Page 14

53SEBUAH PERBINCANGAN

Volga,.. anak seorang petani yang senang membaca. Ia bersahabat dengan Debby tetangganya sejak kecil. Mereka berdua sama-sama kutu buku. Dan persahabatan mereka terus berlanjut sekalipun mereka sudah beranjak dewasa. Suatu ketika di teras rumah Volga, mereka terlibat dalam perbincangan yang lumayan seru.

” Tahukah kamu arti sebuah nama ? Namamu misalnya ! ” Volga bertanya pada Debby. Debby hanya menggeleng karena memang benar-benar tidak tahu. ” Kalau Volga artinya apa ? ” Debby tiba-tiba bertanya. Kali ini Volga yang menggeleng sambil berguman perlahan, ” aku juga tidak tahu ”.

Ada orang tua yang memberikan nama pada anak-anaknya dengan arti tertentu, makna tertentu bahkan tujuan tertentu, namun ada juga yang memberikan nama anak ala kadarnya yang penting terdengar bagus di telinga.

Debby memiliki ayah bernama Johan Pamungkas. Pak Johan ini selain sebagai dosen pada sebuah Perguruan Tinggi, ia juga seorang Ketua RT. Pak Johan juga seorang Hakim di kota tempat kelahirannya.

”Mau nggak kita ngobrolin tentang sebuah nama yang pasti kamu sudah kenal !” Debby memecah kesunyian dengan sebuah pertanyaan datarnya. ” Oke !” sahut Volga seketika. Dengan cepat Debby membisikkan sesuatu di telinga Volga.

” Apa anehnya dengan nama itu ?” Cepat-cepat Volga memberikan respon.

”Papaku yang memberitahu aku tentang nama itu.” sahut Debby tenang, lalu ”Gini deh,.. dengerin pendapat aku,.. ” . Volga menatap tajam Debby yang nampak agak serius. ” ya aku dengerin,. ” sahut Volga sambil lalu. ” Misalnya tentang papa aku,.. kamu tahu namanya khan ? Kamu juga tahu aku memanggilnya apa ? Terus orang-orang yang mau mengurus KTP memanggilnya siapa ? Dan mahasiswa yang menjadi anak didiknya memanggilnya dengan sebutan apa ? Kemudian orang yang diadili di pengadilan memangginya apa ? Terus kalau ngantri di Bank ngambil duit dipanggilnya siapa ? ”

” Terus aja nyerocos tanpa rem ” Volga memotong.

” Eh,.. sorry,.. ” Debby sadar dengan sikapnya yang kurang kontrol.

” Okelah,.. saya coba uraikan perkataanmu ya ” ? Nama papa kamu Johan Pamungkas, tetapi kamu memanggilnya papa, karena ia papa kamu. Orang yang mau mengurus KTP memanggilnya pak RT, karena ia juga seorang RT. Para mahasiswanya memanggil bapak Dosen, karena ia juga seorang dosen. Kemudian orang yang diadili memanggilnya bapak hakim karena ia juga seorang hakim. Waktu kasir di Bank memanggil Pak Johan dengan lengkap, karena berbeda satu huruf saja menjadi tidak sah. Sekarang apa hubungannya antara pak Johan Pamungkas dengan nama yang kau bisikkan ditelingaku itu ?” Volga bertanya dengan polosnya.

” Sebelum aku menjelaskan lebih lanjut, aku tanya menurut pendapatmu, boleh nggak nama diterjemahkan atau disalin !”

” Setahuku nama pribadi misalnya pak Eko,.. tidak wajar, tidak semestinya diterjemahkan menjadi Mr. One ketika sedang di Inggris, tetapi kalau nama jabatan yang melekat sangat bisa diterjemahkan atau disalin.”

” Okelah kita sepandangan kalau begitu ”

” Aku membaca di kamus Alkitab terbitan LAI, tentang TUHAN.”

” Anehkah ? Bukankah perkataan TUHAN adalah Salinan dari nama Allah Israel, yaitu Yahweh.”

“ Perhatikan kata salinan dari nama ! bukankah itu artinya menyalin sebuah nama ?”

“ Boleh nggak aku berpendapat kalau nama Allah Israel adalah YHWH ?”

“ Jangan gegabah menentukan sikap,.. kamu harus tahu persis tentang siapakah Allah, siapakah allah, siapakah Tuhan, siapakah TUHAN. Mengapa ada God, Lord, Kurios, Adonai, Eloah, Elohim, YHWH, illah “

“ Debby,.. aku pusing,.. udahan dulu achh,.. “ Volga memotong.

“ Okelah,….dan kalau kamu ingin tahu lebih lanjut tentang nama-nama itu besok pada sore hari aku undang kamu kerumahku. Papaku akan menjelaskan lebih detail tentang apa yang kukatakan tadi.”

Demikian perbincangan mereka akhiri, Tidak ada kata sepakat antara mereka berdua, tidak 58da kesimpulan mereka dapatkan, yang ada justru beberapa pertanyaan mulai bermunculan di benak Volga. Itu yang membuat Volga berkeinginan untuk menemui pak Johan untuk mendapatkan penjelasan bahkan masukan terkait dengan apa yang disampaikan Debby. Siapakah nama pribadi Tuhannya orang Kristen. Allahkah nama pribadinya ? God, apakah nama pribadi bagi Tuhannya orang Kristen di Inggris. Kemudian YHWH itu siapa ?. Sementara itu Debby pulang kerumah yang memang tidak terlalu jauh.

KE ESOKAN HARINYA.

Perhatian : Bagi para penilik atau pembaca blog ini khususnya yang allergi dengan perubahan, yang tidak mau peduli dengan penyingkapan-penyingkapan, yang fanatic buta dengan apa yang selama ini diyakininya,….. penulis sarankan untuk tidak melanjutkan membaca perbincangan selanjutnya.

Di beranda rumah Debby,.. ada sofa berlapis beludru warna ungu. Pak Johan Pamungkas sudah diberitahu Debby putrinya bahwa sore ini Volga diundang untuk minum teh bersama-sama sambil memperbincangkan sebuah nama yang akhir-akhir ini di selidiki pak Johan. Dan sekitar setengan jam kemudian dengan tergopoh-gopoh Volga datang bersama Indira adik perempuannya. Mereka bertetangga sejak Indira masih bayi.

” Maaf om,.. saya terlambat,.. ” kata Volga basa-basi.

” Tidak mengapa,.. Debby,..! mana tehnya !? ” kata pak Johan pada putrinya yang langsung beranjak menuju ke ruang tengah. Namun seketika Debby berhenti karena hampir bertabrakan dengan ibu Intan mamanya Debby yang sedang membawa nampan berisi 5 cangkir teh dan stoples berisi nastar kesukaan Debby.

” Selamat sore tante,..kok repot-repot ” kata Indira perlahan.

” Cuma teh kok,.. ” kata bu Intan sambil membagi-bagi teh yang nampak masih hangat.

Setelah sedikit saling menanyakan keadaan maasing-masing, sampailah Debby langsung ke pokok pembahasan.

” Pah,.. aku ngundang Volga kesini agar papa menjelaskan tentang nama yang akhir-akhir ini menjadi bahan perdebatan di kalangan orang-orang Kristen”

” Yah,. Begini Volga,..dan juga Indira,.. om sudah lama mengenal kalian, bahkan sejak kalian masih anak-anak. Dan kalian juga sudah mengenal om.”

” Iya om,.. ” sahut Volga dan Indira hampir berbareng.

” Apa yang akan om jelaskan, bisa diperdebatkan dan memang sangat bisa diperdebatkan, tetapi om bukan dalam posisi mau memperdebatkan, sekali lagi bukan untuk memperdebatkan dengan kalian. Om hanya sebatas memberikan informasi, masukan, dan silakan kalian telaah sendiri, selidiki sendiri, kaji sendiri, pelajari sendiri. Dan ketika om selesai menjelaskan kepada kalian sebatas kemampuan om, keputusan akhir ada dalam tangan kalian sendiri. Kalian masing-masing telah dewasa sehingga dapat mengambil keputusan secara mandiri.”

” Iya om,.. saya mengerti,.. tetapi kalau ada yang tidak kami mengerti bolehkan om menjelaskan kepada kami ? ” Indira menjawab perlahan.

” Tentu anak manis,..! ” jawab pak Johan dengan cepat.

” Om akan mulai dengan pemahaman yang simple, sederhana namun sangat mendasar dengan sebuah pertanyaan yang juga sangat sederhana. Menurut kalian, samakah antara Yesus Kristus dengan Isa Almasih ?. Samakah antaraYesus Kristus dengan Yeshua Hamasiakh ? Samakah antara Yeshua Hamasiakh dengan Yashua Hamasiakh ?.”

” Dalam Almanak atau kalender yang berumur satu tahun, ada hari libur orang Kristen misalnya, hari kenaikkan Isa Almasih, hari kebangkitan Isa Almasih dan kenyataannya orang-orang Kristen mengadakan ibadah di Gereja pada hari-hari tersebut, bahkan ada gereja yang bernama Gereja Isa Almasih. Bukankah ini bisa menjadi alasan bahwa Isa Almasih identik dengan Yesus Kristus ?”

69” Om dulu juga berpendapat seperti itu Indira,.. bahkan beberapa kali memberitakan Injil kepada kelompok bani Kedar dengan mengatakan bahwa Isa Almasih dan Yesus Kristus adalah sama, namun sekarang paradigma om berubah ”

” Berubah bagaimana om ?” Volga tergerak ingin tahu.

” Nama Yesus Kristus ada dalam Alkitab,..sehingga Alkitab itu yang menjadi sumber acuan untuk mengetahui siapakah Yesus Kristus, sementara Isa Almasih ada dalam Al-Quran,.. itu sebagai acuan untuk mengetahui siapakah Isa Almasih.”

” Terus ?”

” Yesus Kristus kelahiranNya dinubuatkan oleh Perjanjian Lama, dan digenapi di Perjanjian Baru. Tentang nubuatannya dapat dibaca antara lain dalam: Kejadian 22:18, Kejadian 49:10, Yesaya 11:1 dan penggenapan tentang kelahiran Yesus Kristus dapat dibaca di Matius 1:1-16. Di antara sekian banyak nubuatan tentang Yesus Kristus dari nubuatan kelahiranNya, tempat kelahiranNya, pelayananNya, penderitaanNya, penyalibanNya, kematianNya dan kebangkitanNya tidak ada satupun nubuatan itu yang terjadi dan tergenapi dalam diri pribadi Isa Almasih. Kemudian perhatikan dengan seksama perkataan om.

Yang melahirkan Yesus Kristus dan Isa Almasih ternyata berbeda. Menurut Alkitab Yesus Kristus dilahirkan oleh seorang perawan Maria, dan menurut Al-Quran, Isa Almasih dilahirkan oleh seorang perempuan bernama Maryam. Maryam yang dimaksud adalah saudara Harun. Maryam anak Imran yang juga ayahnya Harun. Dalam Alkitab Harun adalah saudara Musa.

Tempat lahir Yesus Kristus di dalam palungan, di kandang domba, tetapi Isa Almasih dilahirkan Maryam pada pangkal pohon korma. Bayi Yesus Kristus terancam dibunuh Raja Herodes yang khawatir munculnya raja Yahudi yang baru dilahirkan yang mengancam kedudukannya. Isa Almasih tidak ada yang mengancam karena Isa Almasih bukan orang Yahudi dan bukan raja Yahudi. Yesus Kristus dibaptis oleh Yohanes, dan Isa Almasih tidak dibaptis oleh Yohanes. Yesus Kristus diangkat ke sorga, Isa Almasih tidak jelas. Yesus Kristus adalah Tuhan, Isa Almasih hanya nabi. Yesus Kristus adalah Juruselamat dunia, Isa Almasih bukan Juruselamat dunia. Nama Yesus Kristus punya kuasa, nama Isa Almasih tidak punya kuasa. Yesus Kristus mati di kayu salib, Isa Almasih tidak mati di kayu salib. Dan masih banyak alasan yang membedakan antara Yesus Kristus dan Isa Almasih ”

” Maaf om,.. terus apa Yesus Kristus dan Yeshua Hamasiakh juga beda om ?” Indira sudah mulai tidak sabar.

” Om nanti akan jelaskan,.. sekarang fokus pada pemahaman yang mendasar tentang adanya perbedaan antara Yesus Kristus dan Isa Almasih dulu, dan sore ini cukup sampai di sini dulu. Bagaimana kalau kita lanjutkan besok sore ? ”

” Topiknya om ?” Indira bertanya antusias.

” Terserah kalian,.. om akan coba jelaskan semampu om ”

” Oh, ya begini om,.. belum lama ini ada yang bilang ke Indira bahwa Allahnya orang muslim dan Allahnya orang Kristen itu sama. Lihat saja tulisannya sama khan, yang beda hanya membacanya aja yang beda. ”

” Kalau begitu, besok om akan bahas tentang Allah. ”

” Trimakasih om,.. kami pamit dulu ” Volga minta diri pada pak Johan dan ibu Intan dan tidak lupa lambaian kecil tangan Indira pada Debby.

” Jaga adikmu baik-baik Volga ” dengan lembut Debby menggamit lengan Volga.

” So pasti ” balas Volga sambil tersenyum.

UJUNG SEBUAH PERBEDAAN

Perhatian : Sekali lagi saya mengingatkan bagi yang allergi dengan perubahan, jangan teruskan membaca artikel ini. Blog ini khusus diperuntukkan bagi siapapun yang rindu mendapatkan pengetahuan yang mungkin membuat saudara berubah, dalam paradigma.

Ke esokan harinya,..

Johan Pamungkas menjinjing Laptop,.. dan beberapa lembar kertas, sementara Volga, Indira dan Debby mencari posisi duduk yang uwenak.

“Kalian sudah siap ? “ pak Johan melihat sekeliling.

“ Sudah “ kata mereka hampir berbareng.

“ Pernahkah kalian perhatikan ketika seseorang sedang dilantik untuk menjadi pejabat. Ada penggunaan kata “Allah” dalam Keseharian Dalam Sumpah Jabatan Kenegaraan/Pemerintahan betul ?”

“ Benar om “ jawab Volga perlahan.

“ Bahkan dalam Surat Kabar Suara Pembaharuan Sabtu, 31 Mei 2003, dikatakan Demi Allah (Tuhan) saya bersumpah/berjanji, …..Setiap yang beragama Islam akan menyebutkan sumpahnya, “Demi Allah…dst” sedangkan Non Islam, “Demi Tuhan…dst”. Hal ini bukan lagi menjadi rahasia umum.” Kemudian pak Johankembali meneruskan perkataannya.

“ Volga,..kalau kamu disumpah mengucapkan “ Demi Allah…” apa berani ? Dalam Alkitab bahasa asli dan juga literatur Hindu/Budha, tidak akan menemukan kata “Allah” di dalamnya. Jadi jelas bahwa khazanah menulis dan bertutur dari berbagai Agama yang ada di Indonesia, kata “Allah” hanya digunakan oleh umat Islam sendiri dalam konotasi Nama Diri sesembahan mereka, atau oleh umat Kristen dalam konotasi Sebutan Umum Ilahinya.”

“ Mengapa bisa begitu om ?” Tanya Indira.

“ Penyebab dari semua hal itu tidak lain adalah karena kata “Allah” menurut pemeluk Agama-agama non Islam dan Kristen, bukanlah kata untuk Sebutan Umum (General Appellation) yang dapat dikenakan kepada Sesembahan Agama-agama tersebut “.

“ Terus ?” tanya Indira antusias.

“ Mereka menganggap bahwa kata “Allah” adalah khas Islami dan merupakan nama Diri dari Tuhannya orang Islam, sehingga tidak mungkin diterjemahkan ke dalam bahasa apapun. Ketika membaca Pembukaan UUD 1945 “Atas berkat rahmat Allah yang maha kuasa….dst”, beranikah kalian yang non Kristen mengucapkan dengan lafal biasa “Allah” dan bukan “Aulloh” ketika kalian ditunjuk sebagai pembaca UUD 1945di Sekolah-sekolah Negeri/Pemerintah ?. Suatu dilema bagi kalian bukan?”

“ Iya pah,.. “ sahut Debby.

“ Contoh kasus lain, Klaim Umat Islam di Malaysia sudah melarang orang Kristen memakai kata “Allah”, dalam koran BERITA HARIAN edisi 12 April 2003 bertajuk, “Buku agama bukan Islam guna ’Allah’ akan dirampas”, yang mungkin masih kalian ingat berita tentang kasus Agnes Monika yang nyanyi lagu ALLAH PEDULI di Selangor, juga Pengadilan Malaysia dulu ribut bahas kata “Allah” di Alkitab Malaysia, “

“ Sampai sejauh itu om ?” kata Volga’

“ Dalam Tata Bahasa Arab dan dalam keyakinan Islam, kata “Allah” tidak bisa ditulis dalam bentuk plural (allah-allah) dan tidak bisa pula digandeng dengan kata ganti kepunyaan (Allahku, Allahmu, Allahnya, Allah kita, Allah mereka). Yang pasti sebagian besar orang Kristen Indonesia (sebagian gereja-gereja Indonesia) yang masih memakai dan mempertahankan kata “Allah”, mengerti kata ini bukan sebagai Nama Pribadi Tuhan, namun mempunyai anggapan hanya nama Panggilan/Sebutan umum (General Appellation). Walaupun dalam kasus tertentu Kekristenan ternyata menggeser maknanya menjadi Nama Diri bagi Sesembahan orang Kristen, contohnya dalam ungkapan “Tuhan ALLAH”. Dasar pemahaman umat Muslim di Malaysia ialah, bahwa “Allah” itu adalah Nama Diri Yang Maha Kuasa, bukannya Sebutan Umum seperti: gelar, jabatan, julukan, atau panggilan statusnya. Jika demikian halnya, manakah yang benar?”

“ Menurut Om pribadi ?” Tanya Indira.

“ Pendapat atau pandangan umat Muslim yang menganggap bahwa Allah adalah Nama Diri (Proper Name) semata. Ataukah pandangan orang Kristen pada umumnya, yang menganggap bahwa “Allah” adalah Sebutan Umum (General Appellation)? Para Ahli Bahasa dan Ahli Agama di Indonesia patut menyelesaikan PR ini.”

“ Terus apa kaitan nama Allah dengan kita om ?”

“ Ada yang tidak pusingkan soal kata “ALLAH”, namun ada yang mulai sedikit demi sedikit mencoba meninggalkan kata “ALLAH” dan menyebut “Tuhan”.

“ Penyebabnya apa om ?”

“ Pihak kalangan tertentu menyimpulkan kata ALLAH ini berbau BERHALA/DEWA2/kepercayaan mistik kuno dan juga Nama Pribadinya Tuhan Muslim. Tampaknya jelas, dengan alasan ini tidak lagi menggunakan kata ALLAH, Allah dalam Terjemahan Kitab Suci termasuk juga KS-ILT.”

“ Kesimpulannya om ?”

“ Kesimpulan: Nama Pribadi Tuhan adalah YHWH (YAHWEH / JEHOVAH) bukan QANNA, ALLAH, TUHAN, dll. Huruf Y bisa dibaca J atau Y, sedang W bisa dibaca V atau W. Soal nama Pribadi Tuhan yaitu YHWH apakah boleh diterjemahkan sebagai Kurios dalam PB, kita tahu memang nama YHWH itu diterjemahkan dengan kata Kurios oleh Penulis PB yg umumnya kita semua sepakat ditulis dalam Bahasa Yunani.”

“ Sebenarnya PB yang asli ditulis dalam bahasa apa om ?”

“ Patut diperhatikan ketika, Yesus baca Kitab Yesaya, ada kata TUHAN (YAHWEH), tentunya Yesus membaca dengan YAHWEH pada waktu beliau ada di Bait Suci Yesaya 61:1,.. Roh Tuhan ALLAH (Ruach Adonay YHWH) ada padaku, oleh karena TUHAN (YAHWEH) telah mengurapi aku; Ia telah mengutus aku untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang sengsara, dan merawat orang-orang yang remuk hati, untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan kepada orang-orang yang terkurung kelepasan dari penjara.”

“ Ada yang bilang PB ditulis dalam bahasa Yunani,.. apa pendapat om “?

“ Para murid yang menulis Injil Lukas 4:18, kemungkinan menulis dalam bahasa Yunani, kata YHWH dalam Ibrani diganti diterjemahkan bahasa Yunani Kurios. Dalam Lukas 4:18 “Roh Tuhan (pneuma Kurios) ada pada-Ku, oleh sebab Ia (Krio) telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku (ILT menerjemahkan pneuma Kurios dengan “Roh YAHWEH” karena mengutip PB dalam bahasa Ibrani, juga karena ayat Lukas mengutip ayat dari Kitab Yesaya PL) Lukas 4:19 untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang.”

“ Apa hubungan Yesus dengan YHWH om ?”

” Bagaimana dengan Nama YESUS, Ibraninya YAH-Shua atau YAHweh Shua=YAH-weh yang menyelamatkan. Halelu-YAH, kata ini berarti Halelu-YAH=Terpujilah YAH, nama pendek YHWH=YAHWEH. Mengenai vokal e, muncul dari mana, dari kata “E”LOHIM atau HALLEL, ini perlu dicek lagi, dari artikel pro YAHWEH. Ahli bahasa Ibrani tentu lebih mengerti cara pengucapannya. JadiNama Pribadi Tuhan kita YAHWEH=YHWH, cara baca semoga tidak terlalu dipusingkan, ikut saja bangsa Yahudi yang tahu nama Pribadi Tuhannya itu YAHWEH. “

“ Di Indonesia ini siapa saja om yang sudah menggunakan nama YHWH ?”

“ Beberapa tokoh yang konsisten memakai Nama Pribadi Tuhan yaitu “YAHWEH” dan tidak lagi memakai kata “ALLAH” diantaranya :Pdt. Daniel Alexander, Pdt. Jusufroni, Pdt. Teguh Hindarto, M.Th dari GAIN=Gereja Alkitab Injili Nusantara “Nafiri YAH-shua”, (Pdt. Jahja Iskandar, M.Th yang juga Pembina YALENSA=Yayasan Lentera Bangsa dan Editor Kitab Suci ILT, Pdt. Horas Manalu,S.Th, Pdt. Amos Nababan, S.PAK, Pdt. Roy Efendi Butar-Butar, S.Th, Pdt. Dave Michael, S.PAK, Pdt. Paul Risman Ngii, S.Th, dari GBT Tuberta Jakarta), Pdt. Lukas Sutrisno GBI Alfa Omega Megalang sekarang di GAIN Alga Omega, Pdt. Devon Reynaldi dari GKAI,Kakak beradik Pdt. Daniel Nur Aziz Antono dan Pdt. Sabbath Aenul Abiyah dari Gereja Isa Alamasih (GIA) Muja-Muju Jogja, Pdt. Cornelius Sianturi, M.Div dari Gekindo Jogja, Pdt. Leo dan Yvoune Setzepfand dari GBI Cibunar (sekarang Gereja Kristen Alkitab Indonesia=GKAI), Pdt. Abidel Halim dari GBI Cibunar, Jakarta,Pdt. Benyamin Obad-Yah dari GBI Bintaro Jaksel, Pdt. Deny Pantouw dari GKRI Bekasi, Ev. dr. Suradi dari PLP Nehemia, Pdt. Yakub Sulistyo, M.Th dari Gereja Pimpinan Rohulkudus, Gmb alias Gembala Remidi Panggabean dari Gereja Penyebaran Injil Indonesia sekarang di GPR HaleluYAH Depok, Gmb. Amelia Getruida dari GPR El-Roi Cibinong, Gmb. Nikson Saraminang dari GPR Jubah Kemenangan, Jaksel, Gmb. Hardijan Rusli dari GPR City of YAHWEH Elohim, Cengkareng, Gmb. Harry Sanoza dari GBI Joyfull Ministry, Pdt. Imanuel Neno dari GBI Tanah Abang, Pdt. Pariangan Manurung dari GEKARI Sola Gracia, Bpk. Gersom dari PD Kasih Karunia Jakpus, Bpk. Wirasmono dari PD. Keluarga Berdoa, Ibu Chyntia Maramis dari Sekinah Kavod Mispakha, Jakpus, Alm Pdt. Yesaya Heri dari GAIN, Pdt. Paulus Miskan dari GAIN, Pdt. Carlos Coesoy dari GBT Banyuwangi, Pdt. Johan Mawati, Pdt. Nico Sumolang dari GPR Manado, Pdt. Benyamin Noya dariGBI Menara Iman, Pdt. Paulus Djie & Pdt. Steven Djie dg gereja barunya Gereja Kristen Holistik di Jakut, Pdt.David Chia dari GKAI SION, Pdt. Roy Rombot dari GpdI Qinamon Jaktim, Pdt. Dr. Romeo Ricardo Sahertian dari GBI Api Menara Doa, Jakut, Pdt. Yusnita Tanjung dari GpdI Cibinong, Pdt. Yuda D. Mailool dari Yehuda Gospel Ministry/YGM, Pdt. Samuel Rahmat dengan gereja barunya di Surabaya, Bernis-JKT,Yoshua Paulus Bambang Susetyo-Jogja, Eleazar Lioe Herry Budianto, S.Kom, di Jogja, Paulus Birama dan Iman Sudibyo, serta GKMin.Net alias Petrus Wijayanto, di Salatiga, Gideon G. Ruhukail-Jakarta, Bpk. Iskandar A. Napitupulu dari Yadid Adonai Ministry,dll “.

“ Om,.. kan banyak nyanyian yang masih menggunakan kata Allah,.. bagaimana donk om ?”

“ Dalam buku-buku nyanyian untuk ibadah atau Persekutuan Doa ataupun Kebaktian, semua kata “Allah” diganti Tuhan, ada juga yang memakai YAHWEH di lagu-lagu pujian, tergantung konteks kata “Allah” di lagu itu cocoknya diganti “Tuhan”atau “YAHWEH” (misal lagu Doxologi: Puji Allah (Tuhan) Bapa putera, puji Allah (Tuhan) Rohulkudus, KetigaNya yang Esa, pohon slamat sumber berkat, AMIN.)”

“ Terus Alkitab yang kita baca kan menggunakan nama Allah, apa harus diganti om ?”

“ Dalam membaca Alkitab LAI, setiap menemukan kata “Allah”, kalian bisa membacanya dengan “Tuhan” dengan demikian, kalian bisa lambat laun meninggalkan kata “Allah” dan setiap menemukan kata “TUHAN” atau “ALLAH” bisa dibaca dengan kata ”YAHWEH.”

“ Oh begitu ya om ?”

“ Sekarang kalian mengerti bahwa YAHWEH/JEHOVAH/YEHOWAH adalah Nama Diri (Proper Name) dari Tuhannya orang Yahudi dan Kristen. YESUS juga adalah Nama Diri (Proper Name) dari Tuhannya orang Kristen, Tuhan yang berinkarnasi jadi Manusia diberi nama YESUS.”

“ Kalau YHWH ?”

“ YAHWEH adalah Nama Tuhan sebelum berinkarnasi, YESUS adalah Nama Tuhan ketika berinkarnasi menjadi manusia. Nama YESUS berasal dari kata YAH-SHUA yg berarti: YAHWEH Juruselamat atau YAHWEH yang menyelamatkan. Jadi, Nama YESUS berasal dari nama YAHWEH ditambah attribut/gelar SHUA, yang artinya Juruselamat. Dengan demikian YAHWEH dan YESUS adalah Tuhan yang Ekhad atau Esa.”

“ Jadi nama Yesus dan YHWH adalah sama begitu ?”

“ Nama YAHWEH diberikan kepada YESUS, kapan diberikan? Baca Yohanes 17:11, Matius 1:21, Matius 21:9 Nama YAHWEH kemungkinan adalah Nama Diri Tuhan TRINITAS/TRITUNGGAL. Namun kemungkinan pula Nama itu adalah khusus Nama dari Bapa Surgawi. Jika YAHWEH adalah Nama TRINITAS maka diperkirakan padanan Nama Diri masing2 Pribadi dalam TRINITAS itu adalah: YAHWEH ABBA, YAHWEH SHUA, dan YAHWEH RUAKH.”

“ Bisa diulang om ?”

“ Jika YAHWEH adalah Khusus Nama Bapa Surgawi maka padanan bagi Nama Putra adalah YESUS, sedangkan padanan bagi Nama Pribadi ketiga dalam TRINITAS adalah ROH KUDUS. (KS ILT percaya hal ini).

“ Apa ada sebutan lain untuk Bapa YHWH ?”

“ YAHWEH mempunyai berbagai Sebutan/Panggilan Umum (General Appellation), baik berupa Status (contoh: El, Elohim, Eloah, Adonai, Bapa, dll), berupa Jabatan (contoh: Eli Maleki, Elohe Tishuathi, YAHWEH Rophe, dll), berupa Gelar (contoh: El-Shadday, El-Elyon, YAHWEH Tsebaoth, dll), maupun berupa julukan (contoh: El-Bethel, El-Mauzi, YAHWEH Shammah, YAHWEH Kerenyishi, dll.)”

“ Kalau Yesus apakah juga memiliki sebutan lain ?”

“ YESUS pun memiliki berbagai Sebutan/ Panggilan Umum baik yang berupa Status (contoh: Kyrios/Kurios, Theos, Anak/Putera, dll), berupa jabatan (contoh: Juruselamat, Gembala yang Baik, dll), berupa Gelar (contoh: Gembala Agung, Imam Besar Agung, dll), berupa Julukan (contoh: Anak Domba, Anak Manusia, Anak Daud, dll).”

“ Semakin menarik om “

“ Nama YAHWEH sungguh unik, oleh karena YAHWEH hanya disebut dan diagungkan oleh umat YAHWEH. Namun KURIOS, LORD, atau TUHAN, dapat disebut dan diagungkan oleh umat manapun. Sebutan-sebutan itu umum sifatnya. Berbeda dengan YAHWEH yg benar-benar unik dan khas Ibrani. Dalam Alkitab Berbahasa Arab, satu hal yg pasti adalah, bahwa kata YAHWEH tidak pernah diterjemahkan dengan kata ALLAH melainkan dengan kata RABB.”

“ Mengapa Alkitab terbitan LAI menggunakan kata Allah ya om ?”

“ Dalam perbendaharaan kata bahasa Indonesia sehari-hari, kata “Allah” memunyai 2 makna/pengertian, yakni: Berdasarkan konotasi Kristiani:Allah adalah Sebutan/Panggilan Umum bagi Tuhan yang Mahakuasa, Pencipta alam semesta, atau bagi Sesembahan manusia pada umumnya. Dengan pengertian tersebut, maka kata “Allah” dalam konotasi Kristiani dapat diterjemahkan (contoh: Allah menjadi God), dapat diberi awalan dan atau akhiran (contoh: Keallahan Kristus), dapat digandeng dengan kata ganti kepunyaan (contoh: Allahku, Allah-Ku), atau dapat juga tampil dalam bentuk jamak (contoh: allah-allah mereka adalah berhala).”

“ Kalau Allah menurut muslim ?”

“ Berdasarkan konotasi Islami: Allah adalah Nama Diri Tuhan yang Mahakuasa, Pencipta alam semesta, Nama Diri Tuhannya orang Muslim. Dengan pengertian tersebut, maka kata “Allah” dalam konotasi Islami tidak dapat diterjemahkan, tidak dapat diberi awalan atau akhiran, tidak dapat digandeng dengan kata ganti kepunyaan, juga tidak dapat tampil dalam bentuk jamak.”

“ Oh,.. begitu ya om “

“ Kiranya perbincangan ini menjadi berkat bagi kita semua. YAHWEH Namanya adalah SATU-SATUNYA. Baca: Yoel 2:32a, Kis 2:21, Rm 10:13, Rm 10:9, Kis 4:12 dan Yoh 17:11-12, Yes 43:7, Mzm 96:7-13, Rm 1:19-21, 1 Taw 16:8, Yeh 36:21-23, Kel 23:13, Hak 6:10, Yer 23:25-27, Za 14:6-9, Hos 11:7, Mikha 4:5, Mzm 16:4, Yesaya 42:8Aku ini YAHWEH, itulah nama-Ku; Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain atau kemasyhuran-Ku kepada patung.”

“ Trimakasih waktunya om “

“ Sama-sama “

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: