b. Saya sangat takut,..

Tanggal 17 – 18 Oktober 2006, team Heaven Ministry kembali menjadi pembicara dalam KKR yang diadakan oleh Team Gabungan Sekolah Kristen Sragen. Berbeda dari tahun yang lalu, KKR  kali ini diadakan di ” Taman Eden ” Kaliurang ~ Jogjakarta, Jawa Tengah dengan jumlah peserta kurang lebih 200 pelajar. Ada yang berasal tingkat SLA, dan sebagian lagi dari SLTP. Pembicara awal adalah mas Wahyu Yokanan yang membuka Retreat KKR pada Selasa malam pukul 19.00 yang ber-temakan “ Kaum Muda yang diberkati dan Menjadi Berkat. “

Ditekankan bahwa waktu kedatangan Tuhan tidak akan lama lagi. Sudah tiba saatnya kaum muda sekarang mendapatkan jati diri sebagai seorang pengikut Kristus yang militan. Jangan pernah takut menghadapi setan dan kawan-kawannya, karena mereka sudah dikalahkan Tuhan Yesus Kristus melalui pengorbanan-Nya di kayu salib di bukit Golgota. Disampaikan juga ketika ia diperlihatkan sosok malaikat sebelum Lucifer jatuh kedalam dosa. Ada malaikat Mikael, malaikat Gabriel dan juga malaikat Lucifer.

Pada hari kedua dibagai beberapa session. Untuk pembicara sesion pertama dibawakan oleh mas Kris Vernando. Tema yang diambil adalah ” Tujuan Tuhan menciptakan manusia ”. Peringatan agar tetap waspada karena iblis senantiasa mengintai seperti singa yang mengaum yang senantiasa mengintip menunggu mangsanya lemah. Jadilah remaja yang kreatif dan hadapilah kehidupan ini dengan serius, sekalipun dalam nuansa santai. Ingatlah bahwa tujuan Tuhan menciptakan manusia adalah untuk memuji dan menyembah Tuhan.

Dan setelah sesi pertama selesai, dilanjutkan dengan break 30 menit sebelum masuk sesi selanjutnya, yang kali ini dipercayakan pada Gideon AS. Ia secara khusus berbicara mengenai kekudusan yang bersifat mutlak yang menjadi persyaratan ketika seseorang menginginkan kerajaan Sorga. Hanya orang-orang yang menjaga kekudusan seluruh hidupnya, maka ia dipastikan akan masuk kedalam kerajaan sorga. ” Kuduslah kamu karena Aku kudus ” demikianlah firman Tuhan dinyatakan dalam Alkitab.

Saat ini adalah akhir zaman, dan ini ditandai dengan berbagai macam kejadian sesuai yang disampaikan Tuhan Yesus mengenai tanda-tanda akhir zaman. Dan Roh Tuhan akan dicurahkan pada setiap orang. Para teruna akan mendapatkan nubuatan dan penglihatan. Orang tua akan mendapatkan mimpi, dan hamba-hamba Tuhan akan bernubuat dan akan mendapat pencurahan Roh Kudus. Siapakah yang akan mendapatkan karunia pada akhir zaman ?. Adalah mereka yang layak menerimanya. Siapakah yang layak ? Mereka adalah yang menjaga kekudusan.

Secara singkat disampaikannya juga kesaksian yang dialami oleh Wilbert ketika di perlihatkan neraka, firdaus Allah dan juga Sorga. Neraka itu ada, dan sorga juga ada. Siapa yang mendapat bagian di dalam neraka ? Dalam penglihatan Wilbert, ia melihat orang-orang yang ketika hidupnya menggunakan jasa setan, para normal, dukun-dukun, orang-orang yang tidak percaya kepada Tuhan Yesus berada dalam kesengsaraan yang hebat. Dan ada diantara mereka adalah hamba Tuhan yang sekalipun pernah melayani Tuhan akan tetapi saat menjelang akhir hidupnya lebih mencintai uang dari pada umat Tuhan. Juga dijelaskan perihal siapa saja yang tidak punya tempat di dalam kerajaan sorga menurut Alkitab.

Pada sesi yang terakhir masih pada hari Rabu, mas Wahyu Yokanan memimpin kebaktian akhir KKR disertai dengan pengurapan Roh Kudus, sekaligus pelepasan bagi mereka yang tergerak melepaskan segala sesuatu yang mengikatnya selama ini, membelenggunya dan benar-benar mau dijamah Tuhan untuk mendapatkan hidup yang baru. Mas Wahyu Yokanan juga merangkum pengajaran pada sesi pertama dan juga sesi kedua. Sementara itu team Heaven Ministry mempersiapkan diri untuk menghadapi manifestasi kuasa kegelapan.

Malam itu bertepatan dengan waktu ”nyadran ”. Ditandai dengan terlihatnya patung-patung orang-orangan seperti sosok setan dengan wajah yang mengerikan di sepanjang jalan di Kaliurang yang dibuat dari bahan-bahan beraneka ragam dari bambu. Patung-patung itu ternyata diisi dengan berbagai roh-roh dari kuasa kegelapan oleh paranormal.

 ” Hanya bagi yang mau saja, akan tetapi kalau moment ini tidak dimanfaatkan, mereka akan sangat rugi ” demikian mas Wahyu Yokanan sampaikan. ” Yang mendapatkan pengurapan Roh Kudus, yang mendapatkan jamahan Tuhan Yesus tidak selalu jatuh, dan kalaupun jatuh, jangan khawatir, karena malaikat Tuhan yang akan menopangnya ”, kembali ia menambahkan.

Waktu hampir menunjukkan pukul 20.00. Pujian penyembahan sudah hampir selesai. Worship Leader segera menyerahkan mik pada mas Wahyu Yokanan. Doa segera terdengar dengan kekuatan yang terkadang menghentak, datar dan juga menggunakan otoritas kuasa Tuhan Yesus Kristus. Mulai mengalir kuasa Ilahi melingkupi tempat kebaktian di aula yang cukup besar.  Sementara itu singer pengiring tetap menyanyikan nyanyian penyembahan dan sekaligus nyanyian peperangan. Suasana benar-benar menjadikan iblis gemetar.

Atmosfir urapan Allah sangat terasa mencengkeram ruangan itu. Ketika mas Wahyu Yokanan menyampaikan tantangan untuk maju kedepan bagi yang mau untuk diberikan impartasi urapan Tuhan, maka seluruh siswa yang hadir maju dengan serentak. Altar penuh sesak dengan mereka yang rindu hidupnya dipulihkan. Mereka nampak sangat haus akan urapan Roh Kudus.

Sementara mas Wahyu Yokanan terus berdoa  agar kuasa pengurapan Roh Kudus turun atas mereka semua, tangis dan air mata tidak lagi bisa dibendung. Beberapa diantara mereka yang teriak histeris seakan tidak lagi peduli sekelilingnya. Satu demi satu mereka tumbang setelah mendapatkan tumpangan tangan mas Wahyu Yokanan. Manifestasi tidak terelakan lagi. Ada yang memukul dirinya sendiri, ada yang bergulingan dilantai dan berbagai bentuk manifestasi yang lainnya.

Tidak semua jatuh, akan tetapi sangat nampak bahwa mereka dijamah Tuhan luar biasa. Hati mereka yang bicara, tidak lagi akal dan pengertian ilmu pengetahuan. Iman sangat berperan untuk bisa menelaah apa yang terjadi atas mereka. Mereka sangat menikmati hadirat Tuhan, mereka rindu untuk dipulihkan. Air mata penyesalan nampak jelas tergambar, menimbulkan keharuan yang menyentuh siapapun yang menyaksikannya.

Ditengah bayang-bayang mereka yang dipulihkan dan menerima jamahan Roh Kudus, dua siswi yang melakukan pemberontakan secara fisik memecah keheningan. Segera team Heaven Ministry bergegas melakukan penanganan secara khusus. Perlu waktu untuk memulihkan mereka, perlu doa dan kekuatan yang berasal dari surga. Dan pada akhirnya satu demi satu dipulihkan dan menjadi sadar kembali.

Satu orang siswi ternyata mengalami rasa khawatir yang cukup tinggi ketika diketahui ada gejala penyakit kanker otaknya, yang terkadang menimbulkan sakit yang amat sangat. Dan secara khusus ia didoakan oleh mas Wahyu Yokanan bersama teamnya agar Tuhan Yesus sendiri yang akan mengangkat sakit penyakitnya.

Yang seorang lagi, bentuk manifestasinya cukup mengerikan. Iblis tunjukkan ekspresinya yang penuh dendam dan kebencian kepada orang-orang disekelilingnya. Ia menyeringai sambil men-julur-julurkan lidahnya sambil menggeram mengerikan. Bahkan ketika guru pembimbingnya bertanya akan kemana nantinya, iblis melalui siswi itu mengatakan bahwa ia mau ke neraka. Kepalanya beberapa kali akan dibentur-benturkan ke lantai, namun segera diberikan bantal dan langsung mendapatkan pengawalan yang ketat. Seorang gurunya yang memegang kakinya juga mendapat perlawanan yang cukup sengit dari sepakan kakinya yang beberapa kali menendang kian kemari. Banyak orang dibuat sibuk. Tetapi akhirnya ia tunduk dibawah kaki Tuhan Yesus Kristus. Iblis kembali dipermalukan. Iblis kembali kalah.

Setelah ketegangan berlalu, mas Wahyu Yokanan menaikkan doa ucap syukur. Namun sebelum KKR ditutup dengan doa oleh Bapak Andreas sebagai penanggung jawab KKR siswa SLA dan SLP se wilayah Sragen, siswi yang kerasukan iblis yang mengerikan itu, dipapah gurunya dibawa ke tempat yang sudah disediakan untuk memberikan kesaksian apa yang baru saja di alaminya. Masih diwarnai ketakutan ketika ia mulai berbicara sampai satu tangannya masih menutup sebagian mukanya. Dengan gemetar dan terputus-putus ia kisahkan apa yang baru saja dialaminya. Tiba-tiba saja suasana yang semula riuh menjadi hening, banyak yang ingin mengetahui peristiwa apa yang dialami kawannya. Semua ingin menyimak dan tidak mau ketinggalan informasi.

Inilah kesaksiannya.

” Saya tidak mau masuk neraka, Saya tadi tiba-tiba dibawa setan ke sebuah lubang yang gelap dan sangat dalam. Saya melihat jutaan setan ada di ruangan itu. Muka setan-setan itu jelek-jelek. Saya sangat takut karena tubuh saya ditarik-tarik setan.” Ia diam sejenak lalu,  ”Saya sangat takut, pokoknya saya tidak mau keneraka ”

Kemudian saya melihat sinar merah mendatangi saya, dan saya ditarik diantara mereka, diantara setan-setan yang sangat mengerikan yang kemudian saya merasa ada yang menarik kaki saya, dan setelah itu saya kembali sadar, tetapi bayangan setan tetap mengganggu penglihatan saya.

Ketika kesaksian diakhiri, kembali kepalanya lunglai dan dipapah ke belakang untuk istirahat, seiring dengan aplaus yang penuh dengan semangat menggema di ruangan tersebut. Semuanya sukacita menerima jamahan Tuhan Yesus Kristus. Ternyata mereka yang ikut KKR secara langsung melihat bagaimana nubuat Nabi Yoel dinyatakan, ” teruna-teruna akan mendapat penglihatan ”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: