Page 16

46SAAT JENDELA TERBUKA

Alkitab terbitan LAI,.. sungguh sangat memberkati banyak orang, khususnya saya pribadi. Namun seiring dengan berjalannya waktu ada hal yang membuat saya diberkati lagi dengan adanya Alkitab terbitan ILT. Keduanya saya pergunakan sebagai refrensi bahkan sebagai narasumber untuk saling menjelaskan beberapa tulisan yang sulit dimengerti.

Dalam Alkitab dari LAI, ada tulisan TUHAN dan Tuhan, bunyi bacaannya sama namun mengapa tulisannya berbeda. Hal ini mengundang pertanyaan pembaca yang kritis. Ada Tuhan Allah, ada Allah, apa perbedaannya ?. Apa ada Allah yang bukan Tuhan ?.

Salah satu upaya untuk menjelaskan tentang TUHAN, LAI menjelaskan dibagian Alkitab bagian belakang dalam Kamus. Jelas dikatakan bahwa TUHAN adalah salinan dari nama Allah Israel yaitu Yahweh(YHWH). Apa arti nama Allah ?. Kalangan muslim pasti mengklaim bahwa Allah adalah nama pribadi Tuhannya. Bagi kalangan Kristen apakah juga mengatakan bahwa Allah juga merupakan nama pribadi bagi Tuhannya ?. Beberapa pejabat Gereja yang cukup terpandang mengatakan bahwa Allahnya orang muslim dan Allahnya orang Kristen itu sama. Tulisannya sama, yang beda hanya pengucapannya saja. Benarkah demikian ?. Seandainya benar, untuk apa ada penginjilan khususnya bagi bani Kedar ?. Seandainya benar kalau Tuhannya sama mengapa ibadahnya di gereja dan bukan di masjid ?. Seandainya benar,.. Tuhannya sama,.. mengapa pengajarannya berbeda ?.

Pada sisi yang lain, ada orang yang mengaku penginjil yang sudah beberapa kali ke luar negeri dan bertemu dengan orang Yahudi yang mengatakan bahwa nama Tuhan di Perjanjian Lama yang tertulis YHWH, adalah tambahan/sisipan/suntikkan. Yang lain lagi mengatakan bahwa sekarang ini kita hidup dalam Perjanjian Baru, maka cukup Yesus Kristus saja, enggak perlu memanggil YHWH lagi, karena itukan masa Perjanjian Lama.

Saudara,.. fenomena ini terjadi sekarang ini. Saling silang pendapat/doktrin/ pengajaran yang dapat membuat bingung para jemaat.

Merujuk Kamus Alkitab terbitan LAI, tentang TUHAN, penulis mengganti kata TUHAN dengan YHWH, maka yang terbaca dalam Yesaya 43:11 adalah,……… Aku, Akulah YHWH dan tidak ada juruselamat selain dari pada-Ku. Kalau tidak ada yang lain berarti satu-satunya artinya tunggal, tidak ada yang lain selain YHWH.

Dalam Keluaran 3:15 dikatakan Selanjutnya berfirmanlah Tuhan kepada Musa: “Beginilah kaukatakan kepada orang Israel: YHWH, Elohim nenek moyangmu, Elohim Abraham, Elohim Ishak dan Elohim Yakub, telah mengutus aku kepadamu: itulah nama-Ku untuk selama-lamanya dan itulah sebutan-Ku turun-temurun.

Nama YHWH tidak pernah berubah,.. tidak pernah Tuhan ganti dan terus berlaku selamanya. Dan dalam Yesaya 42:8 dengan jelas mengatakan Aku ini YHWH, itulah nama-Ku; Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain atau kemasyhuran-Ku kepada patung.

Sedangkan pada Yesaya 45:5 dikatakan Akulah YHWH dan tidak ada yang lain; kecuali Aku tidak ada Tuhan. Aku telah mempersenjatai engkau, sekalipun engkau tidak mengenal Aku.

Dan 1 Tawarikh16:26 mengatakan Sebab segala allah bangsa-bangsa adalah berhala, tetapi YHWH-lah yang menjadikan langit.

Misalnya ada seorang gadis yang bernama Wulan yang identik dengan bulan, ketika sedang tour ke Inggris apakah ia mengganti nama dengan “moon” ? Atau apakah orang lain memanggil dia “moon”? Tentu tidak. Di manapun dia berada tetap bernama Wulan dan tetap dipanggil Wulan. Kalau dipanggil Bulan ?. Tentu juga tidak akan mau. Kalau ada yang ngotot memanggil nama lain selain Wulan, tentu dia tidak akan merespon, bahkan mungkin marah. Kecuali yang memanggil memang ada keterbatasan untuk memanggil nama yang sebenarnya, masih belum tahu misalnya, atau masih anak kecil yang memang tidak punya kemampuan untuk diberi pengertian nama yang sesungguhnya.

Bisakah saudara menangkap begitu pentingnya mengerti/mengenal/menyebut nama pribadi Bapa Sorgawi yang sebenarnya. Dan apabila dengan sengaja memanggil nama Bapa Sorgawi dengan nama ilah asing yaitu Allah, apakah tidak menyakiti hatiNya ? Ingat 1 Tawarikh 16:26.

Apa dasar yang mengatakan bahwa Allah adalah bukan nama pribadi Tuhan melainkan nama pribadi sesembahannya kaum muslim. Salah satu Majelis Ta’lim yang bernama Al-Rodd mengadakan pengkajian dengan cermat dan sangat hati-hati dari bahasa asli Alkitab Umat Nasrani ternyata memang tidak memuat satupun kata “ALLAH“ sebagai nama sesembahan maupun sebagai sebutan untuk yang disembah Umat Nasrani, yang ada hanyalah nama YHWH, atau Elohim/Eloah/El yang merupakan sebagai sebutan bagi yang disembah (YHWH), sedangkan ALLAH adalah nama pribadi yang disembah kaum muslim. Jadi tidak dibenarkan untuk diterjemahkan maupun untuk menterjemahkan nama.

Seiring dengan Majelis Ta’lim Rodd, Ikatan Mubaligh Seluruh Indonesia mengatakan agar Dirjen Bimas Kristen Departemen Agama Republik Indonesia dan Lembaga Alkitab Indonesia mengajarkan dengan benar sesembahan umat Nasrani yang berakar pada Ibrani yaitu YHWH. Sedangkan ALLAH adalah sesembahan bagi Agama Islam.

Ada yang berpendapat, bahwa Tuhan melihat hati, dan pendapat ini penulis setuju. Namun tidak berarti bahwa kita dengan sengaja memanggil Tuhan kita dengan nama sesembahan Agama lain dengan alasan maksudnya adalah YHWH. Saudara yang biasa mengucapkan haleluyah, atau haleluya, sadarkah saudara bahwa hallelu berarti – pujlah, dan yah,.. itu adalah YHWH ?.

Ketika saudara memiliki anak dan anak saudara memanggil nama saudara kurang pas bahkan salah, saudara akan memaklumi dan sangat mengerti, karena kemampuan memanggil ayahnya dengan benar memang belum ada. Namun ketika anak saudara sudah besar bahkan sudah dewasa, tetap memanggil nama ayahnya dengan panggilan yang salah, saudara juga bisa memaklumi kalau anak saudara cacat bicara atau tidak punya kemampuan memanggil nama ayahnya dengan benar. Tetapi kalau anak saudara normal dan memiliki kemampuan untuk memanggil nama ayahnya dengan baik dan benar tetapi tetap memanggil nama ayahnya dengan nama yang bukan nama ayahnya, sangat wajar kalau saudara sebagai ayah marah pada anak saudara yang tidak tahu diri.

Perintah memanggil nama pribadi adalah perintah Tuhan. Mari perhatikan dengan seksama dalam 1 Tawarikh16:8 Bersyukurlah kepada YHWH, panggillah nama-Nya, perkenalkanlah perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa!.

Bahkan raja Daud dalam Mazmur 105:1 mengatakan Bersyukurlah kepada YHWH, serukanlah nama-Nya, perkenalkanlah perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa!

Nama YHWH,. Tidak bisa dibaca karena huruf mati semua. Itu untuk yang belum tahu. Pertanyaannya apakah kita tidak bisa membaca tulisan misalnya : kpd. Yth, yg.,blm, thdp., dll., Hanya anak kecil yang tidak bisa mengerti, tetapi orang yang normal dan sudah dewasa sangat mengerti dengan beberapa huruf sekalipun tanpa huruf hidup/vocal.

07Para pembaca yang baik,.. kita sudah mengerti nama pribadi Bapa Surgawi,.. Apakah saudara tetap betah memanggil dengan nama sesembahan agama Islam ? Atau mulai siap dengan pengertian yang baru ?. Saran saya,.. pelajari lebih teliti tentang siapa YHWH, dan siapa ALLAH. Keputusan ditangan saudara. Saudara percaya atau tidak untuk saya itu tidak penting, yang terpenting untuk saya adalah saya sudah menyampaikan kepada saudara.

Suatu ketika ada orang yang mengatakan bahwa para pengagung YHWH, adalah sesat, telah menjadi korban kesalahan Alkitab yang telah disisipi kata YHWH. Ketika penulis bertanya atas dasar apa ia mengatakan nama YHWH adalah nama sisipan/suntikan, ia menjawab berdasarkan hasil pertemuannya dengan orang Yahudi. Apakah perkataan orang Yahudi mengandung kebenaran yang mutlak ?. Kalau suatu kebenaran, bagaimana dengan segolongan orang Yahudi yang sampai sekarang masih menunggu Mesias ?. Bagaimana dengan mereka yang menyalibkan Yesus Kristus ?.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: