j. Waktunya sudah dekat.

Kamis, 4 Agustus 2005 Kembali Wilbert mengalami peristiwa dimana rohnya diangkat dari tubuhnya dan diajak berjalan-jalan dengan Tuhan Yesus Kristus di neraka. Peristiwa ini adalah peristiwa ke sebelas.

Wilbert menuturkan demikian,

Masih tergolong pagi ketika roh saya diangkat ke atas dan dituntun Roh Kudus hanya sampai pohon rambutan, selebihnya saya terus keatas dan Roh Kudus menjaga tubuh saya. Kemudian saya bertemu dengan Tuhan Yesus Kristus. Seperti yang sudah-sudah maka rohku menguji terlebih dahulu roh apa yang Wilbert temui. Dan setelah lulus, Wilbert segera meyakini bahwa kini sedang bersama-sama dengan Tuhan Yesus sendiri.

Kemudian saya bertanya : “ Tuhan,.. kita mau kemana sekarang ? “
“ Kita akan ke lengan kiri neraka,.. dan disana nanti akan ada banyak nubuat dari Saya untuk semua orang “ jawab Tuhan Yesus.

Sewaktu sampai ditempat yang dituju, saya melihat binatang yang akan keluar dari darat dan air, binatang itu ialah untuk membuat tanda 666 pada dahi orang-orang. Lalu Yesus berkata :
“ Semuanya ini akan terjadi pada akhir zaman, kitab Wahyu adalah benar, barangsiapa yang tidak percaya pada kitab Wahyu ia tidak akan mengerti seperti apa akhir zaman “

Kemudian saya melihat senjata yang akan dipakai umat Lucifer untuk berperang melawan umat Allah.
Pada bagian lain saya melihat penjara yang ada orangnya, lalu Tuhan Yesus berkata :
“ Orang itu adalah penyembah Lucifer yang sangat menyukai pekerjaan Lucifer “
Wilbert mendapat penjelasan juga bahwa pada waktu orang itu hidup ia nampak seperti pemain debus, dimana dipamerkan bagaimana ia menusuk mulutnya dengan besi di kedua pipinya hingga menembus ke pipi sebelahnya lagi.

Wilbert memperhatikan orang itu yang senantiasa berteriak mohon ampun.

Tidak lama kemudian Tuhan Yesus mengajak pulang Wilbert, karena Wilbert perlu menghemat tenaga untuk perjalanan ke esokan harinya demikian Tuhan Yesus mengatakan. Dan segera roh Wilbert kembali ke tubuh Wilbert lalu saya mengucap syukur.

Sebagaimana jawaban sehari sebelumnya bahwa Wilbert masih akan ada acara dengan Tuhan Yesus Kristus, maka pada Jum’at 5 Agustus 2005 pukul 13.30 kembali roh Wilbert terpisah dengan tubuhnya dan mengikuti Yesus. Wilbert mendengar panggilan Tuhan dan mengikuti apa yang diperintahkanNya tanpa perbantahan sedikitpun kecuali menguji apakah benar-benar Wilbert bersama Tuhan atau bersama hantu. Dan memang tidak salah menguji setiap roh yang datang apakah dari kebenaran atau berasal dari sebaliknya demikian Alkitab menjadi saksi. Dan peristiwa pengangkatan roh kali ini adalah peristiwa yang dialami Wilbert yang ke dua belas.

Demikian Wilbert menuturkan apa yang dialaminya,

Ketika saya merebahkan badan saya di tempat tidur, waktu itu kira-kira pukul 13.30 siang, roh saya kembali diangkat oleh Roh Kudus. Dan ketika saya bertemu dengan Tuhan Yesus di awan-awan kembali saya lakukan pengujian apakah benar itu Tuhan Yesus atau apakah iblis yang menyamar. Dan setelah lulus dalam pengujian saya, akhirnya saya yakin bahwa saya kembali bertemu dengan Tuhan Yesus.

Lalu saya bertanya : “ Tuhan, kita mau kemana ? “
“ Lihat nanti “ jawab Tuhan.
Kemudian saya dibawa Tuhan ke suatu tempat, dan ketika sampai di tempat itu kembali saya mengajukan pertanyaan, : “ Tuhan, kita mau kemana ? “
Tuhan menjawab, : “ Kita sudah sampai di tempat binatang yang bertanduk ( penjaranya ) “
Kemudian Tuhan memperlihatkan suatu penglihatan kepadaku, demikian :
Saya melihat ada umat Allah yang berperang melawan umat Lucifer.
Umat Allah memuji Allah dan membuat semangat bagi para malaikat yang sedang berperang. Pada saat umat Allah yang berperang banyak yang kelelahan, lalu umat Lucifer mulai menyerang balik, lalu suatu keluarga Allah memohon kekuatan bagi umat Allah. Pada saat itu juga para malaikat kembali berperang dan umat Lucifer serta malaikatnya kalah.

Setelah itu saya diajak pulang oleh Tuhan Yesus, saya hanya diajak sebentar karena Tuhan Yesus mengatakan bahwa besok lumayan lama perginya.

Demikian Wilbert menuturkan perjalannya.

Dan sehari kemudian, yaitu Sabtu 6 Agustus 2005 pukul 11.00 Wilbert kembali mengalami kejadian dimana rohnya diangkat dari tubuhnya dan mengikuti Tuhan Yesus. Peristiwa ini juga penggenapan apa yang disampaikan Tuhan Yesus sehari sebelumnya dimana roh Wilbert akan kembali diajak Tuhan ke tempat yang akan diketahui kemudian dan peristiwa ini adalah yang ke tiga belas.

Wilbert menuturkan peristiwa yang dialaminya.

Pada pukul 11.00 hari Sabtu 6 Agustus 2005 kembali roh saya diangkat keatas, dan di awan-awan saya bertemu dengan Tuhan Yesus Kristus. Dan selalu saya lakukan pengujian terlebih dahulu sebelum saya meyakini bahwa saya sedang bersama dengan Tuhan Yesus Kristus. Dan setelah dalam pengujian itu lulus, maka saya sangat bersukacita. Kemudian saya bertanya :
“ Tuhan, kita mau kemana ? “
Jawab Tuhan Yesus : “ Kita akan ke pusat neraka “

Dan sesampai di sana saya melihat seorang perempuan bermahkotakan iblis, lalu saya kembali bertanya : “ Tuhan, dia itu siapa ? “
Dan Tuhan menjawab : “ dia adalah istrinya Lucifer “
“ Apakah dia juga adalah ratu ? “ kembali saya bertanya
Jawab Tuhan : “ Ya “
“ Sedang apa dia ? “ saya kembali bertanya.
Jawab Tuhan : “ dia sedang memeriksa penjara neraka ! “
Di dalam penjara banyak yang berteriak minta tolong pada Yesus, tetapi Tuhan Yesus berkata kepada mereka : “ Sudah terlambat “ , lalu saya melihat sosok manusia disalah satu penjara dengan tanda S.M
( Di kemudian hari saya bertanya pada Roh Kudus mengenai arti S.M , demikian penjelasan Roh Kudus, : “ Pada waktu hidupnya ia adalah hamba iblis dimana pada waktu-waktu tertentu ia memberikan korban bagi iblis, tetapi pada saat tiba waktunya menyerahkan korban ia tidak bisa lagi
memberikannya sehingga ia menjadi tumbal sehingga ia berubah menjadi siluman monyet, dan ia mati karena dikeroyok oleh penduduk yang saat itu sangat membencinya “).
Kami berjalan menuju sel yang lain. Seorang wanita duduk sambil menangis, perempuan itu berkata :
“ Tuhan, tolonglah aku, aku akan menjadi orang baik, keluarkanlah aku. Tuhan aku menyesal telah menyembah patung-patung dan banyak berhala, sekarang aku menyesal, aku bertobat “
Jawab Yesus : “ Sudah terlambat “
Kemudian kami meninggalkan penjara itu, lalu Yesus berkata : “ Wil,. Kita akan kembali besok ! “
Jawabku : Kenapa enggak nanti ? “
Jawab Tuhan Yesus : Yah,.. lihat saja nanti ! “

Demikian Wilbert menuturkan perjalanannya.

Apa yang dialami Wilbert tidak lepas dari pengujian kedua orang tuanya. Apakah benar bahwa Tuhanlah yang membawa Wilbert, ataukah iblis yang menyamar sebagai malaikat terang. Sampai laporan ini dibuat 100 % kedua orang tuanya merasakan bahwa berdasarkan buah-buah roh yang dirasakan oleh keluarga, maupun adanya damai sejahtera yang melingkupi seisi rumah maka benar bahwa Tuhanlah yang memberikan karunia adikodrati kepada Wilbert.

Ditengah-tengah keyakinan kedua orang tua Wilbert, ketika ada kesempatan bertemu dengan ibu Joko kedua orang tua Wilbert menyampaikan apa yang sudah terjadi atas Wilbert. Dan saran ibu Joko adalah agar tetap menguji kembali dan memohon hikmat dan makrifat dari Tuhan Yesus Kristus agar tidak mudah tertipu oleh kuasa kegelapan. Beliau juga menyampaikan bahwa Tuhan adalah Tuhan yang tertib, yang tidak akan membuat kerugian pada milikNya termasuk kondisi Wilbert yang tidak masuk sekolah berhari-hari demikian dituturkan Yulia pada suaminya, karena ketika hal itu disampaikan ibu Joko, suaminya tidak ada dirumah.

Dan suaminya bersyukur atas tanggapan ibu Joko, dimana itu merupakan bukti bahwa pada dasarnya beliau menginginkan agar keluarga Gideon tidak mudah jatuh kedalam perangkap kuasa kegelapan. Namun demikian ia tetap pada Firman Tuhan yang jelas tertera pada Alkitab bahwa kita harus menempatkan Tuhan diatas segala-galanya, termasuk sekolah tentunya. Apalagi bila mengingat Abrahan yang diminta mengorbankan anaknya, ia lakukan. Bukankah Tuhan yang dahulu berbicara kepada Abrahan bisa juga berbicara dengan Wilbert ? Bukankah Tuhan tidak berubah ? Baik dahulu, sekarang dan yang akan datang ?. Siapakah kita dimata Allah sehingga bisa berbantah-bantah dengan-Nya ?

Setidak tidaknya ingatkah kita akan hukum kasih dimana Tuhan Yesus Kristus sendiri yang mengata-kannya ? Renungkan apa yang tertulis dalam Matius 22:37
( Jawab Yesus kepadanya: “ Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. )

Beberapa hari terakhit ini Gideon sering renungkan apa yang telah dilakukannya dalam keinginannya memberitakan berita kesukaan pada keluarganya terdekat berkaitan dengan apa yang dialami keluarganya, kemudian kejadian yang dialami Rio dan juga Wilbert. Hatinya pedih,.. dan perasaannya hancur ketika mereka yang Gideon sangat kasihi seakan akan acuh tak acuh, tidak mau tahu, tidak mau mengerti dan tidak ambil peduli pada apa yang dialami keluarga Gideon.

Mereka banyak yang beranggapan bahwa bukankah selama ini ia dan keluarganya aman-aman saja ? Tidak ada gejolak apapun yang membuat mereka bimbang dan meragukan apa yang sudah diyakini sekian lama. Tidak ada anggota keluarga saya yang kesurupan seperti keluarganya khan ? Justru ada semacam tuduhan, bahwa keluarga Gideon lah yang aneh dan harus mawas diri, bercermin apakah sudah hidup dalam kebenaran ? Bahkan mulai mengarah pada perbantahan.

Dan haruskah ia mundur ? Tidak !!, demikian Gideon bertekad dalam hatinya. Ia akan tetap dan tetap berusaha membuka hati siapapun yang ada didepannya untuk menerima kenyataan bahwa siapapun yang sudah menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat hidupnya, diserta dengan tanda-tanda orang percaya seperti yang tertulis dalam Markus 16:17-18 demikian,
( Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh “ )

Ketika doa malam melalui Samuel Tuhan memberikan Firman dalam 2 Korintus 4:1-4 demikian,
( Oleh kemurahan Allah kami telah menerima pelayanan ini. Karena itu kami tidak tawar hati. Tetapi kami menolak segala perbuatan tersembunyi yang memalukan; kami tidak berlaku licik dan tidak memalsukan firman Allah. Sebaliknya kami menyatakan kebenaran dan dengan demikian kami menyerahkan diri kami untuk dipertimbangkan oleh semua orang di hadapan Allah. Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan binasa, yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah. )

Dan juga Tuhan memberikan firman dalam 1 Korintus 15:34 demikian,
( Sadarlah kembali sebaik-baiknya dan jangan berdosa lagi ! Ada diantara kamu yang tidak mengenal Allah. Hal ini kukatakan, supaya kamu merasa malu )

Kemudian Tuhan memberikan juga peneguhan dalam firman dalam 1 Korintus 15:58 demikian,
( Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan ! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia ).

Dan dalam Roma 8:18 demikian,
( Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita ).

Kemudian juga dalam Efesus 5:1-2 demikian,
( Sebab itu jadilah penurut-penurut Allah, seperti anak-anak yang kekasih dan hiduplah di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasihi kamu dan telah menyerahkan diri-Nya untuk kita sebagai persembahan dan korban yang harum bagi Allah ).

Dan dalam Efesus 5:6-11 demikian,
( Janganlah kamu disesatkan orang dengan kata-kata yang hampa, karena hal-hal yang demikian mendatangkan murka Allah atas orang-orang durhaka. Sebab itu janganlah kamu berkawan dengan mereka. Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang, karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran, dan ujilah apa yang berkenan kepada Tuhan. Janganlah turut mengambil bagian dalam perbuatan-perbuatan kegelapan yang tidak berbuahkan apa-apa, tetapi sebaliknya telanjangilah perbuatan-perbuatan itu. )

Memang secara beruntun Tuhan memberikan ayat-ayat tersebut dan ada beberapa ayat lagi yang tidak dicantumkan disini, dan mengapa tidak kita coba renungkan ?.

Mengantuk ?,.. istirahat,.. kalau sudah segar, teruskan,…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: