j. Sekolah Ilahi,..

Beberapa kali orang bertanya mengapa Obaja W tidak sekolah ? Mengapa Samuel R tidak sekolah ?. Suatu pertanyaan yang sangat wajar ketika melihat anak seusia mereka ternyata tidak lagi duduk dibangku sekolah. Sebagai orang tua mereka Gideon AS dan juga Yulia P akan berusaha menjelaskan sebatas yang mereka bisa pahami. Ada saat dimana mereka menjawab dengan sejujurnya apa yang terjadi atas diri mereka, dan ada saat juga dimana mereka menjelaskan dengan bahasa sederhana yang bisa dipahami oleh orang awam.

Salah satu yang sulit dipahami orang awam misalnya tatkala seorang manusia seutuhnya yang terdiri atas tubuh jasmani, jiwa dan roh mengalami kejadian adikodrati. Yang dimaksud adikodrati adalah suatu keadaan dimana mengalami suatu kejadian yang tidak bisa diuraikan dengan akal sehat. Kondisi seperti itu hanya bisa ditelusuri dengan pemahaman apa itu tubuh dan berasal dari mana, apa itu jiwa yang berujud apa, serta roh yang asal muasalnya dari mana. Terlalu naif kalau dikatakan bahwa adikodrati hanyalah sebuah impian, khayalan, ilusi ataupun kreasi pikiran.

Seorang hamba Tuhan dalam bukunya yang berjudul ” Tubuh, Jiwa dan Roh ” memberikan pemahaman yang lebih jelas mengenai komposisi seorang manusia, baik dalam pemahaman dikhotomi maupun trikhotomi. Masing-masing memiliki dasar Alkitabiah sebagai acuan pendapat. Antara manusia dan binatang ternyata memiliki perbedaan yang menyolok. Kalau binatang terdiri dari unsur tubuh jasmani dan jiwa, tanpa roh. Sehingga ketika mati, habis dan selesai, tidak ada lagi kehidupan setelah mati. Tetapi kalau manusia tubuh jasmani dan jiwanya mati, masih ada unsur roh yang tidak bisa mati, ini yang terkadang disebut nyawa. Dan roh memang tidak bisa mati, artinya ada kehidupan setelah tubuh jasmani mengalami kematian.

Menjadi menarik ketika kita memahami mengenai tubuh, jiwa dan roh. Lebih menarik lagi ketika kita mau mengerti akan kemana setelah kematian menjemput. Dan ketika itu terjadi hanya ada dua kemungkinan yang bisa dialami roh manusia itu. Ke sorga atau ke neraka, bersama-sama dengan Sang Pencipta yaitu Tuhan Yesus Kristus, atau bersama Iblis dan kawan-kawannya yang oleh Tuhan Yesus Kristus ditempatkan di neraka. Dan menurut mereka yang pernah mendapat karunia melihat sorga ataupun neraka, ternyata ada perbedaan kondisi dan keadaan yang sangat menyolok. Neraka adalah tempat dimana ratap tangis dan penderitaan menggema setiap waktu. Sedangkan sorga adalah tempat dimana Pencipta manusia berada, dimana tidak ada tangis dan penderitaan, tidak ada geretak gigi, tidak ada dosa, semua yang ada hanyalah sukacita. Dan kondisi ini, baik neraka maupun sorga bersifat kekal selama-lamanya, tidak ada batas waktu.

Mari, jangan menjadi bimbang dan ragu ketika menentukan pilihan dan jangan salah pilih. Karena begitu salah pilih resikonya bisa sengsara selama-lamanya. Lantas sulitkah kalau orang mau masuk sorga ? Tidak sulit, kalau tahu caranya. Tidak sulit kalau mengerti dasarnya. Tidak sulit kalau mau sungguh-sungguh mengenal siapa Pencipta manusia. Dan juga tidak sulit kalau mau berusaha mengikuti persyaratannya. Apa syaratnya ? Mengenal dan dikenal oleh Tuhan Yesus Kristus sebagai pemilik sorga. Bagaimana agar mengenal dan dikenal oleh Tuhan Yesus Kristus ? Sekolah Ilahi jawabannya.

Selasa 13 Maret 2007 Gideon AS mendengar berita melalui telepon yang mengatakan bahwa Ibu mertuanya datang kerumah, sehingga ia berusaha pulang cepat. Ada keinginan yang dalam dan tulus dari hati Gideon AS untuk memberikan kesaksian kepada ibu mertuanya, betapa Tuhan Yesus Kristus sangat baik pada keluarganya. Ya saat itu Gideon AS memiliki kerinduan memperkenalkan kepada mertuanya, bagaimana mengenal Tuhan Yesus Kristus dengan benar. Ternyata yang terjadi tidak seperti yang diharapkannya. Ibu mertuanya justru meninggalkan ruang tamu ketika sore itu mulai masuk puji-pujian. Gideon AS dalam hati menyesalkan sikap mertuanya yang begitu mengeraskan hati, sikapnya menunjukkan tidak lagi percaya kepada hal-hal yang bersifat adikodrati, tidak mau apa yang terjadi pada anak, menantu dan juga cucu-cucunya yang sedang diproses Tuhan, juga tidak mau tahu tentang alam roh sedangkan Allah adalah bersifat Roh, artinya masih menutup diri dengan pengenalan Allah, dan kuasa Allah.

Tanpa diduga sama sekali ketika Gideon AS membuka doa yang didahului dengan menaikkan pujian ” Dekat Pada Allah ” suatu nyanyian dari Gereja lamanya, sulit sekali untuk mencapai hadirat Tuhan. Urapan Roh Kudus yang sudah mulai diundang Gideon AS berulang kali tetap tidak tidak bisa dirasakan kehadiran-Nya. Ternyata nyanyian itu tidak dikenal di sorga. Gideon AS akhirnya memohon ampun atas kekurang mengertiannya, dan memulai dari awal puji-pujian dan penyembahan dengan nyanyian yang biasa dinyanyikan. Tidak lama kemudian urapan Roh Kudus memenuhi ruangan itu dan Roh Kudus berbicara melalui Samuel R. Ada peringatan akan terjadinya suatu peristiwa malam ini sampai pagi dimana Tuhan ijinkan tubuh Samuel R untuk manifestasi kuasa kegelapan. Gideon AS diperingatkan agar berjaga-jaga dan waspada, karena ujian kali ini dikhususkan Tuhan bagi Gideon AS, Yulia P, Obaja W dan juga Eci.

Malam itu dimulai pukul 22.30 sampai dengan 03.30 Tuhan mendidik keluarga Gideon AS dengan cara Tuhan. Rangkaian peristiwa malam itu sebenarnya sangat berguna juga bagi banyak orang agar mengetahui bagaimana kuasa kegelapan berkiprah, dan bagaimana demonstrasi mengalahkan kuasa kegelapan melalui tangan-tangan dari pribadi yang sudah memiliki tanda-tanda orang percaya, dimana bisa mengusir setan di dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Apalagi kalau bisa didokumentasikan melalui video.

Dimulai dari perubahan pribadi, gaya bicara, bahasa tubuh, Samuel R berganti-ganti menjadi peran dengan karakter yang berlain-lainan. Mulailah dengan tangan yang jahil menggoda Eci sebagai kakak angkatnya. Eci segera menghindar. Waktu itu Eci belum tahu apa rencana Tuhan atas keluarga itu, sehingga ia hanya menghindar tidak mengusir roh iseng di dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Baru setelah Gideon AS memberitahu tentang rencana Tuhan atas keluarga ini malam itu, kemudian Eci mulai mengusir setan demi nama Tuhan Yesus Kristus. Apa yang kemudian terjadi ? Ternyata setan iseng tidak mau pergi. Mereka berlari-larian di kamar tamu, yang satu menjadi yang dikejar-kejar, dan Samuel R yang menjadi pengejarnya. Akhirnya Gideon AS melakukan pengusiran di dalam nama Tuhan Yesus Kristus dan setan itupun pergi.

Secara tegas Gideon AS memberikan brifing pada Yulia P, Obaja W dan Eci bahwa hanya dengan iman maka setan itu keluar kalau diusir di dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Jangan ada keraguan, jangan ada rasa takut sedikitpun pada kuasa kegelapan, karena Roh yang Tuhan berikan kepada kita lebih besar dari roh apapun di dunia ini. Gideon AS secara singkat memberikan pengajaran bahwa hanya dengan cara mengandalkan kuasa Tuhan Yesus Kristus semua kuasa kegelapan takluk dan tunduk.

Malam kian larut, tetapi di ruang tamu Gideon AS bertambah seru dan mendebarkan sekaligus membingungkan bagi orang yang tidak mengenal peperangan rokhani. Silih berganti roh yang masuk dalam diri Samuel R dan yang paling sering adalah roh percintaan sehingga berulang kali yang menjadi sasaran adalah Eci. Dan Eci sendiri masih nampak dalam keraguan, berulang kali Gideon AS merasa heran dengan keraguan Eci dan juga Yulia P. Masih nampak takut-takut dan bimbang sehingga tidaklah heran kalau setan justru tertawa-tawa menggoda. Justru Obaja W beberapa kali mengambil alih penengkingan, dan ternyata berhasil. Hal seperti ini berlangsung berulang kali, sampai akhirnya Gideon AS kembali menegaskan mengapa mereka tidak bisa mengusir setan karena mereka kurang percaya. ” Ayo bangun iman kalian, jangan takut dan jangan bimbang ” demikian Gideon AS mengatakan dengan semangat.

” Kalian bergandeng tangan dan lakukan penengkingan ” Gideon AS memberikan alternatif.

Maka mulai Yulia P dan Eci melakukan penengkingan kuasa kegelapan dengan bergandeng tangan. Apa yang terjadi, ternyata setan itupun pergi. Nampak mereka menjadi bersemangat mengikuti pengajaran Tuhan pada malam itu. Demikianlah waktu bergeser menjadi pagi, dan pengujian belum selesai. Yulia P dan juga Eci menjadi pusat sasaran kuasa kegelapan karena yang masuk adalah roh perzinahan, roh perselingkuhan, roh sexual, roh banci, roh iseng, roh pengganggu istri orang, roh minum-minuman keras, roh hubungan suami istri, roh ular, roh usil, roh cabul, roh pemborosan, roh pesta pora, roh hawa nafsu, roh mengembara, roh pesiar, roh dunia gemerlap ( dugem ), dan masih banyak lagi macamnya.

Sebenarnya semula direncanakan sampai dengan pukul 06.30, tetapi akhirnya selesai pada pukul 04.00. Pada pukul 03.30 Eci sudah tidak tahan lagi membuka mata, demikian juga dengan Obaja W. Secara fisik mereka sudah lemah dan mata sangat mengantuk. Gideon AS dan juga Yulia P demikian berat menahan kantuk, sehingga pengajaran diakhiri pada pukul 04.00 kurang beberapa menit. Tubuh Samuel R yang semula berulang kali dipakai kuasa kegelapan untuk menguji keluarga Gideon AS nampak terguncang beberapa kali, diambil alih oleh Roh Kudus. Kemudian melalui tubuh Samuel R Roh Kudus mengambil alih kondisi pagi itu. Roh Kudus menjelaskan hasil dari pengujian yang mereka alami. Dari 4 orang yang diuji satu orang yang masih belum lulus, masih perlu waktu lebih banyak lagi untuk belajar mengandalkan iman kepada Tuhan Yesus Kristus.

Sisa waktu yang masih ada digunakan Gideon AS untuk beristirahat sekalipun hanya tinggal sesaat. Pada pukul 06.00 Gideon AS sudah bangun dan segera berkemas berangkat bekerja. Satu hal yang membuat Gideon bersyukur adalah ketika mertuanya mau berdoa bersama-sama, mau juga ikut perjamuan Kudus. Ia tetap dan senantiasa berharap agar ibu mertuanya dan juga ayah mertuanya dijamah Tuhan, ditangkap Tuhan secara pribadi. Sebersit harapan dalam hati Gideon AS agar mertuanya mau mencari Kerajaan Sorga beserta dengan segala kebenarannya.

Hari Rabu 14 Maret 2007 kurang lebih pukul 20.00 Gideon AS sampai di depan rumah sudah bertemu Obaja W, Ragil GP dan Stevani yang mau membeli sesuatu. Karena ada ayah mereka rencana mereka di urungkan, dan mereka kembali pulang kerumah.
” Di rumah lagi ada pelepasan pah, ” tutur Obaja W agak terengah menahan nafas.
” Siapa yang manifestasi ? ” kata ayahnya sambil menatap tajam mereka bertiga.
” Kak Eci ! ”
” Eci ? ”
” Lihat saja kedalam, tapi lewat garasi aja pah,… ” kata Obaja W sambil membuka gembok garasi.
” Yang melakukan pelepasan ? ” kata Gideon AS sambil melepas tali sepatu.
” Mas Samuel R dan mama ” jawab Obaja W perlahan.

Sementara itu diruang tamu, Eci nampak menggelepar-menggelepar di lantai sambil sesekali mengeluarkan suara-suara yang asing, suara sumpah serapah, suara dengan nada amarah, suara yang mengklaim bahwa Eci adalah miliknya. Samuel R yang saat itu penuh dengan urapan Roh Kudus begitu kuat ketika melakukan penengkingan yang juga didampingi Yulia P. Berulang kali manifestasi kuasa kegelapan masuk, ditengking dan keluar, disusul dengan manifestasi dalam bentuk dan jenis yang berbeda, ditengking dan keluar, disusul dengan bentuk yang lain lagi demikian berlangsung sampai Gideon berdiri memperhatikan apa yang terjadi ditengah-tengah keluarganya.

Suatu pengajaran yang penting malam itu. Semula begitu nampak repot ketika Samuel R memegang tangan kanan Eci yang senantiasa memukul kian kemari tidak tentu arahnya, demikian juga Yulia P memegang tangan kiri Eci yang sama liarnya. Kemudian Gideon AS mengkuduskan dirinya terlebih dahulu dengan mengoleskan minyak urapan yang disertai dengan berdoa. Kemudian dengan otoritas Tuhan Yesus Kristus, Gideon AS mengikat kuasa kegelapan yang menguasai Eci dengan kuasa Ilahi. Apa yang terjadi kemudian ? Kalau dilihat dengan mata telanjang, tangan kiri dan kanannya tidak lagi di pegang baik oleh Samuel R atau Yulia P, walau demikian kedua tangan itu tetap tidak berkutik, hanya meronta dan meronta minta ikatan ditangannya dilepaskan. Wajah Eci beberapa kali menyeringai dengan kebencian yang luar biasa, mata nampak liar dan sesekali mengeluarkan kata-kata kebencian.
” Siapa kamu sebenarnya ? ” Gideon AS bertanya dengan suara berat.
” Apa urusannya dengan kamu ? ” jawab suara dari mulut Eci galak.
” Sekali lagi saya bertanya siapakah kamu sebenarnya ” kata Gideon lebih tegas.
” Roh najis ” jawab suara dari mulut Eci
” Untuk apa kamu kesini ? ”
” Untuk menghancurkan keluarga disini ”
” Mengapa keluarga ini mau kamu hancurkan ? ”
” Karena keluarga ini akan dipakai Tuhan luar biasa ”
” Asalmu dari mana ? ”
” Menado ”
” Kamu jangan berdusta, katakan dengan jujur ”
” Saya roh dari leluhur anak ini ”

Tidak menunggu terlalu lama, segera Gideon AS menggunakan otoritas Tuhan Yesus Kristus untuk memerintahkan roh itu keluar dari tubuh Eci. Dan segera lepas, tetapi yang kemudian muncul adalah roh yang mengaku istri Muhammad.
” Mengapa kamu masuk kedalam tubuh anak ini ”
” Saya sudah lama mau menghancurkan keluarga ini, tetapi selalu saja tidak bisa, karena
tempat ini dipenuhi dengan malaikat Tuhan banyak sekali.
” Dengan siapa kamu kesini ? ”
” Lucifer , aku juga istri Lucifer ”
” Kamu tahu bahwa siapapun pengakuanmu tentang dirimu, kamu sudah kalah !”
” Tidak ! ”
” Kamu bagaikan macan ompong, kamu sudah dikalahkan Yesus Kristus di kayu salib ”
” Tetapi anak ini milik saya ”
” Tidak !,… anak ini milik Tuhan Yesus Kristus ”
” Anak ini milik saya, saya sudah lama ada di dalam anak ini ”
” Kamu berdusta ”
” Anak ini sudah melakukan dosa yang besar ”
” Tuhan Yesus Kristus sudah mengampuni dosa anak ini ”
” Tidak,!!… tidak,!!… anak ini miliku, anak ini milikku ” tiba-tiba dari mulut Eci keluar kata putus asa, dan segera menutup kedua telinganya. Ternyata Yulia P dan Samuel R mengucapkan firman Tuhan dari Lukas 10 : 19 ( Sesungguhnya Aku telah memberikan kuasa kepada kamu untuk menginjak ular dan kalajengking dan kuasa untuk menahan kekuatan musuh, sehingga tidak ada yang akan membahayakan kamu ).

” Tinggalkan anak ini di dalam Nama Tuhan Yesus Kristus ” perintah Gideon AS.
” Aduh,… iya-iya,.. ternyata tahu juga firman untuk mengusir setan ” kata roh itu, dan kemudian roh itu segera pergi, tetapi segera muncul manifestasi dalam bentuk yang lain lagi. Dalam suatu kesempatan kepada Eci diberikan perjamuan Kudus dan juga minyak urapan kedalam mulutnya.

Semakin malam peperangan semakin sengit, namun tiada jalan yang tidak berujung. Menjelang pukul 22.30 kuasa-kuasa kegelapan yang demikian banyak macam dan ragamnya, satu demi satu keluar karena kuasa otoritas dari Tuhan Yesus Kristus. Beberapa kali tubuh Eci terguncang hebat, bahkan menbentur-benturkan kepalanya dilantai. Dan setelah semuanya menjadi tenang, Gideon AS berdoa dengan ucapan syukur kepada Tuhan Yesus Kristus, ia serahkan Eci kedalam tangan Tuhan Yesus Kristus yang sudah menebus dirinya, membebaskan dirinya dari rantai kutuk keturunan, 3,4, 7 dan 10 keturunan. Tuhan juga sudah mengampuni segala dosa dan pelanggarannya. Darah Yesus sudah membebaskan Eci dari belenggu kuasa kegelapan. Tubuh Eci tidak lagi berguncang, ia demikian tenang, dengan tarikan nafas yang teratur seperti orang sedang tidur.

Beberapa saat kemudian ia bergerak perlahan, bangun dari posisi tidurnya dan kemudian ia duduk dilantai. Beberapa anak rambut yang menutupi wajahnya diseka kebelakang dengan tangannya. Gideon AS, Yulia P dan juga Samuel R memperhatikan Eci dengan seksama. Setelah itu Eci bangkit berdiri dan berjalan kearah sofa dan duduk dengan tenangnya.

Yang terjadi kemudian adalah komunikasi yang sangat indah, karena roh yang masuk kedalam tubuh Eci kali ini adalah Roh Kudus. Ketika Gideon AS bertanya, dengan siapa ia berhadapan, maka dari mulut Eci keluar suara ” Roh Kudus ”. Samuel R banyak bertanya tentang pribadi Eci dan segala sesuatu yang sudah dilakukannya. Dan Roh Kudus singkapkan segala sesuatu yang selama ini rapi tertutup. Gideon AS bersyukur kepaa Tuhan Yesus Kristus yang sudah memulihkan dan memperbaharui Eci, bahkan ia mengatakan bahwa Eci malam ini sudah mengalami baptisan Roh Kudus.
” Di dalam keluarga ini Tuhan tambahkan lagi satu orang yang mendapat karunia
manifestasi Roh Kudus. Yang pertama adalah dalam diri Samuel R, dan sekarang satu lagi yaitu anak ini ” demikian suara melalui mulut Eci.
” Mau jadi apa anak ini kelak ? ” Gideon AS bertanya.
” Pendoa safaat ”
“ Siapakah disamping kanan dan kiri anak ini dan di depan anak ini ? ”
” Di sebelah sini, akan menjadi hamba Tuhan yang akan dipakai luar biasa, akan bekerja sampai luar negeri, India, Israel, Afrika dan banyak lagi tempat dimana akan banyak jiwa dibertobatkan.
” Yang sebelah lagi ? ”
” Juga akan melayani Tuhan ”
” Yang didepan anak ini ? ”
” Juga akan dipakai Tuhan sangat luar biasa ”

Perbincangan sampai pukul 23.00 dan atas permintaan Roh Kudus di dalam tubuh Eci, minta agar Gideon AS dan Samuel R berdoa untuk Eci maka roh Eci akan dikembalikan kedalam tubuhnya. Ternyata selama manifestasi kuasa kegelapan, roh Eci diangkat Tuhan Yesus Kristus untuk dididik langsung, karena anak ini fisiknya telah melakukan dosa yang besar berulang kali.

Demikian pengajaran Tuhan malam itu kepada keluarga Gideon AS.

Mau sekolah Ilahi ?,…
Tuhan Yesus memberkati.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: