i. Musuh “lama”.

Sebenarnya bukanlah hal yang luar biasa kalau Samuel R mengikuti kebaktian sampai empat kali dalam sehari. Bahkan pernah lebih dari itu. Gideon AS biasa mengajak Samuel R keliling Tiberias di Jakarta untuk memperkaya pengetahuan rokhaninya, sekaligus agar Samuel R mengenal Tuhan dan karya-Nya lebih dalam lagi, dan mencintai Tuhan lebih dari apapun di dunia ini.

Minggu, 5 Februari 2006 selepas kebaktian, Gideon AS mengajak Samuel R mampir ke tempat pekerjaannya. Di tempat itu ada rekan kerja Gideon AS yaitu Komang yang berasal dari Bali dan beragama Hindu. Saat itu kurang lebih pukul 20.00 malam, Gideon AS sedang sibuk di depan komputer, Samuel R tengah tidur di tempat tidur periksa pasien, dan Komang tengah menikmati tayangan TV yang bercorak mistis.

Sementara Gideon AS sedang asyik di depan komputer, ia merasakan ada tangan meraba lehernya dari belakang, kemudian ia segera lihat siapa yang memegang lehernya, ternyata Samuel R. Gideon AS segera bangkit berdiri karena tangan Samuel R terus berusaha mencekiknya.  “ Wah musuh lama “ pikir Gideon AS dalam hati.

Segera Gideon AS sadar akan apa yang terjadi pada Samuel R. Ia segera “ kuasai “ Samuel R dengan otoritas dari Tuhan Yesus Kristus. Komang yang memang tidak tahu menahu tentang manifestasi kuasa kegelapan, diberikan penjelasan oleh Gideon AS.

“ Menurut Komang, apakah yang dialami Samuel R ini orisinil atau dibuat-buat ? “ tanya Gideon AS

“ Ini asli pak “ jawab Komang spontan.

Saat itu yang nampak memang roh vampir yang menguasai Samuel R, sangat mudah dikenali dari caranya berjalan dengan kedua tangan terulur kedepan dan berjalan melompat-lompat persis seperti dalam film-film vampir Cina. Segera Gideon AS meminta Komang mengambil minyak urapan yang biasa disediakan Gideon AS di lemari obat. Lokasi segera di amankan dari benda-benda yang bisa melukai, Gideon AS segera mengurapi diri sendiri dan juga Komang di olesi dengan minyak urapan. Dan segera menengking kuasa kegelapan di dalam diri Samuel R disertai dengan berdoa kepada Tuhan memohon otoritas untuk mengusir setan dan kuasanya.  Tidak lama kemudian roh vampir pergi, dan Samuel R sadar kembali.

“ Apa yang terjadi padamu ? “ tanya ayahnya.

“ Aduh,.. saya ngantuk sekali. Lho kok ada di kursi ? Bukankah tadi di tempat  tidur ? “

Gideon AS kembali ke meja komputer. Tetapi belum sampai duduk dengan tenang, Komang berteriak dengan kuat. “ Kemasukkan lagi pak ! “

Nampak Samuel R ber perilaku seperti ular dengan lidah terjulur-julur seperti ular.

“ Siapa kamu ? “ tanya Gideon AS

“ Kamu sudah tahu siapa saya “

“ Pangeran Barat ? “

“ Tepat “

“ Ada apa kamu kesini ? “

“ Tuhan sudah mengijinkan saya masuk ke tubuh anak ini “

Dialog berlangsung beberapa lama, sampai akhirnya ia minta agar segera ditengking, karena ia sudah kepanasan. Dan segera Gideon AS tengking di dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Dan segera Samuel R sadar. Ia segera pindah ke tempat tidur periksa. Dan kembali Gideon AS ke meja komputer. Tetapi lagi-lagi Komang berteriak bahwa Samuel R kemasukan yang lain lagi.

Dan kemudian setelah itu, berganti-ganti yang masuk ke dalam tubuh Samuel R. Ada siluman kucing, dimana Samuel R berperilaku seperti kucing, dan berbunyi meong-meong, kemudian setelah itu siluman babi, siluman buaya, dan beberapa jenis yang lain lagi. Dan dalam kondisi mata tertutup ia berbicara mengenai apa yang akan terjadi pada tahun 2006, dan menulis beberapa kata yang menjelaskan ia ada dimana dan sedang melakukan apa.

Beberapa nama disebut termasuk  siapa yang mengirim mereka, asal mereka dan tujuan mereka. Dia kenal Yokanan yang telah memporak porandakan anak buah Ratu Pantai Selatan di daerah Klaten, ia kenal siapa Gideon AS yang selama ini bersama-sama dengan Yokanan. Ia juga kenal siapakah Samuel R yang tubuhnya sedang ia pakai. Dan juga ia sampaikan apa yang akan terjadi pada pulau Jawa dalam waktu dekat ini.

Waktu sudah pukul 23.00. Gideon AS sudah lelah, ingin kembali pulang. Tetapi Samuel R masih belum sadar. Kemudian dari mulut Samuel R, ada suara yang mengatakan :

“ Bawa pulang saja anak ini, minta perlindungan Roh Kudus, maka kalian akan pulang dengan selamat “

“ Saya berbicara dengan siapa ? “ Gideon AS mencari tahu. Samuel R tidak menjawab hanya menuliskan sesuatu pada sebuah buku yang sudah disediakan.

Malam itu Gideon AS membawa pulang Samuel R anaknya ke rumah yang berjarak  20 km, dengan kondisi tidak sadar. Dan perlindungan Tuhan sangat sempurna, sehingga mereka sampai ditempat tujuan dengan selamat. Dan ketika sampai dirumahpun Samuel R belum sadar. Tetapi ia bisa berjalan dan tahu kamarnya.

Baru ke esokan harinya, ia sadar dan tidak tahu apa yang terjadi malam sebelumnya. Yang ia ingat ketika diajak ayahnya ke tempat pekerjaannya adalah menonton TV dan makan mie rebus, dan setelah itu ia tidak ingat apa-apa lagi, karena ia sadar ketika dirumah saat bangun tidur.

Ketika Gideon AS renungkan ada apa dibalik keadaan Samuel R yang manifestasi kuasa kegelapan di tempat pekerjaannya, pertama-tama muncul di benaknya adalah Tuhan ingin membuka pengertian Komang, akan adanya kekuatan yang tidak nampak di sekitarnya. Sekaligus juga mengukuhkan imannya pada minyak urapan yang selama ini dipercayainya bisa mengusir setan.  Komang secara jelas melihat bagaimana setan diusir, di ikat, dihancurkan melalui kuasa doa dan minyak urapan. Ia mendengar bagaimana kuasa Yesus Kristus dikumandangkan. Ia lihat bagaimana setan berusaha menghindar dari minyak urapan yang dipegang Gideon AS. Ia bisa rasakan dan saksikan betapa  Tuhan Yesus Kristus sangat berkuasa atas setan-setan. Dan bukan hal  yang mustahil bila Komang akhirnya akan mengenal Yesus dan karya-Nya.

Senin, 06 Februari 2006. Lewat tengah hari Gideon AS menelpon ke rumah. Ia mendapat berita bahwa Wilbert sedang menangis karena perutnya ditendang Samuel R. Di rumah terjadi kekacauan yang dilakukan oleh Samuel R. Lukisan di dinding, bingkai-bingkai foto porak poranda dan ada yang dipecahkan.  Kepada Yulia P istrinya, Gideon AS katakan : “ Mama tahu, bahwa ini semua Tuhan ijinkan terjadi ? “

“ Iya, “ jawab istrinya singkat.

“ Andalkan Tuhan saja, jangan berharap pada manusia, sekalipun manusia itu adalah suamimu “

“ Iya “

“ Ingat, bahwa penyertaan Tuhan dan pertolongan Tuhan jangan diragukan “

“ Iya “

“ Mohon kekuatan Tuhan “

“ Iya “

Demikianlah, maka perang berlangsung di rumah Gideon AS dengan cukup seru. Wilbert sudah tumbang kena tendangan Samuel R, suami tidak dirumah, sehingga Yulia P hanya bisa mengandalkan Tuhan semata. Dan akhirnya semua berlalu. Perlindungan Tuhan kembali dinyatakan dengan sempurna. Dan ternyata dibalik peristiwa yang cukup seru, Tuhan tengah mendidik keluarga Gideon AS agar lebih dan lebih dalam lagi mengandalkan Tuhan, dan mengutamakan Tuhan diatas segala-galanya.

Malam ketika Gideon AS bertemu dengan Yulia P, ia lihat betapa istri yang dikasihinya lebih berserah pada Tuhan, tidak nampak adanya unsur rasa takut. Ia pasrah dan pasrah dalam tangan Tuhan dan rencana Tuhan. Ia mau berserah dan bersandar pada Tuhan semata. Dan khususnya untuk Wilbert, Gideon AS mengatakan pada pagi harinya, mengapa Tuhan ijinkan ia kena tendang Samuel R, karena ia kurang sungguh-sungguh mengasihi Tuhan. Banyak perkara yang Tuhan sudah singkapkan, namun ternyata lebih banyak lagi perkara yang masih tersembunyi dan Tuhan belum singkapkan. Tunggu waktunya Tuhan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: