Page 24

HANYA SOAL WAKTU

Banyak orang mensikapi hidup ini seakan-akan ia akan hidup selama-lamanya. Ia banting tulang, kerja keras siang malam, sikut sana sikut sini, peras sana peras sini yang penting tujuannya tercapai, ambisinya terpenuhi.

Ketika di ingatkan tentang kapan menyisihkan waktu untuk Tuhan ?. Ia akan menanggapi dingin.. “nanti ada saatnya,.. hanya so’al waktu”. Waktu adalah saksi kiprah manusia ketika menjalani hidup di dunia. Saat tiba di sorga atau di neraka, waktu tidak diperlukan lagi. Ini yang dinamakan kekekalan, tanpa batas waktu, tanpa jeda, tanpa selingan dan tanpa istirahat.

Ada yang sejak muda menggunakan waktunya untuk mencari Tuhan, mencari perkenan Tuhan, dan bahkan melayani Tuhan dengan segenap hati. Karena ia tahu, ia sadar, ia ngeh bahwa ada hidup setelah mati yang tidak ada batasan waktu yang ia dapat raih dan upayakan saat masih hidup.

211

Ada juga yang acuh tak acuh dengan hidup setelah mati. Ia selalu berfikir selalu ada hari esok, selalu ada kesempatan dan selalu ada harapan. Ya,..memang ada yang mengalami pertobatan tepat pada waktunya, namun tidak sedikit yang terlambat bertobat, bahkan ada yang tidak tahu bertobat itu apa. Ia berada dalam posisi yang sangat ketakutan ketika sudah tidak ada lagi kesempatan untuk bertobat lagi.

Pada waktu ia dibawa ke tempat penyiksaan, ia pasti meronta dengan sekuat tenaga yang dapat ia keluarkan. Namun usahanya tidak akan membawa hasil. Ini gambaran bagi mereka yang mensia-siakan kesempatan yang Tuhan berikan.

Kapan kedatangan Yeshua HaMasiakh di awan-awan ini juga hanya waktu, dan terkadang melalui waktu YHWH menguji manusia dengan hal-hal yang tidak nyaman. Contoh,.. ketika seseorang terhimpit kemiskinan, apakah manusia itu menggunakan waktunya untuk berdoa dan bekerja ?. Ada yang bekerja keras, tanpa berdoa. Ada yang berdoa terus tanpa mau bekerja. Dan ada juga yang mengambil jalan pintas yang dilarang Bapa YHWH. Apa yang dilarang ?

Saat lebih percaya kepada setan, iblis, jin ataupun orang-orang yang menjadi tangan kanan mereka. Mereka datang ke paranormal, datang ke tempat-tempat pemujaan-pemujaan, melakukan ritual-ritual tertentu yang sarat dengan mistis. Bahkan ada yang tega menumbalkan anaknya demi memenuhi persyaratan yang diminta setan. Dan ini realita disekitar kita, belum bicara tentang mereka yang menggunakan jasa tuyul.

Ini semua membuktikan betapa banyak orang yang jauh dari Bapa YHWH, banyak orang yang tidak mengenal kehendak Bapa YHWH, dan banyak orang yang tidak peduli dengan waktu yang dipercayakan Tuhan kepadanya. Mereka tidak pikirkan ketika waktu tidak lagi ada dalam genggaman mereka, saat menghadapi kematian ~ tinggal menunggu hukuman Tuhan selama-lamanya. Ini salah satu penyumbang dari perbandingan 1 berbanding 1000, maksudnya ketika 1 orang masuk sorga berbanding dengan 1000 orang yang masuk neraka. Perbandingan ini yang disaksikan oleh pastor Park dari Korea saat rohnya diperlihatkan sorga dan neraka.

Ketika orang yang muja setan itu menjadi kaya raya bergelimang harta, ia sudah kontrak nyawa dengan setan. Rohnya sudah milik setan. Saat ia mati hartanya akan habis dan giliran setan menyiksanya sebelum akhirnya mereka bersama-sama dilempar Bapa YHWH ke neraka untuk disiksa selama-lamanya. Sudahkah hal ini mereka renungkan baik-baik ?

Oke lah, menjadi orang miskin, memang tidak enak. Menahan lapar terus menerus juga nggak nyaman. Siapa yang betah menderita terus terusan ?. Tetapi ketika solusinya salah, maka akibatnya menjadi parah. Hidup enak sesaat ketika masih hidup, tetapi kalau sudah mati, penderitaannya justru sangat luar biasa karena disiksa selama-lamanya. Nikmat sesaat membawa sengsara selamanya.

Lihat para koruptor yang tertangkap KPK, harta disita, mendapat hukuman badan, kehormatan diri dan keluarga melayang. Hukuman di bumi begitu berat, apalagi hukuman setelah mati akan jauh lebih berat, kecuali ketika mau menggunakan waktu yang tersisa untuk bertobat, percaya kepada YHWH dan melakukan kehendakNya.

Ada yang jalan hidupnya masih panjang, artinya waktu atau kesempatan hidup masih panjang, ada yang sudah pendek. Hanya masalah panjang dan pendek ini bukan urusan manusia. Urusan manusia adalah bagaimana dapat menggunakan waktu dengan hikmat yang dari Bapa YHWH, supaya ketika hidup di bumi tidak menjadi sia-sia.

Rentang waktu hidup manusia memang tidak sama, itu juga bukan urusan manusia, tetapi ketika orang menjadi tidak sabar ingin segera mengakhiri hidup dan caranya salah,.. yaitu dengan cara harakiri, atau bunuh diri maka hanya mempercepat penderitaan yang sangat lama dan panjang yang terjadi selama-lamanya. Ia salah prediksi,.. salah langkah dan salah mensikapi hidup. Benarnya bagaimana ?. Kalau sudah nggak betah hidup,. Ya kembalikan kepada yang memberi hidup dengan cara yang benar misalnya dengan menjadi pelayan Tuhan, pemberita Injil, niscaya kematian akan datang sendirinya tanpa harus disongsong.

Lagi-lagi soal prostitusi yang sedang marak diberitakan di TV. Sewaktu berada dalam suatu tempat tersembunyi bersama wanita yang bukan istrinya, di atas pembaringan. Apakah istri tahu ? Anak-anak tahu ? Mertua tahu ? Jelas tidak tahu. Tetapi Bapa YHWH melihat setiap gerak geriknya. Apakah akan lepas dari hukuman Tuhan ? Tidak, hanya soal waktu. Itu perbuatan tercela, perbuatan dosa. Dan upah dosa adalah maut,.. Roma 6:23,..Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Elohim ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

Yang berdosa tentu termasuk para wanita yang menggunakan kecantikannya untuk memuaskan nafsu para laki-laki. Uang memang terkadang menjadi alasan untuk mereka melakukan kekejian di mata Bapa YHWH. Ingat soal waktu,.. bagi sebagian orang waktu adalah uang, tetapi sebenarnya waktu adalah kesempatan emas yang ketika digunakan dengan bijak akan membawa orang ke sorga. Dan sebaliknya ketika orang menggunakan waktu dengan perbuatan tercela dan dosa akan berakibat menggiringnya ke neraka.

Berbagai kasus kesurupan,.. iblis yang masuk senengnya mrintah-mrintah, minta ini dan itu, ada yang mintanya segera, ada yang mintanya sambil maksa dan sambil mengancam. Seringkali hal ini menimbulkan ketakutan orang-orang di sekelilingnya. Bagaimana menghadapinya ? Panggil kyai ? Panggil orang pinter ? Panggil dukun ? Panggil paranormal ? Itu yang sering dilakukan oleh orang yang tidak mengenal Bapa YHWH. Sehingga banyak manusia yang menuruti kemauan iblis. Ada kembang 7 rupa, ada sajen kemenyan dan telor ayam kampung, ada kopi hitam, ayam hitam dlsb.

Yang benar dihadapan Tuhan Bapa YHWH bagaimana ?. Jadilah orang percaya,.. Alasannya ?,.. Hanya orang yang percaya kepada Yeshua HaMasiakh atau Yesus Kristus yang diberikan kuasa dan otoritas untuk mengalahkan setan. Lihat ayatnya yang terdapat dalam Markus 16:17,.. Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, dan lihat juga Lukas 10:19,.. Sesungguhnya Aku telah memberikan kuasa kepada kamu untuk menginjak ular dan kalajengking dan kuasa untuk menahan kekuatan musuh, sehingga tidak ada yang akan membahayakan kamu.

Tetapi kyai dan orang-orang tertentu yang bukan orang percaya juga dapat menyembuhkan kesurupan. Ya,.. seijin Tuhan tentunya. Dalam struktur persetanan juga dikenal hierarki,.. jawabnya dapat diuraikan sendiri. Berbagai kasus ada yang menarik ketika ada dukun yang “mengambil” benda-benda “santet” dari dalam tubuh seseorang dengan menggunakan media telor atau buah kelapa. Yang belum tahu rahasianya memang akan berdecak kagum, tetapi kalau yang sudah tahu trik-triknya, hanya menarik nafas dalam-dalam.

Dalam budaya pada daerah tertentu, jangan heran kalau orang hamil bepergian ada sesuatu yang disematkan pada perutnya. Bisa peniti dan benda lain. Kalau ada gerhana baik matahari atau bulan, orang-orang hamil dilarang melihat, tabu katanya. Ada juga larangan memotong ayam ketika istrinya sedang hamil. Ini realita,… dan cermin betapa banyak manusia yang menyakiti hati Bapa YHWH. Mereka tidak percaya dengan perlindungan Tuhan, dan ke Maha Kuasaan Tuhan

Jangan pindah hari Sabtu, jangan lupa memasang sesajen ketika memasang bangunan rumah,.. itu juga sering kita jumpai di sekitar kita. Lagi-lagi hati Bapa YHWH dilukai. Maka herankah ketika Tuhan menjadi marah dengan perilaku manusia yang berkedok demi sebuah budaya ?

Ada memang metode penginjilan kontekstual, tetapi keterlaluan dalam implementasinya. Ada yang menyamakan Allahnya orang muslim dan orang Kristen sama, sehingga dalam pujian dikumandangkan kata Allah yang dinyanyikan dengan vocal Aulloh,.. Padahal sangat beda,.. sekali lagi sangat beda, dan bedanya jauh sekali, Sangat jauh. Terus menyamakan Isa Almasih dengan Yeshua HaMasiakh atau Yesus Kristus. Padahal pribadi antara Isa Almasih dan Yesus Kristus bukan pribadi yang sama.

Yang berbeda bukan hanya nama pribadiNya, tetapi karyaNya, asalNya, perintahNya, ujudNya terlebih program-programNya. Detailnya seperti apa ? Pelajari Kitab Suci atau Alkitab dengan baik. Simak bahasa aslinya. Cek di kamus-kamus, ensiklopedia jangan sekedar menjadi pajangan di rak-rak buku tetapi dibaca dengan baik, karena ini penting bahkan mendesak. Namun yang terpenting adalah minta Roh Kudus memberikan pengertian demi pengertian.

Waktu memang sepertinya terasa begitu cepat, sekalipun ada yang merasa begitu lambat. Hanya soal waktu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: