuka dimata manusia ?. Adalah rasa jenuh membaca Alkitab, rasa bosan memperbincangkan Firman Tuhan. Kemudian menganggap bahwa tidak terlalu penting memahami isi Alkitab secara keseluruhan. Adalagi yang menganggap bahwa cukup pimpinan gereja saja yang membaca Alkitab, yang lain tidak perlu. Apakah itu tidak berarti bahwa sudah mengandalkan manusia ? Bukankah itu terkutuk dimata Tuhan ? Inilah bentuk tipu daya iblis yang tidak disadari banyak orang.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: