a. Adikodrati ke 24,..

Senin sore 09 Oktober 2006 adalah waktu SAT bagi Samuel R dan Wilbert. Tetapi ketika Gideon AS tiba dari pekerjaannya ia dapati Wilbert ada didepan komputer. ” Kamu nggak SAT ? ” tanya Gideon AS pada anaknya.

” Nanti Wilbert jelaskan ! ” jawab Wilbert sambil terus memainkan kybord komputer.

” Samuel R kemana ? ” kembali Gideon AS bertanya.

“ Ikut SAT, katanya sih mau pamitan ! ” sahut Yulia P dari dalam ruang makan yang ternyata mendengar pembicaraan Gideon AS.

Gideon AS mengangguk perlahan sambil melepas tali sepatu. Ia demikian lelah setelah sehari penuh bergumul dengan pekerjaannya sehari-hari. Sekalipun demikian ia nampak begitu peduli pada anak-anaknya. Setelah sejenak melepas lelah, barulah ia bertanya pada Wilbert, apa yang dimaksud dengan penjelasan mengapa tidak mengikuti SAT ( Sekolah Alkitab Tiberias )

“ Begini pah,.. waktu mau berangkat SAT, Roh Kudus memberitahu saya agar tidak berangkat SAT  karena nanti jam 19.30 roh saya akan diangkat Tuhan. Jadi yah saya dirumah saja “ demikian  Wilbert menjelaskan.

” Ada apa ? ” komentar ayahnya pendek.

” Mana ku tahu ! ” jawab Wilbert sambil mengangkat bahunya.

Waktu terus berjalan sampai hampir mendekati pukul 19.30. Gideon AS mengingatkan anaknya.

” Wilbert,.. hampir tiba waktu pengangkatan rohmu, jangan sampai kamu jatuh disini ”

” Oh, ya,.. pantas mulai timbul keringat dingin ” jawab Obaja sambil melangkah ke kamar.

Ditempat yang sama dimana Wilbert merebahkan tubuhnya, Yulia P sedang menidurkan Stevanie. Ia tahu bahwa sebentar lagi roh Wilbert akan diangkat dari tubuh jasmaninya. Ia perhatikan dengan seksama apa yang terjadi ketika proses pelepasan roh dan tubuh jasmani. Seperti yang terdahulu, ia lihat gerakan menghentak dari tubuh anaknya, sedikit gerakan kekanan dan kekiri, sampai akhirnya tidak sadarkan diri, seperti tidur nyenyak.

Menunggu, dan menunggu demikian yang biasa dilakukan Gideon AS dan tetap waspada. Hal seperti ini memang bukan yang pertama kali, melainkan sudah terjadi berulang-ulang. Khusus untuk Wilbert kejadian seperti ini adalah kejadian yang ke 24 ( dua puluh empat ), sedangkan bagi Samuel R, juga sudah berulang kali rohnya keluar masuk ke dalam tubuh jasmaninya.

Sementara itu waktu terus berjalan, sampai pukul 20.00  Wilbert baru keluar dari kamar tidur sambil merapikan rambutnya yang awut-awutan. ” Sudah selesai ? ” sapa ayahnya santai. Yang ditanya hanya tersenyum dan mengangguk sambil berjalan ke ruang tamu. Apa yang terjadi dengan kejadian Adikodrati yang ke 24 ( dua puluh empat )

Demikian penuturan Wilbert.

Sebagaimana yang Roh Kudus sudah katakan pada saya beberapa saat sebelum roh saya diangkat, malam ini sekitar jam 19.30 roh saya diangkat Tuhan Yesus Kristus secara ajaib, maksudnya pada saat saya memejamkan mata saya waktu di tempat tidur, beberapa saat kemudian saya membuka mata dan sudah ada di sebuah Taman yang sangat Indah.

Pada saat saya sedang asyik melihat-lihat taman itu, kaki saya tiba-tiba tidak mau berkerja sama dengan pikiran saya, kaki saya jalan sendiri tanpa diperintah oleh otak saya. Kaki saya terus dan terus melangkah kesebuah Bangunan di taman tersebut.

Pada saat saya sampai di taman tersebut saya melihat dua (2) malaikat yang sedang berdiri menjaga pintu gerbang di bangunan itu menyapa saya dengan kata “Shalom” (pada saat malaikat tersebut mengatakan “Shalom” kaki saya dapat diatur kembali oleh pikiran saya).

Lalu setelah itu saya mengikuti malaikat itu, dan saya melihat bangunan itu terdiri dari EMAS, semuanya serba emas. Setelah saya berjalan cukup lama saya melihat sebuah ruangan yang terdapat meja makan dan kursi, yang terdiri dari emas dan perak,( Kursinya emas dan mejanya perak ).

Kemudian saya melihat seperti seseorang di meja tersebut yang saya yakin adalah Tuhan Yesus Kristus, Dia menggunakan jubah yang menutupi tangan, dan kepala-Nya dilingkupi oleh cahaya yang sangat terang sehingga saya tidak kuat untuk melihat muka-Nya.

Mulailah kami dengan Beliau mengadakan pembicaraan:

Tuhan  :” Wilbert, saya tahu pergumulanmu tentang kakakmu itu”.

Saya     :” Ya Tuhan, Engkau Allah yang maha tahu.”

Tuhan    :” Kamu tidak perlu khawatir tentang keadaan kakakmu itu, karena Aku sengaja berbuat demikian untuk menguji kalian semua, agar kalian itu tahan uji dan siap dipakai Tuhan secara luar biasa .”

Saya     :” Ya Tuhan saya mengerti apa maksud Mu, tetapi yang membuat saya heran yaitu adalah perbuatannya selama ini, ia mengatakan kalau ia sudah hidup baru tetapi perbuatannya itu masih menunjukan sifatnya yang lama, maksud saya begini: biasanya orang yang sudah lahir baru pasti ia akan meninggalkan cara hidupnya yang lama, mengapa kakaku tidak ?”

Tuhan    :” Itu tugas kamu dan keluarga kamu untuk menasehatinya secara KASIH  dan sekali lagi tentang kakakmu itu kamu tidak perlu khawatir lagi tentang dia.”

Say      :”  Ya Tuhan, kami hanya mau menuruti Sabda-Mu .”

Tuhan  :” Wilbert,. .”

Saya     :” Ya Tuhan.”

Tuhan  :” Apakah ayahmu akan mengadakan pelayanan ?”

Saya     :” Benar Tuhan.”

Tuhan  :” Saat ini kamu Saya tugaskan untuk mengikuti ayahmu pelayanan yang akan datang.”

Saya     :” Tetapi Tuhan apa nanti kata orang tuaku.”

Tuhan  :” Wilbert,..kamu lebih menuruti Allahmu apa menuruti orang tuamu ?”

Saya     :” Ya tentu lebih menurut kepada Engkau. Tapi tentang SAT ku Tuhan ?”

Tuhan  :” Kalau tentang SATmu kamu tidak perlu khawatir karena ada pelajaran yang kamu mengerti ada juga yang tidak, jadi tentang SATmu kamu serahkan saja pada Tuhan .”

Saya     :” Ya Tuhan.”

Tuhan  :” Wilbert,,.. pesan terakhir jagalah kekudusan dan jangan lupa memperkatakan kitab Taurat siang dan malam dan perlakukanlah itu setiap hari.”

Saya     :” Ya Tuhan terima kasih. Tetapi Tuhan yang bertemu pada saya di pintu depan gerbang tadi itu siapa ?”

Tuhan  :” Itu adalah Malaikat yang memang sengaja menunggu engkau datang untuk  mengantar engkau kedalam ruangan ini.”

Setelah saya melakukan percakapan tersebut saya keluar dari bangunan tersebut dan saya melihat sesuatu cahaya keluar dari tubuh saya, cahaya itu semakin lama semakin terang, sehingga membuat saya menutupi wajah saya dan memejamkan mata saya. Tetapi waktu saya membuka mata lagi saya sudah berada didalam rumah saya.

Tidak mudah untuk bisa mengerti, memahami bahkan untuk mempercayai apa yang dialami oleh Wilbert, sama seperti sikap orang-orang Yahudi yang tidak mudah bahkan sulit sekali mengakui bahwa Mesias sudah datang di dalam Yesus Kristus. Sepanjang mereka menggunakan logika, menggunakan pikiran manusia lahiriah, wajar-wajar saja kalau mereka tidak percaya. Siapakah yang mau percaya tidaklah penting, jauh lebih penting ketika kebenaran itu disampaikan.

Menjelang istirahat selepas doa malam sebagaimana biasa Gideon AS adakan perbincangan di tengah-tengah keluarga. Saling melontarkan pendapat dan juga sekaligus pertanyaan. Tidak ada masalah yang tidak ada pemecahannya, tidak ada pertanyaan yang tidak terjawab. Karena ketika terjadi kebuntuan artinya ada pertanyaan yang sulit menjawabnya dan juga menjelaskannya pastilah Roh Kudus dilibatkan sehingga iman dan pengandalan diri kepada Tuhan semakin kuat.

Misalnya ketika dalam rentang dimensi waktu yang sama ada dua aktivitas yang berbeda yang sama-sama menamakan diri roh Wilbert. Ternyata kedua duanya benar, artinya di dalam diri Wilbert memiliki dua roh. Yang satu adalah keseharian Wilbert dan yang satunya lagi melekat dengan Roh Kudus. Pendapat ini tentu bisa menimbulkan polemik yang tidak mudah disudahi, namun demikian pendapat lain menyatakan apakah yang mustahil bagi Tuhan ?

Juga ketika karunia melihat alam roh ada di dalam diri Wilbert. Karunia dari siapakah ini ? Dari Tuhankah atau dari kuasa kegelapan. Pendapat beberapa orang mengatakan bahwa karunia itu bukan dari Tuhan, sehingga lenyap ketika di usir di dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Disisi lain pendapat beberapa orang juga mengatakan bahwa itu karunia Tuhan. Apalagi ketika ditelusuri kembali proses awal karunia melihat alam roh itu dimulai.

Masih melekat dalam ingatan Gideon AS ketika malam itu Wilbert berteriak ketakutan melihat alam roh disekelilingnya. Sampai ayahnya berdoa kepada Tuhan agar menutup mata rokhaninya. Setelah itu ia tidak bisa lagi melihat alam roh. Ke esokan harinya ayahnya berdoa untuk membuka mata rokhaninya untuk bisa melihat alam roh kembali, dan ternyata bisa melihat alam roh kembali.

Bahkan seiring dengan berjalannya waktu Wilbert bisa membuka dan menutup mata rokhaninya sendiri. Tetapi terkadang tanpa disadari penglihatan alam roh muncul dengan sendirinya. Hal inilah yang membuatnya sangat menderita sehingga ia memohon kepada Tuhan agar karunia melihat alam roh dicabut saja. Dan melalui hamba Tuhan, karunia melihat alam roh akhirnya diambil Tuhan, dan Wilbert merasakan lebih damai sejahtera.

Iklan

2 Tanggapan

  1. Terima kasih benar-benar kesaksian dan penjelasan bapak Gideon Agus S bersama keluarga menguatkan iman kami, dan membuat kami semakin dekat Dia Sang Alpha dan Omega, ya Bapa kita Yesus Tuhan dan Juru Selamat bagi siapa yang percaya dengan tulus dan sungguh-sungguh Puji nama Tuhan

    • Yang terkasih bapak Bambang Sumaryanto,..
      Saya bersyukur kepada Tuhan yang begitu baik pada saya dan keluarga saya, dan saya percaya bahwa Tuhan juga sangat baik bagi setiap orang yang percaya termasuk kepada bapak.

      Saya juga bersukacita di dalam Tuhan, ketika saya tahu bahwa apa yang saya alami dan saya publikasikan kepada banyak orang memiliki dampak yang positif. Yang pertama untuk kemuliaan Tuhan, dan selanjutnya untuk saling menguatkan diantara anak-anak Tuhan dan secara umum merupakan kesaksian hidup bahwasanya hanya Yesus satu-satunya Juruselamant, yang sanggup, bisa dan mau membawa kita ke sorga.

      Harapan dan doa saya siapapun yang membaca kisah nyata ini mau juga menjadi saksi Kristus sampai ke ujung bumi. Tuhan Yesus memberkati.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: