n. Menghitung hari,..

Banyak perkara yang tidak mudah dipahami, khususnya dunia alam roh. Tubuh mudah dilihat terutama yang ada dipermukaan. Siapa yang tidak percaya bahwa manusia punya usus buntu, punya jantung, punya ginjal dan masih banyak lagi organ tubuh manusia yang lain yang memang letaknya ada di dalam tubuh sehingga tidak mudah dilihat. Tidak seorangpun yang berpengetahuan yang memungkiri kenyataan ini.

Bukankah manusia juga terdiri dari tubuh jiwa dan roh ?. Ada yang nampak dan ada yang tidak nampak. Tuhan itu sendiri juga Roh. Mata dunia tidak bisa melihat Dia sepanjang Dia tidak menghendakinya. Banyak manusia percaya Tuhan itu ada sekalipun tidak nampak pada mata yang tidak sempurna. Dari mana manusia mengetahui bahwa Tuhan memang ada ? Karya-karyaNya yang sangat spektakuler sehingga tidak ada akal manusia satupun yang bisa menyelaminya.

Yang dialami Samuel selain melibatkan alam wadag, juga melibatkan alam roh yang kental dengan misteri yang sulit terungkapkan. Siapa menduga bahwa kutuk nenek moyang atau kutuk para pendahulu berimbas pada kehidupan keturunannya. Apa yang dahulu dilakukan mereka, apa yang dahulu dijanjikan mereka, apa yang dahulu di ikrarkan mereka, apa yang dahulu ditumbalkan mereka, apa yang dahulu dikorbankan mereka berakibat buruk bagi keturunannya.

Bukan waktunya saling tuding dan saling menyalahkan. Semuanya telah terjadi, dan waktu tidak bisa diulang. Karena bukan salah kita ada, tetapi salah kita bila kita binasa. Bukan salah kita lahir kedunia ini, tetapi adalah salah kita bila kita tidak masuk ke dalam kerajaan sorga. Kalau bisa dikatakan kasus, khususnya mengenai Samuel, sudah demikian banyak kesaksian mengenai dirinya bagaimana ia menjadi ajang datang dan perginya kuasa kegelapan. Ia terlahir dalam kondisi kecerdasannya dibawah standar anak-anak sebayanya. Kalau terjadi seperti itu salah siapa ? Orang tuanyakah ? Kakek neneknyakah ? Buyutnya kah ?  Atau generasi sebelumnya kah ?  Hanya Tuhan yang tahu, apa factor yang menjadi penyebabnya.

Pikiran Samuel lemah, dan kelemahannya inilah yang digunakan setan sebagai sarana transfer spirit sehingga pikirannya tidak lagi dikuasai Samuel, melainkan dikuasai bahkan dikendalikan kuasa kegelapan. Begitu banyak roh-roh yang berasal dari kuasa kegelapan dipatahkan kuasanya di dalam nama Tuhan Yesus Kristus dan diusir keluar dari dalam tubuh Samuel. Tetapi begitu ada kesempatan setan-setan itu kembali masuk, maka mereka datang berbondong-bondong memasuki tubuh Samuel.

Dari mana tahu bahwa mereka masuk melalui pikiran ? Belum lama ini Gideon menggunakan metode tanya jawab dengan setan yang menggunakan tubuh Samuel. Awalnya memang agak ragu-ragu, kalau-kalau yang dilakukannya tidak Tuhan kehendaki, tetapi ketika ingat ibu Mike juga mengorek kelemahan setan justru dari setan itu sendiri, dan ketika Tuhan Yesus dicobai iblis, saat itupun Tuhan Yesus berkomunikasi dengan iblis sebelum menghardiknya. Dan dalam beberapa kesempatan Tuhan Yesus juga berkomunikasi dengan setan-setan yang diusirnya.

Waktu itu hari Sabtu, rencana kegiatan akhir pekan yang sudah Gideon susun beberapa hari sebelumnya, ternyata harus di sesuaikan dengan keadaan yang terjadi. Rencana service motor pagi-pagi tetap berjalan dengan mulus. Tetapi setelah itu, serangan demi serangan mulai terasa menerpa.

Gideon masih berusaha tidak mempedulikan, apalagi ketika melihat bahwa rumah dan seisinya, termasuk mesin cuci, perlu pembenahan ataupun pembersihan secepatnya. Tetapi rupanya keadaan Samuel harus diprioritaskan. Sehingga ia dan Yulia istrinya tinggalkan semua aktivitas dan mempersiapkan perang entah sampai kapan.

Tiba-tiba Samuel berperilaku seperti ular, menjalar dilantai, dengan lidah digerakkan seperti lidah ular. Kedua tangan menjulur kedepan meliuk-liuk mengikuti gerakan ular yang sedang berjalan. Segera ditengking didalam nama Tuhan Yesus berulang-ulang, segera berubah menjadi seperti gerakan banteng mengamuk, kepalanya menyeruduk ke segala arah, dan tenaganya berlipat kali ganda.

Ayahnya berusaha menahan gerakan dorongannya, malahan terdorong kebelakang. Bahkan Yulia yang ikut menahan ikut terdorong juga, sampai akhirnya kepala Samuel masuk diantara kedua kaki ayahnya, langsung dijepit dengan kedua paha ayahnya, barulah “ sibanteng “ bisa dukuasai. Langsung kedua tangan dan kaki Samuel di ikat dengan selendang. Aman. Segera ditengking didalam nama Tuhan Yesus berulang-ulang sampai kemudian sadar. Tetapi baru saja berniat melepaskan tali ikatannya, mendadak dari mulutnya keluar lidah dan digerak gerakan seperti lidah ular. Kembali ia manifestasi roh ular.

Tatapan mata Samuel cenderung liar, tetapi kosong. Nampak memperhatikan beberapa titik dan cara melihatnya persis seperti tatapan mata yang baru melihat benda aneh. Saat itulah Gideon mulai membuka komunikasi.

“ Kamu siapa ? “ tanya Gideon sambil menatap tajam Samuel yang tubuhnya dimasuki setan.

“ Pangeran Selatan “ keluar jawaban dari mulut Samuel.

“ Apa hubunganmu dengan Nyai Roro Kidul ?”

“ Dia ibu saya hi,.. hi,..“ kembali ia menjawab di tambahi dengan hi,hi,hi,..

“ Apa hubunganmu dengan Nyai Ronggeng ? “

“ Dia anak buah ibu saya hi,,, hi,.. hi,.. “

“ Apa hubunganmu dengan Nyai Sragen ? “

“ Dia juga anak buah ibu saya hi,… hi,.. hi,.. “

“ Apa hubunganmu dengan Nyai Ageng Serang ? “

“ Dia juga anak buah ibu saya hi,.hi,..hi, dan dia juga leluhurmu, kamu keturunan yang ke 14 hi,.. hi,.. hi “

“ Apa yang kamu tahu tentang Suyati ?” ( istri HE di Magelang yang sampai saat laporan ini ditulis masih belum bebas dari kungkungan kuasa kegelapan )

“ Suyati adalah istri Pangeran Barat “

“ Siapa Pangeran Barat hi,.. hi,.. ? “ Gideon menggoda dengan tambahan  hi,..hi,. Ternyata membuat dia mengerling dengan tajam sekalipun sebentar.

“ Dia adalah adik saya yang bernama Raden Sugriwo “

“ Kamu sendiri bernama siapa selain Pangeran Selatan ?”

“ Misedoro, atau biasa dipanggil Raden Doro “

“ Apa yang kamu tahu tentang ibu Mike ?”

“ Ia memiliki tugas khusus melepaskan anak sulung dari kutuk nenek moyang “

Komunikasi itu berjalan dengan demikian lancar, ia menjawab secara spontan. Walaupun demikian Gideon tidak mempercayai seratus persen, karena pada dasarnya setan adalah jago dusta dan penipu ulung. Ia hanya mendata apa katanya, menguji dan menelaah apakah benar yang dikatakannya, atau justru untuk menjerumuskannya. Gideon tidak mau diperdaya setan. Dan sangatlah ia yakin bahwa dengan hikmat dan makrifat dari Tuhan Yesus Kristus maka tipu daya setan pasti terbongkar, selicin apapun.

Ketika nampak tidak perlu menanyakan apa-apa lagi, barulah dengan nama Tuhan Yesus Kristus, roh yang mengaku Pangeran Selatan, dipaksa keluar dari tubuh Samuel, dan tidak lama kemudian Samuel sadar. Persis seperti orang bangun tidur. Ada apa dengan Samuel ? demikian ia komentar ketika tahu tangan dan kakinya terikat selendang.

Setelah ikatan dilepaskan, mereka semua saling memperbincangkannya, Samuel komentar, “ mereka mulai mengamuk, karena harinya sudah dihitung “

Menjelang senja, kembali tatapan Samuel nampak aneh. Mulai nampak liar, tetapi kosong. Seisi rumah kembali siaga, dan segera mempersiapkan selendang kalau-kalau diperlukan.

“ Kamu siapa ? “ Gideon membuka percakapan.

“ Pangeran Selatan hi, hi, “ terdengar suara yang pernah di dengar Gideon.

“ Apakah dulu kamu juga seorang manusia hi,.. hi,. ? “ gantian Gideon

  menggoda dengan tambahan hi,.. hi,..

“ Iya, benar dulu saya seorang Pangeran “

“ Kenapa kamu mati ? “

“ Di tembak Belanda “

“ Menurut kamu, siapakah Lucifer ? “

“ Dialah raja saya “

“ Siapakah Nelly ? “

“ Dia adalah istri Lucifer, pelepasan beberapa hari yang lalu belum tuntas “

“ Apa yang kamu tahu tentang Jaelangkung ?”

“ Dia anak Nyai Kropong yang bertempat di kamar Jumadiono “

“ Menurut pendapatmu apa itu minyak urapan atau minyak olesan ?”

“ Itu adalah keringat Tuhan Yesus Kristus “

“ Menurut kamu siapakah dibelakang Budiyanto ?”

“ Paranormal yang bernama ibu Joko – di Jogjakarta.

“ Kamu hoby makan apa ? “

“ Makanan kesukaanku adalah bekicot “

“ Kamu mandinya dimana ? “

“ Kaliurang “

“ Apakah kalau mandi pakai minyak wangi ?

“ Benar, saya pakai minyak wangi “

“ Menurut kamu siapakah Samuel yang tubuhnya kamu pakai ?”

“ Dia adalah musuh besar saya “

“ Siapakah Wilbert ?”

“ Musuh kedua saya “

“ Siapakah Gideon menurut kamu ! ?”

“ Dialah musuh utama saya “

Setelah komunikasi dianggap cukup maka segera roh Pangeran Selatan dipaksa keluar dengan ditengking di dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Samuel pun segera sadar. Menguap beberapa kali sambil mengatakan,.. masih ngantuk banget sih.!

Minggu, 24 Juli 2005. Gideon bersama Samuel mempersiapkan diri ke Gereja Misi Injili Indonesia. Ada keingin tahuan mengenai gereja GMII, seperti apa gereja yang selama ini digunakan ibu Mike dan teamnya beribadah. Walaupun malam sebelumnya telah memohon pertanda dari Tuhan, namun saat doa pagi, masih mohon pertanda, apakah langkahnya salah atau tidak.

Ketika berangkat ban motor kena paku, tetapi Gideon menganggap bahwa itu bukanlah satu-satunya tanda, tetapi justru kemungkinan itu adalah usaha setan untuk menggagalkan usaha pemulihan Samuel. Dan mereka berdua ayah dan anak akhirnya sampai ke gereja yang dimaksud.

Ketika kebaktian usai, masing-masing Jema’at keluar ruangan. Diluar tidak ada AC, tetapi Samuel mengatakan ia kedinginan sehingga yang lain menjadi heran, kemudian ayahnya mengecek apakah Samuel demam tetapi ternyata normal-normal saja. Baru kemudian Samuel katakan, bahwa setan yang bercokol didalam tubuhnya mulai gelisah. Dan sebelum Samuel dan ayahnya meninggalkan gereja, secara khusus ibu Mike dan teamnya berdoa untuk Samuel agar senantiasa dalam perlindungan Tuhan. Direncanakan minggu depan Samuel akan dituntaskan di gereja GMII.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: