e. Fenomena,.. Fenomena

Dalam lembar serba-serbi penulis selain menutup kisah perjalanan pertobatan kami dan keluarga,.. juga penulis sambung dengan catatan peristiwa yang terjadi di sekeliling penulis serta berbagai catatan yang penulis anggap penting. 

PENUTUP.

Setelah sekian lama,.. Hartono mengalami pasang surut kehidupan, sampai suatu ketika harus mengambil keputusan untuk kembali ke Medan tempat ia berasal.  Hartono mendapat support dana dari hamba Tuhan Pdt. Liongty sebesar 10 jt. Dalam sebuah perbincangan Wilbert menuturkan sebagai berikut.

” Om Liongty yakin akan mendapat dana untuk membantu om Hartono ? “,. Wilbert bertanya.

” Sangat yakin,. dan bukankah Wilbert sudah konfirmasi pada Tuhan tentang rencana pak Hartono ke Medan ? “,.. Pdt. Liongty balik bertanya.

” Iya sih,.. saya hanya bertanya,.. ” jawab Wilbert singkat.

Dalam perjalanan pulang dari rumah Hartono, Wilbert mampir ke rumah Pdt. Liongty. Istri Pdt. Liongty memberitahu suaminya bahwa beberapa waktu yang lalu ada seseorang yang menyerahkan berkat sebanyak 20 jt. Kata orang yang mengantar tadi, sebagai ucapan terima kasih, dahulu keluarga ini telah banyak membantunya ketika mengalami kesulitan keluarga.

” Lihat Wilbert,.. pertolongan Tuhan selalu tepat pada waktunya,.. bukankah yang 10 jt bisa saya berikan untuk pak Hartono ?,.. dan sisanya bisa digunakan untuk yang lain ? ” ,.. mata Pdt. Liongty berbinar ketika  ia katakan itu pada Wilbert.

” Tuhan itu hebat ya om,.. selalu tahu apa yang dibutuhkan oleh anak-anak yang dikasihi-Nya, dan pertolongan-Nya tidak pernah terlambat “

” Kalau tidak hebat, bukan Tuhan namanya ” kelakar Pdt. Liongty.

Sementara Hartono dalam persiapan ke Medan,.. di kawasan Jatiasih, di sebuah rumah yang kurang terawat dengan baik ada wanita sekitar 28 tahun yang mengaku sebagai orang yang dipilih Tuhan untuk menulis sebuah buku yang berkisar tentang  ” kehidupan surga “. Ia tinggal bersama keluarga Gideon untuk menulis bukunya.

Dalam sebuah perbincangan dengan Gideon sebagai tuan rumah, ia mengaku sebagai Cho Nam Indonesia. Ia banyak berkisah tentang “kedekatannya” dengan Tuhan. Bahkan dengan berani mengatakan bahwa ialah yang dipersiapkan Tuhan sebagai pengganti Gembala Sidang GTI.

Gideon bukan orang yang mudah percaya dengan hal-hal yang sulit untuk bisa dimengerti. Bahkan ia ingat betul dengan 1 Yohanes 4:1 dimana setiap roh harus dilakukan pengujian. Gideon dengan cermat mengamati setiap gerak-geriknya, Gideon juga menyerap informasi dari Yulia istrinya, tentang segala sesuatu yang dilakukan wanita itu. Sekian lama setelah itu mulai tersibak siapakah wanita itu, dan roh apa yang ada di dalamnya.

Apa yang terjadi kemudian ?,.. Gideon rasakan bahwa ia adalah nabi palsu,.. terbukti dengan banyaknya nubuat yang tidak menjadi kenyataan. Bahkan ia gunakan kecantikannya untuk memikat Samuel, dan Samuel akhirnya terpikat olehnya. Dan yang lebih menyedihkan adalah bagaimana ia membawa pengajaran yang mirip dengan pengajaran Children Of  God yang tenar beberapa tahun yang lalu. Malam itu Gideon mengumpulkan anak-anaknya dan wanita itu.

” Tinggalkan rumah ini,… ” pinta Gideon pada wanita itu. Terhadap Samuel Gideon berkata : ” Kalau kamu tidak mau berhenti berbuat dosa, tinggalkan rumah ini sekarang juga. ” Samuel hanya diam menunduk sambil memainkan ibu jari kakinya.

” Mengapa bapak bersikap seperti itu ? ” wanita itu berusaha mencari tahu.

” Keberadaanmu, yang kamu lakukan di sini jauh dari kebenaran, jauh dari damai sejahtera, dan semakin jauh dari Tuhan “,..  Gideon mulai menjelaskan dengan tatapan mata yang tajam, dan dengan suara yang tegas serta agak gemetar. Kembali Gideon berkata : ” Bukankah pernah saya katakan ketika kamu akan tinggal di rumah ini. Siapapun boleh tinggal di rumah ini sepanjang mau hidup dalam kekudusan, meninggalkan dosa dan senantiasa hidup dalam pertobatan. Apakah kamu lakukan itu ?,..   Samuel telah cemar tubuhnya, karena kamu tidak taat pada firman Tuhan, kamu tidak berusaha menghindar, bahkan ada kesan kamu memang suka melakukannya. Kalian berdua telah bergelimang dengan dosa perzinahan, percabulan dan kecemaran. Ingat hal yang kalian lakukan tidak mendapat tempat di kerajaan sorga ( Bandingkan dengan Galatia 5:19-21, Efesus 5:5, 1 Korintus 6:9-10 ). Kalian sangat mengecewakan kami,.. sekali lagi sangat mengecewakan kami. Tahukah kalian apa yang kami mau ?,.. dengar baik-baik,.. Yang saya mau adalah tidak ada satupun anak-anak saya yang dilempar ke neraka. Jelas ? Bisa kalian mengerti ?,… “

Malam itu berakhir dengan ketegangan yang luar biasa,.. Wanita itu lari ke kamar biasa ia tidur, dan Samuel nampak tanda-tanda manifestasi. Gideon, Yulia dan Wilbert segera bergerak cepat mengatasi Samuel dengan doa peperangan dan meminta perlengkapan senjata rokhani.

” Lepaskan tanganmu dari kepalaku ” teriak Samuel pada Gideon yang memang menumpangkan tangannya pada kepala anaknya.

” Siapa kamu ? ” Gideon bertanya tegas.

” Saya anak buah Lucifer,.. kamu benar-benar sialan sudah membongkar rencanaku di keluarga ini ” ,.. teriak Samuel sambil menggeram.

” Tinggalkan anak ini sekarang juga,. ” perintah Gideon tegas.

” Tidak,.. ! anak ini milikku, ia sudah melakukan dosa yang besar,.. dia milikku, aduh panas,.. panas. Apa itu,..  aduh jangan pakai minyak itu,.. itu sangat menyakitkan,.. jangan,.. jangan pakai minyak itu,..!! ” teriakan Samuel terputus dengan lunglainya kepala Samuel. Samuel terkulai tidak sadarkan diri.

Hari terus berganti hari, waktu terus berjalan,… Gideon menerawang sangat jauh dan jauh kedepan ketika ia sudah sampai di tepi kehidupannya. Mari ikuti aku yang selalu rindu bertemu dengan Tuhan Yesus secara pribadi. Mari ikuti aku yang mau setia sampai nafas terakhir bisa kupertahankan. Mari ikuti aku menjadi musuh iblis, dan mari layani Tuhan lebih dari apapun.

Demikian kisah ini penulis akhiri,… dan selanjutnya penulis akan sambung dengan topik yang berbeda.

 

 

6 Tanggapan

  1. syaloom Bpk Gideon.. saya sudah membaca dari awal tentang blog Bpk Gideon. Dan saya ingin menanyakan apakah cerita ini hanya sampai disini atau bagaimana.. Terima Kasih atas kesaksian saudara.. benar benar membuat saya semakin dekat dengan Tuhan Yesus.. Salam Sejahtera, Tuhan memberkati saudara dan keluarga..

  2. Syalom Bapak Gideon,
    Saya sungguh sangat diberkati dengan kesaksian keluarga Bapak, sungguh TUHAN YESUS KRISTUS adalah TUHAN yang sangat baik bagi saya, terima kasih buat kesaksiannya Pak.
    Jikalau boleh tahu, kapan diterbitkan lanjutannya Pak, dan bolehkah saya mengetahui no Handphone Bapak, saya rindu untuk sharing dengan Bapak dan sangat rindu mengenal TUHAN YESUS KRISTUS melalui Bapak, dan bayak pertanyaan yang ingin saya sampaikan.
    Terima kasih Pak Gideon, TUHAN memberkati Bapak dan Keluarga

    • Saya senang bapak diberkati melalui tulisan kami, biarlah nama Tuhan Yesus semakin ditinggikan dan dipermuliakan dan no. Hp saya :082123781410 Tuhan Yesus memberkati bapak.

  3. Kesaksian2 keluarga pak Agus adalah sungguh karya Tuhan, dan semestinya menjadi salah satu pelajaran bagi gereja (orang2 Kristen, bukan organisasi) dalam mengenal Allahnya. Mengenal Allah secara penuh tidak dapat terjadi melalui ajaran2, termasuk teologi ataupun khotbah2, Mengenal Allah secara penuh hanya dapat terjadi melalui perjumpaan langsung dengan Allah itu sendiri dan bergaul denganNya, sehingga pengenalan itu bertumbuh, sebagaimana yang terjadi pada keluarga pak Agus ini.
    Kesaksian keluarga pak Agus adalah jenis kesaksian yang unquestionable, undoubtable and undebatable from the Lord. Meme- nuhi kriteria sebagaimana yang Tuhan sampaikan bhw jalanNya bukan jalan kita, rancangan kita bukanlah rancanganNya. Seperti tingginya langit dan bumi, demikianlah jauhnya perbedaan tsb (Yes.55)
    Banyak hal dari kesaksian2 dalam tulisan pak Agus ini, sungguh2 menjadi berkat buat saya. Saya bersyukur pada Tuhan yang mau menugaskan pak Agus untuk menuliskannya di internet, sehingga menjadi berkat buat saya dan lebih banyak orang lagi. Dan saya pun berterimakasih pada pak Agus yang mau meluangkan waktunya untuk menuliskan itu semua.
    Saya rindu dapat bertemu dengan keluarga pak Agus, khususnya dengan Wilbert dan Samuel. Apalagi saya tidak jauh dari rumah Bapak, sebab rumah saya di Sakura Regency.
    Terima kasih sekali lagi. Tuhan Yesus telah memakai pak Agus mengajari saya banyak hal dari tulisan Bapak. Segala kemuliaan dan hormat dan sembah selama2nya hanya bagiNya, sang Anak Domba Allah yang telah menyediakan DiriNya disembelih agar darahNya dapat membasuh semua dosa kita dan menebus kita dari kematian kekal dan dibenarkan di hadapan mata Allah Bapa kita yang mahakudus. Amin, amin, amin!

    • Bapak Toras,.. bapak terlalu memuji,.. saya jadi sulit untuk berkomentar. Namun apalah arti semua itu kalau tanpa kasih. Kasih sekarang yang menjadi impian saya pribadi untuk tidak pernah meninggalkannya. Tuhan Yesus memberkati bapak dan keluarga.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: