Page 22

TAK KUSANGKA

Amsal 16:25 Ada jalan yang disangka lurus, tetapi ujungnya menuju maut.

Perkataan disangka,.. atau kirain adalah suatu ungkapan yang terkadang spontanitas yang merupakan fakta yang tak terduga yang menjadi kenyataan. Suatu kenyataan yang meleset dari prediksi. Tak diduga, tak dinyana. Kalau yang terjadi dari salah prediksi ini adalah kenyataan yang manis,.. tidak akan menjadi masalah,… tetapi akan menjadi masalah ketika ujungnya menuju maut.

Segala sesuatu kalau sudah kecebur dalam tempat yang namanya maut,.. urusannya runyam. Nggak enak, penuh penderitaan yang begitu mengerikan. Maut adalah tempat iblis menyiksa orang-orang yang telah mati yang ketika hidupnya berada di luar kasih karunia Tuhan atau menolak anugerah Tuhan.

Amsal 16:25,.. layak untuk direnungkan.

203

Ada sih yang memang benar-benar tidak tahu jalan menuju maut, tetapi ada yang tahu jalan itu, tetapi masih nekat, dan menggunakan aji mumpung. Misalnya tentang Galatia 5:19-21 yang tertulis demikian,.. Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu — seperti yang telah kubuat dahulu — bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Elohim.

Ayatnya jelas menerangkan perilaku-perilaku yang menyebabkan orang masuk ke tempat siksaan, tetapi masih nekat. Ada yang tidak bisa diprediksi, yaitu kapan saatnya mengakhiri hidup ini. Angan dan harapannya mungkin berharap masih memiliki waktu untuk memperbaiki diri dengan bertobat, namun maut lebih cepat menghampiri dibanding dengan upaya pertobatannya.

Kalau hidup telah usai, selesai pulalah upaya untuk menentukan pilihan, yang ada hanyalah menuai apa yang telah ditabur di masa hidupnya. Maka sikapilah hidup ini dengan bijak. Hanya 70-80 tahun saja, itupun kalau bisa. Kenyataannya ada yang mati dalam usia yang sangat muda, bahkan dalam kandungan dimana digugurkan oleh orang tuanya sendiri dengan cara diaborsi. Ada yang mati ketika masih anak-anak bahkan remaja dan tidak sedikit yang mati pada usia produktif. Kematian dari zaman ke zaman merupakan masa peralihan yang sarat dengan misteri. Namun yang pasti yang namanya kematian akan menghampiri setiap orang, suka atau tidak suka, siap atau tidak siap.

Ada yang mencoba memperpanjang usia dengan upaya tehnologi yang canggih, tetapi apakah berhasil ? Kalaupun ada yang merasa berhasil sampai berapa lama ?. Kematian adalah kodrat serta suatu kepastian yang tidak bisa dikesampingkan. Kematian itu merupakan gerbang menuju hidup yang sesungguhnya, walaupun melalui kematian manusia juga dapat memasuki gerbang kesengsaraan selama-lamanya.

Intinya begini saudara,… hidup ini adalah kesempatan emas untuk saudara dapat memilih. Pilihan saudara akan berimbas ketika saudara mati. Selalu hanya ada dua pilihan, tidak ada pilihan yang lain lagi. Kalau saudara mengenal pengajaran Kristen, saudara akan tahu, bahwa setelah manusia jasmani terbujur kaku, ada rohnya yang tidak dapat mati. Yang tidak mati inilah yang seharusnya menjadi prioritas utama saudara untuk diperhatikan.

Mengapa harus menjadi prioritas utama ? Karena roh saudara yang akan meneruskan eksistensi saudara. Roh saudara dapat masuk tempat yang enak, penuh bahagia selama-lamanya yang dikenal dengan sorga. Tetapi roh saudara juga dapat masuk ketempat penyiksaan yang sangat dahsyat. Alkitab menerangkan beberapa perilaku yang tidak dapat menempati sorga. Perhatikan surat Paulus kepada jemaat di Efesus 5:5,..Karena ingatlah ini baik-baik: tidak ada orang sundal, orang cemar atau orang serakah, artinya penyembah berhala, yang mendapat bagian di dalam Kerajaan Kristus dan Elohim.

Kalau belum merasakan deritanya neraka,.. memang dapat mencibir Firman Tuhan ini. Tetapi kalau sudah masuk ke tempat siksaan, baru sadar, baru ngeh, baru ingat pada masa-masa hidupnya yang mensia-siakan waktu anugerah Tuhan. Kalaupun saat itu saudara berteriak-teriak se keras-kerasnya, melolong, meratap, memohon ampun, meminta kesempatan sekali lagi, bahkan minta dihidupkan kembali untuk mengulang waktu,.. dengar baik. Upaya saudara sia-sia, sudah terlambat dan memang tidak ada lagi harapan, karena hidup manusia hanya sekali seperti tertulis dalam Ibrani 9:27 yang mengatakan,. Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi,

Jangan remehkan waktu,.. waktu tidak bisa dibendung oleh manusia, dan setiap manusia selalu dalam posisi berpacu dengan waktu. Jangan sampai waktu hidup saudara berakhir,.. dan saudara belum siap mengakhiri waktu, artinya saudara belum keburu bertobat, belum hidup sungguh-sungguh dalam Tuhan, tiba-tiba roh saudara sudah melesat keluar dari tubuh saudara, tanpa saudara inginkan. Ingat yang pegang “remote” waktu, yang pegang “remote” hidup saudara bukan saudara, tetapi Bapa YHWH.

Waktu tidak dapat diulang.

Ingat kisah selebritty yang terlibat skandal prostitusi online ?. Ingatkah mereka yang menghadapi regu tembak karena dihukum mati akibat dari dosa dan kesalahan mereka yang melanggar hukum ? Ingatkah kasus-kasus memalukan yang menghiasi koran Pos Kota ? Begitu banyak menumpuk mayat-mayat korban gelombang panas di India. Belum lagi korban bom bunuh diri di belahan dunia yang lain. Banyak, ya begitu banyak orang yang mati dengan keadaan belum siap mati. Banyak yang mati tubuhnya tetapi rohnya berada ditempat siksaan.

Renungkan Firman Tuhan dalam 1 Korintus 6:9-10,..Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang yang tidak adil tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Elohim? Janganlah sesat! Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit, pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Elohim.

Hidup memang pilihan, sama seperti keselamatan juga pilihan setiap orang. Setiap orang percaya akan tahu,.. jalan mana yang harus ia jalani untuk dapat sampai kedalam Kerajaan Sorga, dan untuk menempuh jalan yang menuju ke Sorga, tidak mudah, ada aturan yang harus ditaati. Dan yang memberikan aturannya atau syaratnya adalah yang punya Kerajaan Sorga. Lihat Matius 7:21,.. Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.

Alkitab juga memasang rambu-rambu atau peringatan supaya manusia tidak masuk api neraka, misalnya dalam Wahyu 21:8,.. Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua.”

Saudara masih melakukan seperti tersebut di atas ? Kalau masih,.. ya bertobatlah mumpung masih ada kesempatan.

Bisa jadi sekarang saudara menjadi orang yang sukses, bahkan sangat sukses, namun saudara tetap memerlukan Tuhan, memerlukan anugerah keselamatan yang saudara akan nikmati ketika tubuh saudara di kubur atau dikremasi. Teladanilah Ayub, Abraham, Iskak dan Yakub. Menjadi orang yang kaya tetapi takut Bapa YHWH.

Dan hindarilah sikap seperti orang kaya pada masa Lasarus yang mensia-siakan kekayaannya, hidupnya untuk kesenangan sesaat tetapi kemudian mengalami sengsara selama-lamanya, seperti tercatat dalam Lukas 16:19-24,.. “Ada seorang kaya yang selalu berpakaian jubah ungu dan kain halus, dan setiap hari ia bersukaria dalam kemewahan. Dan ada seorang pengemis bernama Lazarus, badannya penuh dengan borok, berbaring dekat pintu rumah orang kaya itu, dan ingin menghilangkan laparnya dengan apa yang jatuh dari meja orang kaya itu. Malahan anjing-anjing datang dan menjilat boroknya. Kemudian matilah orang miskin itu, lalu dibawa oleh malaikat-malaikat ke pangkuan Abraham. Orang kaya itu juga mati, lalu dikubur. Dan sementara ia menderita sengsara di alam maut ia memandang ke atas, dan dari jauh dilihatnya Abraham, dan Lazarus duduk di pangkuannya. Lalu ia berseru, katanya: Bapa Abraham, kasihanilah aku. Suruhlah Lazarus, supaya ia mencelupkan ujung jarinya ke dalam air dan menyejukkan lidahku, sebab aku sangat kesakitan dalam nyala api ini.

Berartikah kekayaan saudara ketika roh saudara sudah lepas dari tubuh saudara ?. Adakah pengaruh kematian saudara dengan deposito yang begitu banyak ?. Saran saya depositokan harta saudara, kekayaan saudara di BCS,.. Bank Central Sorga, dengan cara bagaimana ?. Jadilah Paulus akhir zaman. Aku tidak bisa menginjil,..mungkin saudara berkata demikian, namun dengan harta saudara, saudara dapat membiayai para penginjil. Aku tidak bisa khotbah,.. saudara tidak harus khotbah di mimbar, banyak pelayanan dalam pekerjaan Tuhan dapat saudara lakukan untuk menabung di BCS.

Sambutlah hari esok untuk menyongsong masa depan dalam Kerajaan Sorga.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: