r. Tere,.. Siapa dia ?

Waktu yang terus berjalan mengantar peristiwa datangnya keluarga Tere ke rumah Samuel. Yulia menuturkan apa yang terjadi saat itu. Keluarga Tere juga diserta dengan pekerja dari gereja tertentu. Sore itu terjadi adu argumentasi antara Yulia, Samuel dan keluarga Tere termasuk pekerja dari gereja yang menyertai keluarga Tere. Tujuannya jelas yaitu mengajak Tere kembali pulang ke rumah dan melanjutkan kuliah. Yulia menjelaskan bahwa saat itu Tere keberatan untuk kembali pulang kerumah, ia merasa dirumah keluarga Samuel ia mendapatkan banyak pengetahuai rokhani, termasuk hal-hal yang tidak masuk akal, yang adikodrati dan peperangan rokhani. Dari pihak keluarga tetap bersikeras akan membawa Tere pulang. Dan akhirnya Tere ikut bersama mereka.

Malam ketika Gideon pulang kerumah, Yulia menyampaikan kejadian mengenai Tere. Gideon tetap tenang dan bahkan ada kesan acuh tak acuh.
” Tere sudah dewasa,.. dia bisa menentukan apa yang terbaik bagi dirinya ” kata Gideon sambil menghirup teh hangat yang sudah disiapkan Yulia istrinya.
” Kejadian yang dialami Ranti terulang ” ujar Yulia perlahan.
” Tarik pelajaran dari setiap peristiwa yang terjadi di tengah-tengah keluarga kita ” Gideon mulai berbicara agak serius.
” Apakah ada sesuatu yang akan Tuhan ajarkan kepada kita ? ” Yulia bertanya.
” Itu pasti,.. karena keluarga kita masih terus diproses Tuhan, dan bahkan bisa jadi beberapa hari ke depan kita akan mengalami sesuatu yang lain lagi. Di fitnah misalnya,.. di sakiti, diperlakukan dengan tidak adil, di aniaya, di bunuh bisa jadi. Dan semua yang terjadi Tuhan tahu, Tuhan melihat dan pasti sudah se ijin Tuhan ”.

Hari berganti hari, sampai kemudian Gideon menerima berita dari Samuel, bahwa dirinya tidak boleh lagi kebaktian di GTI Hero. Lebih lanjut Samuel mengatakan bahwa dirinya dituduh telah menyalah gunakan minyak urapan dari GTI. Bahkan Samuel mengalami persidangan di lingkungan pekerja GTI di Hero. Mereka para pekerja GTI di Hero mendapatkan pengaduan dari keluarga Tere, bahwa Samuel telah memperlakukan Tere dengan tidak senonoh, bahkan dituduh telah mencabuli Tere. Samuel diminta mengakui tuduhan yang dituduhkan keluarga Tere kepadanya, dan kalau tidak mau mengakui akan dilaporkan ke polisi. Dan saat itu Samuel dengan terpaksa mengakui tuduhan keluarga Tere sekalipun ia sendiri merasa tidak melakukan apa yang dituduhkan keluarga Tere.

” Apa yang akan kita lakukan ? ” Yulia bertanya sambil menatap suaminya.
” Mama sudah tahu jawabannya ” Gideon dengan santai menjawab pertanyaan istrinya.
” Menyerahkan segala suatunya kepada Tuhan ? ”. Suaminya hanya mengangguk perlahan.
Tak urung suaminya memberikan komentar katanya : ” Keluarga kita saat ini masih dalam proses, artinya apa yang terjadi pasti sepengetahuan Tuhan dan se ijin Tuhan. Tuhan memiliki maksud tertentu atas setiap peristiwa yang menimpa keluarga kita. Bisa jadi akan kembali terjadi peristiwa yang akan menimpa keluarga kita. Bukan hanya fitnah, tetapi juga yang lain lagi yang lebih mengerikan. Satu hal yang pasti adalah ketika kita berserah sepenuhnya kepada Tuhan, berserah kepada tuntunan dan perlindungan Tuhan, maka kita akan rasakan pertolongan Tuhan yang tidak pernah terlambat. Hal ini berulang kali kita alami. Kematian dan ancaman bukan lagi suatu peristiwa yang mengerikan. Ingat Filipi 1:21 ( Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan ).

” Mengapa Samuel tidak boleh kebaktian lagi di GTI Hero ya pah,.. ” Yulia masih penasaran.
” Mereka punya aturan organisasi, ya itu hak mereka, toh kita tidak lagi terikat dengan satu denominasi gereja manapun, denominasi kita adalah Gerejanya Tuhan Yesus Kristus, kita berjemaat pada jemaat Tuhan Yesus Kristus. Dan ciri-ciri gerejanya Tuhan Yesus adalah gereja yang sadar betul bahwa digereja inilah orang-orang berdosa dipertobatkan, bukan dikucilkan, bukan ditolak, tetapi mereka justru dilayani, bukan dimusuhi. Bukankah kedatangan Tuhan untuk orang berdosa ?. Kalau orang benar justru tidak perlu lagi Tuhan Yesus. Dan bukankah yang perlu dokter adalah orang sakit ?. Kalau orang sehat untuk apa pergi ke dokter ?. ”
” Mungkinkah Samuel melakukan seperti apa yang mereka tuduhkan ? ” Yulia kembali bertanya.
” Bukankah mama sudah berusaha mengklarifikasi tuduhan itu dengan meminta Tere bisa di-hadirkan ? ” Gideon mencoba memperjelas duduk permasalahan.
” Tetapi para pekerja di GTI Hero keberatan ”.
” Lantas apa yang mereka mau ”
” Samuel agar tidak lagi kebaktian di Hero ”
” Oh begitu, jadi GTI Hero punya pekerja ?,.. Papa pikir punya Tuhan,.. ”

Tere,.. seorang mahasiswi tingkat terakhir pada sebuah perguruan tinggi. Secara usia dia lebih dari seorang yang dewasa. Tetapi secara rokhani ia begitu rapuh, khususnya ketika baru mengenal keluarga Samuel. Ia mengalami banyak peristiwa yang ” tragis ” yang membawa pada pengalaman rohani yang selama ini tidak dialaminya. Diawali dengan proses pelepasan yang dilakukan oleh Samuel beserta dengan Ranti serta Yulia di dalam Nama Tuhan Yesus Kristus.. Mereka diperhadapkan dengan manifestasi dari kuasa kegelapan dari berbagai macam model dan karakter mereka. Yang akhirnya membawa perubahan yang mendasar dalam diri Tere yang tidak lagi takut dengan kuasa kegelapan, tidak takut pada apapun sepanjang berada di dalam Kristus. Saat-saat terakhir menjelang kepergian Ranti, Tere banyak berperan menjadi penasehat Ranti bahkan mendampingi Ranti pada saat Ranti dipaksa mengikuti kemauan orang tua Ranti.

” Kalau memang Tere diperlakukan Samuel dengan tidak senonoh, apalagi sampai dicabuli,.. mengapa Tere diam saja ya ?, tidak memberitahu kita sebagai orang tua Samuel ?.. dan mengapa tidak mau pulang ke rumah sendiri ya,.malahan lebih suka tinggal di rumah kita. ? ” Yulia menerawang jauh ke depan.
” Sudahlah,.. jangan sampai yang seperti itu merampas damai sejahtera kita ” Gideon mangakhiri pembicaraan sambil tersenyum.

Saat itu Tere begitu berbeda kalau dibandingkan ketika ia baru datang ke rumah Samuel. Saat itu Tere nampak sebagai anak Tuhan yang berulang kali mengalami adanya kuasa di dalam dirinya untuk mengusir setan di dalam Nama Tuhan Yesus Kristus. Tere bisa seperti itu melalui berbagai proses. Berulang kali Tere manifestasi dari berbagai macam kuasa kegelapan. Bahkan Gideon berulang kali melihat bagaimana Tuhan mendidik Tere, Ranti dan Samuel serta Yulia ketika menghadapi manifestasi kuasa kegelapan.

Mereka bertiga yaitu Samuel, Ranti dan Tere waktu itu, beberapa kali tubuhnya dipakai oleh kuasa kegelapan. Terkadang Ranti yang kemasukan kuasan kegelapan, dan saat itu Tere, Samuel dan Yulia yang menengking. Kemudian berganti Tere yang kemasukan kuasa kegelapan, dan Samuel, Ranti dan Yulia yang gantian sibuk menengking. Pada kesempatan lain Samuel yang kemasukan kuasa kegelapan, dan yang menengking adalah Tere, Ranti dan juga Yulia. Apa peran Gideon saat itu ?. Terkadang masih sempat melihat yang terjadi pada mereka, dan terkadang hanya menerima laporan kejadian, tetapi sekali-kali ikut terjun dalam urusan tengking menengking.

Tuhan itu tidak pernah meninggalkan mereka yang mengasihi-Nya.

Terus ikuti,.. pemaparan selanjutnya,..
Tuhan Yesus memberlkati.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: