q. Tertinggal di Pom Ben,.

Hampir tengah hari Ibu Rut, ibu Ivone dan Gideon AS mendahului kembali ke Bekasi menggunakan mobil ibu Rut. Kembali air mata mengalir ketika perpisahan harus terjadi diantara mereka. Sekalipun bersifat sementara namun demikian berat berpisah satu dengan yang lain. Mereka rasakan bahwa ada ikatan kasih yang mempersatukan mereka yaitu kasih Kristus, bahkan ikatan itu lebih erat sekalipun dibandingkan dengan saudara kandung.  Akhirnya perpisahan tak terelakkan lagi.

Ada yang menarik sepanjang perjalanan menuju ke Bekasi. Mas Yokanan beberapa kali sms menanyakan sudah sampai dimana sekarang ini.  Ada perhatian khusus dirasakan oleh team yang sedang berada diperjalanan. Ketika matahari tidak lagi bersinar dan gelap mulai menguasai bumi, beberapa kali Gideon AS yang berada dibelakang stir merasa sepi karena yang lainnya tidak lagi kuat menahan kantuk alias tertidur.

Akan tetapi di penghujung perjalanan kali ini ada kejadian yang menggemparkan sekaligus membuat hati resah dan gelisah serta bingung dan bimbang teraduk menjadi satu. Kisah ini sangat menggelikan dan langsung membuat Gideon AS bangun dari rasa kantuknya seketika itu juga. Bahkan hampir-hampir tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.  Ingin tahu apa yang terjadi ? Betul ? Ingin tahu sungguh-sungguh ?.

Pagi itu Gideon AS hampir-hampir kehilangan pengamatan yang baik ketika membawa mobil ibu Rut  yang saat itu sudah sampai di Cikarang Barat. Rasa kantuk sangat menggelayut. Dan rasa kantuk yang demikian berat inilah yang memprakarsai dirinya membelokkan Panther yang dinaikinya ke tempat Parkir sementara untuk istirahat yang bertanda P di sisi sebelah kiri. Perlahan-lahan ia minggir dan merebahkan tempat duduknya dan bersiap untuk tidur walau hanya sejenak. Sekilas Gideon AS memperhatikan ibu Rut yang juga merebahkan tempat duduknya lebih rebah lagi agar bisa tidur lagi. Namun ibu Rut tiba-tiba mengambil Hp.,nya yang berbunyi berulang kali. Namun Gideon AS segera menegakkan kepala ketika samar-samar mendengar pembicaraan antara ibu Rut dan lawan bicaranya.

“ Ha,… apa ? Ivone hilang ? “ kata ibu Rut  seakan tidak percaya dengan apa yang didengarnya. Segera ibu Rut melihat ke belakang dimana ibu Ivone duduk. Dan segera ibu Rut berteriak keras. “ Iya Ivone hilang !! “ teriaknya.

“  Pak Gideon ,…. Ivonne hilang ! “ kata ibu Rut sambil terus memperhatikan bangku tengah yang memang dalam keadaan kosong. Ibu Ivonne benar-benar hilang.

“  Bagaimana bisa ia tidak ada disitu ? “ kata Gideon AS tidak habis pikir. Ada apa dengan ibu Ivonne kata  Gideon AS dalam hati. Dengan kegelisahan yang amat sangat Gideon AS mengingat-ingat apa yang  dilakukan paling akhir.

“  Oh, Ivone ketinggalan di Pom Bensin di daerah Cikalong pak “ kata ibu Rut sambil mematikan Hpnya.

“  Tahu dari mana ? “ jawab Gideon AS

“  Ibu  Anne,… tadi. Ivonne menghubungi ibu Anne agar memberitahu kita bahwa Ivonne tertinggal di Pom  Bensin terakhir kita ke toilet. ”

“  Oke,… kita kembali ke Cikalong “ jawab Gideon AS yang segera kehilangan selera untuk tidur.  Mereka  segera putar kendaraan melalui jalur “ khusus petugas “ untuk menjempur ibu Ivonne yang tertinggal di  toilet Pom Bensin di Cikalong.

Gideon AS ingat sekali ketika akan memasuki Pom bensin untuk buang air kecil. Dia katakan waktu itu,

“  Aya siapa yang mau buang air kecil ? Saya mau ke toilet “ kata Gideon AS agak keras.

“  Ach,.. saya tidak ingin “ jawab mereka hampir berbareng.

“  Ya sudah saya yang akan ke toilet sendiri “ jawab Gideon AS yang memang sudah sangat ingin membuang isi  kantong kemih.

Dan ketika selesai Gideon AS buang air kecil, segera masuk mobil, menghidupkan mesin dan langsung tancap gas. Ia tidak lagi cek ke bangku dimana ibu Ivonne duduk karena ketika ditawarkan tadi mengatakan bahwa tidak ada hasrat untuk buang air kecil.

Hampir dua jam ibu Ivonne berhasil ditemukan dengan selamat . Dari keterangan ibu Ivone barulah semua mengetahui duduk perkaranya sampai ia yang sudah dewasa bisa tertinggal. Ketika Gideon AS menawarkan untuk buang air kecil saat itu memang tidak ada keinginan sama sekali, tetapi ketika agak lama Gideon AS tidak kunjung selesai tiba-tiba hasrat itu muncul sehingga ia turun dan pamit pada ibu Rut bahwa ia akan buang air kecil.  Ternyata ibu Rut tidak merespon pesan ibu Ivonne karena ia sedang tidur. Sehingga terjadilah keadaan seperti pagi itu.

Apa yang terjadi ketika mereka menemukan ibu Ivonne ?.  Mereka tidak saling menyalahkan, tidak saling menggerutu dan tidak saling melampiaskan kekesalannya, namun ketika mereka bertemu satu dengan yang lain justru segera meledak tertawa berkesinambungan yang mengundang perhatian para karyawan di Pom Bensin tersebut. Sukacita tidak ikut tertinggal di Pom Bensin. Puji Tuhan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: