h. Taat dan setia.

Siapakah yang bisa menyelami betapa hancur hati Abraham ketika Tuhan perintahkan agar ia mengambil anaknya yang merupakan anak perjanjian satu-satunya untuk dipersembahkan kepada Tuhan sebagai korban bakaran. Mungkin Abraham adalah satu-satunya manusia yang sanggup untuk lakukan perintah yang sangat berat itu. Alkitab mencatat bahwa Abraham mau taat dan setia kepada perintah Tuhan sepahit apapun segetir apapun perasaannya sebagai orang tua yang pasti sangat mengasihi anaknya. Tetapi sebesar apapun kasihnya kepada anaknya, Abraham lebih mengasihi Tuhan sehingga Abraham mau taat apapun yang terjadi, apapun resikonya.

Obaja W adalah sosok remaja yang masih relatif muda. Kalaupun ia lebih banyak masuk dalam kisah ini bukanlah bermaksud untuk meninggikan dia, bukan untuk kemegahan dia tetapi semata-mata ungkapan kisah yang sebenarnya. Bahkan ia sudah mengambil keputusan untuk melayani Tuhan seumur hidupnya. Ia mau senantiasa melekat kepada Tuhan Yesus Kristus. Bahkan hubungannya dengan Roh Kudus terjalin sangat erat. Sedemikian erat ia berhubungan dengan Roh Kudus, sehingga ia diberikan karunia bisa bercakap-cakap dengan Roh Kudus setiap saat sepanjang ia taat dan setia kepada Tuhan dan senantiasa menjaga kekudusan.

Karunia itu memang langka, artinya tidak banyak yang mendapatkan karunia seperti itu. Sehingga banyak orang yang sulit untuk bisa mempercayai, bahkan tidak percaya sama sekali. Apalagi ketika sampai pada tahap roh Obaja W yang meninggalkan tubuhnya, bukan hanya sekali bahkan berulang kali. Kemudian ketika roh Obaja dibawa ke alam maut, ke penjara-penjara roh yang ketika hidupnya tidak hidup di dalam Tuhan. Juga ketika di bawa ke Firdaus Allah berulang kali, dan bahkan berulang kali bertemu dengan Tuhan Yesus Kristus. Juga ketika diperlihatkan peristiwa menjelang akhir zaman, bahkan kepadanya diperlihatkan ketika ia dewasa dan peristiwa yang menyertainya.

Demikian kisah remaja ini masih berlanjut, bahkan ketika tulisan ini dibuat, roh Obaja W masih bersama-sama dengan Tuhan selama satu minggu. Dan sebelum peristiwa itu Obaja W menuliskan peristiwa pengangkatan rohnya.

Obaja menulis :
Selasa 16-01-07
Pada siang hari sekitar pukul 13.00, roh saya diangkat ke suatu tempat yang dimana tempat itu asing bagi saya. Sebelum roh saya diangkat saya sudah menguji roh yang akan membawa roh saya, dan benar Ia adalah Yesus Kristus.
Pada saat roh saya diangkat, keadaan tubuh saya sedang lemah, saya sedang sakit batuk, dan saya berkali-kali memohon untuk Tuhan sembuhkan penyakit saya dan dalam pengangkatan ini saya diberi solusinya.
Setelah roh saya sampai di tempat yang kami tuju, saya melihat ada beberapa makhluk yang asing bagi saya, saya bingung sebenarnya apa yang sedang terjadi, disana saya juga melihat suatu makhluk yang lain dari pada yang lain. Setelah saya bertanya pada Tuhan itu adalah roh penyakit, dan makhluk pertama yang saya lihat adalah virus. roh tersebut selalu mengeluarkan virus di dalam tubuh, ia mengeluarkan virus sebanyak 132 virus perdetik.
Setelah itu virus tersebut terkepung oleh suatu cairan putih, yang menyebabkan beberapa virus itu mati. Lalu saya bertanya pada Tuhan; “Tuhan apa maksud kejadian semuanya ini, dan ini dimana?” Jawab-Nya; “Ini berada di tubuh kamu, ini sengaja Kutunjukan agar kamu tahu penyakit apa yang ada didalam dirimu dan siapa biangnya.” Jawabku “Oh..begitu, lalu cara menyembuhkannya bagaimana Tuhan ? ” Jawab-Nya ; “ Kamu kuduskan terlebih dahulu dirimu, lalu engkau memuji dan muliakan Aku / menyembah Aku, setelah itu kamu harus bersatu dengan tubuh dan darah-Ku, dan dengan Iman engkau pasti sembuh.” Tanyaku; “ tapi semuanya itu telah kulakukan, dan sampai sekarang saya belum juga sembuh, apa lagi yang harus kulakukan ? ” Jawab-Nya “ kamu harus belajar menanggung kesalahanmu dan kesalahan orang lain, untuk sembuh bersabarlah dan berdoalah jangan lupa membaca Alkitab.”
Setelah Tuhan mengatakan demikian saat itu juga saya tersadar bahwa saya ada di rumah.

Peristiwa itu disebabkan sakit panas disertai batuk yang menyakitkan dada yang di derita Obaja W. Berungkali Obaja W memohon kepada Tuhan untuk kesembuhan penyakitnya. Akhirnya Tuhan memberikan penjelasan yang terjadi dibalik penyakit yang dideritanya. Dua hari kemudian Obaja W kembali mengalami dimana rohnya diangkat Tuhan Yesus Kristus. Kali ini berhubungan erat dengan pelayanan Heaven Ministry.

Obaja W menulis :
Kamis 18-01-07
Pada saat siang hari, waktu saya tertidur, roh saya diangkat Tuhan dan dengan berbagai cara roh yang mengangkat saya, saya uji dan benar Ia Tuhan. Setelah itu kami pergi ke suatu tempat di sebuah Taman lagi dan disitu ada dua kursi dan satu meja yang disiapkan untuk saya dan Tuhan, setelah saya duduk dikursi tersebut, saya kembali dijamu malaikat seperti waktu lalu, saya bertanya pada Tuhan apa maksud semuannya ini?
Jawab-Nya “Ini-Ku lakukan kembali untuk kembali mengingatkan kamu bahwa kamu harus melayani umat-Ku dan jangan henti-hentinya berdoa ” jawabku; “ tapi aku harus melayani di Ministry mana? Dan ikut siapa?”
Jawab-Nya “Kamu harus ikut team Heaven Ministry, karena kamu sangat dibutuhkan disana, dan kamu adalah hamba Tuhan dan Hamba Tuhan harus siap mengorbankan segalanya termasuk sekolahnya, jadi kamu harus mendahulukan Tuhan diatas sekolahmu itu.”
Jawabku “ baik Tuhan ku terima perintah-Mu” setelah saya bicara demikian, roh saya langsung masuk kedalam tubuh saya, dengan kata lain roh saya sudah kembali.

Pada peristiwa itu sudah beberapa hari Obaja tidak masuk sekolah, karena Tuhan mengangkat rohnya. Ketika Obaja W konfirmasi kepada Tuhan, memang ia tidak di ijinkan sekolah terlebih dahulu. Dan Obaja W mau taat kepada perintah Tuhan. Dan satu hari kemudian Obaja kembali mengalami dimana rohnya diangkat Tuhan Yesus, kembali peristiwa itu berkaitan erat dengan Heaven Ministry.

Obaja W menulis :
Jum’at 19-01-07
Pada siang hari sekitar jam 14.00 siang, roh saya terangkat dan diangkat Tuhan Yesus melalui pengujian saya uji Roh yang mengangkat saya dan benar Dia adalah Tuhan Yesus. Setelah itu saya sampai di sebuah Taman yang menurut saya sangat indah, saya berjalan-jalan disekitar Taman tersebut bersama Tuhan, saya berbicara banyak dengan Tuhan, terutama tentang Heaven Ministry.
Saya bersama Tuhan mengobrol tentang Heaven Ministry yang disitu memerlukan kesatuan hati, kesatuan tujuan, dan kesatuan roh itu sangat diperlukan, jika tidak ada di dalam Heaven maka Heaven tidak akan berdiri di Indonesia walaupun berdiri di Indonesia tidak akan tahan lama, Heaven akan hancur tanpa Kesatuan hati.
Saya juga sempat beberapa kali menggerutu pada Tuhan tentang sekolah, maka Tuhan juga beberapa kali menegor saya untuk memilih Tuhan / sekolah, dan selalu pilihan saya Tuhan, tidak lama kemudian Tuhan menyuruh saya pulang, saya hanya menurut saja pada Tuhan, tidak lama kemudian roh saya kembali pada tubuh saya.

Pada saat itu ditengarai/dirasakan ada roh pemecah yang gentayangan di kalangan Heaven Ministry. Berulang kali mas Wahyu Yokanan sebagai pimpinan Heaven Ministry diterpa berbagai persoalan yang tidak ringan. Suara sumbang mengenai orang-orang di Heaven Ministry sudah tidak bisa lagi terbendung. Akhirnya Tuhan turun tangan dengan cara Tuhan.

Obaja menulis :
Senin 22-01-07
Pada saat siang hari sekitar jam 13.30 siang, roh saya diangkat Tuhan Yesus, mengapa saya berani mengatakan yang angkat roh saya Tuhan Yesus? Karena saya sudah menguji Roh yang akan mengangkat saya, dan semua ujian lulus, berarti Dialah Tuhan. Tuhan mengajak saya ke suatu tempat yang asing bagi saya, karena saya bingung saya dimana, saya bertanya “ Tuhan, kita ada dimana ?”
Jawab-Nya : “ kita berada di awan-awan untuk memperhatikan sesuatu kehidupan seseorang di bumi. ” Jawabku : “ oh..begitu. ” dan benar, tiba-tiba mata saya tertuju pada seseorang dibawah bumi, saya bertanya : “ Tuhan, mengapa mata saya harus memperhatikan dia ? ”
Jawab-Nya : “ Memang saat ini harus seperti itu, karena kamu saat ini harus memperhatikan kehidupan seseorang di bawah sana. ” Saya perhatikan terus dan kehidupannya seperti ini : ada seseorang yang akan membuat suatu usaha, dia mau membuat usaha tersebut bersama temannya, semua persiapan sudah matang dan jika dibayangkan usaha tersebut akan berhasil.
Namun sebelum usaha mereka berdiri dibumi mereka memiliki suatu masalah, mereka memiliki perbedaan pendapat, yang pertama mengatakan “ usaha kita nanti akan berhasil jika kita siap menerima segala resikonya,” yang kedua mengatakan “ baik saya juga siap ” lalu yang pertama berkata lagi “ kita harus juga siap ditegor oleh pembeli kita yang tidak merasakan kepuasan, jawab yang kedua : “ mengapa begitu ? Salah dia sendiri donk mau mampir ke restaurant kita kalau dia tidak puas ya jangan datang lagi . ”
Dan benar, rata-rata orang yang mampir ke restaurant tersebut selalu pulang dengan muka yang marah, karena si pembeli tidak puas dan ia menegor pas pada orang yang kedua dan ia menjawab: “ Bapak kalau tidak puas ya jangan datang lagi kesini, gampangkan ! ” dan perkataan dia benar akhirnya restaurantnya semakin sepi dan makin lama restaurantnya bankrut, karena ditambah ada orang yang membuka restaurant juga didepan restaurantnya tambah hancurlah usaha mereka.
Saya perhatikan kedua orang ini memiliki Tujuan yang sama, tetapi mereka memiliki cara melayani yang berbeda, dari kejadian tersebut saya bertanya : “ Tuhan apa maksud semua ini ? ” Tuhan menjawab “ kehidupan tadi adalah keadaan Heaven Ministry saat ini, Heaven benar-benar sangat membutuhkan Kesatuan hati, karena jika hati mereka satu maka cara melayani mereka semua akan sama dan semua akan patuh pada pimpinan mereka yaitu Wahyu, mengapa Heaven sangat membutuhkan kesatuan hati ? karena masih ada yang bandel di dalam anggota Heaven, kamu ambil contoh misalnya pada saat Wahyu memberi tahu bahwa daging anjing dan daging babi tidak boleh dimakan, masih saja ada yang nekat makan daging itu, dari situ bisa diambil kesimpulan bahwa di Heaven tidak ada kesatuan hati, jika seperti ini terus maka Heaven akan seperti restaurant tadi yang kamu saksikan ”
Tanyaku : “ Tuhan mengapa tidak Engkau saja yang mengubah hati mereka menjadi hati yang patuh pada pimpinnan ? ” jawab-Nya : “ Aku melihat dari hati yang paling dalam, Aku mau mereka memilih sendiri dengan ketulusan hati, Aku tidak suka memaksakan kehendak.”
Tanyaku kembali : “ Tuhan, kira-kira tadi siapa ya dan dimana kejadiannya ? ” jawab-Nya : “Itu bukan urusanmu, Wilbert saatnya pulang kamu tidak perlu bertanya-tanya lagi, karena sudah saatnya sekarang kamu pulang . ” ketika Tuhan mengatakan “ pulang ” seketika itu juga roh saya sudah ada di tubuh saya.

Apa yang terjadi pada Obaja W khususnya yang berhubungan dengan Heaven Ministry, disampaikan kepada mas Wahyu Yokanan sebagai yang paling berkepentingan. Bahkan bukan hanya itu, pada dua hari kemudian Obaja mendapat 5 ayat dari Tuhan untuk disampaikan pada team Heaven Ministry. Sehari sebelum Obaja menerima 5 ayat untuk Heaven Ministry, Obaja mengatakan bahwa esok harinya yaitu pada hari Rabu roh Obaja W akan diangkat selama tujuh hari, namun Obaja W menawar dua hari saja, karena mengingat sekolahnya yang sudah beberapa hari tidak masuk.

Ketika hal itu disampaikan pada Gideon AS ayahnya, ia berkomentar sederhana :
” Mengapa kamu tolak ketika kamu mau diajak satu minggu ?
Mengapa kamu tidak katakan : ” Mengapa hanya seminggu ?, mengapa tidak satu bulan saja ? ” Obaja W menjawab : ” Bagaimana Tuhan saja ”
Hari itu tepat seperti yang disampaikan Obaja W, maka kembali rohnya diangkat ; dan pukul 15.00 sempat kembali sebentar untuk memberikan 5 ayat.

Obaja menulis :
Rabu 24-01-07
Siang hari sekitar jam 15.00 saya diberi 5 Firman oleh Tuhan, yaitu:
~ Yesaya 3 : 4 ( Aku akan mengangkat pemuda-pemuda menjadi pemimpin mereka,
dan anak- anak akan memerintah atas mereka.)
~ Lukas 22 : 26 ( Tetapi kamu tidaklah demikian, melainkan yang terbesar di antara
kamu hendaklah menjadi sebagai yang paling muda dan pemimpin
sebagai pelayan.)
~ Ibrani 13 : 7 ( Ingatlah akan pemimpin-pemimpin kamu, yang telah menyampaikan
firman Allah kepadamu. Perhatikanlah akhir hidup mereka dan
contohlah iman mereka.)
~ Ibrani 13 : 17 ( Taatilah pemimpin-pemimpinmu dan tunduklah kepada mereka,
sebab mereka berjaga-jaga atas jiwamu, sebagai orang-orang yang
harus bertanggung jawab atasnya. Dengan jalan itu mereka akan
melakukannya dengan gembira, bukan dengan keluh kesah, sebab hal
itu tidak akan membawa keuntungan bagimu)
~ Yesaya 56 : 1 ( Beginilah firman TUHAN: Taatilah hukum dan tegakkanlah
keadilan, sebab sebentar lagi akan datang keselamatan yang dari
pada-Ku, dan keadilan-Ku akan dinyatakan )

Ayat-ayat ini segera menyebar pada team Heaven Ministry untuk peneguhan.
Minggu, 28 Januari 2007. Kurang lebih pukul 17.00 terjadi suatu peristiwa yang secara manusia biasa sangat mengerikan. Waktu itu ada suara teriakan dari seorang anak tetangga, yang dikejar anjing. Anjing itu kepunyaan keluarga Gideon AS. Tidak sampai 2 menit kemudian, terdengar suara teriakan yang sangat kuat penuh dengan amarah yang tidak terkendali :
“ Mana yang punya anjing !!,…. “ suara tetangga Gideon AS yang biasa dipanggil mas Kirman.
Gideon AS yang saat itu sedang tidak memakai baju karena sedang mengerjakan sofa bergegas keluar dan berkata : “ Ada apa pak ,…. “ jawab Gideon AS dengan tetap tenang.

Darahnya sedikit terkesiap ketika melihat tetangganya bersiap-siap menghancurkan apapun disekitarnya dengan sepotong kayu dengan ukuran kira-kira satu meter. Saat itu Gideon AS sangat yakin bahwa perlindungan Tuhan atas dirinya sangat sempurna. Tidak sedikitpun ia gentar apalagi takut. Kalaupun ia harus menemui kematian ditangan tetangganya sendiri, berarti Tuhan ijinkan itu terjadi, dan ia yakin bahwa ia mati di dalam Tuhan, sehingga mempercepat pertemuannya dengan Tuhan Yesus Kristus yang selama ini dirindukannya.

Suasana mulai riuh ketika istri mas Kirman mencoba menenangkan suaminya yang sedang “kesetanan “. Ternyata si suami tidak menjadi reda melainkan berbalik memarahi istrinya dan juga ibunya yang segera datang untuk menenangkan anaknya. Tetap ia semakin marah tidak terkendali, kemudian dengan kayu ditangan, kaca – jendela akan dipukul dengan kayu, tetapi kemudian diurungkan. Segera saudara-saudaranya yang lain bahkan tetangga berdatangan masing-masing berusaha menenangkan mas Kirman yang sedang lepas kendali.

Keadaan mas Kirman semakin tidak terkendali. Ketika ia lepas dari pegangan saudaranya, ia segera berlari akan memukul Gideon AS dengan kayu ditangannya, namun segera berganti dengan mengulurkan tangannya kearah leher Gideon AS siap untuk mencekik. Saat itu kembali Gideon AS tidak berusaha mengindar, ia sangat yakin perlindungan Tuhan sangat sempurna. Ia sudah rasakan jari-jari menempel di lehernya, ia tetap diam dan tidak bereaksi apapun. Dan apa yang terjadi kemudian, tangan itu tidak mencengkeram leher yang sudah pasrah, tetapi lepas dari leher Gideon AS, dan segera dibawa oleh saudaranya menjauh dari halaman rumah Gideon AS.

Di dekat Gideon AS, ada Obaja W yang dengan seksama memperhatikan apa yang tengah terjadi. Disampingnya ada Ragil GP dan juga Stevanie P yang baru pulang main sepeda. Di dalam ruang tamu Yulia P memperhatikan apa yang terjadi di halaman rumah. Sedangkan Samuel R masih belum pulang karena sedang mengikuti kebaktian.

Tidak lama kemudian, halaman rumah Gideon AS kembali sunyi. Tidak nampak bekas keganasan kuasa kegelapan melalui sosok manusia yang adalah tetangga sendiri. Gideon AS kembali menekuni pekerjaannya menjahit bahan untuk sofa yang tidak kunjung usai. Anak-anak masih ada dalam suasana kaku dan terkesima. Mereka masih anak-anak yang tidak biasa dengan kekerasan.

“ Apa yang bisa diambil dari peristiwa tadi ? “ suara Gideon AS memecah kesunyian.
“ Tuhan sedang menguji kita “ jawab Yulia P perlahan.
“ Kalau selama ini Tuhan ajarkan kepada kita bagaimana menghadapi manifestasi kuasa kegelapan melalui anak kita, sekarang ini melalui tetangga kita “ urai Gideon AS sambil mempersiapkan bahan yang akan dijahit.
“ Iya,.. “ kembali Yulia P menjawab dengan singkat.
Menjelang pukul 22.00 Samuel R pulang dari gereja. Tidak lama kemudian ia diajak ayahnya untuk membahas persoalan yang dihadapi keluarga. Gideon AS mencoba mengulas dengan bahasa yang mudah dimengerti olah anak-anaknya. Setelah secara singkat menjelaskan apa yang terjadi, dilanjutkan dengan doa malam yang sempat tertunda karena kedatangan Samuel R. Pujian dan penyembahan segera mengalir. Tangisan Samuel R tidak bisa lagi dibendung, ia menangis dengan amat sedihnya ketika mengetahui apa yang menimpa keluarganya.

Demikianlah mengalir doa dan penyembahan sampai menjelang pukul 23.00. Saat itu Gideon AS demikian lelah dan mengantuk sehingga ia langsung merebahkan tubuhnya di tempat tidur. Namun tidak lama kemudian dibangunkan istrinya yang mengatakan bahwa Samuel R sedang tertawa-tawa sendirian di dapur. Bergegas ia temui anaknya yang nampak seperti depresi sedang tertawa-tawa sambil menunjuk pada suatu arah. Pedih hati Gideon AS melihat perilaku anaknya, namun ia sangat mengerti bahwa di dalam diri anaknya ada roh yang bukan roh anaknya.

Segera Samuel R dibawa ke ruang dalam yang tentu saja dengan kuasa otoritas dari Tuhan Yesus Kristus. Di ruang dalam ia berteriak begitu kuat, diselingi dengan tertawa yang mengerikan, sekali ia menyebut bahwa yang ada dalam dirinya adalah Lucifer. Ia berteriak berulang kali dengan menyebut bahwa dirinya sudah gila. Berteriak teriak begitu kuat, lalu tertawa terbahak-bahak kemudian menangis dan berbagai perilaku lain yang tidak wajar.

Ditengah malam yang semestinya hening, saat itu penuh dengan kegaduhan, di iringi jeritan anjing yang minta dilepaskan. Sungguh malam yang penuh dengan gejolak. Suara tertawa, suara teriakan-teriakan, lambat laun tertindih dengan suara doa yang tidak kalah kuat, doa yang penuh dengan kuasa dan otoritas Tuhan Yesus Kristus serta dengan kesungguhan hati. Suara nyanyian peperangan mulai mengalir dengan lembut tetapi penuh dengan kuasa iman. Gideon AS memeluk anaknya dari belakang sambil membisikkan kata : “ Yesus mengasihimu “ berulang kali dan terus menerus, sementara itu Yulia P melantumkan nyanyian peperangan terus menerus.

Pandangan yang kosong dan syahdu, mulai bersinar kembali. Samuel R meminta minum, dan segera diberikan anggur perjamuan kudus. Kemudian ia meminta ke kamar dan merebahkan diri di tempat tidur. Segera Gideon AS menarik kursi di dekat kepala anaknya dan duduk di situ. Kembali ditengah malam yang dingin, pujian dan penyembahan mengalir memecah kesunyian. Demikian terus berlangsung, Samuel nampak demikian tenang meletakkan kepala pada kedua belah tangannya yang dipakai sebagai bantal. Tidak lama kemudian iapun tertidur.

Gideon AS dan Yulia P segera bersiap untuk beristirahat di tempat tidur dan kamar yang berbeda. Belum sampai ia tidur, Gideon mendengar suara nyanyian di kamar dimana Samuel berada. Bergegas Gideon ke kamar Samuel, dan ia dapati anaknya sedang duduk bertelut menyembah kepada Tuhan sambil berdoa dengan suara gemetar, dalam doanya ia sampaikan ucap syukur kepada Tuhan, atas pengajaran yang Tuhan berikan kepadanya hari ini. Tuhan mengajarkan padanya agar ia tidak lagi terikat dengan apapun di dunia ini. Baik itu berujud anjing piaraan, maupun benda-benda yang lain. Ia hanya boleh terikat pada Tuhan Yesus Kristus saja.

Ketika selesai Samuel R memuji dan menyembah Tuhan, ayahnya bertanya :
“ Apa yang terjadi padamu beberapa saat yang lalu ? “
“ Yang ku tahu, rohku tidur, yang diperbuat tubuhku aku tidak tahu “ jawab Samuel R
“ Oh, begitu, ya sudah mari kita istirahat “ kata ayahnya sambil kembali ke kamar untuk
beristirahat.

Sisa waktu yang masih ada digunakan Gideon AS dengan sebaik-baiknya untuk beristirahat. Dan pada pukul 04.30 ia dibangunkan Yulia P untuk doa pagi. Pagi itu memang Gideon AS tidak membangunkan anak-anaknya, karena tidak tega membangunkan mereka, apalagi setelah melalui peristiwa yang menegangkan. Tepat pukul 05.30 setelah berdoa bersama istri, Gideon AS berangkat bekerja seperti biasa.

Belum lama Gideon AS sampai di tempat pekerjaannya, ia mendapat berita dari Samuel R agar segera menelepon rumah. Segera ia menghubungi rumah dan ternyata Samuel R kembali tubuhnya dipakai roh lain yang bukan rohnya Samuel R. Dari ujung telepon yang ada dirumah Gideon mendengar bagaimana suara yang malam itu memecah kesunyian malam, kembali terdengar dengan gaya bahasa, ungkapan kegilaan, dan lain-lain perilaku suara Samuel. Kemudian Gideon AS meminta Obaja W yang menggunakan roh duplikatnya beserta dengan mamanya yaitu Yulia P untuk mengadakan peperangan rokhani.

“ Ingat bahwa kuasa yang Tuhan berikan kepada kita adalah sama “ kata Gideon AS kepada Obaja W.
“ Iya pah, dukung doa ya “ pinta Yulia P di ujung telepon.
“ Pasti,.. dan ingat jangan andalkan manusia dan diri sendiri, andalkan Tuhan seutuhnya “ jawab Gideon AS.

Maka telepon segera ditutup. Kira-kira 10 menit kemudian kembali Gideon AS menelepon rumah, dan yang mengangkat adalah Samuel R sendiri. Ia mengatakan bahwa dirinya baru saja bangun tidur. Kembali Gideon AS menarik garis benang merah atas kejadian ini. Kejadian malam itu untuk menguji dirinya, dan kejadian pagi itu untuk menguji Yulia P dan Obaja W.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: